Anda di halaman 1dari 5

Early History of Accounting

Pra Syarat Double Entry


Kita tahu bahwa pembukuan double entry muncul di italia sekitar abad 13. dalam
catatan sejarah paling tua yang menggunakan double entry bertanggal tahun
terakhir dari abad 13, tapi mungkin saja double entry telah digunakan beberapa
tahun sebelumnya.
Littletons Antecedent
Menanggapi pertanyaan sebelumnya bahwa logis dari double entry muncul pada
saat adanya beberapa kondisi tertentu dan kondisi tersebut tidak sama seperti
kondisi sebelumnya. Pendapat dari prof. Littleton yang merupakan tanggapan
klasik, dan double entry muncul akibat beberapa sejarah tertentu yang harus
dijelaskan atau digali. menyatakan mengklasifikasikan antecedentx yaitu yang
mewakili kelompok material(sesuatu yang diperlukan untuk bekerja dan
kelompok yang mewakili dan bahasa) dan media untuk mengekspresikan material.
Walaupun ada dalam bentuk yang nyata namun tidak mempunyai kejelasan
menjadi penyebab timbulnya double entry. Double entry berkembang maka
mereka menfokuskan pada perkembangan akuntansi dibagian barat. muncul pada
peradaban kuno walaupun prasyarat telah ada tetapi energy yang diperlukan untuk
itu kurang. tetapi apa yang dimaksud sebagai energi oleh Littleton perlu dikaji
lebih dalam. pendapat utama yang diperlukan untuk munculnya double entry
adalah struktur dan pertumbuhan entitas bisnis di lingkungan pasar yang
kompleks. Littleton dari kekayaan pribadi ,modal ,perniagaan dan kredit adalah
beberapa tipe yang berhubungan dengan peristiwa dan kondisi. Akuntansi double
entry seperti sebuah penemuan telah dipengaruhi oleh inovasi tekonologi lain.
Adanya bentuk-bentuk pembukuan pada jaman kuno berkaitan dengan berbagai
factor diantaranya penemuan system penulisan, pengenalan angka arab dan
system decimal, penyebaran pengetahuan aljabar, adanya bahan-bahan penulisan
yang murah, meningkatnya literasi (kemelehurufan) dan adanya medium
SILVYANTI
A31111117
Accounting Theory

Early History of Accounting


pertukaran yang baku A Litleton menyebutkan tujuh prakondisi dan timbulnya
pembukuan yang sistimatis :
1. Seni menulis. Karena pembukuan pertama-tama adalah suatu pencatatan.
2. Arimetika. Karena aspek-aspek mekanis

pembukuan terdiri

dari

serangkaian komputasi sederhana.


3. Kekayaan Pribadi. Karena pembukuan hanya berkaitan dengan pencatatan
fakta tentang kekayaan, dan hak atas kekayaan.
4. Uang. Yaitu (perantara dalam perekonomian), karena pembukuan tidak
diperlukan kecuali transaksi dalam kekayaan dan hak atas kekayaan dapat
direduksi ke dalam denominator umum ini.
5. Kredit. Yaitu (transaksi yang belum selesai), karena dorongan untuk
membuat catatan tidak begitu kuat jika semua transaksi pertukaran telah
selesai pada saat kejadian.
6. Perniagaan. Karena pertukaran yang hanya bersifat local tidak cukup
memberi

tekanan

(volume

usaha)

untuk

mendorong

orang

mengkoordinasikan gagasan yang berbeda-beda ke dalam suatu system.


7. Modal. Karena tanpa modal perniagaan akan tidak berarti dan kredit akan
tidak mungkin.
Masing masing peradaban kuno yang disebutkan di atas mencakup prasyaratprasyarat tersebut, sehingga mendorong kehadiran berbagai bentuk pembukuan .
Sejarah perkembangan akuntansi di dunia dapat ditelusuri sampai sekitar 3000
tahun sebelum masehi. Hal ini terbukti dari periode Mesir kuno sewaktu
pembuatan piramid dan sphinx sekitar 2650 tahun sebelum masehi. Dari sekian
banyak fungsi terbukti bahwa fungsi pencatatan merupakan fungsi yang mulamula dikenal oleh umat manusia. Sejak 4000 tahun sebelum masehi di Babilonia
telah terdapat catatan akuntansi ditembok-tembok yang ditemukan pada
reruntuhan dari zamanitu.demikian pula pada zaman Yunani dan Roma kuno telah
pula terdapat catatan akuntansi. Akuntansi pada waktu itu masih bersifat alat
pencatatan dan belum dapat disebut ilmu.

