Anda di halaman 1dari 62

SISTEM MANAJEMEN BASIS

DATA

SISTEM MANAJEMEN BASIS DATA


Organisasi data
Struktur basis data
Contoh basis data relational
Membuat basis data
Menggunakan basis data

ORGANISASI DATA
Hierarki data
Spreadshet sebagai basis data sederhana
Flat files
Field-field kunci
Tabel yang berhubungan

HIERARKI DATA

Data bisnis secara tradisional telah diorganisasikan ke


dalam suatu hierarki field-field data yang bergabung
untuk membentuk record lalu membentuk file.
Field data :
unit data terkecil
mencerminkan jumlah data terkecil yang akan ditarik dari
komputer pada satu waktu. Contoh kode mata kuliah

Record : suatu koleksi field-field data yang saling


berhubungan (baris-baris dalam tabel).
File adalah koleksi record yang saling berhubungan
seperti satu file dari seluruh record yang berisi field
kode-kode mata kuliah dan namanya

HIERARKI DATA (CONT)


Basis

data adalah sekumpulan file.


Definisi basis data :
Umum:
merupakan kumpulan dari
seluruh data berbasis komputer sebuah
perusahaan.
Khusus: merupakan kumpulan data
yang berada dibawah kendali piranti
lunak sistem manajemen basis data.
(File2 yg berada di komp pribadi
seorang manajer dianggap berada diluar
basis data)

HIERARKI DATA (CONT)


Figur 1. Tabel mata kuliah

KODE
MIS 105
MIS 305
POM 250
MGT 300
MKT 300
MKT 444
STA 2230
ACG 201
ACG 301
FIN 305
ECN 375
ECN 460
INT 100
INT 201
INT 202

URAIAN
Field

Literasi Sistem Informasi


Sistem Manajemen Basis Data
Pengantar Manajemen Operasi
Pengantar Manajemen
Pengantar Pemasaran
Riset Pemasaran
Statistik Deskriptif
Akuntansi Keuangan
Akuntansi Biaya
Keuangan Pribadi
Pasar Global
Regulasi Perbankan
Keberagaman Budaya
Bahasa Spanyol untuk Bisnis
Bahasa Prancis untuk Bisnis

SPREADSHEET SEBAGAI BASIS DATA


SEDERHANA
Tabel yang berisi baris dan kolom dapat disajikan dalam
suatu spreadsheet.
Banyak pengguna yang telah mengenal spreadsheet,
oleh itu dapat digunakan untuk memperkenalkan
konsep-konsep basis data.
Kolom-kolom dalam spreadsheet mencerminkan fieldfield data, sedangkan judul kolom berisi nama-nama
field data.
Baris-baris dalam tabel berisi nilai-nilai field.

SPREADSHEET SEBAGAI BASIS DATA


SEDERHANA (CONT)
Figur 2. contoh spreadshet tabel
mata kuliah

FLAT FILES

Flat file adalah suatu tabel yang tidak memiliki kolom berulang.
Kolom yang berulang melanggar persyaratan bagi flat file.
Alasan dari sebuah tabel harus menjadi flat file adalah karena
komputer membaca field-field data dari suatu record secara
berurutan
Alasan kedua untuk flat file adalah bahwa ia memungkinkan
struktur basis data untuk dinormalisasi.
Normalisasi adalah suatu proses formal untuk menghapus fieldfield data yang berulang sambil tetap menjaga kemampuan
basis data untuk menambah, mengubah, dan menghapus tanpa
menyebabkan kesalahan.

