Anda di halaman 1dari 13

DEMAM, TIPE DAN

PENDEKATAN
Oleh
Dr. Nur Hidayat, SpPD

Pendahuluan

Demam adalah peningkatan suhu tubuh di


atas rentang suhu tubuh harian
seseorang.
Merupakan tanda khas terjadinya suatu
infeksi, tetapi bisa juga proses non infeksi
Pengatur suhu tubuh berada di
hipotalamus anterior, menyeimbangkan
produksi panas akibat metabolisme (hati
dan otot), dan pengeluaran lewat kulit dan
respirasi.
Adaptasi seringkali memerlukan alat

Definisi

Suhu tubuh normal : 36,5 37,20C


Suhu sub normal di bawah 360C
Demam : suhu tubuh di atas 37,20C
Hiperpireksia : suhu tubuh 41,2oC
atau lebih
Hipotermia : suhu di bawah 350C
Suhu tubuh diukur dengan
termometer air raksa, di aksila, oral
atau rektum.

Terminologi yang lebih rinci


Demam : suhu tubuh pagi hari (pk.
06) > 37,20C, atau sore hari (pk. 16)
> 37,70C.
Variasi suhu tubuh harian biasanya
berkisar 0,50C
Suhu rektal lebih tinggi dibanding
aksila dan oral

Patofisiologi

Demam terjadi akibat adanya


pirogen
Pirogen : segala substansi yang bisa
menyebabkab demam
Pirogen bisa berasal dari
tubuh/endogen (sitokin), atau
eksogen
Demam merupakan mekanisme
adaptasi/pertahanan tubuh

Demam terjadi karena pelepasan


pirogen dari lekosit yang sebelumnya
telah terangsang oleh pirogen
eksogen (mikro-organisme) atau
akibat reaksi imunologik (endogen)
Pirogen diduga protein yang identik
dengan interleukin-1, di hipotalamus
akan merangsang pelepasan asam
arachidonat dan peningkatan PGE2 demam

Pengaruh pengaturan otonom


mengakibatkan vasokonstriksi
perifer, sehingga pengeluaran panas
berkurang dan dan pasien merasa
demam.
Suhu badan akan meningkat lagi
akibat peningkatan metabolisme,
sedangkan penyaluran ke
permukaan tidak adekuat

Tipe Demam
Demam Septik
Suhu badan naik ke tingkat yang
tinggi sekali pada malam hari,
menurun ke tingkat di atas normal
pagi hari
Sering disertai menggigil dan
berkeringat
Bila demam turun kle tingkat yang
normal disebut demam Hektik
1.

2. Demam Remiten
Suhu badan dapat turun setiap hari
tetapi tidak pernah mencapai suhu
normal
Variasi suhu bisa mencapai 2 derajat,
tetapi tidak sebesar perubahan
pada demam septik

3. Demam Intermiten
Suhu badan turun ke tingkat normal
selama beberapa jam dalam sehari.
Bila demam ini terjadi setiap dua hari
sekali disebut tersiana
Bila dua hari bebas demam di antara
dua serangan demam disebut
kuartana

4. Demam Kontinyu
Variasi suhu dalam sehari tidak
berbeda lebih dari satu derajat
5. Demam Siklik
Demem beberapa hari diikuti periode
bebas demam untuk beberapa hari,
kemudian berulang seperti semula

Penatalaksanaan

Demam akan meningkatkan kebutuhan


tubuh terhadap oksigen sehingga dapat
memperburuk kelainan kardiopulmoner
yang sudah ada sebelumnya
Setiap peningkatan satu derajat suhu di
atas 370C akan meningkatkan kebutuhan
oksigen 13 persen
Demam juga mempengaruhi status
mental/kesadaran

Penatalaksanaan

Setiap peningkatan satu derajat


sebanding peningkatan denyut
jantung 4,4 kali/menit
Pada berbagai kondisi infeksi tidak
disertai dengan demam
Terapi pilihan : Aspirin dan
asetaminofen

Anda mungkin juga menyukai