Anda di halaman 1dari 15

Lakon Remaja

KARMA

KONSEP PEMENTASAN
Drama ini diilhami dari cerita Legenda Batu Menangis yang bersal dari Sulawesi
Utara, karena kami menganggap bahwa dalam cerita tersebut banyak terdapat nilai
nilai kemanusiaan yang dapat kita tanamkan untuk anak tingkat sekolah dasar,
misalnya sikap untuk tidak durhaka terhadap orang tua, sikap untuk tidak
berbohong, dan menunjukkan bahwa kasih sayang orang tua tidak akan pernah
lekang sampai kapanpun.
Dalam drama ini kami telah melakukan banyak perubahan perubahan tokoh dari
cerita yang sebenarnya dan kami telah memodifikasi cerita ini hingga hampir mirip
dengan kisah kisah kehidupan nyata seperti sekarang ini.
SINOPSIS CERITA
Ada sebuah keluarga sederhana yang tinggal di suatu desa . keluarga tersebut
terdiri dari seorang Ibu dan dua orang anaknya yaitu Joko dan Anik . Meskipun
hidup dalam keluarga yang sangat sederhana, Joko tingkah laku Joko setiap harinya
seperti orang kaya . Tak jarang terjadi pertengkaran dirumah tersebut hanya gara
gara lauk pada saat makan. Namun Ibu Joko dan Anik (kakak Joko) selalu bersabar
menghadapi tingkah laku Joko, hal itu dikarenakan Joko merupakan anak laki-laki
satu-satunya dalam keluarga tersebut, apalagi setiap kali beradu mulut Joko selalu
mengancam akan pergi dari rumah apabila keinginannya tidak dituruti oleh Ibunya .
Joko mempunyai seorang pacar anak orang kaya yaitu anak juragan sapi dari desa
sebelah. Hal tersebut diceritakan Joko terhadap Ibunya . Betapa terkejutnya sang
Ibu pada saat Ibunya mendengar dari Joko bahwa dia telah berbohong dengan
mengatakan bahwa dia adalah anak orang kaya untuk mendapatkan gadis tersebut .
Dan yang lebih menyakitkan lagi Joko menyuruh sang Ibu untuk memanggil Joko
tuan pada saat Joko bersama dengan sang kekasih, namun sang Ibu masih dapat
bersabar .
Suatu hari pacar Joko meminta Joko untuk melamarnya dan Jokopun
menyanggupinya dengan segala syarat yang diajukan oleh sang pacar yaitu Joko
harus menyerahkan uang sebesar Rp.20.000.000,- kepada calon mertuanya .
kejadian ini membuat Joko bingung dan kembali Joko mendesak Tbunya untuk
menyediakan uang tersebut dalam waktu dua hari. Dan Joko tidak mau tahu
bagaimana caranya sampai-sampai Joko menyuruh Ibunya Untuk menjual tanah
warisan dari bapaknya . dan lagi-lagi sang Ibu tidak kuasa untuk menolak karena
Joko mengancam akan pergi dari rumah apabila keinginannya tidak segera di
penuhi .
Dan sesuai dengan waktu yang telah disepakati, Jokopun melamar pacarnya
dengan memenuhi syarat yang telah diajukan. Pada saat melamar Joko membawa
sang Ibu yang telah disuruh untuk mengaku sebagai pembantunya . dan pada saat
pelamaran tersebut sang calon mertua Joko bertanya kepada Joko tentang orang tua
Joko dan Joko menjawab bahwa orang tua laki-lakinya telah meninggal dunia pada
saat Joko masih kecil. Calon mertuanya bertanya kembali tentang Ibu Joko, Joko
pun kebingungan untuk menjawab, dan setelah ditanya beberapa kali oleh calon
mertuamya maka Jokopun menjawab bawwa Ibunya telah meninggal dunia .
seketika itupun Ibu Joko tidak dapat menahan kesabaran lagi dan secara tidak
sengaja mengutuk Joko menjadi patung .

