Anda di halaman 1dari 9

Cici Sukarsih

Fijri Al-chajr

Hani Nuraida

System bilangan real

Lemma 1.2.1:

Missal S N dan S 0, maka S memiliki unsur terkecil, n S , n < x ,x S

0

0

Contoh :

N = himpunan bilangan asli = {1,2,3,…}

1. S = Himpunan bilangan bulat positif = {1,2,3,4,…}

Sehingga unsur terkecil yaitu 1 karena 1<2<3<4<…

2. S = Himpunan bilangan kelipatan 4 = {4,8,12,16,…}

Sehingga unsur terkecil yaitu 4 karena 4<8<12<16<…

3. S = Himpunan bilangan kelipatan 5= {5,10,15,20,…}

Sehingga unsur terkecil yaitu 5 karena 5<10<15<20<…

4. S = Himpunan bilangan ganjil positif = {1,3,5,7,…}

Sehingga unsur terkecil yaitu 1 karena 1<3<5<7<…

5. S = Himpunan bilangan prima lebih dari 10 = {11,13,17,…}

Sehingga unsur terkecil yaitu 11 karena 11<13<17<…

Lemma 1.2.2:

x < z < y Jika x, yQ dan x < y, maka terdapat zQ sehingga x < z <y

Contoh:

(1). Misalkan x, y Q maka x =

m

1

n

1

, y =

m

2

n

2

dimana

kedua ruas, maka jika terdapat x = 4 dan y = , tentukan nilai z!

m

1

, m

2

,

n ,

1

n

2

Z dan n ,

1

n

2 0. diketahui x < y di tambahkan dengan x di

1

Jawab:

Jika x

< y

=

=

1

1

1

 

<

kedua ruas di tambah dengan 4

4

2

1

1

1

1

 

+

<

+

4

4

2

4

1

3

 

<

8

4

Jika x < y

=

=

1

4

1

4

3

4

<

+

<

1 kedua ruas di tambah dengan 2
2

1

1

2

2

4

<

1

2

+

1

2

Jika di gabungkan, maka akan diperoleh z nya.

1

3

2

3

 

<

<

z =

8

4

4

4

karena x < z < y, maka z Q.

(2). Misalkan x, y Q maka x =

m

1

n

1

, y =

m

2

n

2

dimana

kedua ruas, maka jika terdapat x = 5 2 dan y =

m

1

, m

2

,

n ,

1

n

2

Z dan n ,

1

n

2

0. diketahui x < y di tambahkan dengan x di

7 , tentukan nilai z nya!

3

Jawab:

Jika x

< y

=

=

=

2

7

 

<

5

3

2

+

2

<

2 +

7

5

5

5

3

4

6 + 35

14

 

<

<

5

15

 

3

41

5 4 < 15

<

14

   

3

kedua ruas di tambah dengan

<

7

3 + 3

7

7

2 dan

5 3

41 , karena x < z < y, maka z

Maka nilai z diperoleh z = 15

Q.

(3). Misalkan x, y Q maka x =

m

1

, m

2

,

n ,

1

n

2

m

1

m

2

2

, y =

n 1 n

dimana

kedua ruas, maka jika terdapat x = 3 dan y = 2 , tentukan nilai z nya!

Jawab:

Jika x

Z dan n ,

1

n

1

2

1

2 + 2

1

0. diketahui x < y di tambahkan dengan x di

1

1

dan 2

 

1

 

<

 

3

1

1

1

1

3

+

3

< 3 +

2

2

<

2 + 3 <

2

3

6

4

2 3

 

5

2

<

<

 

6

4

1

1 kedua ruas di tambah dengan 3
2

< y

=

=

=

<

5

Maka nilai z diperoleh z = 6

karena x < z < y, maka z Q.

(4) Misalkan x, y Q maka x =

m

1

n

1

, y =

m

2

n

2

dimana

kedua ruas, maka jika terdapat x = 5 dan y = 4 , tentukan nilai z nya!

m

1

, m

2

,

n ,

1

n

2

Z dan n ,

1

n

3

2 0. diketahui x < y di tambahkan dengan x di

3

Jawab:

Jika x

< y

=

=

=

5 3 <

3

5

6

+

7

3

3

<

kedua ruas di tambah dengan

3

5 +

3 3

4

<

6

3

4 + 4

5

12 + 15

<

<

5

27

6 5 < 20

20

<

6

4

4

3

5

3

dan 4

27

Maka nilai z diperoleh z = 20

karena x < z < y, maka z Q.

