Anda di halaman 1dari 3

Pembangunan Watak dan Karakter serta Kompetensi Pemuda-Pemudi

Indonesia dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015


Oleh : Benjamin Panjaitan
Dalam sejarah panjang bangsa Indonesia, para pemuda Indonesia selalu mengambil
tempat/peranan dalam membangun perjalanan bangsa. Bahkan tidak jarang menjadi penentu arah
kehidupan politik di negeri ini. Pada era perjuangan, peran pemuda tampak jelas dalam usaha
merebut kemerdekaan.Hal tersebut tercermin dalam berbgai hal, diantaranya banyaknya pemuda
yang mendaftar untuk menjadi pejuang dalam merebut kemerdekaan dan terlibat dalam
pertempuran.
Pemuda Indonesia selalu tampil menjadi pelopor gerakan perjuangan. Pemimpinpemimpin Indonesia saat itu juga banyak yang masih berusia relatif muda, diantaranya: Soekarno,
Muhammad Hatta, Jenderal Sudirman dll. Mereka semua justru mampu tampil sebagai
pemimpin besar.
Di era reformasi, pemuda juga menjadi tonggak lahirnya era reformasi. Pemuda menjadi
pelopor lahirnya era reformasi serta perubahan politik di negeri ini yang ditandai dengan
lengsernya Presiden Soeharto dari tampuk kekuasaan selama 32 tahun. Peran pemuda menjadi
vital dalam menentukan arah kehidupan berbangsa dan bernegara.
Selain itu, para pemuda juga menjadi pelopor kemajuan bangsa Indonesia. Lahirnya
para pemuda yang cerdas menjadikan bangsa ini semakin maju dan mampu bersaing di kancah
internasional.. Hal ini dapat kita lihat dari pemuda-pemuda yang berjasa mengharumkan nama
bangsa dalam berbagai bidang.
Dalam bidang olahraga, para pemuda turut mengharumkan nama bangsa dalam berbagai
event olahraga dunia di antaranya Sea Games, Asian Games bahkan Olimpiade. Dalam bidang
pendidikan juga melahirkan pemuda yang mampu berkompetisi dalam berbagai ajang
perlombaan misalnya : Olimpiade Sains dan kontes robot. Selain itu juga banayak melahirkan
para peneliti, para pakar di berbagai bidang dsb. Dalam bidang politik, peran pemuda Indonesia
tampak jelas salah satunya dalam pembentukan komunitas ASEAN.

Salah satu penggagas berdirinya ASEAN merupakan pemuda Indonesia yang menjabat
sebagai mentri luar negeri Indonesia saat itu. Bersama para mentri luar negeri Malaysia,
Singapura dan Filiphina melahirkan Piagam ASEAN yang merupakan cikal bakal lahirnya
organisasi ASEAN.
Saat ini para pemuda Indonesia dituntut lebih berperan nyata di ASEAN terutama
dalam konteks Masyarakat Ekonomi Asean 2015. Untuk memenuhi harapan tersebut, maka para
pemuda Indonesia harus mempersiapkan diri. Ada 2 hal yang harus dipersiapkan oleh para
pemuda Indonesia yaitu character building (pembangunan watak) dan competency improvement
(pengembangan kemampuan).
Character building merupakan upaya pengembangan perilaku karakter untuk :
1. Menekankan rasa cinta pada Tuhan dan kebenaran
2. Menumbuhkan sikap tanggung jawab disiplin dan mandiri
3. Menumbuhkan sikap amanah dan kejujuran
4. Menumbuhkan rasa hormat dan sopan santun
5. Menumbuhkan sikap kasih sayang, peduli dan kerjasama
6. Mengmbangkan rasa percaya diri, kreatif dan pantang menyerah
7. Membangun sikap adil dan kepemimpinan
8. Menumbuhkan sikap rendah hati
9. Membangun sikap toleransi dan cinta damai
Pembangunan watak (character building) dibutuhkan oleh pemuda Indonesia untuk
menanamkan kepribadian luhur bangsa Indonesia dalam diri tiap pemuda agar pemuda Indonesia
tetap memiliki dan mengenal kepribadian dan nilai-nilai luhur bangsa di tengah-tengah pergaulan
internasional khususnya masyarakat ASEAN. pembangunan watak dilakukan sejak kecil
terutama di tengah-tengah lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat.
Disamping pembangunan watak dan karakter pemuda Indonesia, pemuda Indonesia juga
perlu dibekali dengan pengembangan kemampuan ( competency improvement ). Pengembangan
kemampuan pemuda Indonesia mencakup pengembangan dari segi edukasi atau pendidikan
maupun pengembangan ketrampilan atau kecakapan ( soft skill ).

Pembangunan watak yang disertai dengan pengembangan kompetensi akan menjadikan


pemuda Indonesia menjadi pemuda yang tangguh dan cakap dalam menghadapi setiap tantangan
dan persoalan yang ada. Selain itu pemuda Indonesia juga dapat menjadi contoh dan teladan
serta menjadi pelopor bagi masyarakat internasional khususnya masyarakat ASEAN 2015.