Anda di halaman 1dari 2

TERM OF REFFERENCE

Youth Moslem Camp I


UKMI Al Hidayah Universitas Jenderal Achmad Yani

Sebagai panduan penyampaian materi dalam rangka meningkatan kualitas kader Unit
Kegiatan Mahasiswa Islam (UKMI) Al Hidayah Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI)
angkatan 2014, maka diperlukan kesinergisan muatan materi, sehingga acara ini dapat mencapai
sasaran & tujuan yang diharapkan.

A. Waktu dan Bentuk Kegiatan


a. Penyampaian materi ini berdurasi 90 Menit dengan rincian masing-masing:
Pemaparan Materi

: 75 Menit

Tanya jawab dan diskusi

: 15 Menit

b. Audience utama merupakan para calon kader UKMI Al Hidayah angkatan 2014
c. Tema materi : Seperti seharusnya ukhuwah
d. Bentuk kegiatan proses transfer Ilmu dan pengalaman secara efektif sebagai wujud
pembekalan sehingga calon kader dawah mendapatkan skill sesuai materi dan mampu
mengaplikasikannya di lapangan nanti

B. Muatan Materi
Adapun muatan materi yang kami harapkan adalah:

Calon kader dawah mengerti bahwa dengan saling menguatkan dalam ikatan
ukhuwah, pondasi kekuatan mereka dalam mengemban amanah Allah ini akan lebih
kuat sehingga tidak mudah goyah dalam menghadapi masalah apapun nantinya.

Urgensi dan manfaaat ukhuwah yang begitu dalam serta sangat berpengaruh di jalan
dawah.

C. Perangkat-perangkat
a. Panitia menyediakan seperangkat peralatan multimedia berupa Infocus dan
Soundsystem.
b. Memberikan keluasan pada pemateri untuk menyampaikan materinya dengan
metodenya sendiri.
c. Kontak Penanggung jawab Ali ilham : 085242161655

D. Artikel yang bersangkutan

Bismillahirrahmanirrahim...
Seperti wahyu Allah dalam Al-Quran surat Ali Imran ayat 110, yang artinya :
Kalian adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, kalian yang menyeru kepada
yang maruf dan mencegah dari yang mungkar dan beriman kepada Allah SWT Ayat

tersebut memiliki kandungan yang luar biasa dimana Allah menyatakan bahwa kita adalah
umat terbaik yang dilahirkan untuk saling mengingatkan antara yang satu dengan yang
lainnya.
Banyak diantara kita yang berpikir bahwa hal ini hanya berlaku untuk sebagian
orang saja (kader kader dawah), sehingga tidak ada kewajiban bagi yang lainnya dalam
mengemban amanah Allah ini. Sehingga berujuk pada pernyataan Ah, saya belum pantas
menjadi kader dawah, sholat aja masih bolong bolong. Atau bahkan pernyataan akhlaq
saja masih seperti ini, gimana mengingatkan orang lain?. Karena itulah, diperlukan satu
proses yang dapat mengajak orang lain untuk bersama-sama, berhimpun dalam naungan
cinta kepada Allah untuk berdawah di jalan-Nya
Dalam proses ini, diperlukan agen atau bahkan leader sebagai penggerak utama,
yang didalamnya pastilah dibutuhkan pondasi persatuan yang kokoh, yang dapat terwujud
dalam ikatan ukhuwah. Dengan demikian, hambatan, tantangan, atau apapun itu yang
akan dihadapi para calon kader dawah kedepannya dapat teratasi dengan musyawarah
dan saling menguatkan antar kader dalam rangka mewujudkan satu perubahan besar di
masyarakat nantinya. Bukankah dalam Al-Quran surat Ali Imran, Allah berfirman : Dan
hendaklah ada segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang
maruf, dan mencegah dari yang mungkar. Mereka itulah orang-orang yang beruntung.
Seorang mukmin adalah manusia yang telah terpancar daripadanya sifat sifat yang
luar biasa. Sifat-sifat itu membuatnya memiliki keistimewaan dibandingkan dengan yang
lainnya. Sehingga di mana pun dia berada, kemana pun dia pergi, apa yang dia lakukan,
peran dan tugas apapun yang dia emban akan selalu membawa manfaat dan maslahat bagi
manusia lain. Maka jadilah dia orang yang seperti dijelaskan Rasulullah saw., Manusia
paling baik adalah manusia yang paling banyak memberikan manfaat bagi manusia lain.
Khususnya

dalam

memberikan

kontribusi

penuh

terhadap

agama

Allah

ini,

menjadikannya mampu memberikan motivasi bagi mukmin lain untuk tetap bertahan dan
melanjutkan dawahnya. karena satu hal yang perlu diingat, kita yang butuh dawah!
Bukannya dawah yang butuh kita.
Sadar atau tidak, dengan adanya kita di jalan ini, telah dinyatakan bahwa kalian
adalah orang orang terpilih yang dimaksudkan dalam Quran surat Ali Imraan ayat 110
tadi. Subhanallah, satu kepercayaan mulia yang Allah berikan untuk kita, lantas masihkah
kita mengeluh dengan sedikitnya para pejuang agama Allah yang bertahan? Dan diamkah
kita dengan terus bergugurnya pejuang itu? Memang dawah akan selalu melahirkan para
penerusnya dimana ada atau tidak adanya kita, dawah akan tetap berjalan sebagaimana
mestinya. Tapi bukankah lebih baik jika para pejuang itu tetap istiqomah? Hingga mampu
memberikan pengaruh lebih luas dari sebelumnya.
Hal inilah yang mendasari adanya materi ini, yakni untuk memperlihatkan dan
mencoba menggugah keinginan para calon kader dawah untuk berjuang bersama, saling
menguatkan apapun yang terjadi didepan nantinya. Khususnya didalam angkatan mereka
sendiri. Agar terwujud generasi penerus dawah yang berakhlaq, tangguh dan mampu
mengemban amanah ini dengan baik.