Anda di halaman 1dari 33

KANKER

PAYUDARA
CA MAMAE

Adalah . . . . .
penyakit keganasan yang paling banyak
menyerang wanita. Penyakit ini
disebabkan karena terjadinya
pembelahan sel-sel tubuh secara tidak
teratur sehingga pertumbuhan sel tidak
dapat dikendalikan dan akan tumbuh
menjadi benjolan tumor (kanker).

PENYEBABNYA . . . ???

Masih belum jelas tetapi ada faktor yang mendukung

terjadinya kanker payudara yaitu :


Wanita resiko tinggi dari pada pria (99:1)
2. Usia: resiko tertinggi pada usia diatas 30 tahun
3. Riwayat keluarga: ada riwayat keluarga Ca Mammae
pada ibu/saudara perempuan
4. Riwayat menstruasi
1.

5. Riwayat kesehatan
6. Menikah tapi tidak melahirkan anak
7. Riwayat reproduksi
8. Tidak menyusui
9. Menggunakan obat kontrasepsi oral yang lama,
penggunaan therapy estrogen
10. Mengalami trauma berulang kali pada payudara
11. Terapi radiasi; terpapar dari lingkungan yang terpapar
karsinogen
12. Obesitas
13. Life style: diet tinggi lemak, mengkomsumsi alcohol
(minum 2x sehari), merokok.
14. Stress hebat.

Tanda dan
gejala . . . ???

1. Adanya benjolan dibawah ketiak dan


2.

3.
4.
5.

disekitar payudara.
Perubahan bentuk dan besar payudara,
Adanya lekukan ke dalam, tarikan dan
refraksi pada area mammae
Edema dengan peant d orange (keriput
seperti kulit jeruk)
Pengelupasan papilla mammae
Adanya nyeri pada benjolan.

Look at this!!!

6. Adanya kerusakan dan retraksi

pada area puting,


7. Keluar cairan abnormal dari
putting susu berupa nanah,
darah, cairan encer padahal ibu
tidak sedang hamil / menyusui.
8. Ditemukan lesi pada
pemeriksaan mamografi

Stadium kanker payudara


O Stadium 0
O Stadium I

O Stadium II
O Stadium III
O Stadium IV

CARA
PENCEGAHAN . . . ???

1. Kesadaran SADARI dilakukan setiap bulan.

2. Berikan ASI pada Bayi:

Memberikan ASI pada bayi secara berkala akan


mengurangi tingkat hormone tersebut Sedangkan
kanker payudara berkaitan dengan hormone
estrogen.
3. Jika menenmukan gumpalan / benjolan pada
payudara segera kedokter.
4. Cari tahu apakah ada sejarah kanker payudara
pada keluarga. Menurut penelitian 10 % dari
semua kasus kanker payudara adalah factor gen.

5. Perhatikan konsumsi alcohol. Dalam penelitian

menyebutkan alcohol meningkatkan estrogen.


6. perhatikan BB, obesitas meningkatkan risiko kanker
payudara.
7. Olah raga teratur. Penelitian menunjukkan bahwa
semakin kurang berolah raga, semakin tinggi tingkat
estrogen dalam tubuh.
8. Kurangi makanan berlemak. Gaya hidup barat
tertentu nampaknya dapat meningkatkan risiko
penyakit.
9. Usia > 50 th lakukan skrening payudara teratur. 80%
Kanker payudara terjadi pada usia > 50 th
10. Rileks / hindari stress berat. Menurunkan tingkat
stress akan menguntungkan untuk semua kesehatan
secara menyeluruh termasuk risiko kanker payudara.

Pemeriksaan Ca
Mammae/kanker
payudara . . . ???

DIAGNOSA
KEPERAWATANNYAA . . .?

1. Nyeri akut / kronis b/d agen injuri fisik


2. Risiko infeksi b/d imunitas tubuh

primer menurun, prosedur invasive,


penyakit
3. Perdarahan
4. Cemas b.d status kesehatan
5. kurangnya pengetahuan b.d Kurang
paparan sumber informasi

INTERVENSI
KEPERAWATANNYA ???

1. Nyeri Akut b/d agen injuri fisik


Intervensi :
Kaji nyeri secara komprehensif termasuk lokasi,
karakteristik, durasi, frekuensi, kualitas dan
faktor presipitasi.
Observasi reaksi nonverbal dari ketidak
nyamanan.
Gunakan teknik komunikasi terapeutik untuk
mengetahui pengalaman nyeri klien sebelumnya.
Berikan lingkungan yang tenang
Ajarkan teknik non farmakologis (relaksasi,
distraksi dll) untuk mengatasi nyeri.
Berikan analgetik untuk mengurangi nyeri.

2. Risiko infeksi b/d adanya luka operasi, imunitas


tubuh menurun, prosedur invasive
Intervensi :
Bersihkan lingkungan setelah dipakai pasien lain.
Batasi pengunjung bila perlu dan anjurkan u/
istirahat yang cukup
Anjurkan keluarga untuk cuci tangan sebelum dan
setelah kontak dengan klien.
Gunakan sabun anti microba untuk mencuci
tangan.
Lakukan cuci tangan sebelum dan sesudah
tindakan keperawatan.
Gunakan baju dan sarung tangan sebagai alat
pelindung.
Pertahankan lingkungan yang aseptik selama
pemasangan alat.
Lakukan perawatan luka dan dresing infus setiap
hari.

3. Perdarahan
Intervensi :
O Pantau tanda dan gejala perdarahan
pada luka / luka post operasi.
O Lakukan perawatan luka dengan
hati-hati dengan menekan daerah
luka dengan kassa steril dan tutuplah
dengan teknik aseptic basah-basah /
kering-kering sesuai indikasi

4. Cemas b.d status kesehatan


Intervensi :
Bina Hub. Saling percaya
Libatkan keluarga dalam memberikan
dukungan / suport mental dan spiritual
Jelaskan semua Prosedur tindakan yang
akan dilakukan
Hargai pengetahuan ps tentang
penyakitnya
Bantu ps untuk mengefektifkan sumber
support

Kurangnya pengetahuan tentang penyakit dan

perawatannya b.d Kurang paparan thdp


sumber informasi.
Intervensi :
Kaji tingkat pengetahuan klien dan keluarga
tentang proses penyakit
Jelaskan tentang patofisiologi penyakit, tanda
dan gejala serta penyebabnya
Sediakan informasi tentang kondisi klien
Berikan informasi tentang perkembangan klien