(5) Misalkan x, y Q maka x =

m

1

, y =

m

2

n 1 n

2

,

kedua ruas, maka jika terdapat x = 6 dan y = 4 , tentukan nilai z nya!

dimana

m m

1

,

2

,

n

1

,

n

2

Z dan

n

1

n

2 0. diketahui x < y di tambahkan dengan x di

1

1

Jawab:

Jika x

< y

=

=

=

1

<

1

1

kedua ruas di tambah dengan 6

1

dan 4

6

4

1

1

1

1

1

1

6

+

6

<

6 +

4

<

4 + 4

2

4 +

6

2

 

<

<

6

24

4

10

6 2 < 24

<

2

   

4

10

Maka nilai z diperoleh z = 24

karena x < z < y, maka z Q.

Lemma 1.2.3: Sifat Archimedes Jika x Q, maka terdapat n Z, sehingga x < n.

Contoh:

(1). Misalkan x = 5 2 , n = 2. jika 2 Z dan 5 2 Q dimana xQ berlaku

m ,dengan n

n

0, maka berlaku

2

< 2.

5

1

1

m ,dengan n 0,

n

(2). Misalkan x = 3 ,

n = 3. jika 3 Z dan

3

Q dimana xQ berlaku

maka berlaku 1 3 < 3.

3

3

(3). Misalkan x = 6 ,

n = 1. jika 1 Z dan

 

Q dimana xQ berlaku

6

3

0, maka berlaku 6

< 1.

5

5

(4). Misalkan x = 8 ,

n = 5. jika 5 Z dan

8

Q dimana xQ berlaku

maka berlaku

5

< 5.

8

7

7

(5). Misalkan x = 6 ,

n = 6. jika 6 Z dan

 

Q dimana xQ berlaku

6

0, maka berlaku

7

< 6.

6

m

,dengan n

n

m

,dengan n 0,

n

m

,dengan n

n

Suprimum dan Infimum

Teorema:

a = Sup S (i) a batas atas

(ii) ε > 0, x S , a ε < x

Contoh:

Diberikan himpunan terurut Q , yaitu himpunan semua bilangan rasional dengan urutan seperti yang telah kita kenal (contoh 1) ditinjau himpunan berikut yang merupakan himpunan bagian Q dan tentukan suprimum atau bukan! (1). F = {2,5,8,9} Jawab:

F adalah terbatas keatas, sebab setiap anggota F lebih kecil dari 10. bilangan

rasional juga terbatas F, sebab jika x F maka 9, sehingga tidak ada bilangan rasional anggota yang melebihi 9. setiap bilangan rasional p dengan p 9 adalah batas F. jadi ada tak berhingga banyak batas atas untuk F, dan 9 adalah batas-batasnya yang terkecil. Dengan demikian 9 = sup F.

(2). E = { 1 n : n bilangan asli }

Jawab:

E terbatas ke atas, dengan batas atas semua bilanan rasional yang lebih besar atau

sama dengan 1, dan 1 = sup E. jelas bahwa tidak ada bilangan rasional anggota E yang lebih kecil atau sama dengan nol, sehingga nol dan semua bilangan rasional negatif adalah batas bawah E akan diperlihatkan bahwa 0 = inf E. telah diketahui bahwa 0 suatu batas bawah. Dimisalkan r sebarang bilangan rasional positif. Dapat dicari bilangan asli

1

1

n sehingga n anggota E dan 0 < n

Dengan demikian 0 adalah batas bawah E, dan jika bilagan rasional r > 0 maka r bukan batas bawah E. dalam contoh ini sup E adalah anggota E, sedang inf E bukan anggota E.

< r bukan suatu batas bawah E.

(3). N = { n : n bilangan Jawab:

asli }

Tidak ada bilangan rasional r sehingga n r untuk semua nN.jadi N tidak mempunyai batas atas, sehingga N idak terbatas ke atas. Jelas bahwa 1 = inf N. jadi N merupakan himpunan bagian dari Q yang terbatas ke bawah tetapi tidak terbatas ke atas.

