Anda di halaman 1dari 4

TUGAS KIMIA ORGANIK LANJUT

REAKSI REDUKSI DALAM SENYAWA ORGANIK YANG MELIBATKAN


RADIKAL BEBAS

OLEH :
NILA ANGGRENI
E1M012045

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MATARAM
2014

November 21, 2014

REAKSI REDUKSI DALAM SENYAWA ORGANIK YANG MELIBATKAN


RADIKAL BEBAS
Reaksi kimia alkena yang khas adalah reaksi adisi. Proses reaksi adisi
didahului dengan pemutusan ikatan dari ikatan (bersifat lebih lemah), yang
dilanjutkan dengan masuknya unsur baru dari luar. Dalam alkena, reaksi reduksi
berarti menambahkan hidrogen pada senyawa tersebut. Artinya, rantai rangkap akan
terputus dan akan terjadi reaksi adisi. Reaksi adisi adalah reaksi penambahan yang
memecah ikatan rangkap menjadi ikatan tunggal. Sehingga Reaksi adisi oleh
hydrogen (hidrogenasi) pada alkena dikenal juga dengan nama reaksi reduksi.
Untuk reaksi reduksi yang melibatkan radikal bebas pada alkena, biasanya
langkah awal pada reaksi ini adalah pembentukan radikal bebas yang dalam hal ini
adalah pemaksapisahan homolitik suatu peroksida (HOOH) menjadi radikal bebas
hidroksil ( OH ). Pemaksapisahan tersebut dapat terjadi secara spontan atau dapat
pula karena pengaruh panas/cahaya.
Reduksi suatu alkena dengan HBr dalam peroksida menghasilkan produk alkil
bromide. Pemaksapisahan HOOH menghasilkan OH kemudian akan membantu
mempercepat proses pemaksapisahan homolitik H-Br menjadi radikal Br, yang akan
mendukung reaksi selanjutnya yakni terputusnya ikatan rangkap oleh serangan
radikal Br dan masuknya hidrogen pada senyawa tersebut sehingga menghasilkan
suatu produk alkil bromida.
Hanya HBr yang dapat menjalani reaksi reduksi yang melibatkan radikal
bebas pada alkena. HCl tidak dapat menjalani reaksi reduksi radikal bebas kepada
alkena disebabkan oleh reaksinya yang relatif perlahan dalam hal pemaksapisahan
HCl menjadi radikal bebas. Begitupula dengan HI, yang reaksinya terlalu perlahan
untuk mendukung suatu reaksi rantai.
Jika Br radikal menyerang alkena maka terbentuklah radikal bebas yang lebih
stabil, dimana kestabilan radikal bebas yakni pada posisi tersier > sekunder > primer.
Mekanisme reaksi dengan jalan seperti diatas dikenal dengan efek peroksida atau
dikenal pula sebagai adisi anti-markovnikov.

November 21, 2014

Mekanisme

November 21, 2014

DAFTAR PUSTAKA
Fessenden, Fessenden. 1992. Kimia Organik. (Terjemahan Aloysius Hadyana
Pudjaatmaka). Edisi ketiga. Jakarta:Penerbit Erlangga.
.