Anda di halaman 1dari 15

TUGAS CHASIS OTOMOTIF

“Sistem EPS (ELEKTRONIK POWER STEERING)”
Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Chasis Otomotif
Dosen Pengampu: Drs. C. Sudibyo, M.T,

DISUSUN OLEH :
NAMA

: ADHI SATRIA LAKSANA

NIM

: K2512007

PRODI

: PTM V (A)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN
JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK DAN KEJURUAN
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
2014

1 | Page

Power steering jenis hidrolis bekerja dengan oli yang bertekanan tinggi sehingga kemudi menjadi lebih ringan. kemudi dan lain sebagainya. Masda Ventrend. Honda Genio. yaotu jenis hidrolis dan elektris. System kemudi berfungsi mengatur arah kendaraan dengan cara membelokkan roda depan. Sehingga kendaraan dapat bermanufer dengan mudahdan dapat bergerak dengan radius yang lebih kecil. Mobil yang memakai jenis ini adalah Suzuki Karimun. Timor. dan lain-lain. kolom kemudi meneruskan putaran ke roda gigi kemudi. Roda gigi kemudi ini memperbesar momen putar. aman dan nyaman karena telah disertakan perangkat keamanan dan kenyamanan yang lengkap. Pada saat ini inovasi dalam otomotif semakin memanjakan pemakai. BMW 320i. Jenis power steering mempunyai dua tipe. dengan adanya terobosan teknologi yang terbaru harus mampu memenuhi tuntutan pemakai (konsumen). sehingga menghasilkan tenaga yang lebih besar untuk menggerakkan roda depan melalui sambungan-sambungan kemudi (steering linkage). yang akan berfungsi optimal. 2 | Page .BAB I PENDAHULUAN Perkembangan teknologi transportasi sangat cepat terutama dalam bidang otomotif. dimana masing-masing jenis diaplikasikan pada kendaraan tertentu sesuai dengan kapasitasnya. Power steering adalah perangkat atau system pada kendaraan yang berfungsi untuk meringkankan kemudi kendaraan. Hal ini membuat pemakai lebih mudah. Isuzu Panther. Honda City. Bila roda kemudi diputar. suspense. meliputi : rem. Sedangkan jenis elektris bekerja menggunakan tenaga listrik dengan memakai motor listrik khusus power steering. Contoh mobil yang menggunakan jenis seperti ini adalah Toyota kijang.

Gunanya demi keamanan. Maksudnya. energi listrik yang dibutuhkan EPS justru ada di putaran mesin rendah. technical trainee PT Toyota Astra Motor. dipakai pada kendaraan sedang dan kecil. lalu motor elektris dan ECU (Electronic Control Unit) khusus EPS. 3 | Page . Sistem Electronic Power Steering (EPS) termasuk di dalamnya komponen yang sama seperti pada sistem power steering konvensional. “Dalam hal perawatan pun didesain menjadi free maintenance dan enggak bikin repot lagi seperti model konvensional. perangkat utama EPS yakni rack setir yang digunakan untuk memutar kemudi. Nantinya. sedangkan kecepatan tinggi justru dibuat lebih berat agar kemudi tak mudah berubah arah.” bilang Iwan Abdurachman. Alhasil. mobil yang sudah dilengkapi EPS biasanya lebih irit konsumsi bahan bakar. dalam kecepatan rendah setir harus dibuat seringan mungkin. Pada sistem EPS mekanisme hidraulis berganti menjadi gerakan dinamo yang mengandalkan arus listrik. Nah. disediakan satu solenoid yang bekerja berdasarkan arus dari control module yang menerima sinyal dari VSS (Vehicle Speed Sensor) dan TPS.BAB II PEMBAHASAN A. dan satu control unit dekat dibawah audio yang terletak di panel farcia tengah. PENGERTIAN ELECTRIC POWER STEERING Elektronik Power Steering merupakan sistem yang membantu pengoperasian stering waktu dibelokkan dengan menggukan motor listrik. Sebagai tambahannya adalah sebuah solenoid valve pada power steering gear box. ECU ini yang akan berkordinasi dengan ECU utama mobil untuk mengambil data kecepatan dan lainnya. Makanya. Untuk mengontrol aliran oli pada steering gear box.