(4). Z himpuan semua bilangan bulat Jawab:

Z himpunan semua bilangan bulat adalah suatu himpunan bagian sejati dari Q yang tidak terbatas ke atas maupun ke bawah. Demikian juga Q merupakan himpunan yang tidak terbatas ke atas dan ke bawah.

(5). diberikan himpunan bagian E subset dari R, E tidk kosong dan terbatas ke atas. Jika p suatu bilangan real dan E + P = { y: y = x + p, x X }, maka sup ( E + p ) = p + sup E. Jawab:

Dimisalkan a = sup E. Maka untuk setiap y E + p, y = x + p untuk suatu x E. karena a = sup E, maka x + p a + p untuk semua y E + p , sehingga a + p suatu batas atas E + p. jika z < a + p, maka z – p < a. jadi z bukan batas atas E, sehingga terdapat suatu x E dan z – p < x atau z< y, jadi z bukan batas atas E + p. Dengan demikian terbukti a + p suprimum E + p.

Teorema b=inf S (i) b batas a bawah S. (ii) ∀ ∈> 0, x sehingga x < b + ε

(1) Diketahui ada dua himpunan yaitu himpunan S dan R, dimana R adalah himpunan

bilangan genap dan S = R

tentukanlah infimum dari himpunan tersebut.

dan ada Himpunan E yang angotanya termasuk anggota S,

Penyelesaian:

Dik :

R = { 2, 4, 6, 8, 10,

S

E

= R

= {4,10}

Dit : Inf{E}?

}

Jawab :

Batas Bawahnya adalah E = {4, 2. -2,

Batas Atasnya Adalah Jadi Infimum(E) = 4

E = {4, 10}

E = {10, 12, 14,

}

}

(2) Misalkan T dan F adalah suatu himpunan dimana T = N, dan ada A termasuk anngota T, yang anggotanya {5, 8, 11, 22, 25}, tentukanlah infimum dari A?

Penyelesaian :

Dik : T = N, dimana N bilangan cacah. A = {5, 8, 22, 25 }

Dit : tentukan infimum dari A?

Jawa :

Batas Bawahnya adalah A = {5, 4, 3, Batas Atasnya adalah A = {25, 26, 28, Jadi Infimum (A) = 5

A= {5, 8, 22, 25 }

}

}

(3) Misalkan S = R dengan G = { m/3 | m anggota dari N <5 }, tentukan infimum dari G ?

Penyelesaian :

G = {1/3, 2/3, 3/3, 4/3}

Batas Bawahnya adalah G = {1/3, 1,4,

Batas atasnya adalah G = { 4/3,5/3,

}

}

Jadi infimum (G) = 1/3

(4) Misalkan ada dua himpunan S = R, dimana R adalah anggota bilangan Real, dan ada himpunan E yang termasuk angota S, dimana anggota E adalah bilangan kelipatan 6 yang kurang dari 24. tentukanlah infimum dari (E)?

Penyelesaian :

Diketahui : S = R, dimana R anggoat bilangan real E C S, dimana E = { 6, 12, 18} Ditanya : inf(E)?

Jawab :

batas bawah dari (E) = {6, -6, -12,

Jadi inf (E) = 6

)

(5) Misalkan F = N, dengan S = {-25, -45}, tentukan nilai infimumnya? Jawab :

S = {-25,-45}

Batas bawahnya adalah S = {-45, -50, -52,

}

Batas atasnya adalah S = { -25, -20, -30, Jadi infimum (S} adalah -45

}

Teorema 1.4.3 (sifat Archimedes) dan x > 0, terdapat n

Teorema 1.4.3 (sifat Archimedes) dan x > 0, terdapat n Contoh : 1. x = 2,
Teorema 1.4.3 (sifat Archimedes) dan x > 0, terdapat n Contoh : 1. x = 2,

Contoh :

