Anda di halaman 1dari 17

ASUHAN KEBIDANAN

PADA Ny “A” DENGAN GIII P20002 USIA KEHAMILAN
39/40 MINGGU INPARTU KALA I FASE LATEN
Di BPS Hj. Farida Hajri, Amd.Keb
SURABAYA

Oleh :
PURNAWATI EKA LESTARI
O6.30.111

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
ARTHA BODHI ISWARA
SURABAYA
2009

SSiT NO TANGGAL KONSUL BAB III REVISI PARAF .LEMBAR KONSULTASI JUDUL : Asuhan kebidanan pada Ny “A” dengan GIII P20002 UK 39/40 minggu inpartu Kala I fase laten NAMA : Purnawati eka Lestari NIM : 06.111 PEMBIMBING : Shinta nur Rochmayanti.30.

Data subyektif 1.1 Identitas klien (MKB tanggal 05-01-2000 jam : 20.5 th - KBA . persalinan dan nifas yang lalu Persalinan Suami No UK ke Jenis Penol Penyul Nifas Anak 1 1 9 bln Spt B Bidan - Normal KB Umur Meneteki sekarang 3600 gr 50 cm ♂ 4 th Pil 2 1 9 bln Spt B Bidan - Normal 3700 gr 51 cm ♀ 3 Hamil ini 1.5 Riwayat kehamilan ini BB PB JK 2.000.2 Keluhan utama Ibu mengatakan perutnya terasa kenceng-kenceng yang semakin kuat dan sering mulai tadi siang jam 13.00 dan mengatakan tidak mengeluarkan apa-apa.- Alamat : Bulak banteng I/ 11 Alamat : Bulak banteng I/ 11 1.TINJAUAN KASUS I.000.3 Riwayat menstruasi Siklus menstruasi : 30 hari Menarche : 15 tahun Lama : 6 hari Dismenorhea : tidak Warna : merah segar HPHT : 29-04-2008 Bau : anyir TP : 05-01-2009 Flour Albus : tidak 1.4 Riwayat kehamilan.30 WIB) Nama klien : Ny “A” Nama Suami : Tn “S” Umur : 32 tahun Umur : 35 tahun Pendidikan : SMU Pendidikan : SMU Agama : Islam Agama : Islam Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Swasta Penghasilan : Penghasilan : Rp. Pengkajian A. 1. 1.

6. buah-buahan dan minum  7 gelas/hari 1. Keluhan selama hamil ini tidak ada. tidak pernah MRS dll 1. sayuran. AIDS. jantung. 1.7 Pola kebiasaan sehari-hari 1.6 Riwayat kesehatan 1. DM. imunisasi TT sebanyak 1 kali.7. konsistensi lembek dan tanpa konstipasi. jantung. menahun maupun menurun seperti hepatitis. AIDS. TBC. dll 1. DM.2 Pola eliminasi Sebelum hamil : ibu mengatakan BAB 1 x/hari warna kuning.Klien mengatakan bahwa ini adalah kehamilan yang ke 3 dengan usia kehamilan 9 bulan lebih di BPS Farida Hajri.3 Perilaku kesehatan Klien mengatakan sering mengkonsumsi jamua-jamuan. hipertensi. serta BAK  8 x/hari warna kuning jernih.2 Riwayat penyakit keluarga atau keturunan Klien mengatakan dalam keluarganya tidak ada yang menderita penyakit menular. 1.1 Pola nutrisi Sebelum hamil : ibu mengatakan makan 3 x/hari porsi sedang 1 piring habis terdiri dari nasi lauk pauk.6. ginjal. lancar memancar tanpa rasa nyeri Selama hamil : ibu mengatakan BAB 1 x/hari warna kuning . tidak pernah minum alcohol dan tidak pernah merokok. buah-buahan dan minum  6 gelas/hari Selama hamil : ibu mengatakan makan 3 x/hari porsi sedang 1 piring habis terdiri dari nasi lauk pauk. serta BAK  6 x/hari warna kuning jernih. ginjal. menahun maupun menurutn seperti hepatitis. lancar memancar tanpa rasa nyeri . hipertensi. TBC. konmsistensi lembek dan tanpa konstipasi.6. memeriksakan kehamilannya selama  5 kali. sayuran.7.1 Riwayat penyakit yang pernah atau sedang diderita Klien mengatakan tidak pernah menderita penyakit menular.