FLAT FILES (CONT)


Contoh file yang bukan sebuah flat files
BIDANG

KODE

URAIAN

MIS

105

Literasi Sistem Informasi

POM

250

Pengantar Manajemen Operasi


Pengantar Manajemen

MGT

300

KODE
315

Pengantar Pemasaran
MKT

300

URAIAN
Sistem Manajemen
Basis Data

Riset Pemasaran
444

Statistik Deskriptif
STA

230

Akuntansi Biaya
Akuntansi Keuangan

ACG

201

301
Keuangan Pribadi

FIN

305

Regulasi
Perbankan

Pasar Global
ECN

375

460

FIELD-FIELD KUNCI
Kunci (Key) didalam suatu tabel adalah satu field
(atau kombinasi field) yang berisi suatu nilai yang
secara unik mengidentifikasi masing-masing record
didalam tabel
Beberapa tabel mungkin memiliki dua field yang
merupakan kandidat untuk menjadi kunci.
Kandidat kunci (key candidat) adalah sebuah field
yang secara unik mengidentifikasi masing2 baris
tabel namun tidak dipilih menjadi kunci
Field yang dipilih menjadi field kunci adalah field yg
padat

ISBN

JUDUL

X125
C21
P1963
C123
W459
R16
U523
H384
J384
K232
L921
K772
K127
T881
T327
A129
N991
V67
X329
P88

Contoh-contoh Basis Data


HTML untuk Pemula
Manajemen Bisnis
Produk, Promosi, Penempatan dan Harga
Teknik-teknik Penjualan Personal
Pengantar Akuntansi
Akuntansi Biaya
Dasar-dasar Manajemen Operasi
Risiko dan Pengembalian
Peranti Lunak Produktivitas Pribadi
Dasar-dasar Peranti Keras
Saham versus Obligasi
Sumber Daya Manusia Dewasa Ini
Server Oracle
Server SQL
Manajemen Bisnis
Sistem Federal Reserve
Bahasa Perancis untuk Bisnis
Bahasa Spanyol di Tempat Kerja
Statistik Untuk Bisnis

TABEL-TABEL YANG BERHUBUNGAN

Jika kita ingin mengetahui proyek-proyek yang


disyaratkan untuk mata kuliah berjudul Literasi
Sistem Informasi kita harus menemukan nilai yang
cocok di field data yang dimiliki bersama oleh
kedua tabel. Field kode terdapat di kedua tabel dan
memungkinkan data dikedua tabel tersebut
disatukan atau dihubungkan.

Figur 1. Tabel mata kuliah

KODE
MIS 105
MIS 305
POM 250
MGT 300
MKT 300
MKT 444
STA 2230
ACG 201
ACG 301
FIN 305
ECN 375
ECN 460
INT 100
INT 201
INT 202

URAIAN
Literasi Sistem Informasi
Sistem Manajemen Basis Data
Pengantar Manajemen Operasi
Pengantar Manajemen
Pengantar Pemasaran
Riset Pemasaran
Statistik Deskriptif
Akuntansi Keuangan
Akuntansi Biaya
Keuangan Pribadi
Pasar Global
Regulasi Perbankan
Keberagaman Budaya
Bahasa Spanyol untuk Bisnis
Bahasa Prancis untuk Bisnis

Tabel tabel project


KODE

MIS105
MIS105
MIS316
MKT444
MKT444
MKT444
FIN305
INT201
INT201
INT202
INT202

ANGKA

1
2
1
1
2
3
1
1
2
1
2

JUDUL

Pembuatan Home Page


Bekerja Menggunakan Windows
Basis Data Alumni
Menemukan Pelanggan
Membuat Segmentasi Pelanggan
Layanan Pelanggan
Portofolio Pribadi
Kata Benda
Kata Kerja
Kata Benda
Kata Kerja

TANGGAL
BERAKHIR

NILAI

15/9/2003
13/11/2003
5/12/2003
31/10/2003
21/11/2003
12/12/2003
14/11/2003
17/9/2003
21/11/2003
17/9/2003
21/11/2003

25
50
20
50
50
40
35
15
25
15
25

STRUKTUR BASIS DATA

Struktur hierarkis database


Struktur jaringan database
Struktur database relational

STRUKTUR BASIS DATA


Struktur

basis data adalah cara data diorganisasi


agar pemrosesan data menjadi lebih efisien.
Struktur ini kemudian diimplementasikan melalui
suatu sistem manajemen basis data.
Sistem Manajemen Basis Data (DBMS) adalah
suatu aplikasi piranti lunak yang menyimpan
struktur basis data, data itu sendiri, hubungan di
antara data didalam basis data & nama** formulir,
jenis-jenis data, angka dibelakang desimal,
jumlah karakter, nilai default & seluruh uraian
field lainnya.

