Anda di halaman 1dari 20

Hematologi

Dr. Chakrawati H, SpPK

Hematologi :
ilmu yang mempelajari
pembentukan
darah,
organ
yang
membentuk darah, penyakit darah dan
pemeriksaan laboratorium yang dipakai
untuk diagnosis penyakit darah.

Fungsi darah
A). Distribusi zat-zat nutrisi, oksigen
B).Regulasi zat zat lainnya (kolesterol,
hormon dsb)
C).Proteksi
terhadap
benda
asing
penyebab infeksi(bakteri, virus dll)

Komponen darah
A). Plasma
1). 90% air
2). 2% merupakan 100 macam zat yang
terlarut dalam plasma
3). 8% Protein plasma
B). Elemen padat:
Seluruh elemen padat terdiri dari
sel-sel yang berasal dari sel induk
(stem cell)

1. Eritrosit ( sel darah merah)


2. Lekosit (sel darah putih) :
a. Granulosit :
- Neutrofil
- Eosinofil
- Basofil
b. Agranulosit :
- Limfosit
- Monosit
3. Trombosit

1. Eritrosit (sel darah merah)


A). Fungsi
- transport udara pernafasan
(Oksigen)
- Memiliki afinitas yg besar
- Memiliki permukaan sel yang luas
- Tidak menggunakan oksigen
- Ukurannya kecil

Eritrosit

B). Struktur
- Bikonkaf
- Tidak memiliki inti
(nukleus)
- Terdapat sedikit
organella
- Ukurannya kecil
- Memiliki molekul
hemoglobin

C). Protein hemoglobin tdd


- 4 rantai polypeptid
- 4-pigmen heme yang mengandung besi

Pengikatan O2
Hb + O2 <----------> HbO2 (Oksi hemoglobin)

D) Produksi (pembentukan) eritrosit


a. Hemocytoblast di stem cell
b. Hemositoblas menjadi pronormoblas
c. Normoblas basofil
sel memiliki ribosomes
d. Nomoblas polikromatofil dan asidofil
Terjadi akumulasi besi dan hemoglobin
e. Normoblas mengeluarkan inti/organella
f. Eritosit dilepaskan ke peredaran darah

Eritropoiesis (Pembentukan eritrosit)

Normoblas Normoblas
Pronormoblas basofil
polikromatofil

Normoblas
asidofil

Retikulosit

Eritrosit

1. Pronormoblas

2. Normoblas basofil

3. Normoblas
polikromatofil

6. Eritrosit

5. Retikulosit

4. Normoblas
asidofil

Pengaturan konsentrasi / jumlah eritrosit


a. Hormonal
- Eritropoietin dihasilkan oleh ginjal
- Testosteron merangsang eritropoietin
b.Penghancuran Eritrosit
- Makrofag menelan eritrosit tua
- Besi disimpan
- Degradasi heme menjadi bilirubin

Low O2

Kidney releases erythropoietin

erythropoiesis in the red bone marrow

RBCs are released

Old, damaged RBCs engulfed by macrophages

Remaining heme

Become bilirubin

Goes to the liver

Bilirubin secreted in bile

Bile enters the intestine

Converts to urobilinogen

Excreted in feces

Iron recycled