Artinya motor listrik bekerja langsung dalam gambar membantu gerakan kemudi. Ini sebagai pengganti pompa power steering yang menempel di mesin dan diputar oleh sabuk V-belt. Juga yang letaknya menempel pada rack steer seperti Honda Jazz. Perangkat EPS yang digunakan menempel tentunya tidak lagi pada mesin. Baik yang letaknya menempel pada batang kemudi. Namun masih mengandalkan minyak untuk meringankan gerak setir. Perbedaaannya bisa dibagi dua. Terutama pada mekanisme fully electric.” tambah Iwan. Dinamo masih  harus meneruskan oli untuk membuat tekanan dalam racksteer. Hadirnya sistem ini memang relatif sebagai penyempurnaan sistem PS model lawas atau konvensional.  Pertama model semi electric. di tempatkan pada gearbox steering. “Respons terhadap gerakan kemudi juga semakin baik dan lebih disesuaikan kondisi dibanding model biasa. dinamo berarus DC. pada dasarnya tetap menggunakan tenaga bantuan motor elektrik. Putaran motor elektrik hanya dimanfaatkan untuk mendorong hidraulis. seperti pada Toyota Yaris dan Vios. MACAM – MACAM EPS EPS yang diaplikasikan.B. Biasanya perangkat ini juga masih menggunakan slang tekan dan slang balik dari minyak. Pada umumnya terdiri dari sensor gerak (torque sensor). gir 4 | Page . Bahkan pada generasi awal yang diterapkan Mazda Vantrend lansiran 1995 ataupun Toyota Crown keluaran 2005. Misalnya seperti pada Chevrolet Zafira dan Mercedes Benz AClass. Kedua dengan sebutan fully electric. Suzuki Karimun dan Swift.

Gerakan kiri-kanan oleh setir bakal diterima oleh sensor untuk diatur modul sebagai otaknya. PRINSIP KERJA SISTEM EPS 5 | Page . Kerja dinamo dalam meringankan putaran kemudi dideteksi pertama kali oleh sensor yang kebanyakan letaknya pada poros batang kemudi (steering column).reduksi. C. Semakin lambat laju mobil. Sedangkan mekanisme semi electric cenderung lebih repot. Pasalnya. Selanjutnya setelah kecepatan dinamo menciptakan tekanan minyak PS tertentu. Setelah ada gerakan setir yang cepat ataupun lambat. Adanya tekanan hidraulik dalam sistem ini berarti kerja simultan mulai dari sensor. akan dideteksi juga untuk disesuaikan menurut laju kendaraan. Hasil perhitungan modul EPS akan mengatur besaran arus yang sesuai dengan kebutuhannya. modul dan dinamo masih diteruskan ke hidrolis lagi. Sehingga kerja power steering secara elektrik hanya pada tahap awal saja. komponen yang digunakan juga lebih banyak dibanding model fully electric. meringankan rangkaian racksteer pada PS konvensional. artinya akan semakin besar juga kebutuhan daya oleh motor eletrik. modul EPS dan peranti pendukung ECU lainnya.

Selanjutnya. Noise Suppressor segera menginformasikan pada Control Module untuk mengaktifkan motor listrik dan clutch pun langsung menghubungkan motor dengan batang setir. Namun karena sistem kemudi yang dilengkapi EPS ini masih terhubung dengan setir via batang baja. motor listrik akan memutar gigi kemudi. bersamaan dengan itu indikator EPS pada panel instrument menyala. Sensor ini memberikan informasi bagi Control Module tentang kecepatan kendaraan. alat ini akan memberikan informasi kepada control module sejauh mana setir diputar dan seberapa cepat putarannya. maka mobil masih dimungkinkan untuk dikemudikan. 6 | Page . Lampu indikator EPS pada panel instrumen akan menyala berkedip tertentu andai terjadi kerusakan. Control Module menonaktifkan motor elektrik dan clutch akan melepas hubungan motor dengan batang setir. jika kecepatan melampaui 80 KM maka motor elektrik akan dinonaktifkan sehingga dengan begitu setir menjadi berat dan meningkatkan safety.Ketika kunci diputar ke posisi On. Control Module memperoleh arus listrik untuk kondisi stand by. Walau memutar setir akan terasa berat seperti kemudi tanpa power steering.Salah satu sensor yang terletak pada steering rack bertugas memberi informasi pada Control Module ketika setir mulai diputar yang dinamakan Torque Sensor. Vehicle Speed Sensor bertugas begitu mobil mulai melaju. Dengan informasi tersebut Control Module segera mengirim arus listrik sesuai kebutuhan. Dan ketika mesin dihidupkan. dengan begitu proses memutar setir menjadi ringan. Jadi sistem EPS ini mengatur besarnya arus listrik sesuai yang dibutuhkan oleh motor listrik dan memberikan kode tertentu jika ada malfungsi pada sistem.

juga dilengkapi dengan Onboard Diagnostic System. KOMPONEN EPS Electric Power Steering (EPS) menggunakan beberapa perangkat elektronik seperti: Keterangan : 1. Baterai 7. Sensor Torque 4. Kontrol Unit/Control Module Komponen ini adalah bagian terpenting dari sistem kontrol elektronik.D. 2. selain fungsi utamanya sebagai pengontrol tenaga dan arah putaran motor. biasanya dipasang pada transmisi. VSS akan membangkitkan sinyal secara 7 | Page . Sensor Kecepatan Kendaraan 3. Motor Power dan kopling 5. Gigi kemudi 6. Kontrol Unit EPS 2. Sensor Kecepatan / VSS Berfunsi mendeteksi kecepatan kendaraan. Sinyal putaran mesin 1.