Lakon Remaja KARMA diadaptasi dari Legenda Batu Menangis

ADA SEBUAH KELUARGA YANG TERDIRI DARI SEORAG IBU DAN DUA
ORANG ANAKNYA YANG BERNAMA ANIK DAN JOKO. MEREKA HIDUP
DALAM KEADAAN YANG SANGAT SEDERHANA .
MBOK (sambil membawa nasi)
Anik, lauknya bawa kesini, itu tadi yang Mbok letakkan didekat kompor .
ANIK (sambil membawa lauk)
Iya Mbok .
MBOK (sambil menata makanan)
Ayo ditata dulu makanannya setelah itu panggil adikmu Joko, kita sarapan bersama.
ANIK
Joko masih mandi, Mbok
SESAAT KEMUDIAN JOKOPUN DATANG DAN DUDUK DIANTARA MBOK DAN
ANIK
JOKO
Sarapannya apa, Mbok ?
MBOK
ya seperti biasanya toh Jok, tahu sama tempe .
JOKO (dengan suara keras)
Apa tahu clan tempe lagi kata Mbok ? Aku kan bosan mbok, tiap hari makan tempe dan
tahu . Pokoknya aku nggak mau.
ANIK
Sudahlah Jok diakan saja . Yang kita punya kan cuma ini .
JOKO
Mungkin Mbak bisa makan seperti ini setiap hari, tapi aku nggak bisa Mbak.
MBOK
Kamu ini mbokya ngerti toh , Mbok ini kerjanya apa ? Mbokkan Cuma buruh tani .
Kamu juga tahu sendiri kalau beberapa hari ini sawahnya kebanjiran.
JOKO
Mbokkan bisa cari kerja yang lain, nyuci baju orang kek, jadi buruh pabrik kek, atau yang
lainnya .
MBOK
Kamu iti gimana toh Jok, memang cari kerja itu gampang.

Lakon Remaja KARMA diadaptasi dari Legenda Batu Menangis

JOKO
Ya sudah Aku makan tapi Aku nggak mau kalau besok lauknya tahu dan tempe lagi
Akhirnya merekapun sarapan bersama. dan tiga puluh menit kemudian .
MBOK
Anik, tolong piring-piringnya bawa kedalam .
ANIK
Baik Mbok
MBOK
Jok, Mbok perhatikan pagi-pagi seperti ini kamu sudah rapi , mau kemana ?
JOKO
Itu Mbok pacarku mau kesini, Mbok !
MBOK
jadi kamu punya pacar toh . Anak siapa ?
JOKO
Itu lho, anaknya juragan sapi dari kampung sebelah.
MBOK (sambil terkejut)
Apa .. ? Kamu pacaran sama anaknya juragan sapi itu. Memang dia mau pacaran sama
kamu yang anaknya buruh tani ?
JOKO (bingung)
ya aku tidak ngomong kalau aku ini anaknya buruh tani . Aku bilang aku adalah anaknya
orang kaya.
MBOK (sambil mengelus dada)
Astaghfirullah Joko. kenapa kamu berbohong seperti itu ?
JOKO (dengan nada agak kerat)
Mbok, aku lakukan ini demi kita Mbok. Memangnya, Mbok nggak senang kalau Mbok
punya memantu orang kaya?
MBOK
Ya, Mbok senang punya menantu orang kaya tapi jangan begitu caranya. Nati kalau
pacarmu tahu kalau kamu orang miskin bagaimana terus bagaiaman?
JOKO
Ya, aku ngggak tahu
MBOK

Lakon Remaja KARMA diadaptasi dari Legenda Batu Menangis

Kamu itu bagaimana toh Jok?


