Anda di halaman 1dari 27

BAB I

PENDAHULUAN
A. Pengertian PLK – KKN Terpadu
Program Pengalaman Lapangan Kependidikan – Kuliah
Kerja Nyata (PLK- KKN ) Terpadu adalah program kegiatan
yang memadukan antara program PLK dan program KKN.
Keterpaduan kegiatan ini merupakan keterpaduan dalam
manajemen, disamping itu merupakan suatu program mata
kuliah yang disyaratkan dalam pendidikan prajabatan guru
yang dirancang secara khusus untuk menyiapkan calon guru
agar memiliki atau menguasai profesi keguruan yang terpadu
secara utuh sehingga setelah mahasiswa tersebut diangkat
menjadi guru mereka dapat mengembangkan tugas dan
tanggung jawabnya secara profesional. PLK mencakup latihan
mengajar maupun tugas-tugas kependidikan di luar mengajar
secara terbimbing dan terpadu.
Saat ini upaya peningkatan efisiensi dan kualitas
penyelenggaraan
Nahdlatul

Wathan

proses

pembelajaran

Mataram

terus

di

dilakukan,

Universitas
termasuk

bagaimana pelaksanaan PLK dan KKN karena itu dalam
pelaksanaan kedua program

ini dibagi menjadi dua cara,

yakni ada yang dilaksanakan secara terpisah dan ada yang
dilaksanakan secara terpadu. Mahasiswa diberikan kebebasan
untuk memilih salah satu cara pelaksanaan PLK dan KKN
tersebut tentunya atas dasar persyaratan dan pertimbangan
tertentu. Karena teleh memenuhi persyaratan dan dengan
pertimbangan maka penyusun melaksanakan PLK dan KKN
secara terpadu.
Program PLK dan KKN Terpadu adalah program kegiatan
yang memadukan antara program PLK dan program KKN yaitu
keterpaduan dalam manajemen dan waktu pelaksanaannya.

Status PLK-KKN Terpadu :
1. PLK-KKN Terpadu merupakan keterpaduan mata kuliah,
yaitu PPLK dan KKN yang ditempuh oleh mahasiswa
program S-1 dan mata kuliah yang bersipat wajib.
2. PLK-KKN Terpadu dilaksanakan secara terpadu namun
penilaiannya dilakukan secara terpisah.
Waktu pelaksanaan PLK-KKN Terpadu :
1. PLK-KKN Terpadu dilaksanakan tiap semester perkuliahan.
Pada

semester

ganjil

dilaksanakan

pada

Agustus

November. Sedangkan pada semester genap dilaksanakan
pada bulan Maret – Mei.
2. PLK-KKN Terpadu dilaksanakan dalam kurun waktu selama
10 minggu efektip, 2 minggu efektip untuk penyusunan
program kerja dan 8 minggu efektip untuk pelaksanaan
kegiatan.
3. Jumlah pertemuan untuk beban 4 sks adalah 32 kali
pertemuan

persemester.

Dalam

satu

minggu

jumlah

pertemuan efektip yang bisa dilakukan adalah 4 kali
pertemuan atau 8 jam pelajaran. Satu minggu efektip
adalah 6 hari kerja dan satu hari kerja mamanfaatkan 6-7
jam pelajaran. Jumlah jam kerja minimal mahasiswa untuk
PLK-KKN Terpadu adalah 128 jam pelajaran.
Dalam pelaporan ini menitikberatkan pada pelaksanaan
PLK di MTs. Tarbiyatul Islam Nw Kopang Desa Medana Kec.
Tanjung-Lombok Utara.
Dasar

dari

kegiatan

Pengalaman

Lapangan

Kependidikan (PLK ) Universits Nahdlatul Wathan Mataram ini
adalah :
1. Undang-undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003,
Bab VI Pasal 24 Ayat 2 : “Perguruan tinggi memiliki otonomi
untuk