STRUKTUR HIERARKI DATABASE


Sistem manajemen Database IDS (Integrated
Data Store) adalah salah satu DBMS pertama
dan sesuai dengan struktur database hirarkis
Struktur hirarkis dibentuk oleh kelompokkelompok data, subkelompok, dan berapa
subkelompok lagi.
Gambar 6.2 menunjukkan navigasi dari Tabel
Jurusan ke Tabel mata Kuliah menggunakan
struktur database hirarkis

STRUKTUR JARINGAN DATABASE


Struktur jaringan database dikembangkan
untuk memungkinkan pengambilan data
spesifik
Mereka mengizinkan semua record yang
diberikan untuk menunjuk ke record lain
dalam database

STRUKTUR DATABASE REASIONAL


Terobosan ini datang dari penelitian dasar yang
dilakukan secara independen oleh CJ Date dan EF
Codd menggunakan aljabar relasional
Mereka mampu menunjukkan bahwa database
relasional diciptakan dari serangkaian tabel yang saling
berhubungan, pada kenyataannya, jauh lebih fleksibel
dari pada struktur database hirarkis atau jaringan
Sedangkan struktur database hierarkis dan jaringan
bergantung pada hubungan fisik dalam bentuk alamat
penyimpanan, struktur database relasional
menggunakan hubungan implisit yang bisa tersirat dari
data

KONSEP BASIS DATA


Ketika

pengguna memikirkan record dalam basis


data, mereka secara intuitif akan merasa bahwa
urutan2 yang ditampilkan dalam sebuah laporan
merupakan cerminan dari urutan penyimpanan
record di dalam disk komputer.
Sasaran utama dari konsep basis data adalah
untuk meminimalkan pengulangan data dan
memperoleh independensi data. Independensi
data adalah
kemampuan untuk melakukan
perubahan pada struktur data tanpa melakukan
perubahan pada program aplikasi yang
memproses data.

KONSEP BASIS DATA (CONT)


Kamus

data mencakup definisi-definisi data yang


disimpan di dalam basis data dan dikendalikan
oleh sistem manajemen basis data.
Struktur basis data yang dimuat dalam kamus data
adalah kumpulan dari seluruh definisi field, definisi
tabel, relasi tabel dan hal-hal lainnya. Nama field
data (teks, angka, tanggal), nilai-nilai yang valid
untuk data dan karakterik lainnya akan disimpan
dalam kamus data.

MEMBUAT BASIS DATA


Menentukan kebutuhan data
Teknik pemodelan data
Diagram relasi entitas
Diagram kelas (class diagram)

MENENTUKAN KEBUTUHAN DATA


Menentukan data yang perlu dikumpulkan dan
disimpan adalah langkah penting dalam mencapai
suatu sistem berbasis komputer.
Ada 2 pendekatan dasar yang dipergunakan untuk
menentukan kebutuhan data, yaitu:

Pendekatan berorientasi pada proses


Pendekatan pemodelan perusahaan

PENDEKATAN BERORIENTASI PADA PROSES

Ketika perush memilih pendekatan ini maka untuk


menentukan kebutuhan datanya perush mennjalankan
urutan langkah sbb:
1) Mendefinisikan masalah
2) Mengidentifikasikan keputusan yang dibutuhkan
3) Menjabarkan kebutuhan informasi

Menentukan pemrosesan yang dibutuhkan


5) Menentukan spesifikasi kebutuhan data
4)

Pendekatan proses oriented disebut juga


pendekatan problem oriented karena dimulai
dengan suatu masalah

PENDEKATAN PEMODELAN PERUSAHAAN


Kekuatan

pendekatan pemodelan perusahaan


adalah bahwa ia mengambil keuntungan dari
sudut pandang sumber daya data perusahaan
yang luas.
Jika perusahaan melakukan pemodelan data
perusahaan, diskripsi dari seluruh data disebut
model data perusahaan (enterprise data model).
Proses dari atas ke bawah ini dimulai selama
perencanaan strategis untuk sumber daya
informasi, diilustrasikan dalam figur 6.8

