Anda di halaman 1dari 2

Bissmillahirohmanirrohim

Assalamualaikum Wr. Wb

Syukur pada Allah SWT Yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana,
atas perkenan-Nya sehingga dapat menulis pengalaman pribadi saya.
Dan sholawat beserta salam kepada junjungan nabi besar Rasullah,
rasul penutup akhir zaman semoga langkah kaki perjuangan beliau
dapat kita lanjutkan untuk menyongsong peradaban Islam yang mulia.
Saya diberi nama oleh orang tua Etri Jayanti, lahir di Mambang
pukul 2.00 dini hari, senin, 4 juli 1988, tepatnya pada waktu Negara
Amerika Serikat merayakan ulang tahun negaranya, tetapi saya tidak
begitu setuju dengan kecaman yang di berikan pemerintah Amerika
Serikat terhadap Palestina. Mambang adalah desa bapak saya,
tepatnya di Lubuk Linggau, Sumatra Selatan, pada umur satu tahun
saya dibawa pindah ke Curup. Saya empat bersaudara, anak ke tiga,
dua orang saudara di atas saya perempuan dan yang bungsu laki-laki.
Pengalaman yang paling menyedihkan, menurut saya Allah
maha baik hati, dalam hidup saya Insya Allah saya sangat bahagia,
punya Ibu, Bapak, Saudara-saudara yang sangat saya cintai. “Jika Allah
mencintai hamba-Nya, maka akan mengujinya” saya masih ingat bunyi
ayat tersebut, bapak saya meninggal satu tahun yang lalu,
penyebanya penyakit komplikasi, pembengkakan jantung, asma, liver,
dan paru-paru. Beliau adalah sosok guru yang paling hebat dimata
saya. Semenjak sakit selama delapan tahun, beliau tidak bisa bekerja
mencari nafkah, tetapi beliau mengajarkan kami banyak tentang
kehidupan, tetapi tidak sedikit pun merasa mengeluh atas sakitnya.
Awalnya saya tegar dengan kepergian beliau, tapi saya rapuh jua, dan
tidak bisa menerima, saya berpikiran positif, mungkin Allah sangat
sayang pada beliau sehingga di panggil duluan menghadap Allah.
Tetapi bukankah suatu saat kita akan mengalami hal yang
serupa….dan semoga berkumpul dalam satu tempat yang indah,
surganya Allah…
Pengalaman yang paling menyenangkan, kalau di hitung, banyak
sekali pengalaman yang paling menyenangkan, yang pertama selesai
dari SMA saya langsung di terima mengajar di TK, saya sangat senang
karena bertemu dengan anak-anak adalah hal yang paling
menyenangkan, meski terkadang ada anak yang sangat nakal, tetapi
saya senang bisa mengajarkan mengaji, bermain, bernyanyi kepada
mereka.
Yang kedua bisa berkumpul dengan saudara-saudara seiman dan
saling mengingatkan dan mempererat ukhuwah, begitu juga dalam
kampus bertemu dengan teman-teman yang kadang harus berdebat
karena berbeda pola pikir dan prinsip, tetapi sangat meyenangkan….
Harapan saya dimasa akan datang saya bisa memperbaiki
ibadah menjadi lebih baik, semoga di tahun-tahun mendatang Islam di
STAIN Curup bisa sedikit demi dapat diterapkan, khususnya masalah
waktu sholat. Semoga bisa lebih banyak memberikan perubahan yang
terbaik, selanjutnya untuk saya pribadi semoga bisa lulus S1 dan lanjut
ke S2. amiiin…
Saya sampaikan terimakasih banyak kepada ibu dosen
pembimbing mata kuliah Bimbingan Konseling, semoga ilmu yang ibu
berikan dapat kami manfaatkan dan jalankan dengan sebaik-baiknya
ke dalam keluarga dan masyarakat. Sekali lagi terima kasih banyak,
semoga yang ibu cita-citakan dapat tercapai….

Jazakillah
Wassalamualaikum. Wr. Wb.