JOKO
Oh ya nanti pacarku mau datang ke sini, dan aku mau Mbok jangan memanggil aku anak
tapi Mbok harus memanggil aku tuan dan Mbok harus mengaku sebagai pembantuku.
MBOK (terkejut)
Masya Allah Joko, kamu kok tega sama Mbok, Mbokkan orang tua kamu, masak kau
menyuruh Mbok memanggil kamu tuan.
JOKO (Sambil berdiri)
aku nggak mau tahu pokoknya Mbok harus seperti itu, kalau Mbok nggak lebih baik aku
pergi dari sini. Aku sudah bosan hidup sebagai orang miskin, rumah yang sempit dan
nggak punya apa-apa
MBOK (sambil memegang tangan Joko)
Ya sudah , ya sudah nnti kalau pacar kamu datang Mbok akan berpura pura menjadi
pembantu kamu, tapi kamu j angan pergi kamu kan anak laki-laki Mbok satu-satunya . Ya
sudah Mbok tinggal ke dapur dulu .
JOKO MODAR-MANDIR MENANTI KEDATANGAN SANG PACAR DAN SESAAT
KEMUDIAN PACAR JOKOPUN DATANG .
ARISKA (dengan nada manja)
Sayang, tahu nggak aku sudah nunggu lama disana . Untung tadi aku ketemu sama Joni
teman kamu. Katanya kamu suruh aku kesini . Ini rumah siapa sich sayang ?
JOKO
Oh .. ini rumah pembantuku, aku kesini menjenguk anaknya yang sedang sakit.
TIBA-TIBA IBUNYA JOKO KELUAR
MBOK
Oh ada tamu toh .
ARISKA
Eh !Dia siapa sayang ?
JOKO Oh ini ! dia adalah pembantuku yang aku ceritakan tadi
MBOK
Iya, saya adalah pembantu tuan Joko . Tuan kesini menjenguk anak saya yang sedang
sakit .
JOKO
Oh ya ! sayang kamu mau minum apa ?

Lakon Remaja KARMA diadaptasi dari Legenda Batu Menangis

ARISKA
E. ada orange jus gak yang ?
JOKO
Aduh sayang di rumah pembantu masak ada orange j us!
MBOK
Benar Non! Saya ini kan hanya orang kampungyang ada Cuma air putih.
ARISKA
Ya udah deh air putih aja.
JOKO
Cepat Mbok ambilkan!
MBOK
Baik Tuan.
SETELAH SI MBOK MASUK, JOKO DAN ARISKA BERBINCANG BINCANG DI
DEPAN RUMAH.
ARISKA
Ngomong ngomong aku harus duduk di mana?
JOKO
Di sini aja ya Yang?( Sambil menunjuk tikar)
ARISKA
Apa??? Masak aku disuruh duduk di tempat yang kotor ini?
JOKO
Maklumlah Yang, ini kan rumahnya pembantu jadi umtuk sementara duduk di sini aja!
ARISKA
Ya dah deh kalau begitu.
SI MBOK KELUAR DANGAN MEMBAWA DUA GELAS AIR PUTIH.
MBOK
Ini Non airnya, silahkan di minum.
JOKO
terimakasih Mbok . ya sudah silakan Mbok masuk kedalam .
Setelah Mbok masuk kedalam, Joko dan Ariska melanjutkan kembali percakapannya.

Lakon Remaja KARMA diadaptasi dari Legenda Batu Menangis

Ariska Yang, kita kan sudah lama pacaran. Kapan sayang melamar aku ? Mami sudah
sering tanya.
JOKO (sambil berfikir)
E Bagaimana kalau bulan depan ?
ARISKA
Tapi Yang, Mami kan mau pergi keluar negeri .
JOKO
bagaimana kalau minggu depan ?
ARISKA
begini Yang, kata Mami 2 hari lagi Sayang harus melamar aku.
JOKO (dengan terpaksa jokopun menyetujuinya )
ya sudah, 2 hari lagi aku melamar kamu.
ARISKA
Tapi Yang, kata Mami ada syaratnya.
JOKO
Apa syaratnya Sayang ?
ARISKA
Saat melamar, sayang harus membawa uang sebesar Rp. 20.000.000,JOKO (terkejut)
a pa ? dua puluh juta ?
ARISKA
Sayang kenapa kok terkejut ! uang dua puluh juta kan kecil buat sayang
JOKO (berpura pura )
Ah , siapa yang terkejut . kalau hanya uang dua puluh juta itu kecil buat aku .
ARISKA
Jadi bagaimana Yang ? Sayang jadi kan melamar aku ?
JOKO
Ya pasti dong sayang
ARISKA
Ya udah ya , aku pulang dulu Yang . Aku masih ada j anj i sama teman teman mau pergi
ke Mall. Da (sambil melambaikan tangan)