1. x = 2, dimana

dan x > 0, terdapat n Contoh : 1. x = 2, dimana y n =

y

n

= 5

= 7, dimana n

terdapat n Contoh : 1. x = 2, dimana y n = 5 = 7, dimana

N

sehingga

2.7 > 5

14 > 5

2. x = 3, dimana

dimana n N sehingga 2.7 > 5 14 > 5 2. x = 3, dimana y

y

n

= 8

= 6, dimana n

2.7 > 5 14 > 5 2. x = 3, dimana y n = 8 =

N

sehingga

3.6 > 8

18 > 8

N sehingga nx > y

3.

x

=

3. x = , dimana

, dimana

, dimana
 
 

=

=
 

y

  y

n

=

n = , dimana n N

, dimana n

, dimana n

N

 
 
 

sehingga

. >
.
>
 
>
>

4.

x

= 3, dimana

4. x = 3, dimana

y

= 1

n

= 2, dimana n

= 2, dimana n

N

 

sehingga

3.2 > 1

 
 

6 > 1

5.

x

=

5. x = , dimana

, dimana

, dimana
 

=

  =
 

y

  y

n

=

n = , dimana n N

, dimana n

, dimana n

N

 
 
 

sehingga

. >
.
>
 
>
>

Teorema 1. 4. 2 Untuk setiap x, y R dan x < y, terdapat p Q, sehingga x < p < y.

Contoh:

1. misalkan x = 2 y = 3

jika x < p< y, dan karena p Q maka berlaku {

Sehingga kita dapatkan nilai p yaitu; x < p< y 2 + 3

2 <

< 3

2

2

<

5

2

< 3

m
m

n

m, n Z, n 0, gcd (m,n) = 1}.

2 < 2,5 < 3

Maka nilai p adalah 2,5.

2. Misalkan x = 3

y = 4

jika x < p< y, dan karena p Q maka berlaku {

m
m

n

Sehingga kita dapatkan nilai p yaitu;

x < p< y 3 + 4

3 <

2

< 4

7

2

3

3 < 3,5 < 4

<

< 4

Maka nilai p adalah 3,5.

3. misalkan x = 3,5

y = 4,5

jika x < p< y, dan karena p Q maka berlaku {

m
m

n

Sehingga daat kita daatkan nilai p yaitu;

x < p< y

3,5 <

3,5 + 4,5 < 4,5

2

3,5 <

8

2

< 4,5

3,5 < 4 < 4,5

Maka nillai p adalah 4.

4. Misalkan x = 0,01

y = 0,05

jika x < p< y, dan karena p Q maka berlaku {

m
m

n

Sehingga kita dapatkan nilai p yaitu;

x < p< y

0,01<

0,01 + 0,05 < 0,05

2

0,01<

0,06 < 0,05

2

0,01 < 0,03 < 0,05

Maka nilai p adalah 0,03.

m, n Z, n 0, gcd (m,n) = 1}.

m, n Z, n 0, gcd (m,n) = 1}.

m, n Z, n 0, gcd (m,n) = 1}.

5.

misalkan x = 5,6 y = 10,2

jika x < p< y, dan karena p Q maka berlaku {

m
m

n

Sehingga kita dapatkan nilai p yaitu;

x < p< y 5,6 +

5,6<

2

10,2 < 10,2

5,6<

15,8 < 10,2

2

5,6 < 7,9 < 10,2

Maka nilai p adalah 7,9.

Teorema 1.4.3 , a > 0, n

10,2 Maka nilai p adalah 7,9. Teorema 1.4.3 , a > 0, n Contoh : N,
10,2 Maka nilai p adalah 7,9. Teorema 1.4.3 , a > 0, n Contoh : N,

Contoh :

N, terdapat

7,9. Teorema 1.4.3 , a > 0, n Contoh : N, terdapat sehingga x n =

sehingga x n = a

1. a

= 2,

sehingga

x n = a

n

= 1

2 1 = 2

x

= 2

2. a

= 8,

sehingga

x n = a

n

= 3

2 3 = 8

x

= 2

3. a

= 9,

sehingga

x n = a

n

= 2

3 2 = 9

x

= 3

4. a

= 125,

sehingga

x n = a

n

= 3

5 3 = 125

x

= 5

5. a

= 64,

sehingga

x n = a

n

= 6

2 6 = 64

x

= 2

m, n Z, n 0, gcd (m,n) = 1}.