mengelola

sendiri

lembaganya

sebagai

pusat

kompetensi lulusan.. dan Kompetensi Social” . keterampilan. dan pengabdian kepada masyarakat” 2. kemamdirian. Undang-undang republic Indonesia nomor 20 tahun 2003. Bab IX Pasal 39 Ayat 1 : “Tenaga kepndidikan bertugas melaksanakan administrasi. Peraturan Pemerintah nomor 19 tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan (Penjelasan Bab V Pasal 26 Ayat 4) “Standar kompetensi lulusan pada jenjang pendidikan tinggi bertujuan untuk mempersiapkan peserta didik mernjadi anggota masyarakat yang berahlak mulia. Undang-undang Guru dan Dosen nomor 14 tahun 2005. Kompetensi Profesionalisme.penyelenggaraan pendidikan tinggi. pembiayaan. pengelolaan. dan pelayanan teknis untuk menunjang proses pendidikan pada satuan pendidikan” 4. pengawasan. penilaian pendidikan yang harus ditingkatkan secara berencana dan berkala” 3. teknologi dan seni. tenaga kependidikan. Undang-undang republic Indonesia nomor 20 tahun 2003. penelitian ilmiah. serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional” 6. prosdes. yaitu “Empat Kompetensi Guru : Kompetensi Pedagogic. pengelolaan. pengembangan. yang bermanfaat bagi kemnusiaan” 5. pengembangan. Peraturan Pemerintah nomor 19 tahun 2005. Kompetensi Kepribadian. memiliki pengetahuan. sehat jasmani dan rohani. Bab VI Pasal 28 Ayat 1 : “Pendidik harus memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi sebagai agen pembelajaran. serta menerapkan ilmu. sarana dan dan prasarana. Bab IX Pasal 35 Ayat 1 : “Standar nasional pendidikan terdiri atas satndar isi. dan sikap untuk menemukan.

karyawan. meningkatkan keterampilan. 2. yang mencakup akivitas internal sekolah (guru. Kegiatan Pengalaman Lapangan Kependidikan (PLK) berintegrasi dan saling mendukung satu dengan lainnya untuk mengembangkan kompetensi mahasiswa sebagai calon guru atau tenaga kependidikan.Kegiatan Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK ) ini diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar bagi mahasiswa. kemandirian. dan komite sekolah) dan masyarakat lingkungan sekolah. memperluas wawasan. Keterpaduan Pengalaman Lapangan Kependidikan (PLK ) pada dasarnya hanyalah keterpaduan manajemen dan waktu. melatih dan mengembangkan kompetensi yang diperlukan dalam bidangnya. Beban Mahasiswa yang mengikuti program Pengalaman Lapangan Kependidikan (PLK ) setara dengan keterpaduan bobot sks dari kedua mata kuliah tersebut. 3. BP3. terutama dalam hal pengalaman mengajar. Empat Prinsip Dasar Pengembangan Program Lapangan Kependidikan Pengalaman (PLK ) Universits Nahdlatul Wathan Mataram : 1. tanggung jawab dan kemampuan dalam memecahkan masalah seperti diamanatkan pada undang-undang di atas yang menajdi dasar akan kegiatan ini. Program-program dikembangkan dalam pelaksanaan yang Pengalaman Lapangan Kependidikan (PLK ) terfokus pada komunitas sekolah. Keterpaduan Pengalaman Lapangan Kependidikan (PLK ) tidak berarti memadukan visi dan misi masing-masing program karena setiap mata kuliah ini mempunyai visi dan misi yang berbeda. siswa. Kegiatan Praktek Pengalaman Lapangan (PPLK ) dilaksankan pada komunitas sekolah Kependidikan .

. mengenal dan menghayati permasalahan sekolah. dan keterampilan yang telah dikuasai secara interdisipliner kedalam kehidupan nyata di sekolah. MISI Pengalaman Lapangan Kependidikan (PLK ) a. Tujuan Pengalaman Lapangan Kependidikan (PLK ) 1. dan keterampilan professional. Tujuan Umum a. pengetahuan. Memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam bidang pembelajaran dan manajerial di sekolah dalam rangka melatih dan mengembangkan kompetensi keguruan atau kependidikan b. VISI Pengalaman Lapangan Kependidikan (PLK ) “Wahana Pembentukan Calon Guru dan Tenaga Kependidikan Yang Profesional” 2. Memantapkan kemitraan antara Universitas Nahdlatul Wathan Mataram dengan sekolah B.4. baik yang terkait dengan proses pembelajaran maupun kegiatan manajerial kelembagaan c. Mengintegrasikan dan mengimplementasikan ilmu yang telah dikuasainya ke dalam praktek keguruan dan atau praktek kependidikan. Pembimbing dilakukan oleh Dosen pembimbing dan Guru Pamong. Meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan. Visi dan Misi PLK 1. Menyiapkan dan menghasilkan tenaga kependidikan atau calon guru yang memiliki nilai. c. sikap. b. Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mempelajari.

dinamisator. Memperoleh kesempatan untuk dapat andil dalam menyiapkan calon guru atau tenaga kependidikan yang professional. f. dan membantu pemikiran sebagai problem solver. Memperoleh pengalaman dan keterampilan untuk melaksanakan pembelajaran dan kegiatan manajerial di sekolah e. d. adanya sehingga keterkaitan ilmu dapat dalam mengatasi permasalahan pendidikan yang ada di sekolah. Bagi Komunitas Sekolah a. tenaga. . Menambah pemahaman dan penghayatan mahasiswa tentang proses pendidikan dan pembelajaran di -5sekolah b. Bagi Mahasiswa a. b. Tujuan Khusus 1. 2. Meningkatkan hubungan kemitraan antara Universits Nahdlatul Wathan Mataram dengan Pemerintah Daerah dan Sekolah. ilmu dan teknologi dalam merencanakan serta melaksanakan pengembangan sekolah.d. Memperoleh pengalaman tentang cara berfikir dan bekerja secara memahami interdisipliner. Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk dapat berperan sebagai motivator. perumusan dan pemecahan masalah pendidikan yang ada di sekolah. Memperpendek masa studi mahasiswa. c. 2. Mempertajam daya nalar dalam penelaahan. Mendapatkan bantuan pemikiran.

