Anda di halaman 1dari 13

MAKALAH ASTRONOMI

GALAKSI
Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Astronomi

Disusun Oleh :
Cintia Agtasia Putri

4201412030

Fayeza Camalia

4201412076

Agnes Yustika W.A.

4201412108

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS NEGERI SEMRANG
2014

maka Awan Magellan Besar dan lain-lain galaksi tak beratuaran pada suatu ketika mungkin akan berkembang menjadi galaksi spiral kecil. B. spiral. dan karakteristik yang sangat beraneka ragam. Jika galaksi tak beraturan merupakan awal galaksi.000 tahun cahaya. Berdasarkan morfologinya galaksi dibagi menjadi tiga tipe. dalam ilmu astronomi. Namun. pada kenyatannya ternyata galaksi tak beraturan juga memiliki bintang-bintang usia lanjut. Kebanyakan galaksi tergumpal dalam gugusan. Terdapat konsentrasi jumlah bintang yang tinggi yang disebut gembungan (bulge) di pusatnya (diameter antara 15. dan tidak beraturan. debu. Galaksi Bima Sakti termasuk tipe galaksi spiral dan berbentuk seperti cakram. garis tengahnya sekitar 100 ribu tahun cahaya. yang dikatakan akhir siklus galaksi. Pembagian tipe galaksi ini berdasarkan penampakan atau bentuk galaksi-galaksi tersebut. Contoh galaksi.000 tahun cahaya). Sedangkan. Galaksi-galaksi yang sekarang ini berhasil teramati dan dipelari oleh para ahli astronomi komposisinya terdiri dari 5% galaksi tidak beraturan. maka para ahli astronomi merumuskan sebuah hipotesis baru. Galaksi umumnya tidak dijumpai dalam bentuk tunggal. yang mengelompokkan galaksi berdasarkan evolusi bintang mendasari gagasan bahwa suatu galaksi berbentuk tak beraturan merupakan tahap awal perkembangan galaksi. dan mulai membentuk bintang. terdiri atas lebih dari satu benda angkasa yang berukuran besar dan dikelilingi oleh benda-benda angkasa lainnya sebagai anggota galaksi yang beredar mengelilingi secara teratur.A. ukuran. di mana anggotanya memiliki gaya tarik menarik (gravitasi). Pada tahap ini kabut hidrogen raksasa bergolak seraya mengerut karena gravitasi. misalnya Galaksi Andromeda dan Galaksi Bima Sakti tempat tata surya kita beredar. DINAMIKA GALAKSI Seorang astronom Walter Baade. Galaksi adalah sekelompok bintang yang membentuk suatu sistem. galaksi Bima Sakti terdiri atas 100 miliar bintang. Setelah berkesimpulan bahwa umur bukanlah penentu tipe galaksi. 20% galaksi elips.000-20. Suatu galaksi pada umumnya terdiri atas miliaran bintang yang memiliki warna. yaitu galaksi tipe elips. pengertian galaksi adalah suatu sistem yang terdiri dari bintang. dan piringan yang mengelilingi mengandung bintang serta awan gas debu yang menggumpal bersama dalam pola spiral. Misalnya galaksi Bima Sakti ada di gugusan yang disebut Group Lokal. . dan 75% galaksi spiral. Pusat galaksi Bima Sakti berada dalam gugusan bintang Sagitarius. Diperkirakan galaksi Bima Sakti berumur 12-14 miliar tahun. Kalau berbagai bentuk galaksi boleh dianggap sebagai cerminan langkah evolusi. dan gas yang amat luas. Astronom memprediksi. PENGERTIAN GALAKSI Matahari adalah salah satu anggota dari kepulauan bintang yang maha luas yang disebut Galaksi yang mengandung lebih dari 100 milyar bintang yang tersebar dalam sistem berbentuk cakram atau piringan dengan diameter kira-kira 100. mustahil terdapat bintangbintang tua yang sama tuanya dengan bintang-bintang galaksi elips.

