Anda di halaman 1dari 3

FLEXIBLE BUDGETING

(ANGGARAN FLEKSIBEL)

Disini ceritanya saya seorang direktur keuangan di sebuah perusahaan manufaktur . Kini
saya dan para direktur sedang mempersiapkan menyusun anggaran untuk departemen produksi.
Adapun data-data dan informasi yang telah di siapkan oleh staf di perusahaan saya dan
data inilah yang harus kami bahas dan kami buatkan anggaran untuk tahun 2011 terdiri dari :
1. Data industri yang menunjukkan peningkatan permintaan selama 5 tahun terakhir.
2. Informasi dari pemerintah yang mengumumkan bahwa ekonomi nasional 3 bulan ke depan akan
mengalami penurunan dan kembali pulih di bulan-bulan berikutnya secara perlahan-lahan dan
diprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi berada diangka 6,8% dari 7,0% sebelumnya.
3. Data historis pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2006-2009.
4. Informasi bahwa perusahaan saya merupakan pionir pasar di industri nasional dan dimana
perusahaan saya memegang 40%-45% dari pasar produk ini.
5. Informasi analisa struktur pasar, yang dimana industri yang kami jalani ini adalah oligopoli atau
industri yang hanya ada sedikit produsen.
6. Data historis tentang harga produk tahun 2006-2009.
7. Data biaya historis (bulanan) untuk bahan baku mentah tahun 2006-2010 (30 Juni).
8. Data biaya historis (bulanan) untuk biaya tenaga kerja tahun 2006-2010 (30 Juni).
9. Data aset tetap perusahaan yang terdiri atas bangunan kantor, bangunan pabrik, dan mesin.
10. Data historis tentang biaya listrik pada pabrik.
11. Data historis tentang biaya inspeksi bahan baku, yang dimana dalam waktu dekat (5 tahun) biaya
inspeksi bahan baku ini akan diminimalisir dan dihapus karena tidak memberi nilai tambah.
Saya memiliki data industri yang menunjukkan peningkatan permintaan selama 5 tahun
terakhir. Dari data tahun 2006 hingga 2010 (sampai dengan 30 Juni 2010) terjadi peningkatan
permintaan sebesar 500 hingga 1000. Pemerintah saat ini merubah prediksinya, seiring dengan
prediksi melambatnya pertumbuhan ekonomi 3 bulan ke depan, tetapi akan kembali pulih di
bulan-bulan berikutnya secara perlahan. Dan pertumbuhan ekonomi yang telah diprediksi oleh
pemerintah yaitu pada angka 6,8% dari 7,0 %.
Saya sebagai direktur memilih angka 6,8%, dikarenakan saya tidak percaya. Apabila saya
mengambil angka 7,0% untuk penganggaran ini, saya takut faktor eksternal yang tidak dapat

diprediksi apa yang akan terjadi misalnya seperti krisis moneter atau kenaikan tingkat inflasi
mengakibatkan hasil nyata jauh melenceng dari penganggaran. Maka dari itu saya memilih
angka 6,8% dengan harapan bisa menjadi anggaran yang efisien, yaitu target ditentukan
berdasarkan kondisi perusahaan saat ini, insentif, partisipasi melibatkan semua pihak di dalam
perusahaan, kinerja yang baik, dan tujuan atau rencana kerja tertuang pada penganggaran tahun
2011 ini. Dan juga hasil nyata-nya tidak jauh dari yang dianggarkan.

Data tahun 2009 menunjukkan permintaan sebesar 7000 untuk tahun 2010 : 7000 x 6,9% = 490
dibulatkan menjadi 500. Jadi permintaan 2010 sebesar 7.500 unit.

Kemudian tahun 2011 : 7.500 x 6,9% = 517, jadi permintaan yang dianggarkan adalah 7.500 +
517 = 8.017 unit dibulatkan menjadi 8000 unit.

Perusahaan saya merupakan pionir pasar pada waktu yang sudah lama di industri nasional, dan
perusahaan saya memegang 40% dari pasar produk ini. Yaitu 8.010 unit x 40% = 3.204
dibulatkan menjadi 3.200 unit.
Data biaya historis (bulanan) untuk bahan baku mentah dari tahun 2006 2010 (30 Juni), dari
data tersebut diasumsikan naik, dan tingkat perbedaannya adalah 0,2 hanya pada tahun 2010
yaitu $3,0 di bulan Juni dan $2,8 di bulan Maret. Saya hanya melihat dalam tahun 2010 karena
tahun tersebut yang paling mendekati keadaan di tahun 2011. Tingkat perbedaan $0,2 karena
tingkat fluktuasinya yang stabil. Kesimpulannya bulan Desember tahun 2010 harga untuk bahan
baku sebesar $3,2 per kg. Dan untuk membuat 1 unit produk diperlukan 10kg bahan baku, jadi
biaya bahan baku per unitnya sebesar $32.
Data biaya historis (bulanan) untuk biaya tenaga kerja dari tahun 2006 2010 (30 Juni). Pada
tahun 2008 30 Juni 2010 terdapat perbedaan sebesar $0,5. Bulan Desember 2009 biaya per jam
tenaga kerja $5,5 dan bulan Juni 2010 $6,0. Maka bulan Desember tahun 2010 sebesar $6,5.
Untuk membuat 1 unit produk, diperlukan 8 jam tenaga kerja langsung. Jadi untuk
menyelesaikan 1 unit produk dibutuhkan 8jam x $6,5 = $52.

Saya memiliki tiga asset tetap di perusahaan yaitu Bangunan Kantor, Bangunan Pabrik, dan
Mesin. Dari ketiga aset tetap tersebut yang berhubungan ke biaya produksi adalah Bangunan
Pabrik dan Mesin. Asset tetap ini di-depresiasikan dengan metode garis lurus.
Aset Tetap

Harga Perolehan

Nilai Residu

Umur Ekonomis

Depresiasi

(a)

(b)

(c)

(a) (b) / (c)

B. Pabrik

$110.000

$10.000

10 tahun

$10.000

Mesin

$ 17.000

$ 1.000

8 tahun

$ 2.000

Total Depresiasi

$12.000

Data historis tentang biaya listrik pada pabrik dari tahun 2006 2009. Biaya listrik
merupakan biaya semi variable, setengahnya masuk ke biaya variable sisanya lagi ke biaya tetap.
Untuk mencarinya menggunakan cara Regresi di Excel. Saya mendapat rumus sebagai berikut:
y = 0.69x + 3578
R = 0.6046

5700
5600
5500
5400
5300
5200
5100
5000
4900

Series1
Linear (Series1)

0,69

1000

2000

3000

4000