. c. Terjalin kerjasama yang baik dengan pemerintah daerah dan sekolah untuk pengembangan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.c. Memperoleh umpan balik dari sekolah guna pengembagangan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat (stakeholders). Sasaran Adapun sasaran dalam Praktek Pengalaman lapangan kependidikan (PPLK) yaitu Memberikan pengalaman – pengalaman kepada peserta Praktek Pengalaman lapangan kependidikan (PPLK) yang dilaksanakan di sekolah –sekolah yang sudah ditunjuk. b. a. Meningkatkan hubungan kemitraan antara Universits Nahdlatul Wathan Mataram dengan pemerintah daerah dan sekolah Bagi Universits Nahdlatul Wathan Mataram 3. C. Memperoleh berbagai masukan untuk pengembangan penelitian dan kualitas pendidikan. Hal ini dilakukan agar mahasiswa PPLK dapat menerapakan ilmu yang sudah didapatkan diperkuliahan dan dapat diterapkan ketika mahasiswa menjadi seorang guru.

Madrasah Aliyah Tarbiyatul Islamiyah .BAB II PROGRAM KEGIATAN A. Analisis situasi 1. Gambaran Umum Sekolah Madrasah Aliyah Tarbiyatul Islamiyah Kopang adalah salah satu lembaga yang dinaungi oleh sebuah yayasan yaitu Yayasan Tarbiyatul Islamiyah Kopang.D/Wx/MA/56/2003 dengan status terdaftar.WX/I-b/192/2003 dan Nomor pigam NO. 19 orang laki-laki dan 2 orang perempuan dengan jumlah tenaga pengajar 25 orang. Madrasah Aliyah Tarbiyatul Islamiyah Kopang didirikan pada tanggal 19 NOVEMBER 2001 SK NO. hal ini dapat dilihat dari jumlah siswa maupun tenaga pengajar. Perkembangan Madrasah Aliyah Tarbiyatul Islamiyah Kopang hari demi hari perkembanganya cukup baik. Madrasah Aliyah Tarbiyatul Islamiyah Kopang dapat meluluskan siswanya sebanyak 5 kali. Jumlah siswa saat yakni 20 orang . Barkaitan dengan jumlah kelulusan.

maupun dari segi keamanan penggunaannya. Ruang Perpustakaan : e. Ruang Kepala Sekolah : b.Kopang yang dinaungi oleh Yayasan Tarbiyatul Isalamiyah Kopang memiliki batas batas sebagai berikut : - Sebelah utara : Perumahan penduduk - Sebelah selatan : Perumahan penduduk - Sebelah barat : Jalan umum - Sebelah timur : Kebun penduduk 2. Ruang Kelas : 3 buah 1 buah d. Secara umum dapat dinyatakan bahwa fasilitas menunjang terselenggaranya pendidikan adalah cukup baik. Perangkat Administrasi Madrasah Aliyah Tarbiyatul Islamiyah Kopang memiliki perangkat administrasi yang lengkap. Madrasah Aliyah Tarbiyatul Islamiyah Kopang mempunyai fasilitas sebagai berikut : a. Ruang WC : 1 buah 4. Sarana Prasarana / Fasilitas Sekolah Adapun hasil Madrasah observasi Aliyah mengenai Tarbiyatul fasilitas Islamiyah Kopang sekolah untuk mendukung proses kegiatan belajar mengajar. struktur organisasi Madrasah Aliyah Tarbiyatul Islamiyah Kopang terdiri dari : . 3. Adapun perangkat administrasi yang berhasil diobservasi adalah : a. Struktur organisasi sekolah (terlampir). Ruang Guru : 1 buah c. Keadaan Fisik Sekolah Keadaan gedung (bangunan fisik) Madrasah Aliyah Tabiyatul Islamiyah Kopang adalah non permanen. baik dari segi jumlah.