Lakon Remaja KARMA diadaptasi dari Legenda Batu Menangis

JOKO (sambil melambaikan tangan)


hati hati dijalan ya.
SETELAH ARISKA PULANG, JOKO MASUK KEDALAM RUMAH DENGAN
PERASAAN YANG BINGUNG. MELIHAT JOKO YANG SEPERTI ITU SI MBOK
JUGA IKUT BINGUNG.
MBOK
Ada apa to jok, kok mbok lihat sepertinya kamu bingung sekali ?
JOKO
Gini mbok, orang tua Ariska minta aku melamar Ariska dua hari lagi
MBOK
Kamu mau melamar pakai apa jok ? kamu kan belum kerja.
JOKO
Mamanya Ariska juga minta uang Rp.20 juta buat melamar anaknya.
MBOK
Apa??? 20juta??? Kita dapat uang sebesar itu dari mana ? kita kan hanya orang miskin,
buat makan saja kita susah. Apalagi 20 juta !
JOKO
Pokoknya aku gak mau tahu. Dalam dua hari mbok harus menyiapkan uang 20 juta untuk
melamar pacarku.
MBOK
Masyaallah jok, ya gak mungkin toh mbok dapat uang 20juta dalam dua hari.
JOKO
Tapi kita kan masih punya tanah peninggalan bapak yang ada dibelakang rumah itu
mbok.
MBOK
Jok, itu kan peninggalan bapakmu satu-satunya. Masak kamu tega nyuruh mbok
menjualnya.
JOKO
Sudahlah mbok jual saja. Kalau mbok gak mau jual lebih baik aku pergi saja dari rumah.
MBOK
Jangan gitu toh nak, kita kan sudah gak punya apa-apa lagi.
JOKO
Pokoknya aku gak mau tahu, lebih baik aku minggat kalu mbok gak mau menjualnya.

Lakon Remaja KARMA diadaptasi dari Legenda Batu Menangis

MBOK
Ya udah jok, nanti mbok pikir-pikir dulu.
JOKO
Kalau gitu aku keluar dulu.
Karena mendengar keributan antara mbok dan adiknya, Anikpun keluar.
ANIK
Ada apa toh mbok aku dengar dari dalam kok rebut saja.
MBOK
Adikmu ini lho, katanya dia mau melamar pacarnya dan calon mertuanya minta uang
sebesar 20 juta. mbok bingung harus cari uang dimana. Malahan dia nyuruh mbok jual
tanah peninggalan bapakmu.
ANIK
Terus mbok mau ?.
MBOK
Lha gimana lagi nik, adikmu ngancam mau minggat dari rumah kalau mbok gak jual
tanah. Dia kan anak-anak laki-laki mbok satu-satunya.
ANIK (dengan nada kesal)
Mbok sih selalu saja menuruti keinginan joko.
MBOK
Mbok sudah gak punya cara lagi nik. Mbok bingung ! !.
ANIK
Ya sudah, terserah mbok saja. Anik masuk dulu mau nyuci piring mbok.
Dengan merasa terpaksa sekali, maka ibu jokopun menjual tanah peninggalan almarhum
suaminya. Ibu joko akhirnya pergi kerumah Bu Anis juragan kaya di desanya yang biasa
membeli tanah.
BU ANIS
Jeng..aku baru beli kalung berlian lho bagus banget !
BU HEFNI
Iya to bu.., mana aku pengen lihat ! aku kemarin juga baru dibeliin cincin permata
sama suamiku dari Korea Selatan.
IBU JOKO
Permisi Bu Anis.., kulonuwun ?!.
BU ANIS

Lakon Remaja KARMA diadaptasi dari Legenda Batu Menangis

Oh monggo, lho! Bu Joko, mari masuk bu. Silahkan duduk, silahkan bu !.


