Anda di halaman 1dari 2

Plastik tidak asing terdengar ataupun tak asing lagi nampak terlihat disekitar kita.

Hampir setiap
orang tidak dapat dipungkiri tidak terlepas dari yang namanya plastik dalam segala aktivitas
sehari-hari. Dalam kehidupan yang modern ini plastik menjadi komponen penting karena
peranannya dapat menggantikan kayu dan logam mengingat kelebihan dari palstik itu sendiri
yang ringan, kuat, tahan terhadap korosi dan transparan. Selain itu plastik mempunyai
keuntungan yaitu tidak menyerap air, sehingga kadar air sangat rendah dibandingkan sampah
kertas, sisa makanan dan biomassa. Plastik juga memiliki kalor cukup tinggi setara dengan bahan
bakar fosil .Sifat-sifat itulah yang membuat plastik sulit tergantikan dengan bahan lain untuk
pengaplikasian di kehidupan sehari-hari mulai dari kemasan makanan samapai alat-alat rumah
tangga. Peningkatan penggunaan bahan plastik inilah yang membuat produksi sampah plastik
meningkat dari tahun ke tahun. Sampai saat ini konsumsi plastik di Indonesia mencapai 10 kg
perkapita pertahun.

Limbah plastik ini dapat dijadikan sumber energi karena kandungan energi yang tinggi.
Berdasarkan hal itu maka didapat dua keuntungan yaitu mengurangi masalah limbah plastik dan
menghasilkan energi yang bisa digunakan untuk mengurangi ketergantungan pada sumber energi
konvensional. Berdasarkan hal diatas maka limbah plastik ini dapat dikonversi menjadi minyak.
Akhir-akhir di Jepang telah banyak dibicarakan alat pengkonversi sampah plastik menjadi
minyak , alat itu dinamakan Blest. Namun, ada laat sederhana lain yang dapat digunakan untuk
konversi sampah plastik. Alat tersebut terbuat dari kaleng bekas dan pipa besi. Berikut tahap
pembuatan minyak dari sampah plastik :
1. Disiapkan alat alat sederhana pengkonversi sampah plastik yang terbuat dari kaleng dan
pipa besi. Berikut gambar alatnya:

2. Siapkan sampah plastik kemudian lakukan pemanasan 20-30 menit .Sampah plastik
ditempatkan pada bagian kaleng kemudian sampah dipanaskan. Pemanasan dilakukan
menggunakan kompor gas ataupun kayu bakar. Minyak akan menetes melalui pipa besi
ketika pemanasan stabil.
3. Minyak yang dihasilkan ini masih dalam bentuk minyak mentah sehingga dapat diproses
menjadi minyak tanah, solar maupun bensin.
Kuantitas minyak yang dihasilkan dari alat ini tergantung dari jenis sampah platik yang
digunakan. Jika menggunakan sampah plastik seperti botol aqua, mizone, pocari sweat
dan ember plastik akan dihasilkan minyak yang lebih banyak dibandingkan dengan
sampah plastik berupa kantong plastik. Dengan alat ini masalah sampah plastik yang tiap
tahunnya naik 20-30% akan terkurangi selain itu juga
nyaman dan indah tanpa adanya sampah plastik.

lingkungan menjadi bersih,