Perencanaan strategis untuk


sumber daya informasi

Model data
perusahaan

Mengembangkan
basis data
Figur 6.8 model data
sebuah perusahaan

Basis data

TEKNIK-TEKNIK PEMODELAN DATA


Pemodelan kebutuhan data perusahaan didukung oleh
teknik-teknik yang menguraikan data, bagaimana data
diagregatkan ke dalam tabel dan bagaimana tabel
dihubungkan satu sama lain.
Terdapat 2 teknik yaitu :
Diagram relasi entitas digunakan untuk menguraikan
hubungan antara kumpulan2 data konseptual sehingga
record2 saling terhubung & dapat digabungkan
bersama. Secara intuitif kita tertarik untuk menganggap
entitas sebagai tabel-tabel.
Diagram kelas digunakan untuk meguraikan hubungan
data maupun mengoperasikan data didalam relasi.

DIAGRAM RELASI ENTITAS


ERD adalah satu sarana komunikasi dan dokumentasi
yang bermanfaat diantara profesional sistem informasi
dan para pengguna.
Ketika pemikiran-pemikiran dapat terdokumentasi dan
terkomunikasikan dengan jelas, spesialis sistem
informasi akan memiliki kelengkapan yang lebih baik
dalam
mengembangkan
suatu
struktur
sistem
manajemen basis data guna mendukung pengambilan
keputusan.

DIAGRAM KELAS
Suatu diagram
relasi entitas hanya merupakan
penyajian grafis dari data dan relasi, bukannya
tindakan-tindakan yang dilakukan atas data.
Terdapat satu teknik di mana data yang digunakan
dalam aplikasi dan tindakan-tindakan yang terkait
dengan data dapat disajikan secara grafis.
Teknik ini disebut diagram kelas dan merupakan salah
satu dari beberapa model rancangan yang berorientasi
pada objek.
Diagram kelas terdiri atas kelas** yang memiliki nama,
field** didalam kelas dan tindakan** (kadang disebut
metode) yang dilakukan atas kelas.

clsPROJECT
Nama
TglBerakhir
menambahProyek
menghapusProyek
memperbaruiProyek

clsKARYAWAN
1

1..*

Memiliki

NamaBelakang
NamaDepan
Gaji
TglMulaiKerja
menambahKaryawan
menghapusKaryawan
memperbaruiKaryawan
1..*

clsPRODUK
Mempekerjakan

Kode
Uraian
HargaPokok
HargaJual

clsPERUSAHAAN
1..*

menambahProduk
menghapusProduk
memperbaruiProduk
menjualProduk

1
Menjual

NamaPerusahaan
Alamat
menambahPerusahaan
menghapusPerusahaan
memperbaruiPerusahaan

MENGGUNAKAN BASIS DATA


Kita

biasanya berinteraksi dengan


sebuah basis data dari sebuah komputer
pribadi meskipun data tersebut berada di
tempat lain dalam jaringan.
Formulir, laporan, dan query adalah
metode-metode
umum
yang
dipergunakan untuk mengakses basis
data yang disimpan dalam suatu sistem
manajemen basis data.

LAPORAN DAN FORMULIR


Mayoritas interaksi pengguna dengan basis data
adalah melalui laporan dan formulir.
Sebagian besar vendor peranti lunak manajemen
basis data menawarkan GUI yang memudahkan
pembuatan formulir dan laporan.
Kebanyakan laporan dan formulir yang dibutuhkan
oleh pengguna dapat dibuat tanpa bantuan dari
profesional sistem informasi.

PERBEDAAN FORMULIR DAN LAPORAN :


Perbedaan

terbesar antara formulir dan laporan


adalah bahwa formulir dapat digunakan untuk
menambah, menghapus, atau memodifikasi
record-record basis data.
Figur 6.14 menunjukkan sebuah formulir untuk
memasukkan mata kuliah ke dalam basis data.
Formulir ini dikembangkan dalam Access, tetapi
ia mewakili formulir lain yang dihasilkan oleh
sebagian besar peranti lunak DBMS paling
besar.