7. Data obyektif 2. tidak tampak ketombe Muka : - Colostrum gravidarum : tidak tampak -/- - Conjungtiva : tidak tampak anemis -/- - Sklera : tidak tampak ikterus -/- Mulut - Gigi : tidak tampak caries - Stomatitis : tidak tampak .4 Pola istirahat / tidur Sebelum hamil : ibu mengatakan tidur siang :  2 jam / hari (jam 13.00) WIB Tidur malam  6 jam / hari (jam 22.00 – 04.00 WIB) Selama hamil : ibu mengatakan tidur siang :  1 jam / hari (jam 14.3 Pola aktivitas Sebelum hamil : ibu mengatakan melakukan aktivitas rumah tangga seperti memasak.00) WIB Tidur malam  6 jam / hari (jam 22.1.7.1 Pemeriksaan umum Kesadaran : compos mentis RR : 20 x/mnt KU : baik BB : 60 kg TD : 120/80 mmHg TB : 154 cm ND : 84 x/mnt LILA : 26 cm SH : 366 oC BB sebelum : 50 kg 2.00 WIB) B. menyapu.2 Pemeriksaan fisik  Inspeksi Kepala : rambut lurus. bersih.00 – 04. mengepel dll Selama hamil : ibu mengatakan selama hamil ini hanya melakukan pekejaan rumah tangga seperti memasak dan menyapu 1.00 – 15.

- Bibir kering : tidak tampak - Lidah pucat : tidak tampak Leher - Pembesaran venajugularis : tidak tampak -/- - Pembesaran kelenjar getah thyroid : tidak tampak -/- - Pembesaran kelenjar getah bening : tidak tampak -/- Payudara - Bentuk : bulat menggantung +/+ - Areola : hiperpigmentasi +/+ - Putting susu : sebelah kiri membelah dan sebelah kanan tenggelam - Keluaran : tidak tampak -/- Perut - Pembesaran : sesuai dengan usia kehamilan - Striae : alba - Linea : nigra - Luka parut : tidak tampak luka bekas operasi Vulva - Warna : merah kebiruan - Luka parut : tidak tampak - Keluaran : tidak tampak - Varices : tidak tampak - Oedema : tidak tampak - Kelainan : tidak tampak Anus - hemorrhoid : tidak tampak Ekstreminitas atas dan bawah  - Varices : -/- - Oedema : -/- Palpasi .

Lingkar panggul : 98 cm ( 80-90 cm ) 2.Leopold I : TFU 3 jari bawah pusat (36 cm) pada fundus teraba kurang bundar. keras tidak dapat digoyangkan diperkirakan kepala janin Leopold IV : kepala janin sudah masuk PAP 4/5 bagian  Auskultasi - Cortonen : (+) 12-11-12 - Teratur : ya  Perkusi - Reflek pantella : +/+  TBJ = (36-11) 155 = 3640 gram 2.4 Pemeriksaan khusus Tanggal :05-01-2009 jam : 20. presentasi kepala. ketuban (+) (utuh). memanjang seperti papan diperkirakan punggung janin dan pada perut bagian kiri teraba bagian kecil janin Hasil : teraba punggung kanan Leopold III : pada perut bagian bawah teraba bundar.Distonsia spinarum : 24 cm ( 23-26 cm ) .30 WIB VT : Ø 3 cm eff 25% konsistensi keras. Diagnosa dan Masalah . Hodge II II.3 Pemeriksaan panggul Normal .Boudelogue : 20 cm ( 18-20 cm) . denominator UUK kanan depan. kurang melenting.Distonsia cristarum : 28 cm ( 26-29 cm ) . lunak diperkirakan bokong janin Hasil : teraba bokong janin Leopold II : pada perut bagian kanan teraba keras. Interpretasi Data Dasar.