Administrasi dan Kelengkapan Kelas 5. Wakil Kepala Sekolah o Wakil kepala sekolah bidang kurikulum o Wakil kepala sekolah bidang kesiswaan o Wakil kepala sekolah bidang humas o Kepala Tata Usaha b. Kepala Sekolah 2. Membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) 2. Tata Tertib Tata tertib siswa / siswi 1. Perumusan Program Serta Rancangan Kegiatan Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK ) Pelaksanaan kegiatan Kependidikan Praktek Pengalaman Lapangan (PPLK ) adalah pelaksanaan kegiatan inti Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK). Adapun program yang diprogramkan pada kegiatan Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) ini adalah sebagai berikut: 1. Pelaksanaan Mengajar . melaksanakan kegiatan administrasi. B. (terlampir) c. Media Pembelajaran Pengadaan media pembelajaran belum terpenuhi karena keterbatasan dana yang dimiliki.1. Dalam hal ini yang dimaksud dengan kegiatan inti adalah mahasiswa peserta Praktik Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK ) melakukan praktek mengajar didalam kelas. Pelaksanaan kegiatan ini dimulai pada tanggal 11 Maret s/d 14 April 2008 karena setelah kegiatan observasi selesai maka kegiatan selanjutnya adalah mengambil bahan pelajaran yang akan diajarkan.

Pembatasan Pembelajaran dll.a. Hal yang didampaikan antara lain kesimpulan. Pengawasan oleh guru pamong yang bersangkutan 4. Melakukan kegiatan inti Kegiatan ini merupakan pokok dari pada kegiatan belajar mengajar. penugasan dan penyampaian materi yang dipelajari akan datang kemudian menutup pelajaran biasanya diakhiri dengan salam. c. RPP. Melakukan kegiatan penutup Kegiatan penutup merupakan kegiatan akhir dalalm proses pembelajaran. sebagai mana yang termuat dalam RPP. Dalam kegiatan ini menyampaikan tetang materi pelajaran yang diajarkan. . 5. 3. Melakukan kegiatan administrasi seperti Silabus. Ujian praktik pengalaman lapangan Kependidikan oleh guru pamong. Melakukan kegiatan pendahuluan Dalam kegiatan ini kami sebagai peserta Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) melakukan beberapa kegiatan absensi siswa dan apersepsi b.

SH.M. SE. Ahmad Hambali.Pd Beserta anggota pada tanggal 26 Februari 2008 bertempat di Kampus II Tanak Song. 3. . Bapak H. Rektor dan Dekan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram Pada tanggal 25 Februari 2008 bertempat di Kampus Induk NW Mataram 2.M.Pd. Selaku Koordinator Kampus II UNW Mataram Tanak Song 4. Bapak Dosen Pembimbing Inti dari pembekalan dan pengarahan adalah bertujuan untuk membekali peserta Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) dalam menjalankan tugas dan kewajibannya selama dilapangan.M.M.BAB III PELAKSANAAN Praktek Pengalaman Lapangan Kependidkan (PPLK) yang telah di ikuti oleh semua mahasiswa program studi S1 yang telah memenuhi Sebelum persyaratan terjun dan kelokasi telah ditetapkan masing-masing sebelumnya. Bapak Jupri.13 - . kami diberikan pembekalan selama 1 hari yang diadakan guna membantu kami dalam proses awal sampai terselesainya Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) Pengarahan – pengarahan itu disampaikan oleh : 1.

08 Maret 2008 kami rombongan PPLK yang berlokasi di MA. b. Tarbiyatul Islamiyah Kopang . keadaan pada umumnya.. b. Kepala Tata Usaha yang banyak membantu dalam memberikan informasi yang berhubungan administrasi sekolah. Cara langsung yaitu melihat secara langsung keadaan sekolah dan bagaimana pelaksanaan program kegiatan PPLK di MA. dan Dekan kemudian pada tanggal. Observasi ini dilakukan dengan dua cara yaitu: a. Pd A. dengan . Ahmad Hambali. Persiapan 1. guru pamong. Kepala Sekolah MA. Tarbiyatul Islamiyah Kopang yaitu Bapak H. keadaan siswa dan petunjuk-petunjuk demi kelancaran jalannya observasi. guruguru serta siswa yang ada di MA. SH.. Tarbiyatul Islamiyah Kopang . dan diterima oleh Bapak Kepala Sekolah MA. M. Tarbiyatul Islamiyah Kopang . Cara tidak langsung adalah mengadakan wawancara dengan kepala sekolah. Waktu Pelaksanaan Observasi Pelaksanaan Obeservasi selama seminggu mulai tanggal 11 Maret s/d 14 April 2008. Tarbiyatul Islamiyah Kopang diserahkan oleh Bapak Dosen Pembimbing yaitu Bapak Datu Madiawati.Setelah Universitas acara pelepasan Nahdlatul Wathan oleh Rektor Mataram. 2. Tahap Observasi Observasi adalah suatu cara untuk memperoleh informasi atau data melalui pengamatan atau penyelidikan.yang memberikan penjelasan mengenai keadaan sekolah. karyawan. Pelaksanaan observasi melibatkan: a.