IBU JOKO
Iya buterimakasih.
BU ANIS
Kok tumben bu joko. Ada perlu apa ? ndak biasanya loh ibu main kerumah saya.
IBU JOKO
Oh iya bu, begini. maksud kedatangan saya kemari tadi pertama mau silaturrahmi
dan yang kedua mau. anu..saya dengar ibu bias membeli tanah, dan saya bermaksud
akan menawarkan tanah saya dibelakang rumah itu untuk saya jual kepada ibu.
BU ANIS
Iya ta bu ibu apa bawa surat-surat tanahnya ?.
IBU JOKO
Ini bu ! (sambil menyerahkan surat-surat tanah)
BU ANIS
Iya, saya periksa dulu ya bu ! (memeriksa surat-surat tanah). Terus ibu mau menjual
tanah ini berapa bu ?.
IBU JOKO
Emmm kalau Rp.25.000.000 bagaimana bu ?.
BU ANIS
Kok Rp.25.000.000 to bu! Kalau Rp.18.000.000 bagaimana?.
BU JOKO
Kok Rp.18.000.000to bu, ya udah kalau Rp.20.000.000 saja bagaimana bu yang
penting jangan kurang dari Rp.20.000.000 ya bu. bagaimana?.
IBU HEFNI
Sudahlah jeng. iya saja !.
IBU ANIS
Ya sudah bubaiklah, saya beli Rp.20.000.000. sekarang saya ambilkan uang dulu
kedalam ya bu !.
IBU HEFNI
Bu. kok tanahnya dijual, memangnya ada keperluan apa to bu! Kelihatannya mendadak
sekali!.
BU J OKO
Hemmm iya bu, ada keperluan keluarga. Hem

Lakon Remaja KARMA diadaptasi dari Legenda Batu Menangis

10

IBU ANIS (keluar dari kamar)


Ibu joko, ini uangnya Rp.20.000.000, coba dihitung dulu bu !.
BU JOKO
Ndak bu. saya percaya kok sama ibu. Terimakasih.kalau begitu saya pamit dulu ya
bu. Terimakasih..
BU ANIS
Oh iya bu, kok tergesa-gesa, baiklah bu. saya juga terimakasih. Nanti kalau saya butuh
surat-surat keterangan yang lain bolehkan saya main kerumah ibu ?.
BU JOKO
Oh iya. silahkan bu. Ndak apa-apa ! Bu Hefni juga boleh main kegubuk saya yang reot
itu. Ya sudah bu saya pamit dulu, terimakasih. Mari.. .
BU ANIS
Iya mari-mari..hati-hati ya bu !.
Sementara itu, suasana dirumah Ariska pacar Joko begitu sibuk mempersiapkan acara
lamaran. Para pembantu sibuk bersih-bersih dan menata rumah.
YU
Aduh..kerja kok terus, sampek coklek pinggangku ini rasanya. Eh nem nem, sini..tak
kasih tahu!. (kemudian duduk)
NEM
Ada apa to Yu..kok semangat banget. (sambil meletakkan sapunya dan ikut duduk).
YU
Eh kamu tahu ndak, non ariska itu hari ini mau dilamar juragan kaya katanya
guuuuanteng lho!.
NEM
Masak sih Yu! Aku kok ndak tau !.
YU
iya! Kamu ini bagaimana to nem nem, masa sama yang terjadi pada juragan kita kamu
ndak tahu? Wong tetangga-tetangga yang beli sayur tadi semua membicarakan itu kok !
katanya sih, wajahnya seperti david Beckham pemain sepak bola itu lho nem.
NEM
Da.. David Beckham itu sopo to Yu !.
YU

