Anda di halaman 1dari 5

No.

Diagnosa Keperawatan
1
Ketidakefektifan bersihan
jalan napas berhubungan
dengan
hyperplasia
bronkial ditandai dengan
perubahan frekuensi napas
(sesak napas)

Tujuan dan Kriteria Hasil


Setelah diberikan asuhan
keperawatan selama ...x...jam
pxdiharapkan gangugan nafas
pxdapat berkurang/tidak
mengalami gangguan nafas akibat
bersihan jalan nafas yang tidak
efektif. Dengan kriteria hasil:
NOC Label:
Respiratory Status
1. RR px dalam rentang normal
(12-20x/menit)
2. Irama pernafasan px teratur
3. Kedalaman inspirasi px normal
4. Saturasi oksigen px baik (9698%)

Intervensi
NIC Label:
Respiratory Monitoring
1. Monitoring RR, irama,
kedalaman, usaha nafas px,
penggunaan otot bantu
pernapasan,
2. Monitoring pola nafas px
(bradipnea, takipnea, pernapasan
Chyne-stokes, pernapasan Biot)

3. Auskultasi suara nafas/paru

4. Pantau saturasi oksigen


5. Monitoring adanya peningkatan
kegelisahan dan ansietas

6. Monitoring hasil rontgen


dada/thorax px

Rasional
Respiratory Monitoring
1. Untuk mengetahui
perubahan terkait sesak
napas dan respon px
dalam usaha nafasnya
2. Pernapasan Chynestokes dapat terjadi
pada px dengan tumor,
dan pernapasan biot
dapat terjadi pada
pasien dengan penyakit
termina
3. Untuk mengetahui
apakah terdapat suara
nafas abnormal seperti
stridor, ronkhi, crakles
terkait penyempitan
jalan napas
4. Mengetahui apakah
oksigen yang diberikan
sudah adekuat
5. Melihat respon objektif
lainnya terkait
ketidaknyamanan
akibat sesak yang
dialami px
6. Mengtahui kondisi
paru yang berkaitan

dengan sesak yang


dialami px
Oxygen Therapy
1. Mempertahankan patensi jalan
nafas

2. Mengatur tambahan oksigen yang


dibutuhkan
3. Gunakan peralatan oksigenasi
dengan system humidified

4. Monitor jumlah aliran oksigen


5. Cek pada waktu tertentu alat bantu
oksigen untuk memastikan bahwa
konsentrasi oksigen yang
dibutuhkan telah adekuat
Kriteria Evaluasi:
Subjektif (S):
1. Pxmengatakan sesaknya berkurang/tidak sesak lagi
Objektif (O):
1. Frekwensi nafas pxdalam rentang normal 16-20x/menit
2. Kedalaman nafas px normal

Oxygen Therapy
1. Mencegah adanya
obstruksi yang
mempengaruhi sesak
px
2. Untuk meningkatkan
oksigenasi px
3. Untuk menjaga
kelembaban jalan
napas dan menurunkan
risiko iritasi dari
mukosa hidung
4. Memberikan oksigen
sesuai kebutuhan px
5. Mencegah terjadinya
pemberian oksigen
yang berlebihan/tidak
adekut

3. Tidak ada penggunaan otot bantu nafas


4. Saturasi oksigen dalam rentang normal
2

Penurunan koping keluarga


berhubungan
dengan
sedikitnya dukungan yang
diberikan kepada keluarga
ditandai dengan pasien
mengungkapkan keluhan
mengenai respon orang
terdekat terhadap masalah
kesehatan

Setelah diberikan asuhan


keperawatan selama ...x...jam
koping keluarga dapat ditingkatkan
dengan kriteria hasil :
NOC Label :
Family Support During
Treatment
1. Keluarga mengungkapkan
perasaan dan emosi terkait
kondisi px
2. Keluarga mengungkapkan
keinginan untuk memberikan
support kepada px

NIC Label :
Family Support
1. Menilai reaksi emosional keluarga
terhadap kondisi pasien
2. Meningkatkan hubungan saling
percaya dengan keluarga

3. Mendengarkan kekhawatiran
keluarga, perasaan, dan pertanyaan

3. Keluarga bertanya bagaimana


mereka dapat membantu
dalam perawatan px
4. Keluarga meminta informasi
tentang prosedur yang akan
dilakukan kepada px

4. Meyakinkan keluarga jika


perawatan terbaik sedang/akan
diberikan kepada pasien

5. Keluarga memberikan support


kepada anggota sakit

5. Mengetahui beban psikologis


terkait prognosis kepada keluarga

6. Keluarga memberikan

Family Support
1. Mengetahui respon
keluarga apakah denial,
marah, atau sudah
dapat menerim
2. Melakukan bina
hubungan saling
percaya sehingga
kedepannya proses
dalam perawatan px
dapat sesuai dan
diberikan dengan
optimal
3. Mendengarkan
merupakan salah satu
dari bentuk caring baik
pada pasien maupun
keluarganya.
4. Memberikan perasaan
positif dan mencegah
keputusasaan keluarga
terkait pengobatan px
5. Perawat harus mampu
mengidentifikasi
dampak-dampak

dukungan social dan spiritual


untuk px

psikologis yang dapat


terjadi baik pada
pasien maupun
keluarganya terutama
pada px dengan
penyakit terminal
6. Memberikan konseling kepada
keluarga terkait koping yang
efektif

7. Memberikan informasi kepada


keluarga tentang perkembangan px
secara teratur

8. Memberikan informasi terkait


rencana medis dan keperawatan px
kepada keluarga dan melibatkan

6. Pemberian konseling
dapat diberikan
sehingga baik itu px
ataupun keluarganya
dapat lebih terbuka,
mampu mengutarakan
permasalahan secara
lebih dalam, dan
mencari solusi secara
bersama-sama
7. Informasi diberikan
agar keluarga
mengetahui bagaimana
perkembangan px dan
mencegah
miskomunikasi antara
tenaga kesehtan
dengan keluarga px
8. Mencegah pemberian
tindakan yang tidak
sesuai dan keterlibatan

px serta kelurga dalam membuat


keputusan tentang perawatan px

px serta kelurga sangat


penting dalam
menentukan perawatn
yang akan/diberikan
untuk px

Kriteria Evaluasi:
Subjektif (S):
1. Px mengatakan bahwa keluarga selalu memberikan dukungan untuk terus melanjutkan perawatannya
2. Keluarga mengatakan akan mendukung sepenuhnya terkait perawatan yang akan diberikan pada pasien dan akan memberikan dukungan
psikososial kepada pasien
Objektif (O):
1. Keluarga terlihat selalu mendampingi dan memberikan support kepada px
2. Keluarga turut terlibat dalam rencana perawatan px
A: P: -