Anda di halaman 1dari 24
Wibisana Widiatmaka, SpF(K)
Wibisana Widiatmaka, SpF(K)
 Penemuan kejadian di masyarakat  Pelaporan ke pihak berwajib  Penyelidikan oleh penyelidik polri
 Penemuan kejadian di masyarakat
 Pelaporan ke pihak berwajib
 Penyelidikan oleh penyelidik polri
 Untuk memastikan memang terjadi suatu
perkara
 Penyidikan oleh penyidik dari polri
 Untuk membuat terang suatu perkara
 Dapat mendatangkan ahli bila diperlukan.
○ Dokter adalah ahli tentang tubuh manusia
 Berkas perkara dikirimkan ke penuntut umum  Berkas yang telah lengkap diajukan ke pengadilan
 Berkas perkara dikirimkan ke
penuntut umum
 Berkas yang telah lengkap diajukan
ke pengadilan
 Proses peradilan menghasilkan vonis
dari hakim
Forensik  Berasal dari Forum, suatu tempat, bermula pada zaman Romawi Kuno, untuk berbincang mengenai
Forensik
 Berasal dari Forum, suatu tempat,
bermula pada zaman Romawi Kuno,
untuk berbincang mengenai sesuatu hal/
masalah. Yang dengan perjalanan
sejarah, terdapat Forum yang khusus
membahas masalah penegakan hukum
dan penegakan keadilan.
 Forensik à hal yang berkaitan dengan
penegakan hukum dan keadilan
Ilmu Forensik  Ilmu/cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan ilmu tersebut untuk tujuan penegakan hukum dan
Ilmu Forensik
 Ilmu/cabang ilmu yang mempelajari
pemanfaatan ilmu tersebut untuk tujuan
penegakan hukum dan keadilan
 Terdapat banyak ilmu forensik;
 Ilmu Kimia Forensik
 Ilmu Fisika Forensik
 Ilmu biologi Forensik
 Ilmu Entomologi Forensik
 Ilmu Akuntansi Forensik ……. dan lain lain
Ilmu Kedokteran Forensik  Pemanfaatan pengetahuan kedokteran untuk membantu proses peradilan dalam rangka
Ilmu Kedokteran
Forensik
 Pemanfaatan pengetahuan
kedokteran untuk membantu
proses peradilan dalam
rangka menegakkan hukum
dan keadilan dengan
mengungkapkan FAKTA
3 Bahasan Ilmu Kedokteran Forensik  Mediko-Legal  Peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan tugas,
3 Bahasan
Ilmu Kedokteran Forensik
 Mediko-Legal
 Peraturan perundang-undangan
yang berkaitan dengan tugas,
kewajiban dan tata-cara dalam
melaksanakan profesi kedokteran
○ Kewajiban dan Hak dokter-pasien
○ Prosedur mediko-Legal
 Masalah bioetika
3 Bahasan Ilmu Kedokteran Forensik  Forensik Klinik  Kedokteran Forensik pada kasus korban hidup
3 Bahasan
Ilmu Kedokteran Forensik
 Forensik Klinik
 Kedokteran Forensik pada kasus
korban hidup
○ Korban Perlukaan
○ Korban perkosaan
○ Kasus KDRT
○ Kasus terkait undang-undang
Perlindungan Anak
○ dll
3 Bahasan Ilmu Kedokteran Forensik  Patologi Forensik  Kedokteran Forensik pada kasus korban mati
3 Bahasan
Ilmu Kedokteran Forensik
 Patologi Forensik
 Kedokteran Forensik pada kasus korban
mati
○ Korban Pembunuhan
○ Korban Kecelakaan
○ Korban Bunuh Diri
○ Korban Mutilasi
○ Korban Mati Mendadak
○ dll
pp 16
pp 16
pp 17
pp 17

Penentuan sebab mati yang PASTI

Penentuan sebab mati yang PASTI  Kepala hancur dapat merupakan SEBAB MATI TETAPI, DAPATKAH  Jantung

Kepala hancur dapat merupakan SEBAB MATI TETAPI, DAPATKAH

Jantung sebagai penyebab ?

Paru sebagai penyebab ?

Hati sebagai penyebab ?

Ginjal sebagai penyebab ?

Limpa sebagai penyebab ?

???? sebagai penyebab ?

AUTOPSI  Pembedahan terhadap jenazah  membuka semua rongga tubuh ○ Kepala, ○ Dada, ○
AUTOPSI
 Pembedahan terhadap jenazah
 membuka semua rongga tubuh
○ Kepala,
○ Dada,
○ Perut dan Panggul
 Memeriksa semua alat dalam tubuh
CARA KEMATIAN Sebab Kematian dapat terjadi dengan pelbagai cara;  Pembunuhan: Kematian diakibatkan oleh orang
CARA KEMATIAN
Sebab Kematian dapat terjadi
dengan pelbagai cara;
 Pembunuhan: Kematian diakibatkan
oleh orang lain
 Bunuh Diri: Kematian terjadi
sebagai akibat tindakan korban
sendiri
 Kecelakaan: Kematian timbul
semata-mata akibat kecelakaan
contoh Sebab Mati Cara Mati Tembakan senjata api Tembakan senjata api Tembakan senjata api Akibat
contoh
Sebab Mati
Cara Mati
Tembakan senjata api
Tembakan senjata api
Tembakan senjata api
Akibat ditembak
penjahat
Akibat menembak
kepala sendiri
Terkena peluru
nyasar
Topik dalam Patologi Forensik  Peraturan Perundang-undangan yang terkait  Thanatologi Forensik  Traumatologi
Topik dalam Patologi Forensik
 Peraturan Perundang-undangan yang
terkait
 Thanatologi Forensik
 Traumatologi Forensik
 Kematian akibat Asfiksia Mekanik dan
Tenggelam
 Kematian Mendadak dan Tak Terduga
 Toksikologi Forensik
Topik dalam Patologi Forensik  Kejahatan Seksual  Abortus Kriminal  Pembunuhan Anak Sendiri 
Topik dalam Patologi Forensik
 Kejahatan Seksual
 Abortus Kriminal
 Pembunuhan Anak Sendiri
 Identifikasi Forensik
 Biologi Molekuler Forensik
 Pemeriksaan di TKP
 Laboratorium Forensik Sederhana
 Ekshumasi