dan menciptakan struktur-struktur baru seperti batang. Bintang-bintang dalam kedua galaksi ini biasanya bergerak lolos tanpa bertabrakan. Tabrakan dapat mengubah secara radikal bentuk salah satu atau kedua galaksi. Tabrakan yang kedua yaitu interaksi antar galaksi yang paling ekstrem adalah penggabungan galaksi. gasnya bertubrukan. Selain gaya tarik menarik tabrakan juga dapat mempengaruhi terbentuknya suatu galaksi yang baru. sebagian besar gas memiliki banyak peluang untuk membentuk piringan atau gumpalan sebelum menjadi bintang. Yang terjadi malah. Hal ini dapat memicu lonjakan pembentukan bintang-bintang baru ketika medium antarbintang terganggu dan terpampatkan. Interaksi antar galaksi juga mempengaruhi dalam dalam dinamika atau evolusi galaksi. maka terbentuknya bintang terjadi dengan cepat. Kita dapat meninjau dari Hukum II Newton bahwa dua benda yang memiliki massa tertentu terpisah dengan jarak tertentu akan terjadi gaya tarik menarik. Namun gas dan debu dari kedua galaksi akan berinteraksi. Galaksi Antena sedang mengalami tabrakan yang akhirnya akan menyebabkan penggabungan kedua galaksi. momentum relatif kedua galaksi tidak cukup untuk kedua galaksi dapat saling menembus. namun masih memiliki momentum relatif yang cukup untuk tidak menyebabkan keduanya menyatu. sejumlah gas dalam alam semesta membentuk kabut padat. cincin atau ekor galaksi. Di situlah terdapat banyak gas yang belum berubah menjadi bintang. dengan demikian lahirlah galaksi elips. Jika gas tersebut sangat rapat dan bergerak sangat cepat. Tabrakan yang pertama adalah tabrakan dua galaksi saling menembus tubuh masing-masing. dan kemudian runtuh karena gaya beratnya. Ketika salah satu kawasan sebesar galaksi (bakal galaksi) ini runtuh. dan menyebabkan pertukaran gas dan debu.Lebih dari 12 milyar tahun silam. kedua galaksi tersebut perlahan . Kebanyakan gasnya melahirkan bintang secara lambat sehingga bintang-bintang tersebut jutaan tahun lebih muda daripada bintang dalam galaksi elips yang terbentuk lebih cepat. Sebaliknya bila gasnya tipis dan bergerak lamban. Galaksi-galaksi yang berpapasan namun tidak bersinggungan. dan lebih-lebih lagi terdapat pada kabut tak berwujud dalam galaksi tak beraturan. Kebanyakan bintang muda tadi terdapat dalam lengan galaksi spiral. akan menyebabkan terganggunya bentuk galaksi yang terlibat akibat tarik menarik gravitasinya. dan mendadak berhenti bila bahannya habis. Dalam kasus ini.

lengan spiral hidup pendek. memerlukan interpretasi model dinamika. dengan bintang membentuk wilayah luar mereka.bergabung membentuk galaksi tunggal yang lebih besar. Galaksi Bima Sakti saat ini sedang dalam proses penganibalan Galaksi Eliptis Katai Sagitarius dan Galaksi Katai Canis Major Kita sudah melihat bagaimana massa galaksi bisa ditentukan dengan mengamati kecepatan gas dan bintang. Pada galaksi lengan banyak. Kurva rotasi tipe Hubble naik semakin curam mendekati pusat dan mencapai kecepatan semakin besar di wilayah flat (Sa kira-kira 300 km s-1 . Dengan mengamati bagaimana panjang gelombang dan lebar deretan spectral berlaku sebagai fungsi radius. dan dispersi kecepatan. dan kumpulan OB dibentuk oleh bintang muda. penggabungan demikian disebut kanibalisme. Keceatan rotasi yang semakin tinggi mengindikasikan massa semakin besar. Namun. Sehingga tidak bisa memaparkan karena rotasi. Slowly Rotating Systems Dinamika bulge galaksi elips dan galaksi piringan dipelajari dengan melebarkan garis absorbsi. Dependensi radial dari dispersi kecepatan didapat dari distribusi massa galaksi. jika salah satu galaksi jauh lebih besar dari yang lainnya. Karena itu juga bergantung bagaimana bentuk orbit pada galaksi sudah didistribusikan. tapi lebar. wilayah H II. Debu sering membentuk bidang tipis sepanjang tepi dalam lengan spiral. Beberapa mempunyai pola spiral berlengan dua. galaksi yang lebih besar akan tetap relatif tak terganggu akibat penggabungan tersebut. JENIS-JENIS GALAKSI Galaksi dapat dikelompokkan dalam tiga jenis utama: eliptik. Sc kira-kira 200 km s-1). Jika galaksi elips sesungguhnya revolusi elips. Struktur spiral tampak jelas di debu antar bintang. Observasi yang sama dapat digunakan untuk mempelajari distribusi internal massa lebih detail. Tidak diketahui bagaimana gelombang spiral dihasilkan. Struktur Spiral Galaksi spiral adalah objek dengan relatif cerah. bentuk konstan dan lenyap. pola lengan dua hidup lebih panjang. Beberapa elips tercerah berotasi sangat lambat. regular. sementara galaksi yang lebih kecil tercabikcabik. Dalam kasus ini. Penggabungan dapat menyebabkan perubahan luar biasa terhadap bentuk galaksi jika dibandingkan dengan bentuk kedua galaksi asal. bisa didapatkan beberapa anggapan menjadi distribusi massa galaksi. Ini bisa diamati dengan panjang gelombang optik dari deretan emisi gas terionisasi pada wilayah H II atau pada panjang gelombang radio dari deretan hidrogen 21 cm. dimana struktur spiral lain membentuk sejumlah lengan filamen pendek. C. spiral dan irregular . kecepatan rotasi. sehingga tipe Sa pasti mempunyai massa jenis semakin besar mendekati pusat. Rotation Curves Distribusi massa galaksi spiral bisa dipelajari dengan langsung menggunakan pengamatan kecepatan rotasi gas antara bintang-bintang. hubungan statistik (ketika efek proyeksi bisa dijabarkan) antara kedataran.