Figur 6.14 formulir entri data untuk tabel mata kuliah

NAVIGASI
pengguna

dapat melakukan navigasi dari satu


record
ke
record
berikutnya
dengan
mempergunakan basis navigasi yang berada di
bagian bawah formulir.
Icon "* pada basis navigasi memerintahkan
formulir untuk membuat satu record baru.
Formulir
memungkinkan
dilakukannya
pembuatan record baru maupun modifikasi
record-record yang sudah ada.

AKURASI
Formulir

akan menjalankan definisi field data


yang telah ditentukan ketika basis data dibuat.
Definisi tersebut dapat menentukan nilai valid
tertentu, rentang data untuk nilai numerik, dan
aturan-aturan lain yang mendukung akurasi.
la juga dapat menerapkan aturan yang berada
di luar definisi field data. Formulir memberikan
satu kesempatan untuk menyesuaikan nilai-nilai
data pada aplikasi area bisnis tertentu.

KONSISTENSI
Konsistensi

adalah hal yang sangat penting


ketika nilai-nilai field dalam satu tabel
dipergunakan untuk menggabungkan recordnya ke tabel yang lain..
Perhatikan Figur 6.14 bahwa satu menu dropdown ditampilkan kepada pengguna untuk
memasukkan nilai.
Field dengan label Jurusan yang menawarkan
akan terkait dengan field Singkatan dalam tabel
MATA KULIAH

PENYARINGAN
Basis

data dapat memiliki jumlah data sangat


banyak. Pengguna mungkin menyaring record
yang ingin dilihat dengan menggunakan formulir
ini.
Setiap field dalam formulir dapat digunakan
sebagai saringan (filter). Penyaringan membantu
mengatasi kelebihan informasi.
la
juga dapat membatasi akses seorang
pengguna terhadap data di dalam basis data jika
ada beberapa record tertentu yang ingin
dirahasiakan.

SUBFORMULIR
Figur

6.15 mengilustrasikan kombinasi formulir


dan subformulir. Saat pengguna memasukkan
informasi mata kuliah, informasi proyek juga
dapat di masukkan. Terdapat dua baris navigasi,
satu untuk formulir, dan satu untuk subformulir.
Entri-entri ke dalam subformulir secara otomatis
dihubungkan
dengan
record
formulir.
Subformulir membantu menjaga keakuratan &
konsistensi yang dibutuhkan dari data.

Figur 6.15 formulir entri data gabungan untuk tabel-tabel


mata kuliah dan proyek

LAPORAN (REPORTS)
Data teragregasi dari basis data yang diformat
dengan cara yang akan membantu pengambilan
keputusan.
Figur 6.16 adalah laporan yang menampilkan
setiap jurusan dengan daftar setiap mata kuliah
yang
diajarkan
&
proyek-proyek
yang
disyaratkan untuk mata kuliah tersebut.
Agregasi seperti ini sekarang terlihat seperti hal
yang sepele, tapi sebelum zaman basis data,
penyiapan seperti ini bisa jadi sulit untuk
dilakukan.

Figur 6.16 laporan mata kuliah yang ditawarkan dan proyekproyek mata kuliah

QUERY

Query

adalah suatu permintaan kepada basis


data untuk menampilkan record-record yang
dipilih. Sistem manajemen basis data biasanya
memberikan antarmuka yang mudah untuk
digunakan bagi para pengguna.
Query pada umumnya memilih field data dalam
jumlah terbatas dan kemudian membatasi recordrecord yang ditampilkan berdasarkan satu
kumpulan kriteria tertentu.

QUERY (CONT)
Konsep

Query-by-example adalah suatu hal


yang signifikan karena pentingnya arti seorang
manajer dapat melakukan akses langsung atas
nilai-nilai basis data.
Formulir
dan laporan dapat menampilkan
sejumlah hasil yang mengaburkan hal-hal yang
sebenarnya ingin ditemukan oleh manajemen.
Manajer dapat memanfaatkan QBE untuk dapat
dengan cepat menemukan data tertentu untuk
memecahkan masalah.

