Anda di halaman 1dari 6

Gerak Lurus Beraturan (GLB) dan Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)

Makalah Ini Disusun Guna Memenuhi Tugas Mata Pelajaran IPA

Disusun Oleh :
Nama : Aldino Pratama Wijaya
Kelas : VIIA

SMP PIRI I YOGYAKARTA

A;

Gerak Lurus Beraturan (GLB)


Suatu benda dikatakan melakukan gerak lurus beraturan jika kecepatannya
selalu konstan. Kecepatan konstan artinya besar kecepatan alias kelajuan dan arah
kecepatan selalu konstan. Karena besar kecepatan alias kelajuan dan arah kecepatan
selalu konstan maka bisa dikatakan bahwa benda bergerak pada lintasan lurus dengan
kelajuan konstan. Misalnya sebuah mobil bergerak lurus ke arah timur dengan
kelajuan konstan 10 m/s. Ini berarti mobil bergerak lurus ke arah timur sejauh 10
meter setiap sekon. Karena kelajuannya konstan maka setelah 2 sekon, mobil bergerak
lurus ke arah timur sejauh 20 meter, setelah 3 sekon mobil bergerak lurus ke arah
timur sejauh 30 meter dan seterusnya bandingkan dengan gambar di samping.
Ketika sebuah benda melakukan gerak lurus beraturan, kecepatan benda sama
dengan kecepatan rata-rata. Kok bisa ya ? yupz. Dalam gerak lurus beraturan (GLB)
kecepatan benda selalu konstan. Kecepatan konstan berarti besar kecepatan (besar
kecepatan = kelajuan) dan arah kecepatan selalu konstan. Besar kecepatan atau
kelajuan benda konstan atau selalu sama setiap saat karenanya besar kecepatan atau
kelajuan pasti sama dengan besar kecepatan rata-rata.
Grafik Gerak Lurus Beraturan
Grafik sangat membantu kita dalam menafsirkan suatu hal dengan mudah dan
cepat. Untuk memudahkan kita menemukan hubungan antara Kecepatan, perpindahan
dan waktu tempuh maka akan sangat membantu jika digambarkan grafik hubungan
ketiga komponen tersebut.
Grafik Kecepatan terhadap Waktu (v-t)

Perhatikan grafik kecepatan terhadap waktu (v-t) di atas.


Besar kecepatan benda pada grafik di atas adalah 3 m/s. 1, 2, 3 dstnya adalah
waktu tempuh (satuannya detik). Amati bahwa walaupun waktu berubah dari 1 detik
sampai 5, besar kecepatan benda selalu sama (ditandai oleh garis lurus).
Bagaimana kita mengetahui besar perpindahan benda melalui grafik di atas ?
luas daerah yang diarsir pada grafik di atas sama dengan besar perpindahan yang
ditempuh benda. Jadi, untuk mengetahui besarnya perpindahan, hitung saja luas

daerah yang diarsir. Tentu saja satuan perpindahan adalah satuan panjang, bukan
satuan luas.
Dari grafik di atas, v = 5 m/s, sedangkan t = 3 s. Dengan demikian, besar
perpindahan yang ditempuh benda = (5 m/s x 3 s) = 15 m. Cara lain menghitung besar
perpindahan adalah menggunakan persamaan GLB. s = v t = 5 m/s x 3 s = 15 m.
Persamaan GLB yang kita gunakan untuk menghitung besar perpindahan di atas
berlaku jika gerakan benda memenuhi grafik tersebut. Pada grafik terlihat bahwa pada
saat t = 0 s, maka v = 0. Artinya, pada mulanya benda diam, baru kemudian bergerak
dengan kecepatan sebesar 5 m/s. Padahal dapat saja terjadi bahwa saat awal kita amati
benda sudah dalam keadaan bergerak,
Pada gerak lurus beraturan, berlaku persamaan :

dengan
v = kecepatan (m/s)
s = perpindahan (m)
t = waktu yang diperlukan (s)
Dari persamaan itu, dapat dicari posisi suatu benda yang dirumuskan dengan :
s = v.t
Contoh soal GLB
Sebuah mobil bergerak di sebuah jalan tol. Pada jarak 5 kilometer dari pintu gerbang
tol, mobil bergerak dengan kelajuan tetap 90 km/jam selama 20 menit. Tentukan :
a. jarak yang ditempuh mobil selama 20 menit
b. posisi mobil dari gerbang jalan tol
Penyelesaian
jarak mula-mula s0 = 5 km
kecepatan (v) = 90 km/jam
waktu (t) = 20 menit = 1/3 jam
a. jarak yang ditempuh mobil selama 20 menit
s = v. t = (90 km/jam).(1/3 jam) = 30 km

b. posisi mobil dari gerbang jalan tol


s = s0 + v.t = 5 + 30 = 30 km
Catatan:
Untuk mencari jarak yang ditempuh, rumusnya adalah
Untuk mencari waktu tempuh, rumusnya adalah
Untuk mencari kecepatan, rumusnya adalah
Kecepatan rata-rata Rumus :

B;

Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)


Pengertian Gerak Lurus Berubah Beraturan
Gerak lurus berubah beraturan (GLBB) merupakan gerak dengan percepatan konstan.
Percepatan merupakan besaran vektor karenanya percepatan terdiri dari besar
percepatan dan arah percepatan. Jadi gerak lurus berubah beraturan adalah gerak
dengan besar percepatan dan arah percepatan konstan. Arah percepatan konstan = arah
kecepatan konstan = arah gerakan benda konstan = benda bergerak lurus. Besar
percepatan konstan artinya besar kecepatan alias kelajuan bertambah secara teratur
atau berkurang secara teratur.
Kelajuan bertambah secara teratur
Misalnya sebuah benda mula-mula diam. Satu sekon kemudian, benda bergerak
dengan kelajuan 2 m/s. Dua sekon kemudian, benda bergerak dengan kelajuan 4 m/s.
Tiga sekon kemudian, benda bergerak dengan kelajuan 6 m/s. Dan seterusnya
Tampak bahwa setiap 1 sekon, kelajuan benda bertambah 2 m/s. Benda tersebut
dikatakan mengalami percepatan konstan sebesar 2 m/s per 1 sekon atau 2 m/s per
sekon atau 2 m/s2.
Kelajuan berkurang secara teratur
Misalnya sebuah benda pada mulanya sedang bergerak dengan kelajuan 10 m/s. Satu
sekon kemudian kelajuannya berkurang menjadi 9 m/s. Dua sekon kemudian
kelajuannya berkurang menjadi 8 m/s. Tiga sekon kemudian, kelajuannya berkurang
menjadi 7 m/s. Dan seterusnya Tampak bahwa setiap 1 sekon, kelajuan benda
berkurang 1 m/s. Benda tersebut dikatakan mengalami perlambatan konstan alias
percepatan negatif sebesar 1 m/s per 1 sekon atau 1 m/s per sekon atau 1 m/s2.
Rumus Gerak Lurus Berubah Beraturan
Terdapat tiga rumus GLBB, antara lain :

Grafik Gerak Lurus Berubah Beraturan


Grafik percepatan waktu dan grafik kecepatan waktu dari sebuah benda yang
bergerak lurus berubah beraturan dengan percepatan konstan sebesar 2 m/s2.

DAFTAR PUSTAKA
http://gardasains.blogspot.com/2013/06/gerak-lurus-beraturan-glb.html

http://gurumuda.net/gerak-lurus-berubah-beraturan.htm

Anda mungkin juga menyukai