Tarbiyatul Islamiyah Kopang . dalam observasi ini kita melihat keadaan fisik sekolah. nyaman dan aman. 2. Hal-Hal Yang Perlu Diobservasi Adalah : a.c. b. Pelaksanaan Program Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) Adapun hasil observasi mengenai fasilitas sekolah Madrasah Aliyah Tarbiyatul Islamiyah Kopang untuk mendukung proses kegiatan belajar mengajar. Ruang Guru Ruang guru di Madrasah Aliyah Tarbiyatul Islamiyah Kopang cukup lengkap karena pada ruangan ini terdapat meja dan . 3. Situasi dan kondisi sekolah pada umumnya. Ruang Kepala Sekolah Untuk menunjang aktivitas kepala sekolah di Madrasah Aliyah Tarbiyatul Islamiyah Kopang terdapat ruang khusus bagi kepala sekolah untuk melaksanakan tugasnya dengan tenang. Obseravsi tentang situasi dan pengelolaan kelas pada umumnya mengenai lingkungan kelas bagaimana cara guru mengelola kelas untuk menciptakan kelas yang gemar membaca dan belajar dengan baik. c. Guru – guru MA. Observasi terhadap pelaksanaan tugas guru terutama guru pamong d.mempunyai fasilitas sebagai berikut : 1. Madrasah Aliyah Tarbiyatul Islamiyah Kopang . jumlah kelas dan ruangan-ruangan lainnya.terutama guru Pamong yang telah mengarahkan dan membimbing dalam pelaksanaan tugas. Observasi terhadap siswa yang mempunyai sifat-sifat dan tingkah laku yang unik dan spesifik agar mudah dikenal. B.

5. Ruang Kelas Sekolah Madrasah Aliyah Tarbiyatul Islamiyah Kopang memiliki 8 ruangan kelas dengan kursi dan meja yang lengkap serta perangkat kelengkapan dari kelas. di Madrasah Aliyah Tarbiyatul Islamiyah Kopang juga tersedia bahan-bahan pelajaran berupa buku paket dan buku-buku penunjang lainnya di perpustakaan sekolah. Perangkat Administrasi Sekolah Madrasah Aliyah Tarbiyatul Islamiyah Kopang memiliki perangkat administrasi yang lengkap. Adapun sarana pendukung lainnya berupa koleksi-koleksi majalah. struktur organisasi Madrasah Aliyah Tarbiyatul Islamiyah Kopang terdiri dari : 1. brosur serta media belajar lainnya yang kesemuanya itu tersusun rapi dan dalam kondisi baik. WC guru dan staf berada dekat ruang guru dan WC siswa-siswi berada diluar ruangan. Ruang WC Ruangan ini berjumlah 2 ruangan yaitu 1 ruangan untuk guru dan staf dan 1 ruang untuk siswa-siswi yang tempatnya terpisah yakni.kursi guru yang digunakan sebagai tempat menyimpan dan menaruh buku-buku pelajaran yang dipakai oleh guru. 3. surat kabar. Ruang Perpustakaan Dalam menunjang kelancaran proses belajar mengajar. Adapun perangkat administrasi yant berhasil diobservasi adalah : Struktur organisasi sekolah (terlampir). 4. Kepala Sekolah Kepala sekolah bertugas untuk memimpin seluruh pelaksanaan kegiatan pendidikan dan pengajaran yang meliputi : - Menyelenggarakan administrasi secara statis dan dinamis .

Kegiatan bimbingan dan penyluhan c. Kegiatan kurikulum d. bertugas : - Menyelenggarakan penerimaan siswa baru - Menyusun program pembinaan siswa atau OSIS - Menyelenggarakan program BP - Meningkatkan dan menegakkan kedisiplinan atau pelaksanaan tata tertib siswa. Kegiatan belajar mengajar b. Kegiatan pengelolaan kelas - Melakukan pengendalian pelaksanaan seluruh kegiatan di sekolah - Melaksanakan hal-hal yang relevan - Melaksanakan tugas-tugas yang diberikan atasan - Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas dan fungsi kepala madrasah kepada majelis yayasan. yaitu : o Wakil kepala sekolah bidang kurikulum. - Meningkatkan kemampuan teknis para guru. - Meningkatkan suasana aman tertib dan disiplin mengajar yang baik. 2. bertugas : - Menyusun kegiatan kurikuler. kokurikuler dan ekstrakurikuler. Wakil Kepala Sekolah Dalam mejalankan tugasnya kepala sekolah dibantu oleh para wakil kepala sekolah sesuai dengan bidangnya. o Wakil kepala sekolah bidang humas. o Wakil kepala sekolah biadang kesiswaan. - Menyusun kegiatan sekolah. pembagian tugas dan jadwal tugas mengajar guru serta evaluasi. bertugas : .- Mengadakan supervise terhadap : a.