Gugus bola. berada di dekat piringan terdiri dari kumpulan bintang yang beranggotakan hingga ratusan ribu bintang. Inti dari galaksi terdiri dari bintang-bintang tua dan jarak antar bintang tua relatif dekat. bintang sebarang yang tidak membentuk gugus. Gugus Bola inilah yang membentuk hallo bersama-sama dengan bintang – bintang yang tidak terdapat di bidang galaksi.  Bintang Populasi 2: Bintang yang menghuni inti galaksi (bintang tua yang kadang seusia dengan galaksi). Lengan spiral tersusun dari gas dan debu kosmik serta bintang –bintang muda dan atau bintang-bintang yang baru yang masih dalam pembentukan. Populasi Bintang dalam Galaksi  Bintang Populasi 1 : Bintang yang terdapat di lengan spiral ini adalah bintang-bintang muda yaitu bintang yang berada pada taraf pembentukan.Galaksi terdiri dari milyaran bintang yang menyebar berbentuk piringan besar pipih akibat gerak rotasinya. Galaksi Elips . Halo.

Galaksi tipe elips ini dipercaya terbentuk karena interaksi antar galaksi menghasilkan tabrakan dan penggabungan. dan SB merupakan galaksi spiral berbatang Galaksi ini meliputi jumlah 17% dari semua galaksi yang diketahui. atau samping. E merupakan tipe galaksi eliptik. yaitu galaksi elips raksasa yang terdapat di rasi virgo Messier 87 . Galaksi ini dapat tumbuh besar daripada galaksi spiral. Pengelompokan tersebut berdasarkan sistem klasifikasi Hubble. Galaksi tipe ini mirip dengan gugus bola. bawah. maka galaksi bentuk elips merupakan bangunan yang sederhana karena hanya terdiri : a) Pusat roda b) Selubung yang membungkus pusat. Bentuk dasar galaksi tersebut adalah elipsoid yang dapat diamati dari berbagai sudut pandang. Galaksi tipe elips beranggotakan bintang-bintang tua. Jika dibandingkan dengan galaksi spiral. lambat laju pembentukan bintangnya. Galaksi Starburst terbentuk akibat tabrakan antar galaksi dan dapat menghasilkan pembentukan galaksi elips. S merupakan galaksi spiral. bintang tua lebih dominan dalam mengorbit pusat gravitasinya dengan arah yang acak. Contoh dari galaksi tipe ini adalah galaksi Messier 87. Strukturnya pun juga belum bisa dilihat dengan jelas. Galaksi elips berbentuk lingkaran.Jenis-jenis galaksi berdasarkan sistem klasifikasi Hubble. Pengelompokan galaksi elips berdasarkan tingkat keelipsannya yaitu dari E0 yang berbentuk hampir berupa lingkaran sampai E7 yang sangat lonjong. Bentuk yang sesungguhnya belum bisa kita ketahui secara pasti karena belum diketahui arah pengamatan yang dilakukan terhadap galaksigalaksi tersebut apakah dari sisi atas. dan sangat sedikit mengandung materi antar bintang*. Galaksi elips agak pipih dan kerapatan bintang-bintang pada pusatnya bergantung gravitasi massanya. Galaksi bentuk E terlihat lebih terang seperti bola lonjong besar yang bersinar. Pada galaksi tipe ini memiliki struktur dan sedikit materi antar bintang ( sedikit terbuka ).