Lakon Remaja KARMA diadaptasi dari Legenda Batu Menangis

11

Gusti allah nem nem, makanya kamu itu j adi orang mbok ya nonton TV. Walau kita
pembantu tapi mbok yo yang sedikit modern gitu poo. kaya aku ini !. (sambil berpose
lenggak-lenggok)
IBU ARISKA
Aduh,duh,duh,duh wong disuruh kerja kok ya ngerumpi! Kalian berdua itu piye to
Yu, Nem! Ayo coba kamu Nem dah siap pa belum makananya di dapur ?
NEM
Belum ndoro putri..(sambil ketakutan)
IBU ARISKA
Kok belum piye to Nem, lihat ini sudah jam berapa ? calon besanku tuh mau dating. Ayo
cepat sana kamu siapkan makanannya! Dan kamu Yu, bersih-bersih didepan sana. Nanti
kalau tamunya dating kasih tau saya ya.
YU & NEM
Inggih ndoro putri...
IDA
Ada apa to ma..kok rebut aja sendiri dari tadi, kok ngomel-ngomel terus ida
perhatikan.
IBU ARISKA
itu loh Yu sama Nem, wong disuruh kerja kok malah ngerumpi.
IDA
Iya tuh ma, pembantu kita itu senangnya ngegosip melulu. Malah kemarin itu yang
namanya Nem itu malah pacaran dipasar. Bukannya beli sayur malah kencan sama
tukang ojek di depan itu loh ma.
IBU ARISKA
Oh iya ida , coba kamu lihat mbakmu dikamar. Dandannya udah selesai apa belum, dari
tadi dandan kok belum selesai juga. Ayo sana..
IDA
Iya-iya ma..(sambil agak sewot)
ARISKA
Mama..aduh mamaaku udah kelihatan lebih cantik belum ma? Tu bajuku. antingku
juga bagus kan ma?
IBU ARISKA
Iya-iya. anak mama cuuanntik sekali, memang sudah saatnya dilamar. Mbakmu cantik
kan ida ? .

Lakon Remaja KARMA diadaptasi dari Legenda Batu Menangis

12

IDA
Iya cantik!. (sambil cemberut karena sewot & iri)
YU
Maaf ndoro putri. diluar tamunya sudah datang.
IBU ARISKA
Kamu itu piye to yu, kalau tamunya datang ya disuruh masuk to ! ayo cepat suruh
masuk !.
YU
Inggihinggih ndoro putri, inggih! Setelah tamunya masuk.
ARISKA
Sayang. kamu sudah datang ya. Kami semua udah lama nunggu kamu, kok telat
sihhh.
JOKO
Iya sayang maaf maklum Surabaya, macet!.
Ariska Oh. begitu. oh ya ma ini loh yang namanya joko pacarnya riska.
IBU ARISKA
Oh. ini to yang namanya nak jojko, silahkan duduk nak joko! (sambil berjabat tangan
kemudian menyilahkan tamunya duduk) , lho, ini siapa nakjoko?.
Joko Ehmmini..ini pembantu saya ma...
ARISKA
Iya ma, ini pembantunya sayang joko yang Riska ceritakan kemarin waktu anaknya sakit.
Mama masih ingat kan ?.
IBU ARISKA
Ohh. iya mama inget.
JOKO
Iya ma..betul sekali. Ma, maksud kedatangan saya kemari mau melamar Riska ma .
IBU ARISKA
Oh iya. Ibu sih ndak apa-apa, tapi apa kamu sudah membawa persyaratannya?.
JOKO
Iya sudahini ma! (sambil meminta uang kepada ibunya yang disuruh berpura-pura jadi
pembantunya lalu menyerahkannya kepada calon mertuanya)
IBU ARISKA
Sebentar ibu hitung dulu ya nak! ..aduh, udah wis ibu percaya. Ayo ida kamu saja yang
hitung dikamar mama.

