Anda di halaman 1dari 14

DISTRIBUSI, BIOSNTESIS DAN

KATABOLISME METHYLXANTIN
PADA TUMBUHAN
Disusun oleh :
Achmad Yani Setiawan (10334012)
Ayu Octavia Utami
( 10334043 )
Nurlinda Noveliya
( 10334054 )
Hari
Aditya

PENGERTIAN
Methylxanthines dan asam methyluric
adalah purine adalah alkaloid yang disatukan
dalam jumlah terbatas pada tumbuhan,
mencakup teh, kopi dan cokelat

URUTAN BIOSINTESIS
Biosynthetis yang utama adalah suatu urutan
terdiri dari xanthosine -> 7-methylxanthosine
-> 7-methylxanthine -> theobromine -> kafein.

Kafeina atau lebih populernya kafein, ialah


senyawa alkaloid xantina berbentuk kristal
dan berasa pahit yang bekerja sebagai obat
perangsang psikoaktif dan diuretik ringan.

Tanaman yang mengandung kafein


Kafeina dijumpai secara alami pada bahan
pangan seperti :
biji kopi,
daun teh,
buah kola,
guarana,
mat.

Distribusi Methylxantin di dalam


Tumbuhan
Methylxanthines telah ditemukan di (dalam)
hampir 100 jenis.Dibandingkan dengan
alkaloida tumbuhan lain, seperti nikotin,
strychnine dan morfin, purine alkaloida dibagibagikan secara luas seluruh tumbuhan
walaupun akumulasi konsentrasi kofein
terbatas untuk suatu jumlah terbatas jenis,
mencakup Coffea rabica ( kopi), Camellia
sinensis ( teh) dan Theobroma cokelat (
cokelat)

Biosintesis

Katabolisme Methylxantin
Katabolisme kafein pada umumnya mulai
dengan konversi nya ke theophylline catalysed
oleh N7-Demethylase. Konversi ini menjadi
rate-limiting masuk purine alkaloida
catabolism dan menyediakan suatu penjelasan
siap untuk konsentrasi yang tinggi tentang
kafein endogin didalam jenis seperti Coffea
arabica dan Camellia sinensis.

Metabolisme Methylxantin

Kafeina memiliki molekul metabolit yaitu 1-3-7asam trimetilurat, paraksantina, teofillina dan
teobromina dengan masing-masing lintasan
metabolismenya. Kafeina mengikat reseptor
adenosina di otak. Adenosina ialah nukleotida
yang mengurangi aktivitas sel saraf saat
tertambat pada sel tersebut.

Methylxantin dalam Camellia sinensis


Camellia sinensis adalah asli ke Timur, dan Selatan Bagian
tenggara Asia, tetapi ditanami ke seberang dunia di daerah
subtropis dan tropis. Adalah suatu pohon yang selalu hijau
semak belukar atau pohon kecil yang pada umumnya dihias ke
di bawah 2 m ( 6.6 ft) ketika ditanami untuk daun-daun nya,
mempunyai suatu taproot kuat. Bunga adalah yellow-white, 2.54 cm ( 0.98-1.6 garis tengah, dengan 7 bagian dan 8 daun
bunga.Benih Camellia sinensis dan Camellia oleifera dapat
ditekan untuk menghasilkan minyak teh, suatu sweetish bumbu
dan minyak goreng yang harus tidak dikacaukan dengan minyak
pohon teh, suatu kotoran minyak yang digunakan untuk medis
dan tujuan kosmetik,

Methylxantin dalam Camellia sinensis


Kafein telah dilokalisir kepada bundelyang vaskuler C.
Sintesis daun-daun yang menggunakan
immunohistochemical metoda dan confocal membaca
sekilas laser mikroskopi.
Phloem diusulkan menjadi area akumulasi yang utama
tetapi kafein adalah dengan tujuan di dalam
pendahuluan, tanda selaput kayu. Hal ini dihipotesakan
kafein itu disatukan di dalam chloroplasts sel
photosynthetic dan mengangkut kepada bundel yang
vaskuler dimana kafein bertindak sebagai suatu bahan
kimia pertahanan melawan terhadap berbagai
pathogens dan predators.

Kesimpulan
biosynthesis kafein diaktifkan oleh penurunan
(pangkat,derajad) purine nucleotides. Didalam
tanama yang lebih tinggilainnya organisma,
purine nucleotides disatukan oleh keduaduanya. Nasib purine yang berkenaan dengan
metabolisme nucleotides pada umumnya
diselidiki menggunakan radiolabeled purine
basis dan nucleosides.

Sekian dan terimakasih