Kejadian tesebut mungkin terjadi pada galaksi Andromeda yang strukturnya mirip dengan cincin apabila diamati pada spektrum inframerah. Galaksi ini meliputi jumlah kurang dari 3% dari semua galaksi yang diketahui. Galaksi ini dikategorikan sebagai tipe S0 dan memiliki lengan spiral yang samar – samar serta halo bintang berbentuk elips. NGC 5866. merupakan galaksi lenticular. . Galaksi TB terlihat sebagai gumpalan datar atau onggokan bintang yang semakin menebal. Galaksi cincin ini terbentuk saat galaksi kecil melewati inti galaksi yang lebih besar. sebagian menipis dalam batas-batas yang tidak jelas. Perculiar Galaxies atau galaksi aneh merupakan galaksi yang tidak biasa karena interaksi pasang surut dengan galaksi lain. merupakan galaksi cincin.Galaksi Tak Beraturan Hoag’s Object. Salah satu contoh dari galaksi tipe ini adalah galaksi cincin. Credit: NASA/ESA Galaksi lenticular merupakan bentuk pertengahan bersifat seperti galaksi elips dan spiral. Galaksi cincin berupa bintang dan materi yang kosong mengisi antar bintang yang mengelilingi inti.

masing-masing disebut super giant atau super raksasa. Contoh dari galaksi tipe ini adalah awan magellan besar dan magellan kecil. Galaksi tak beraturan mengandung banyak materi antar bintang yang terdiri dari gas serta debu kosmis.000 tahun cahaya. Anggota galaksi tak beraturan terdiri dari kumpulan bintang-bintang tua dan muda. Teori kosmologi baru mengatakan bahwa: a) Kedua kabut bermassa kecil ini akhirnya akan tersedot kedalam galaksi Bima Sakti dan pecah terhambur kedalam gugus galaksi Bima Sakti. Kabut yang terang dan besar disebut Magellan Besar dan yang kecil disebut Magellan kecil.Yang digolongkan ke dalam tipe galaksi tidak beraturan adalah jenis galaksi yang asimetri dan tak memiliki bentuk khusus. Terpaut jarak sekitar 180. . Bintang-bintang yang terang benderang dalam kabut Magellan mempunyai jutaan kalinya kebenderangan matahari kita. diantaranya S. b) Kabut-kabut ini telah terjebak perangkap Bima Sakti setidaknya satu milyar tahun yang lalu dalam pertemuan jarak dekat yang menarik sebagian awan-awan gas hidrogen dari piringan galaksi Bima Sakti sendiri. Berupa galaksi-galaksi yang terletak dikonstelasi Dorado dan Tucana. Awan Magellan Besar Kabut Magellan (Magellanic Clouds) Gugus bintang ini disebut Magellan karena ditemukan oleh Magellan pada tahun 1519. Kedua galaksi itu merupakan tetangga terdekat galaksi kita. Dorados dan super raksasa NGG 1910.

Lengan spiral menjulur dari gembung pusat. Galaksi bentuk S terlihat seperti pusaran api raksasa.b. Contohnya galaksi Bima Sakti dan galaksi M 31 (dalam katalog Massier nomor 31) di Andromeda. NGC 1300. yaitu : (a) Pusat roda (b) Selubung bulat yang membungkus pusat. Galaksi ini meliputi jumlah 80% dari semua galaksi yang diketahui. Galaksi Sa punya lengan spiral yang kurang jelas dan membelit rapat. Menurut sistem klasifikasi Hubble. Pada umumnya galaksi itu mempunyai tiga bagian yang dapat dibedakan dengan nyata. atau c) yang menunjukkan tingkat kerapatan dari lengan spiral dan ukuran dari gembung pusat. dan mempunyai struktur yang paling teratur. terdiri dari bintang dan gugus bintang . serta gembung pusat relatif besar. diikuti huruf ( seperti a.Galaksi Spiral Galaksi Spiral terdiri dari piringan berupa bintang dan materi bintang yang berotasi dan pusatnya terdiri dari bintang – bintang tua. contoh galaksi spiral berbatang.galaksi ini ditandai sebagai tipe S. Sedangkan Galaksi Sc punya lengan spiral terbuka dan gembung relatif kecil.