8 | Page .4 Torque posisi lurus 2). Saat stir diputar kekanan/kekiri Apabila stir diputar akan menyebabkan puntiran pada torque bar sehingga terjadi penyimpangan antara input shaft dan output shaft maka slider bergerak keatas atau ke bawah. arah gerakan ini menyebabkan lever potensiometer bergerak dan akan merubah nilai resistansi yang akan dikirimkan ke kontrol modul. Saat posisi stir lurus Pada posisi stir tidak diputar/lurus maka tidak terjadi puntiran pada torque bar sehingga tidak terjadi penyimpangan putaran antara input shaft dengan output shaft maka slider diam dan steel ball ditengah dan tidak menyebabkan lever potensiometer bergerak (tidak ada perubahan nilai resistan potensiometer) Gambar 24. yang dikonversikan menjadi sinyal tegangan listrik untuk dikirim ke control modul. 3. Sensor Torque Berfungsi mendeteksi besarnya gaya yang dibutuhkan serta arah gerakan steering wheel. Cara kerja Sensor Torque : 1).proposional tergantung kecepatan kendaraan yang selanjutnya sinyal tersebut akan dikirim ke speedometer dan control modul.

E. Gigi kemudi/steering colum ini ada di antara motor dan batang setir. Motor dan kopling Motor DC dipasangkan pada steering column terdiri dari sebuah worm gear. 6. Putaran motor diteruskan ke output shaft melalui kopling elektromagnet-reduction gear.5 Torque posisi belok 4. Baterai Merupakan sumber tegangan untuk mensuplai arus ke sistem EPS 7. 5. sebuah kopling elektromagnetik dan sebuah motor DC. Sinyal putaran Sinyal putaran yang diambilkan dari ignation coil melalui noise suppresor memberikan informasi ke kontrol modul mesin berputar atau tidak. KEUNGGULAN EPS 9 | Page .Gambar 24. Tugasnya untuk menghubungkan dan melepaskan motor dengan batang setir sesuai kondisi.

Jika terjadi kerusakan. parts pengganti seperti dinamo. 2) Pengaturan steering effort berdasarkan kecepatan kendaraan. PERAWATAN Sebagai komponen yang relatif tanpa perlu lagi melakukan perawatan. oleh karena itulah karakteristik steering effort vs. 1) Pada saat mobil dalam keadaan stationer dan berjalan lambat putaran kemudi ringan. 4) Pada kecepatan sedang dan cepat. fungsi reactionary plunger akan menambah steering effort agar kemudi lebih stabil. Misalnya model steer column yang tergabung dengan dinamo atau dengan racksteer. namun karakteristik power steering normal masih bisa di dapat. tekanan hydraulic bervariasi tergantung dari kecepatan kendaraan untuk memberikan karakteristik kemudi yang optimal pas dengan kecepatan kendaraan dan kondisi kemudi. sensor dan komponen kecil lainnya belum dijual di pasaran. namun juga bisa mengontrol tekanan hydraulic pressure yang bereaksi berdasarkan counterforce plunger yang ada pada gear box tetapnya di dalam input shaft.EPS tidak hanya melakukan fungsi power steering biasa. ketika posisi kemudi berada atau mendekati posisi netral. umumnya harus mengganti satu rangkaian. meskipun ada rintangan besar dari permukaan jalan. F. steering effort secara akan bertambah untuk menambah kestabilan dan kenyamanan kemudi. 5) Ketika kendaraan melewati jalan yang rusak pada kecepatan sedang dan cepat. namun tidak akan mempengaruhi arah control kemudi. Umumnya sebatas melakukan perawatan pada komponen luar rangkaian motor elektrik. karena tekanan ouput hydraulic untuk steering effort menjadi tinggi sama seperti power steering konvensional. 6) Sistem ini mempunyai fungsi fail-safe sehingga meskipun sistemnya elektrikal. temasuk control unit dan sensors. 3) Pada kecepatan sedang dan cepat. “Sebaiknya air jangan masuk ke motor elektrik. Walau komponen tersebut didesain tidak mudah rusak. Pasalnya. Seperti saat cuci 10 | P a g e .