dan keadaan perkembangan sekolah pada masyarakat terutama pada ora tua atau wali murid. o Kepala tata usaha Kepala tata usaha bertanggung jawab dalam bidang ketatausahaan sekolah antara lain : - Bidang administrasi kantor - Bidang kepegawaian - Bidang administrasi keuangan Dalam menjalakan tugasnya kepala tata dibantu oleh : - Bagian bendahara SPP - Bagaian urusan murid - Bagaian administrasi keuangan - Bagian urusan agenda atau arsip d. situasi. - Meningkatkan hubungan kerjasama dengan pemerintah daerah dan masyarakat. yang terdiri dari - Daftar hadir siswa-siwi - Daftar pelajaran - Daftar komisaris - Kalender pendidikan - Alat bantu pelajaran - Kotak kapur dan penghapus usaha .- Memberikan informasi tentang program. Tata Tertib 1. Administrasi dan Kelangkapan Kelas. - Meningkatkan partisi pasi sekolah dalam kegiatan pemerintah dan masyarakat. - Menampung saran-saran dari masyarakat dalam memajukan sekolah. Tata tertib siswa / siswi (terlampir) 2. Tata tertib guru (terlampir) e.

- Alat kebersihan kelas - Gambar presiden. karena setelah kegiatan observasi selesai maka kegiatan selanjutnya adalah mengambil bahan pelajaran yang akan diajarkan. melaksanakan kegiatan administrasi. Deskripsi Pelaksanaan Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) Pelaksanaan kegiatan Kependidikan (PPLK) Praktek tahap Pengalaman kedua adalah Lapangan pelaksanaan kegiatan inti Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK). Dalam hal ini yang dimaksud dengan kegiatan inti adalah mahasiswa peserta Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) melakukan praktek mengajar didalam kelas. Membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kegiatan pembuatan Praktik Pengalaman Lapangan Kependidikan (RPP) ini dilaksanakan sebelum mengajar. . Pelaksanaan kegiatan ini dimulai pada tanggal 11 Maret s/d 14 April 2008. Pelaksanaan kegiatan Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) yakni sebagai berikut : 1. namun juga mengamati media atau alat bantu pembelajaran yang dapat digunakan dalam proses belajar mengajar. wakil presiden dan gambar burung garuda Media Pembelajaran Kegiatan observasi yang dilaksanakan dari 11 Maret s/d 14 April 2008 tidak hanya mengamati sarana dan prasarana sekolah yang pokok. Adapun media pembelajaran yang tersedia antara lain : - Peta - Globe - Alat peraga IPA - Alat peraga matematika C.

sehingga dalam kegiatan ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan dilaksanakan antara lain : a. Melakukan kegiatan pendahuluan Dalam kegiatan ini kami sebagai peserta Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) melakukan beberapa kegiatan sesuai dengan Praktik Pengalaman Lapangan Kependidikan (RPP) yang telah disiapkan. Pembuatan Praktik Pengalaman Lapangan Kependidikan (RPP) ini dilakukan dengan cara mengambil atau menggunakan bahan atau buku yang dipakai serta mengadakan konsultasi Praktik Pengalaman Lapangan Kependidikan (RPP) yang sudah dibuat apakah sesuai atau belum dengan kurikulum yang berlaku. Dalam pelaksanaan praktek mengajar masing-masing Mahasiwa Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) dibimbing dan diawasi oleh guru pamong. yakni : - Mengadakan apersepsi.sehingga pada saat masuk kelas untuk mengajar Mahasiswa Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) suadah siap untuk mengajar. Dalam Mengajar Mahasiswa Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) tidak boleh menyimpang dari pedoman RPP yang telah dibuat. Rencana maka kegiatan Pelaksanaan selajutnya adalah melaksanakan praktek mengajar sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. dengan cara memberikan test awal (pre test) mengenai materi yang lalu dan yang akan disampaikan. 2. - Memberikan motivasi yang pada umumnya dilakukan pada setiap kelas. Pelaksanaan Mengajar Setelah pembuatan Pembelajaran(RPP). .