Lakon Remaja KARMA diadaptasi dari Legenda Batu Menangis

13

IDA
Iya ma.. . !. Ibu Ariska Yu Nem ! Yu & Nem Inggih ndoro putri.
IBU ARISKA
ayo kamu buatkan minum 3 jus jeruk dan camilannnya bawa kesini ya. Cepat!
YU & NEM
kok 3 ndoro, terus yang itu bagaimana?(sambil menunjuk pada ibunya joko)
IBU ARISKA
udah cepet sana! Kalau disuruh itu gak usah banyak Tanya-tanya! Yu & Nem Inggih
ndoro..
IBU ARISKA
Oh iyaorang tuanya nak joko kemana? Kok ndak ikut, mama kira mereka ikut. Kok
malah pembantunya yang diajak.
JOKO
Oh. papa saya sudah meninggal ma ! Ibu Ariska Oh sudah meninggal, maaf ya nak
joko!
YU DAN NEM MASUK KERUANG TAMU SAMBIL MEMBAWA MINUMAN DAN
CAMILAN. KEMUDIAN IBU ARISKA, ARISKA DAN JOKO MENIKMATI
HIDANGAN YANG DISAJIKAN SEMENTARA IBU JOKO DIBIARKAN DUDUK
DILANTAI TANPA MENIKAMTI APAPUN JUGA.
IBU ARISKA
Lalu mamanya nak joko sekarang dimana?
JOKO
Ehm. mama mama (sambil melihat ibunya dengan bingung), mama saya juga
sudah meninggal ma
IBU JOKO (langsung berdiri dan menghadap pada joko)
joko! Joko anakkku! Mbok masih sehat dan sekarang masih berdiri di hadapanmu kamu
bilang mbok sudah meninggal. Astaghfirullahjoko. Aku mbokmu joko, yang
mengandung kamu, melahirkan kamu dan sekarang dihadapanmu kamu bilang sudah
mati joko !
ARISKA (saat joko kebingungan)
sebentar. sayang ini siapa sich! Kamu bilang pembantu kamu, tapi kok dia bilang dia
ini ibunya kamu. Lalu yang benar yang mana?
JOKO

Lakon Remaja KARMA diadaptasi dari Legenda Batu Menangis

14

Tenang sayang .yang benar ini bukan ibuku tapi pembantuku. Dan ibuku sudah
meninggal.
IBU JOKO
Durhaka kamu joko !ini balasan kamu joko. Aku mbokmu joko!
JOKO
Enak saja !kamu bilang kamu ini ibuku ? (sambil mendorong ibunya hingga jatuh
tersungkur kelantai)
IBU JOKO (sambil berusaha berdiri dan membelakangi Joko)
Durhaka kamu joko! benar-benar kamu anak durhaka! Ini balasan kamu pada ibumu
sendiri ?daripada mbok melihat anak seperti kamu lebih baik mbok melihat patung !
JOKO (tiba-tiba saja joko terjatuh dan kakinya tidak bias digerakkan)
Aduh kakiku! mbokmbokampun mbokampun, maafkan joko mbok.
ARISKA (sambil menangis melihat joko)
Ada apa sayang, kamu kenapa? Kakimu kenapa ?ma ini bagaimana ma?
IBU ARISKA
sudahlah nakmama juga nggak tahu
IBU JOKO
Sekarang kamu mau mengakui aku sebagai mbokmu dihadapan mereka ! sekarang kamu
mau! (sambil marah karena sakit hati)
JOKO (sambil memohon-mohon)
Ampun mbokampun!
IBU JOKO
Tidak joko, ibu tidak akan memaafkan kamu. Ibu sudah terlanjur sakit hati! Ini memang
karma yang harus kamu terima!
DAN AKHIRNYA JOKOPUN MENJADI PATUNG.
IBU JOKO (berbalik menghadap Joko)
Jok , Jok, Jok kamu kenapa nak! Ayo bicaralah pada ibu , ya Allah Joko ! mengapa kamu
jadi seperti ini nak? astaghfirullah apa yang telah aku katakan, aku telah mengutuk
anakku sendiri.
DAN IBU JOKOPUN HANYA DAPAT BERSIMPUH MENANGIS MENYAKSIKAN
ANAKNYA YANG MENJADI PATUNG

SELESAI
Lakon Remaja KARMA diadaptasi dari Legenda Batu Menangis

15

Anda mungkin juga menyukai