Anda di halaman 1dari 13

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami ucapkan kehadirat Allah SWT karena dengan


rahmat,

hidayah

dan

inayah

Nya-lah

makalah ini

dapat

terselesaikan. Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas kelompok


matakuliah Teknologi bangunan pada semester ganjil tahun ajaran 2014
2015 Universitas Sriwijaya. Kami mengucapkan terima kasih kepada,
dosen mata kuliah Teknologi bangunan yang telah memberikan arahan
dan bimbingan pada mata kuliah tersebut, karena kami ingin pembaca
mengetahui tentang Bahan bangunan..
Kami menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih
kurang sempurna, untuk itu kami mohon saran dan kritik yang
membangun dari pembaca.

Penyusun

TEKNOLOGI BANGUNAN

DAFTAR ISI

Kata Pengantar.........................................................................

Daftar Isi....................................................................................

BAB I. PENDAHULUAN ..................................................................

BAB II. PEMBAHASAN ...................................................................

BAB V. PENUTUP ............................................................................

12

DAFTAR PUSTAKA .........................................................................

20

TEKNOLOGI BANGUNAN

BAB 1
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Bahan bangunan sintetis, yang umumnya digunakan dalam pembangunan
rumah, terbuat dari ratusan campuran kimia.
Seiring waktu, campuran-campuran ini akan diserap tubuh dan perlahanlahan tentu saja dapat membahayakan kesehatan orang-orang yang tinggal di
dalam rumah atau bangunan tersebut. Dan sini kami memilih bahan bangunan
HEMPCRETE salah satu bahan bangunan yang digunakan untuk dinding.

B. Rumusan Masalah
1. Apakah itu Hempcrete ?
2. Bagaimana bisa berbahan dasar serat ganja jadi bahan bangunan ?
3. Apakah keuntungan menggunakan hempcrete ?

C. Tujuan

Adapun tujuan dari makalah ini adalah :


-

Untuk mengetahui apa itu Hempcrete, bahan bangunan yang masih


dalam tahap pengembangan.

Untuk mengetahui cara nya bahan dasar serat ganja bisa jadi bahan
bangunan.

Untuk mengetahui keuntungan dalam penggunaan bahan bangunan


hempcrete.

TEKNOLOGI BANGUNAN

BAB 2
PEMBAHASAN
A. HEMPCRETE
Hempcrete adalah sebutan untuk
bahan bangunan yang diproduksi dari
campuran material yang berasal dari pohon
ganja jenis hemp (cannabis sativa. L) dengan
pengikat berbasis kapur dan air. Hempcrete
ringan, kuat dan merupakan bahan
bangunan yang dapat bernapas
(breathable). Sebagai bahan bangunan yang kuat, hempcrete tahan banting
seperti kayu timber yang dilempar ketika dimuat di kapal atau kendaraan.
Biasanya untuk pelapisan hempcrete, digunakan plester kapur yang dapat
bernapas, bisa juga menggunakan cladding kayu dan cladding batu (dengan

adukan semen kapur). Dengan rasio perbandingan antara hempcrete dan


pengikat/semen kapur, hempcrete memungkinkan untuk digunakan sebagai
4

TEKNOLOGI BANGUNAN

lantai atau tembok yang solid dan mampu bernapas, atau digunakan sebagai
sekat untuk atap rumah.

Hempcrete mampu memberikan isolasi termal dan akustik yang sangat


baik sebagai sebuah struktur bangunan dengan sound building system pada
lapisan kulit luar bangunan. Metode dalam konstruksi bagunan hempcerte

membutuhkan beberapa bahan produk dan rakitan yang berbeda, disesuaikan


dengan sifat dan kebutuhan bahan bangunan untuk dinding, lantai dan atap.
Hempcrete merupakan bahan bangunan yang sehat dan dapat bernapas,
dapat menyerap dan memancarkan uap air yang membantu mengatur
kelembaban internal dan mencegah kelembaban yang berlebihan yang
mengakibatkan pertumbuhan jamur. Hempcrete memastikan iklim sehat dalam
ruangan.
Biaya yang dikeluarkan untuk
bangunan berbahan hemp sebanding
dengan biaya yang dikeluarkan untuk
konstruksi bangunan konvensional
lainnya. Dengan struktur yang ringan,
5

TEKNOLOGI BANGUNAN

hempcrete tidak membutuhkan pondasi yang besar, oleh karena itu hempcrete
menjadi alternatif bangunan yang hemat biaya.
B. Bahan Dasar Serat Ganja
Alergi, asma, migrain, masalah kulit, pencernaan dan pernafasan, sampai
kanker adalah bahaya yang mengintai di balik dinding rumah kita.

Bagaimana bisa?

Penelitian
bangunan

mengatakan,

sintetis,

yang

bahan

umumnya

digunakan dalam pembangunan rumah,


terbuat dari ratusan campuran kimia.
Seiring waktu, campuran-campuran ini
akan diserap tubuhdan perlahan-lahan
tentu saja dapat membahayakan kesehatan
orang-orang yang tinggal di dalam rumah
atau bangunan tersebut. Memang tak banyak yang bisa kita lakukan, khususnya
bila di negara kita kesadaran mengenai topik ini sendiri masih sangat minim.
Tetapi bagi mereka yang peduli, ada kabar bagus dari Eropa dan Amerika Serikat
yang mengusung konsep bangunan ramah lingkungan dan kesehatan. David
Madera, salah satu pendiri Hemp Technologies, sebuah perusahaan yang
menyuplai campuran hemp untuk keperluan bangunan, mengatakan bahwa
dinding yang terbuat dari hemp tidak mengandung racun, tidak berlumut atau
berjamur, bebas hama serta tahan api. Tentu saja keuntungan semacam ini
menarik minat mereka yang sadar dan menginginkan hidup lebih sehat.
Potensi kegunaan hemp sebagai
bahan bangunan yang sehat ini sangat
signifikan. menurut Peter Ashley, kepala
Departemen
6

Perumahan

dan

TEKNOLOGI BANGUNAN

Kantor

Pengembangan Rumah Sehat dan Pengawas Timah Berbahaya Amerika Serikat.