Pendekatan yang dilakukan disini adalah secara umum yaitu pendekatan individu. serta pendekatan yang bersifat khusus sesuai dengan mata pelajaran dan materi yang akan diajarkan. - Menggunakan berbagai metode dalam mengajar yang tujuannya mengarahkan pada tercapainya tujuan pembelajaran khusus dengan menggunakan metode ceramah. diskusi. demonstrasi serta penugasan. - Menyampaikan tujuan pembelajaran khusus yang akan dapat menarik perhatian siswa untuk belajar. serta pengaturan waktu. peserta Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) juga menerapkan strategi yang sifatnya lebih luas seperti pengelolaan kelas. tanya jawab. kelompok. yakni secara umum kegiatan inti ini ada bebarapa hal yang kami lakukan antara lain : - Menjelaskan materi pembelajaran - Melakukan pendekatan dengan murid. Melakukan kegiatan inti Dalam melakukan kegiatan ini juga tidak boleh terlepas RPP. Melakukan kegiatan penutup Kegiatan penutup yang kami terapkan antara lain : - Memberikan kesimpulan materi dari materi yang diajarkan - Mengadakan evaluasi - Memberikan tugas - Memberikan informasi tentang materi yang akan diajarkan pada pertemuan selanjutnya Dalam melakukan semua kegiatan pembelajaran diatas. c.- Memberikan deskripsi singkat tentang materi yang akan disampaikan. lingkungan. b. mengkondisikan .

Pada kegiatan inilah Mahasiswa Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) dinilai mulai dari penampilan sampai dengan proses kegiatan belajar mengajar didalam kelas. Pengawasan oleh guru Pada saat Mahasiswa Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) melakukan kegiatan mengajar. Ujian praktek pengalaman lapangan kependidikan Pelaksanaan ujian Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh sekolah yaitu 11 Maret s/d 14 April 2008. membuat rencana pelajaran dan analisis materi pelajaran. 5. yaitu mengenai mengisi daftar hadir siswa. Kegiatan Praktek dalam pelaksanaan Lapangan Kependidikan Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) ini diawasi oleh kepala sekolah dan guru pamong. 4. BAB IV HAMBATAN DAN PEMECAHAN Selama kegiatan Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) ada menghambat beberapa faktor pelaksanaan yang kegiatan mendukung Praktek dan Pengalaman . guru pamong melakukan kegiatan pengawasan terhadap kesesuaian Rencana Pelaksaan Pembelajaran (RPP) dengan praktek yang dilakukan. membuat satuan pelajaran.3. Melakukan kegiatan administrasi Selain melakukan kegiatan mengajar didalam kelas kami juga melakukan kegiatan administrasi kelas. Mata pelajaran yang diujikan sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan kegiatan Praktek Pengalaman (PPLK).

hambatan tersebut antara lain : a. sehingga terkadang terlambat. - Sarana prasarana lain dari sekolah yang kurang medukung .Lapangan Kependidikan (PPLK) tersebut. Faktor Penghambat Dalam melaksanakan Kependidikan (PPLK) Praktek Pengalaman kependidikan di Lapangan Madrasah Aliyah Tarbiyatul Islamiyah Kopang tidak terlepas dari hambatanhambatan baik yang berasal dari faktor intern maupun ekstern. sehingga selama mahasiswa mengadakan observasi tidak mengalami kesulitan - Pihak sekolah yang patuh pada aturan dan tata tertib yang telah dibuat dan disepakati.26Kurangnya bahan dan alat praktikum. 1. melaksanakan praktek mengajar adalah : - Pihak sekolah/madrasah yang telah menerima mahasiswa PPLK untuk praktek mengajar dengan baik. sehingga jika akan mengadakan kegiatanpraktikum sulit untuk dilaksanakan - Sulitnya memperoleh refrensi yang menjadi pendukung dalam memperkaya materi yang akan diajarkan pada siswa. . Hambatan Intern - Jauhnya jarak antara tempat tinggal Mahasiswa PPLK dengan - lokasi Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK). faktor tersebut yakni sebagai berikut : Faktor-faktor yang mendukung Mahasiswa Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK). - Bersedianya warga madrasah diwawancarai - Kelengkapan administrasi madrasah.

Hambatan Ekstern - adanya sejumlah siswa yang membuat keributan pada saat proses belajar mengajarberlangsung atau tidak mau memperhatikan pada saat guru Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) memberikan penjelasan materi pelajaran - untuk mata pelajaran yang ada terakhir. memberikan saran-saran Kami kepada juga siswa berusaha agar lebih banyak membaca untuk menambah pengetahuan dan wawasan yang dimilikinya.Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) lainnya.27 .b. kami memberikan tugas-tugas yang berpatokan pada berbagai buku paket yang dapat melengkapi pengetahuan. pendapat sehingga Lapangan guru Kependidikan apabila mengalami Praktek Pengalaman (PPLK) sulit untuk mengetahuinya. Untuk mengatasi kurangnya sarana pelajaran terutama buku yang menunjang. 2. - Siswa yang kurang kreatif dalam bertanya atau mengeluarkan kesulitan. yakni mahasiswa PPLK berkonsultasi dengan guru pamong dan rekan-rekan Praktek. siswa sering gelisah pada jam-jam akibat kurang konsentrasi dalam menerima pelajaran. Disamping itu motivasi dari dalam diri sendiri juga sangat mendukung dalam rangka meningkatkan kemampuan serta pengetahuan praktikan. Solusi / Pemecahan Masalah Untuk mengatasi masalah yang bersumber dari intern. . karena ingin segera keluar. Sedangkan masalah yang datangnya dari luar praktikan diatasi dengan alternative sebagai berikut : a.

