P. 1
Perubahan Pola Mata Pencaharian Masyarakat desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang Sebagai Strategi Adaptasi Ekonomi Terhadap Pembukaan Areal Wisata dan Industri Kebun Teh Wonosari: Sebuah Analisis Perubahan Cultural Themes

Perubahan Pola Mata Pencaharian Masyarakat desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang Sebagai Strategi Adaptasi Ekonomi Terhadap Pembukaan Areal Wisata dan Industri Kebun Teh Wonosari: Sebuah Analisis Perubahan Cultural Themes

|Views: 5,433|Likes:
Dipublikasikan oleh Darundiyo Pandupitoyo, S. Sos.

More info:

Published by: Darundiyo Pandupitoyo, S. Sos. on Jan 04, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/29/2013

pdf

text

original

♣Hampir setiap tahun pelunasan PBB selalu nomboki sesuai

dengan jatuh tempo yang telah ditetapkan, dikarenakan nama

wajib pajak tidak dikenal, objek pajak tidak jelas, mutasi tanah

yang belum dibalik nama, tingkat kesadaran masyarakat untuk

membayar pajak masih rendah. Uapaya penyelesaiannya

dengan melakukan pengajuan, pembetulan, perubahan,

penghapusan KPPBB Malang, juga Melakukan penyuluhan

tentang kewajiban membayar pajak.

♣Untuk memacu semangat kerja perangkat desa, perlu ada

keseimbangan kesejahteraan, sehingga antara hak dan

kewajiban tidak terlalu jauh berbeda, dikarenakan untuk tanah

kas desa di Desa Ketindan dirasa masih saja kurang untuk

memenuhi sebagian kebutuhan masyarakat. Upaya

pemecahannya yaitu memberikan motivasi dan evaluasi

terhadap perangkat desa guna memompa semangat pengabdian

kepada masyarakat, dan juga membagi tugas pekerjaan sesuai

dengan bidangnya, sehingga tidak mengalami hambatan dalam

pelayanan kepada masyarakat.

♣Sektor Sumber Pendapatan Asli Desa selalu mengalami

kekurangan untuk membiayai pembangunan Desa sehingga

perkembangan dan keinginan yang dicapai agak lambat dan

Perubahan Pola Mata Pencaharian Masyarakat desa Ketindan, Kecamatan
Lawang, Kabupaten Malang Sebagai Strategi Adaptasi Ekonomi Terhadap
Pembukaan Areal Wisata dan Industri Kebun Teh Wonosari: Sebuah
Analisis Perubahan Cultural themes

29

tersendat. Hal ini dapat diselesaikan dengan cara :

Memaksimalkan PAD yang ada dengan pengluaran yang hemat

sesuai dengan kebutuhan; Selalu menjalin hubungan yang

harmonis dengan Dinas Lantas Sektoral maupun perusahaan

yang ada di desa; Bekerja-sama dengan BPD membentuk

BUMDES; Menggali potensi2 yang ada di masyarakat untuk

menjadi BUMDES.

PROFIL DESA

A.

Sarana Hiburan yang ada di Desa Ketindan yaitu Televisi

+1300 buah, Radio +1400 buah, Tape Recorder + 326 buah,

VCD/DVD +600 buah, Play Station +20 buah, Komputer +52

buah.

B.

Sarana Transportasi, Mobil + 100 buah, Sepeda Motor +

500 buah, Sepeda pancal + 200 buah, Truk dan Pick up + 35

buah.

C.

Sarana Komunikasi, telah terdapat telepon, Wartel,

Handphone, Handy Talky

D.

Sarana Rumah Tangga, dengan telah adanya Listrik + 1200

buah, PDAM, HIPPAM, MCK dan Sumur

Perubahan Pola Mata Pencaharian Masyarakat desa Ketindan, Kecamatan
Lawang, Kabupaten Malang Sebagai Strategi Adaptasi Ekonomi Terhadap
Pembukaan Areal Wisata dan Industri Kebun Teh Wonosari: Sebuah
Analisis Perubahan Cultural themes

30

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->