Anda di halaman 1dari 1

http://wardaadr.blogspot.com/2012/06/penanggulangan-polusi-udara-yang.

html
IV.
Pertanyaan:
1 .
Bahan pembuat tabung apa saja? (istiqomatul)
2 .
Alat tersebut lebih efektif ditempatkan dimana? Dan apakah alat terseb
ut butuh perawatan? (aulia)
3 .
Jelaskan lebih detil bagaimana cara kerja alat tersebut! (nofic)
4 .
Gas buangan yang berbahaya bereaksi dengan air, apakah air tidak berdam
pak pada lingkungan? (rifai)
5 .
Apakah air membutuhkan sesuatu untuk bereaksi dengan gas? (suwaibah)
6 .
Bisa tahan berapa lamakah alat tersebut? Dan apa yang perlu diganti!(ha
fid)
7 .
Standart khusus oleh pemerintah?(regina)
8 .
Seberapa yakinkah anda tentang udara yang keluar dari cerobong tersebut
bersihkah air tersebut untuk digunakan kembali?(ely)
Jawaban :
1.
Bahan pembuat tabung spray tower adalah logam yang tahan terhadapa suhu
panas yang tinggi. Logam yang biasa digunakan adalah logam besi yang dilapisi ol
eh logam anti karat seperti tembaga.
2.
Alat tersebut ditempatkan tepat pada dicerobong asap, dilakukan pengecek
kan selama 6 bulan sekali, dan melakukan plating (pelapisan besi) jika terjadi k
orosi.
3.
Pada menara semprot (spray tower), gas kotor masuk dari bagian dasar aki
bat adanya tekanan. Gas membumbung ke atas, sementara dari atas disemprotkan air
melalui pipa air yang dilengkapi dengan sprayer sehingga air yang keluar merupa
kan butiran-butiran halus yang memenuhi menara. Karena adanya gaya berat, butira
n-butiran air akan turun sementara gas naik bersama udara. Gas yang terkandung d
alam udara bereaksi dengan air dan turun ke bawah kemudian ditampung dan dialirk
an ke tempat tertentu yang nantinya akan diolah kembali. Udara dan gas yang bers
ih keluar melalui cerobong atas.
4.
Tidak, karena air buangan digunakan kembali sebagai air penyemprot yang
sebelumnya telah di destilasi.
5.
Air sebagai pelarut yang sangat baik, sehingga tidak perlu bantuan untuk
bereaksi dengan gas-gas limbah buangan pabrik. Air yang digunakan untuk spray t
ower bertekanan tinggi dan berupa partikel-partikel kecil sehingga gas dapat den
gan mudah diikat oleh partikel air. Sehingga limbah gas dapat berkurang.
6.
Alat ini dapat tahan 3 sampai 4 tahun dengan rutin melakukan pengecekkan
selama 6 bulan sekali, dan melakukan planting untuk mencegah terjadinya korosi.
Dan melakukan penggantian alat yang telah aus.
7.
Pemerintah telah mengeluarkan beberapa aturan dan udang-undang yang meng
atur dan membatasi keluaran zat-zat sisa pabrik yang berbahaya dan mencemari lin
gkungan. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 1999 tentang Pen
gelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun.
8.
75% sampai dengan 90% tingkat kepercayaan terhadap air yang keluar dari
cerobong tersebut bersih untuk digunakan kembali karena telah didestilasi.