berusaha mengenal karakteristik. c.b. Untuk meningkatkan kemampuan siswa kami menyarankan agar pada saat guru menjelskan materi pelajaran hendaknya selalu diperhatikan dengan sebaikbaiknya. . Mengelola materi pelajaran semenarik mungkin dengan menggunakan berbagai metode. maupun latar belakang siswa yakni mengenai keluarga. Untuk system pelajaran yang lebih kompleks. kami memberikan pengarahan atau nasehat kepada siswa serta dengan berkonsultasi dengan guru. kami sebagai calon guru masih belum banyak yang dapat dipelajari karena dalam hal ini kami juga dalam tahap belajar. d. secara kesulitan atau uumum. ekonomi dan sosialnya. Untuk mengatasi dan memberikan bimbingan kepada siswa-siswi yang agak nakal kami lakukan diluar kelas dengan cara memanggilnya dan memberikan nasehatnasehat serta melakukan pendekatan. khususnya wali kelas. e. sehingga minat belajar siswa pada pelajaran dapat meningkat ( alat peraga) f. Untuk mengatasi kurangnya persiapan siswa dan kedisiplinan siswa dalam menerima pelajaran.28untuk mengatasi hambatan dalam mengajar semua adalah dengan menggunakan berbagai macam metode dalam mengajar. melakukan pendekatan-pendekatan dan bimbingan dengan bantuan dari guru-guru maupun guru pamong.

Kesimpulan Berdasarkan uraian tentang pelaksanaan kegiatan Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) di MA. Dengan adanya observasi orientasi lapangan. satuan pelajaran dan rencana pelaksanaan pelajaran - Kondisi fasilitas yang menunjang terselenggaranya pendidikan cukup bagus dan lengkap. baik dari segi jumlah. Mahasiswa Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) dapat memperoleh data tentang kondisi sekolah diantaranya : 2. maka dapat diambil beberapa kesimpulan antara lain : 1. B. program semester. Mahasiswa Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) sebagai calon guru dapat mengetahui secara langsung karakteristik dengankemampuan belajar. keamanannya maupun penataannya. alat-alat dan tugas administrasi keguruan. Tarbiyatul Islamiyah Kopang tersebut. Tarbiyatul Islamiyah Kopang sama dengan kurikulum yang diterapkan oleh SMU / MA secara nasional. program tahunan.BAB IV PENUTUP KESIMPULAN DAN SARAN . 3. kualitas. Mahasiswa sebagai calon guru dapat memperoleh pengalaman secara langsung mengenai . 4.29 A. melaksanakan KBM dan mengadakan evaluasi. Saran siswa yang berhubungan . - Program belajar mengajar berupa kalender pendidikan. yaitu kurikulum KBK dan KTSP. Kurikulum yang diterapkan di MA.

sehingga sekolah benar-benar merupakan tempat pendidikan yang sangat di butuhkan dalam usaha memajukan Bangsa. Untuk memperkecil timbulnya hambatan dalam latihan mengajar. Untuk Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) Mahasiswa Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) terlebih dahulu harus mempersiapkan diri baik secara mental maupun fisik. minimal 3 hari sehingga bagi mahasiswa PPLK betulbetul siap baik jasmani maupun rohani . sehingga pada saat praktek mengajartidak kesulitan. Untuk Universitas Nahdlatul Wathan Mataram hendaknya pembekalan materi PPLK lebih mendalam tidak hanya 1 hari. Untuk Sekolah Kemajuan yang telah diperoleh dengan susah payah hendaknya dipertahankan dan ditingkatkan kearah yang lebih baik. Tarbiyatul Islamiyah Kopang pada saat PBM berlangsung hendaknya memperhatikan penjelasan guru sehingga pelaksanaan belajar mengajar dapat terlaksana dengan baik. 3. Dengan demikian harapan kita dimasa-masa mendatang dapat meraih kemajuan yang lebih besar. maka Mahasiswa Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) harus mematuhi peraturan yang dikeluarkan oleh sekolah tempat Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK). 4. penulis ingin menyampaikan beberapa saran guna perbaikan pelaksanaan Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) realisasinya semakin baik.Pada akhir laporan ini. Adapun saran-saran yang ingin penyusun sampaikan adalah : 1. Negara dan Agama. 2. Untuk Siswa Sebaiknya siswa di MA.

32 - jelas kepada melaksanakan tujuan dari . Buku pedoman mahasiswa kegiatan PPLK PPLK PPLK hendaknya sebelum sehingga diberikan mahasiswa menjadi pelaksanaan PPLK .5.