kecepatan rotasinya semakin tinggi. Namun demikian. Diperkirakan struktur galaksi ini disebabkan oleh gelombang kejut dari inti galaksi atau karena interaksi pasang surut dengan galaksi lain. yang kemudian bergabung dengan struktur lengan spiral. Bidang Galaksi. Keduanya tergolong sebagai galaksi spiral raksasa. yaitu kumpulan puluhan hingga ratusan ribu bintang yang lahir secara bersamaan membentuk gugusan bola. Hampir semua galaksi spiral ini memiliki bentuk batang linier yang memanjang ke dua sisi dari gembung inti. Galaksi spiral adalah bintang-bintang muda dan tua. bersama bintang-bintang lain yang berada di luar bidang galaksi. Bagian ini terlihat seperti tonjolan yang menggelembung di tengah-tengah galaksi.(c) Piringan dengan lengan spiral yang mengelilingi pusat di daerah katulistiwa Bentuk beberapa galaksi spiral lebih rumit di mana pusatnya tidak bulat. Kecepatan rotasi yang tinggi menyebabkan badan galaksi memipih membentuk bidang galaksi. sedangkan bintang-bintang tua terdapat pada gugus-gugus bola yang tersebar menyelimuti bagian pusatnya. Besar kecilnya kecepatan rotasi pada galaksi spiral. jauh lebih cepat daripada rotasi galaksi-galaksi elips. yaitu:    Bulge.5 juta tahun cahaya. Galaksi spiral terdiri dari tiga bagian utam. galaksi kita. meskipun ukuran Andromeda sedikit lebih besar ketimbang Bima sakti.b. Banyak galaksi berbatang yang berinti aktif dimungkinkan karena adanya gas yang menuju ke inti melalui lengan spiral. Galaksi ini dikategorikan sebagai SB. Mungkin karena lebih sering dibahas. termasuk lengan-lengan galaksi. Contoh dari galaksi spiral adalah galaksi Bima sakti dan Andromeda. Galaksi-galaksi spiral berotasi dalam kecepatan tinggi. atau c ) yang mengindikasikan bentuk lengan spiralnya. Bintang-bintang muda terdapat di lengan-lengan galaksi. Salah satu contoh dari tipe galaksi spiral berbatang adalah galaksi Bima Sakti dengan ukurannya yang besar. diikuti huruf ( a. kecepatan rotasi dari masing-masing bagian dari galaksi spiral tidaklah sama. . Antara galaksi Bima sakti dan Andromeda terpaut jarak sekitar 2. yang merupakan bagian terpadat. juga berbentuk spiral. dan sekaligus pusat galaksi. tetapi berbentuk cerutu dan kedua ujungnya berbentuk spiral seperti percikan api dari pusatnya yang menyala. mencakup seluruh bagian galaksi yang memipih mengelilingi bulge. Semakin dekat ke pusat galaksi. karena kebetulan Bima Sakti atau Milky way. sangat bergantung pada besar kecilnya massa galaksi. Halo.

dan berjarak sekitar 32.000 tahun cahaa dari pusat galaksi. Pusat tonjolannya memiliki ketebalan sekitar 20. karena Kapteyn berpendapat bahwa matahari kita ada di tengah-tengah susunan tersebut. dan De Melkweg (Belanda).000 tahun cahaya dan tebalnya 3000-15. maka dapat disimpullkan bahwa inti galaksi Bima Sakti terletak diarah Sagitarius kira-kira 35 juta tahun cahaya dari matahari. Bergaris tengah sekitar 100. Astronom yang pernah menyelidiki diantaranya Kapteyn Seeliger. Galaksi kita pernah disebut Susunan Kapteyn. Matahari terletak pada salah satu lengan spiral Bima sakti yang disebut lengan Carina Cygnus.Bima Sakti Andromeda Galaksi bima sakti diperkirakan berumur 12 .000 tahun cahaya ditengahnya. Charlier. . Shapley dan lain-lain. Semakin mendekat ke pusat galaksi. 1.000-10.000 tahun cahaya. Galaksi Bima Sakti Galaksi ini disebut juga Milky Way (Inggris). Keadaan Bima Sakti dapat digambarkan sebagai berikut: a) Bima Sakti berebentuk keping atau roda (cakram) dengan porosnya sebagai inti sistem.10 tahun cahaya.14 biliun tahun. Berdasarkan penemuan Lindbland dan Oort yang mempelajari gerak revolusi bintang-bintang. Jarak antar bintang dalam galaksi Bima sakti berkisar antara 4 .000 tahun cahaya. jarak antar bintang-bintangnya semakin rapat. b) Garis tengah susunan perbintangan 8.