memanjang seperti papan diperkirakan punggung janin dan pada perut bagian kiri teraba bagian kecil janin Hasil : teraba punggung kanan Leopold III : pada perut bagian bawah teraba bundar. kesan jalan lahir terasa kenceng-kenceng normal KU ibu dan janin yang semakin sering dan baik inpartu fase laten kuat - HPHT : 29-04-2008 - TP : 05-01-2009 DO : Kesadaran : Composmentis KU : baik TD : 120/80 mmHg ND : 84 x/mnt SH : 366 oC TB : 154 cm BB : 60 kg RR : 20 x/mnt LILA : 26 cm Palpasi Leopold I : TFU 3 jari bawah pusat (36 cm) pada fundus teraba kurang bundar. intra ibu mengatakan perutnya uteri. letkep. lunak diperkirakan bokong janin Hasil : teraba bokong janin Leopold II : pada perut bagian kanan teraba keras. kurang melenting. puka .Tgl/Jam 05-01-2009 Data Dasar Diagnosa / Masalah ibu mengatakan ini adalah GIII P20002 UK 39/40 mgg DS : - kehamilan ketiganya - T/H. keras tidak dapat digoyangkan janin diperkirakan kepala .

intra uteri.30 WIB Diagnosa : GIII P20002 UK 39/40 mgg T/H. kesan jalan lahir normal KU ibu dan janin baik inpartu fase laten Kriteria : ibu : . puka . Intervensi Tanggal :05-01-2009 jam : 20.KU baik . Diagnosa Potensial - IV. Identifikasi Kebutuhan Tindakan Segera - V. denominator UUK kanan depan.TTV : normal Tgl / jam 05-01-2009 Intervensi Rasional 1. Hodge II III.30 WIB dan keluarga dengan tindakan yang kita lakukan dan mengerti keadaan ibu dan janin 2.Leopold IV : kepala janin sudah masuk PAP 4/5 bagian Auskultasi Cortonen : (+) 12-11-12 Teratur : ya VT : Ø 3 cm eff 25% konsistensi keras. Lakukan pendekatan pada ibu Pasien dan keluaga lebih kooperatif 20. Jelaskan pada ibu dan Diharapkan agar ibu dan keluarga keluarga tentang keadaan ibu tidak kaget dan merasa tenang dalam dan janin setelah dilakukan mnghadapi persalinan sehingga dapat . presentasi kepala. ketuban (+) (utuh). letkep.

pemeriksaan mempermudah jalannya kelahiran 3. Lakukan observasi kemajuan Untuk mengetahui kemajuan persalinan dengan persalinan dan dapat menentukan menggunakan lembar partograf tindakan yang akan dialkukan 4. beri dukungan ibu dalam Agar ibu merasa tenang dan tidak menghadapi persalinan cemas dalam menghadapi persalinannya. Palpasi : TFU 3 jari bawah Px - .00 WIB Darah : - jam : Lender : - jam : - Ketuban pecah/belum : jam : - Keluhan lain : tidak ada - B. PEMERIKSAAN OBSTETRI 1.30 WIB Hrs mulai tgl :05-01-2009 jam : 13. MASUK KAMAT BERSALIN Tgl : 05-01-2009 jam : 20. Siapkan partus set Persiapan jika sewaktu-waktu ibu melahirkan LEMBAR OBSERVASI A. KEADAAN UMUM Tensi : 120/80 mmHg Suhu / Nadi : 366 oC / 84 x/mnt Oedema : tidak tampak Lain-lain : tidak ada C. 5.