Beliau menyebutkan penelitian yang dilaksanakan di sebuah perumahan di kota
Seattle, menunjukkan hasil bahwa kesehatan para penghuni rumah berbahan
hemp ini membaik, dibandingkan dari sebelumnya yang tinggal di dalam rumah
berbahan dasar konvensional.
Masalah kebanyakan pemerintah negara maju dalam mengelola
kesehatan manusia khususnya dalam bidang perumahan adalah pendekatannya
yang

kurang

Rebecca

sistematis,

Morley,

kepala

menurut
Pusat

Perumahan Sehat Nasional. Alih-alih


mengadakan pemeriksaan terhadap
bahan dasar rumah sebelum dibangun,
pemerintah dan pihak terkait baru
melakukan tindakan setelah orangorang yang tinggal di dalam bangunan mulai merasakan penurunan dalam
kesehatannya. Atau buruknya lagi, setelah orang-orang ini sakit. Ia juga
mengatakan selama ini rumah ramah lingkungan memusatkan perhatian pada
kelangsungan lingkungan alam sekitar, bukan pada kesehatan orang-orang yang
tinggal di dalamnya.
Kami mengambil langkah selanjutnya dalam dunia bangunan ramah
lingkungan., kata Anthony Brenner, seorang perancang bangunan yang bekerja
untuk Push Design, sebuah perusahaan rancang bangun yang memfokuskan pada
bangunan ramah lingkungan.
Kami sedang mengembangkan sebuah sistem yang memusatkan
kesehatan orang-orang yang tinggal di dalamnya. Sampai di sini jangan dulu
bicara mengenai prospek bangunan berbahan dasar hemp di Indonesia dalam
waktu dekat. Saat ini di Amerika Serikat, meski legal untuk membangun rumah
dari hemp, faktanya hemp ini harus diimpor (biasanya dari Inggris) karena hemp
yang berasal dari tanaman marijuana dikategorikan ilegal. Ini menjadikan biaya
pembangunan membengkak.
7

TEKNOLOGI BANGUNAN

Satu-satunya cara untuk mengatasi pembengkakkan biaya ini adalah


dengan mengindustrialkan hemp sebagai bahan bangunan, mulai dari menanam
sampai mengolah di tanah sendiri. Bila ini sudah dicapai, maka masyarakat luas
bisa mendapatkan akses untuk memiliki rumah yang tak hanya ramah lingkungan
tapi juga lebih sehat.

C. Keuntungan menggunakan Hempcrete

Hemp mengubah CO2


selama

pertumbuhannya

dengan menangkap karbon


dan melepaskan oksigen.
Menggunakan hemp dalam
konstruksi bangunan akan
menyimpan karbon yang
dapat memperpanjang usia
bangunan. Hempcrete menyimpan sekitar 110kg dari CO2 per meter kubik.
Hempcrete sangat melindungi dengan U-values yang sangat rendah, sehingga
bangunan menjadi hemat energi, ideal untuk memenuhi standar bangunan masa
kini.
Hempcrete

menyediakan

thermal mass yang berarti bahwa


bangunan

berbahan

material

hempcrete akan mengubah suhu


lebih lambat dan mengurangi beban
pemanasan dibandingkan dengan
bahan bangunan lain dengan bobot
yang lebih ringan serta U-values yang sama.
Hempcrete alami dan dapat ditembus oleh uap air atau istilahnya
"bernapas" yang membantu untuk menciptakan bangunan sehat.
8

TEKNOLOGI BANGUNAN

Hemp dapat tumbuh bersama dengan tanaman pangan lain dan mampu
memperbaiki tanah dan mengurangi rumput liar. Dalam pembudidayaan, hemp
tidak memerlukan agrochemical (berbahan kimia) dan tidak memerlukan
pestisida atau insektisida. Hempcrete adalah sebuah produk dengan nilai limbah
yang renda

TEKNOLOGI BANGUNAN

10

TEKNOLOGI BANGUNAN

11

TEKNOLOGI BANGUNAN

BAB 3
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Semangkin Berkembangnya jaman, semangkin berkembangnya juga bahan
bangunan yang digunakan untuk membangun rumah, ratusan campur bahan
kimia yang digunakan untuk membuat bahan bangunan yang terbaik. Seiring
waktu, campuran-campuran ini akan diserap tubu dan perlahan-lahan
tentu saja dapat membahayakan kesehatan orang-orang yang tinggal di dalam
rumah atau bangunan tersebut. Dengan bahan bangunan Hempcrete yang
menggunakan campuran material yang berasal dari pohon ganja jenis hemp
(cannabis sativa L) dengan pengikat berbasis kapur dan air. Yang masih dalam
tahap pengembangan. Dan semoga saja hempcrete bisa menjadi bahan
bangunan masa depan.

12

TEKNOLOGI BANGUNAN

DAFTAR PUSAKA
http://www.indoganja.com/2013/05/hempcrete-material-ganja.html

http://kharisibnuayyash.wordpress.com/2012/11/25/bangunan-berbahandasarserat-ganja-hempcrete/

http://www.hemp-limeconstruct.co.uk/hempcrete.html

http://inhabitat.com/

13

TEKNOLOGI BANGUNAN