dan periode 200 juta tahun.000 tahun cahaya dari pusat sistem galaksi. Berapa massa pusat galaksi? . D.000 TC.000-35. f) Bima Sakti seluruhnya menunjukkan gerak pada intinya. e) Bentuk kabutM 31 seperti lensa atau cakram. dan bial menggunakan teleskop 100 inci yang telah dilakukan di observatory Mt. tebal di bagian tengah 15. MASSA DAN LUMINOSITAS Semakin dekat suatu bintang terhadap pusat galaksi.000 tahun cahaya. c) Intinya sangat terang dan berwarna putih. 2. Sebagian besar tidak terlihat karena dalam bentuk kabut gelap atau bintang yang telaah atau hampir padam. Contohnya Matahari yang bergerak mengitari pusat galaksi dengan kecepatan 250 km/s. tetapi disekitarnyaa tampak sejumlah gugus bintang-bintang selubung yang sudah berwarna gtua dan berwarna merah jambu. d) Dua satelit Andromeda yakni galaksi NGG 205 dan NGG 221 terlihat disebelah kiri pusat Andromeda danh disebelah kanan bawah pusat tersebut. Sistem lokal dengan penduduknya beredar mengelilingi inti susunan Bima Sakti dengan kecepatan 450 km/detik dalam waktu 225 juta tahun (kosmis) untuk sekali berputar lengkap. Keadaan lain dari galaksi Andromeda ini dalah sebagai berikut: a) Galaksi Andromeda dari bumi berjarak lebih dari dua juta tahun cahaya. jari-jarinya paling sedikit 50. b) Spiral terdiri dari tujuh lengan membelit ketat dengan tergores debu serta bernyala biru akibat cahaya bintang muda yang bermassa besar. Wilson ternyata galaksi Andromeda ini berbentuk spiral biasa.c) Corak atau struktur sistem galaksi adalak struktur spiral dengan massa lebih kurang 100 milyar massa matahari.000 tahun cahaya. d) Matahari berada pada jarak 30. gerak revolusinya akan semakin cepat. Galaksi Andromeda (M 31) Galaksi ini menurut Hubble memiliki keganjilan: a) Pusat galaksi tidak terurai menjadi bintang-bintang terpisah b) Gugus bulatnya empat kali lebih redup dari pada gugus bulat Bima Sakti Dengan mata telanjang galaksi ini tampak seperti lilin dengan panjang 30’ (garis tengah bulan) dan lebar 15’. e) Matahari dengan bintang-bintang lain merupakan “sistem lokal” dalam ruang tempat matahri berada. Dengan teleskop kecil sudah dpat dilihat intinya di tengah-tengah kabut. Jaraknya dari pusat galaksi adalah 28.

galaksi adalah suatu sistem yang terdiri dari bintang-bintang. dan galaksi tak beraturan. dan 5 % galaksi tak beraturan. Galaksi dikelompokkan dalam tiga tipe menurut morfologinya. galaksi elips. gas. diidentifikasi ada sekitar 75 % galaksi spiral. yaitu galaksi spiral.Di dalam astronomi. . Kemungkinan jumlah galaksi berbentuk elips di seluruh alam semesta jauh lebih banyak daripada galaksi spiral karena kebanyakan galaksi elips memang lebih redup sehingga sulit untuk diamati. 20 % galaksi elips. serta debu angkasa yang mencakup wilayahnya sangat luas dan selalu terjadi gaya tarikmenarik (gravitasi) di antara anggota-anggotanya. Dari sekian banyak galaksi yang telah diamati dan dipelajari oleh para astronom.