ibu ingin meneran. vulva membuka. Hasil : Ø 3 cm eff 25% jam : 20.30 WIB pada anus.30 4x 45’ 12-12-12 VT Ø 10 cm eff 100% kep H IV ket (-) 84 x/mnt VT Ø 4 cm eff 40% kep H III ket (+) Kala II Tanggal / Jam 06-01-2009 Keterangan His dekuat. perineum menonjol. cort (+). VT Ø 3 cm eff 25% kep H II ket (+) 21.00 3x 45’ 12-11-12 23.30 WIB 6.20 4x 45’ 12-12-12 VT Ø 7 cm eff 70% kep H III + ket (-) 01. Pemeriksaan : Observasi kala I (fase laten Ø < 4 cm) Tanggal Jam 05-01-09 20.00 4x 45’ 12-11-12 120/80 363 oC 88x/mnt 24.00 3x 40” 12-11-12 22.00 4x 45’ 12-12-12 364oC 84 x/mnt 01. VT tgl :05-01-2009 5. DJJ : (+) 11-12-12 = 140 x/mnt 3.2. setelah pembukaan lengkap kepala . tekanan 01.00 4x 45’ 12-12-12 84 x/mnt 01. HIS 10” : 3 x. lama 40 detik 4.30 HIS dlm 10” Bera Lamanya DJJ Tensi Suhu pa kali 3x 40” 11-12-12 120/80 366 Nadi 84 Keterangan Palpasi TFU 3 jari bawah Px letkep  puka.

Saat bahu dan badan lahir. 01. Cek adanya liltian talipusat di leher janin. hidung dan mulut bayi. 1 2 1. penolong memasang handuk bersih diatas perut dan kain dilipat 1/3 bagian diletakkan dibawah bokong ibu. dengan kiri menahan pucak kepala janin agar tidak terjadi defleksi terlalu cepat. Penolong membuka partus set dan memasang sarung tangan pada kedua tangan. 2 2 Frekuensi nadi 2 2 3. letakkan bayi diatas perut ibu dengan posisi kepala lebih rendah. Setelah bahu belakang lahir. tangan kiri menelurusuri punggung. Saat kepala lahir ambil kasa. tunggu putar paksi luar sampai kepala kanin menghadap paha ibu.janin kelihatan di vulva dengan diameter  5-6 cm. Saat subocuput tampak dibawah symphisis. di urut dan pasang klem ke dua 2 cm dari klem pertama. Kemudian tali pusat di potong diantara 2 klem dengan dilindungi tangan kiri. bokong sampai tungkai janin dengan posisi jempol dari dada. tarik curam ke bawah untuk melahirkan bahu depan dan tarik curam keatas untuk melahirkan bahu belakang. tangan kanan melindungi perineum. tangan kiri memegang bahu dan tangan bagian depan.40 WIB Kemudian ganti handuk basah dengan kain kering dan bersih Bayi lahir spontan B ♀ AS : 7-8 BB : 4300 gr PB: 48 cm anus : (+) PENILAIAN APGAR SCORE Kategori 1 menit 2 5 menit 2 Warna kulit 1 1 2. Kemudian kepala dipegang secara bipariental. . tangan kanan menyangga kepala leher dan bahu belakang janin. keringkan dan bungkus dengan handuk kecuali bagian tali pusat kemudian klem talipusat 3 cm dari umbilicus. usapkan ke mata. Setelah badan bayi lahir seluruhnya.

Tonus otot 5. Pernafasan Jumlah 8 9 Kala III Tanggal / Jam 06-01-2009 Keterangan Petugas memeriksa fundus untuk memastikan adanya kehamilan 01. tangan kanan menarik talipusat kebawah dan keatas sehingga plasenta tampak kira-kira separuh dari vulva. minta ibu untuk meneran sedikit. Memberitahu klien untuk penyuntikan oksitosin 10 unit (IM). tangan kiri masase perut ibu. jika talipusat bertambah panjang dan terasa ada pelepasan plasenta. Tangan kanan memeriksa kelengkapan plasenta. tangan kiri diatas symphisis menekan kearah dorso krantal.Reaksi tangan 4. kotiledon dan selaput ketuban lengkap Panjang tali pusat :  50 cm Berat plasenta :  500 gr Drameter : 20 cm Perdarahan :  200 cc Kontraksi uterus : baik Kala IV Observasi di lembar patograf HE yang diberikan pada kala IV adalah : . tangan kanan meregangkan tali pusat.55 Plasenta lahir spontan. 01.45 tunggal atau kembar. Kemudian pegang plasenta dan putar searah jarum jam sampai plasenta lahir seluruhnya. Saat ada HIS tangan kiri menekan kea rah dorsocranial. Pindahkan klem 5-10 cm dari vulva.