DETEKSI Bila terjadi kerusakan pada sistem kelistrikan atau pada komponen elektronik atau sensor dapat dideteksi dengan kedipan lampu indikator “EPS” yang terdapat pada instrumen panel. Terutama buat yang letaknya tergabung dengan racksteer atau di kolong mobil.” pesannya. menurut Rachman komponen EPS sebaiknya diperiksa secara rutin waktu mobil dalam kondisi terangkat. Misalnya saat melakukan cuci kolong diperiksa kondisi kabel penghubungnya.” beber Rachmansyah Nasution. Jika joint steer dan bagian tie rod mulai oblak artinya perlu penggantian juga seperti merawat PS biasa saja. Pada bengkel resmi sudah pakai alat scan untuk mendiagnosa secara elektronik. Kemungkinan kerusakan terjadi pada komponen lain yang harus diperiksa oleh bengkel. Sebagai perawatan. Sekring EPS yang umumnya tertancap dalam kotak sekring dalam kabin mesin perlu diperiksa juga. Atau bisa dengan menambahkan pelindung komponen yang bisa kemasukan air. Jika tampak sobek hingga getas pada sistem semi electric artinya perlu penggantian segera. Biar enggak bermasalah. Mendeteksi problem perlu menggunakan alat khusus. G. korosi hingga putus dalam boks sekring pusat yang letaknya dalam ruang mesin. kondisi sekring tidak longgar. Mulai dari bagian soket. Baik 11 | P a g e . komponen penunjang lain seperti karet boot steer dan joint steer bisa dirawat seperti biasa. Selain itu. Atau diganti setelah tampak kendur. Namun paling mudah bisa dilakukan Pastikan sendiri dengan cara memeriksa kondisi sekring. “Bisa ditutupi dengan balutan lakban. bisa semprot dengan cairan sejenis pembersih atau contact cleaner.mobil.

12 | P a g e . Start mesin e. Hubungkan kabel termnal A dan B pada monitor coupler c. Prosedur untuk diagnosa dengan menggunakan lampu indikator pada dashboard : a. dinamo ataupun sensor setir dan sensor kecepatan. maka kerusakan pada sistem EPS akan nampak.pada bagian soket penghubung. modul. d. f. Putar steering kekanan dan kekiri dan tarik rem parkir. Carilah monitor coupler b. Bila terjadi kerusakan akan ditunjukkan oleh kedipan lampu indikator pada dashboar. Setelah tahu jumlah kedipan lihat kode kedipan pada buku manual.

Kode kerusakan akan tersimpan di memori control module. c. b. Kode kerusakan akan ditampilkan dari yang terkecil. Kode kerusakan 22 akan ditunjukkan pada saat ignation swicth ON 13 | P a g e .Tabel 24. sehingga setelah perbaikan pastikan direset dengan cara melepas baterai.1 Kode kerusakan EPS (Susuki Karimun) Hal-hal yang perlu diperhatikan : a.

KESIMPULAN Elektronik Power Steering merupakan sistem yang membantu pengoperasian stering waktu dibelokkan dengan menggukan motor listrik. Elektronik Power Steering tidak lagi menggunakan hidrolik sebagai power tetapi menggunakan motor DC yang dikontrol secara elektrik. dipakai pada kendaraan sedang dan kecil. Seperti halnya pada power steering hidrolik yang berfungsi untuk meringankan tenaga untuk memutar steering wheel. dengan demikian dibandingkan dengan Hydraulic Power Steering memiliki beberapa kelebihan antara lain :       Kehilangan tenaga mesin sangat kecil Konsumsi bahan bakar lebih irit Lebih ringan dan kompak EPS bekerja berdasarkan kecepatan kendaraan Mudah dalam pemeriksaan Lebih aman 14 | P a g e .BAB III PENUTUP A.

https://www. http://riwadgalang.doc didownload pada tanggal 11 November 2014. Suratman.wordpress.blogspot.html diakses pada tanggal 11 November 2014.html diakses pada tanggal 11 November 2014.com/driving-control-safety/electric-power-steeringsystem/ diakses pada tanggal 11 November 2014.com/2013/11/electric-power-steering-eps. http://gadogadosaya.com/2012/01/pengertian-elektrik-power-steeringeps.com/materi-3/sistem-power-steering/ diakses pada tanggal 11 November 2014.wordpress.com/2012/02/bab-24_epswiper. Bandung: pustaka Grafika Scribd. M.facebook. http://globaldensoproducts.files. http://dunotifkejora.blogspot. Makalah Power Steering Recirculating 15 | P a g e .com/2009/08/11/tips-bedah-perawatan-electricpower-steering-sistem-kemudi-mobil/ diakses pada tanggal 11 November 2014.com/permalink. http://muharfan95.blogspot. (05/13/2010).com/2012/06/power-steering. http://giskapuas.html diakses pada tanggal 11 November 2014. 2001.php? id=694978153880693&story_fbid=721721104539731 diakses pada tanggal 11 November 2014. Servis dan Reparasi Auto Mobil.wordpress.Daftar pustaka http://blokeotr1.