BAHASA QUERY TERSTRUKTUR


Bahasa

Query Terstruktur atau Structured Query


Language (SQL) adalah kode yang digunakan
oleh sistem manajemen basis data relasional
untuk mengerjakan pekerjaan basis data.
Pengguna dapat melihat Figur 6.18 sebagai
QBE, sistem manajemen basis data melihat
Figur 6.20 sebagai SQL.
Peranti lunak DBMS memiliki GUI dan programprogram "wizard" yang menuntun pengguna
menggunakan query dengan cara yang mudah
digunakan.

Figur 6.19 query by example (QBE)

Figur 6.20 bahasa query terstruktur (SQL)

PEMROSESAN BASIS DATA LANJUTAN


Pemrosesan

analitis on-line atau on-line


analytical processing (OLAP) menjadi hal yang
umum dalam peranti lunak sistem manajemen
basis data.
Vendor-vendor memasukkan fitur ini untuk
memungkinkan dilakukannya analisis data yang
mirip dengan statistik cross-tabulation.
Contoh, salah situ field dalam tabel PROYEK
(label 6.4) berisi angka nilai yang diberikan
untuk proyek.

Data

mining, data marts, dan data warehousing


mengacu pada kelompok konsep yang melihat
data perusahaan sebagai sebuah peti harga
yang harus dibuka, diperiksa, dan dikuasai.
Ketiganya
memusatkan
perhatian
pada
metodologi-metodologi
yang
menawarkan
akses yang cepat kepada para pengguna untuk
mengagregasikan data data tertentu untuk
kebutuhan pengambilan keputusan mereka.

Dengan semakin banyaknya jumlah data yang


disimpan, bagaimana para pengguna dapat
mengetahui seluruh relasi di antara data?
Field data manakah yang penting bagi pengambilan
keputusan?
Apakah terdapat data yang penting dalam basis
data yang tidak dipergunakan?
Knowledge
discovery menjawab pertanyaan
dengan menganalisis penggunaan data dan
kesamaan data di antara tabel-tabel yang berbeda.

PERSONEL BASIS DATA


Administrator

basis Data memiliki tanggung


jawab teknis maupun manajerial atas sumber
daya basis data, Programer basis data diminta
untuk membuat kode komputer pemrosesan
data yang efisien.
Pengguna akhir basis data adalah pembuat
keputusan
dan pengambil jumlah data,
pengguna akhir memberikan dampak yang
sangat besar pada desain, penggunaan dan
efisiensi basis data.

ADMINISTRATOR BASIS DATA


Spesialis

informasi
yang
ahli
dalam
megembangkan, menyediakan, dan mengamankan
basis data adalah administrator basis data
(database administrator - DBA).
administrator
basis data mengawasi seluruh
aktivitas basis data, Mereka
harus memiliki
keahlian manajerial maupun keahlian teknis yang
tinggi.
Sebuah perusahaan pada umumnya memiliki
beberapa administrator basis data, yang dikelola
oleh seorang manajer administrasi basis data.

PROGRAMER BASIS DATA


Programer

basis data memiliki lebih banyak


pengalaman dan pelatihan daripada programerprogramer lain yang dimiliki oleh perusahaan.
Salah satu alasannya adalah bahwa basis data
merupakan pusat penyimpanan fakta bagi
perusahaan.
Jika terjadi kesalahan pemrograman di dalam
basis data, konsekuensinya dapat dirasakan
oleh pengguna dalam jumlah yang sangat
besar.

KEUNTUNGAN DBMS
Mengurangi pengulangan data
Mencapai independensi data
Mengambil data dan informasi dengan cepat
Keamanan lebih baik

KERUGIAN DBMS
Membeli perangkat lunak yang mahal
Mendapatkan konfigurasi piranti keras yang besar
Mempekerjakan dan memelihara staf DBA