tersenyum sambil menggendong dan menyusui bayinya. Evaluasi Tanggal : 06-01-2009 jam : 04.Nutrisi ibu post partum Mobilisasi dini Kebutuhan eliminasi (BAB dan BAK) Pemberian ASI eksklusif VII.00 WIB S : Ibu mengatakan sangat senang dengan kelahiran bayinya dan mengatakan perutnya agak mules O : ibu tampak senang. Kesadaran : Composmentis KU : Baik TD : 130/80 mmHg SH : 362 oC ND : 82 x/menit RR : 20x/menit U-C : Baik Konsistensi uterus : keras TFU : 2 jari bawah pusat A : P30003 2 jam post partum fisiologis P : .Jelaskan hasil pemeriksaan Berikan HE tentang  Nutiris ibu nifas  Mobilisasi dini  Personal hygiene  Perawatan tali pusat  Vulva hygiene  Pemberian ASI ekslusif Berikan terapi  Asmef 3 x 500 mg  Ciprofloxacin 3 x 500 mg  Inbion 3x1  Vit A 1x1 Menganjurkan ibu untuk memanggil petugas /bidan jika sewaktuwaktu ada keluhan .

menjaga kebersihan diri. kala II pengeluaran). Faktor yagn berperan dalam persalinan meliputi tenaga (power). pengeluaran lendir dan darh serta pengeluaran cairan ketuban.BAB IV PENUTUP 4. memberikan dukugnan mental untuk mengurangi kecemasan atau ketakutan ibu. kita sebagai seorang petugas kesehatan harus memberikan pelayanan yang memuaskan agar pasien merasa aman dan nyaman. passage (jalan lahir) dan passanger (janin dan plasenta). 4. mengatur posisi ibu.2 Untuk Keluarga Peran serta anggota keluarga sangat besar untuk memberikan dukungan dan semangat kepada klien maka hendaknya keluarga lebih kooperatif dengan tenaga kesehatan.1 Untuk Petugas Kesehatan Peran aktif petugas kesehatan sangat diharapkan sehingga masalahmasalah yang terjadi dapat dideteksi secara dini dan petugas kesehatan mampu memecahkan masalah yang timbul dalam proses persalinan 4. . Disusul dengan pengeluaran plasenta dan selaput janin dari tubuh ibu. Tanda-tanda persalinan meliputi terjadinya HIS persalinan.1 Simpulan Persalinan adalah serangkaian kejadian yang berakhir dengan pengeluaran bayi yang cukup bulan atau hampir cukup bulan. kala III (pengeluaran plasenta) dan kala IV (2 jam post partum). mengipasi dan masase untuk menambah kenyamanan bagi ibu.2. Untuk itu kebutuhan pasien saat inpartu harus diperhatikan misalnya : memberikan dukungan terus menerus.2.2 Saran 4. Tahapan dalam proses persalinan terdiri dari kala I (pembukaan). Dalam proses persalinan. menjaga agar kandung kemih selalu kososng serta memberikan nutrisi yang cukup.

Ilmu Kebidanan. Abdul Bani dkk. Sarwono. IBG. Jakarta : EGC. Jakarta : EGC. Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana. Bandung : Elstar Offset. Obstetri Patologi. Ilmu Kebidanan. 2002 FK UNPAD. Jakarta : YBSP.DAFTAR PUSTAKA Mochtar Rustam. Jakarta : YBPSP. 1998 Prawirohardjo. 1981 Manuaba. Sinopsis Obstetri. 1998 Saiffudin. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. 2002 .