SILVYANTI
A31111117
Accounting Theory

Early History of Accounting


Perkembangan selanjutnya terdapat pada abad pertengahan di Italia. Kemanjuan
pad abad pertengahan ini menimbulkan pusat-pusat perdagangan di Florence dan
Venesia serta memerlukan teknik-teknik pencatatan tertentu. Dapat dipahami
bahwa pada tahun 1494 di Venesia, Italia merupakan tahun pertama kali
diperkenalkannya tata buku berpasangan oleh Luca Pacioli daalam bukunya yang
terkenal dengan judul Summa de Arithmetika Geomtria Proportioni et
Proportionalita. Keseluruhan bukunya bukan mengenai akuntasi. Sebagian isi
bukunya adalah mengenai Aritmetic, Algebra daan Geometry. Pada bagian lain
dari buku tersebut dengan sub judul Particularis de Computis et Scripturis yaitu
bagian yang berisi double entry accounting. Sebetulnya Pacioli bukan penemu
pertama dari double entry accounting sebab menurutnya sistem tersebut sudah
dipakai paling sedikit 100 tahun sebelumnnya di Venice. Menurut penulis barat
asal mula akuntansi yang sekarang adalah dari buku Pacioli ini dapat dilihat dari
gambar sejarah awal akuntansi.dari hasil penelitian ternyata banyak data yang
membuktikan bahwa jauh sebelum penulisan ini sudah dikenal akuntansi. Ilmu
matematika yang dikenal Pacioli pada tahun 1491 bukan hal yang baru lagi karena
sudah dikenal Islam 600 tahun sebelumnya. Akuntansi pada masa kelahiran
feodalisme di Eropa mulai berkembang dan saling menopang dengan
perkembangan ekonomi kapitalis. Akuntansi melakukan kegiatan pencatatan dan
pemberian informasi bagi investor atau capitalist dan kreditor sehingga ia dapat
memilih alternatif yang paling menguntungkan baginya. Dengan akuntansi
investor dapat mengawasi aset perusahaannya dan dapat mengembangkan
modalnya sehingga semakin besar dan meluas. Perkembangan ekonomi yang
pesat di Eropa meneyebabkan para investor sampai menjelajahi ke benua Amerika
dan akhirnya belahan bumi ini menjadi daerah tumbuh suburnya ilmu akuntansi.
Contoh yang diberikan Pacioli adalah semua usaha dijalankan untuk suatu waktu
yang singkat, misalnya pembelian 100 kg garam yang akan dijual untuk mencari
laba. Transaksi dibuat adalah:
a) Salt (100lb.)

$100

Cash

$100

Purchase of 100 lb. Of salt from A


SILVYANTI
A31111117
Accounting Theory

Early History of Accounting


b) Cash

80
Salt (50 lb.)

80

Sold 50 lb. Of salt to B

c) Salt

10
Cash

10

Paid C for expense in connection with strorage of salt.


d) Cash

90
Salt (50 lb.)

90

Sold 50 lb. Of salt to D.


Selanjutnya kemudian di posting ke buku besar.
Catatan berupa neraca dan atau laba rugi menjadi alat pertanggungjawaban
seseorang yang akan mengurus harta benda orang lain (stewardsip). Dalam tahap
ini akuntansi berkembang di Eropa (Italia, Belanda, Jerman, Inggris, Perancis).
Revolusi industri pada abad ke- 18 menimbulkkan keperluan akan informasi
tentang biaya produksi sehingga terciptalah akuntansi biaya disamping akuntansi
keuangan berupa Daftar Neraca dan Laba rugi. Perkembangan akuntansi biaya
terutama terdapat di Inggris dengan diterbitkannya buku Robert Hamilton (1798)
yang berjudul introduction tto merchandise, buku ini merupakan dasar
akuntansi biaya. Pada abad ke- 19 merupakan perkembangan akuntansi, pada
masa itu berkembangkah pula depreciation accounting karena sebelum itu
depresiasi tidak dianggap sebagai biaya. Pada tahun 1877, Garke dan Fells
menulis buku factory account sebagai sumbangan kemajuan industrial
accounting.
Pada abad ke- 20 akuntansi lebih berkembang di Inggris dan Amerika Serikat
serta akuntansi telah berkembang menjadi dua cabang yaitu: financial
accounting dan cost accounting. Cost accounting yang semula diperlukan
untuk informasi biaya, berkembang menjadi alat untuk dasar berbagai putusan
SILVYANTI
A31111117
Accounting Theory

Early History of Accounting


ekonomi para manager. Sehingga dalam tahun 1950an oleh Vatter mengganti
nama menjadi management accounting. Sejak dimulainya penjajahan Belanda
oleh Verenigde Oost Indische Compagnie (VOC) sejak akhir aabad ke- 20, maka
sistem pembukuan rangkap dikenal di Indonesia. Sejak tahun 1930an pada masa
resesi dunia, di Amerika Serikat timbul keperluan akan prinsip-prinsip akuntansi
yang mendasari laporan keuangan. New York Security Exchange dan Amerika
Institute of Accountants bekerja sama untuk menyusun standar-standar akuntansi
guna memperbaiki informasi yang diberikan melalui laporan keuangan. Dengan
demikian akuntansi lebih meningkat pada tahap pengertian sebagai sistem
informasi, sebagaimana sekarang.
Pada tahun 1940, buku Paton-Littleton: an introduction to Corporate Accounting
Standards. Oleh para pakar akuntansi dianggap sebagai usaha menyusun teori
akuntansi secara serius. Terbukti, teori akuntansi yang dimulai oleh PatonLittleton sifatnya adalah normatif yaitu bahwa teori ini bertujuan untuk menyusun
konsep-konsep yang mendasari pedoman berupa prinsip (standard) akuntansi.
Pada tahun 1986, Watts-Zimmerman menerbitkan buku yang berjudul Positive
Accounting Theory. Teori yang positif ini bertujuan untuk menerangkan
hubungan sebab akibat (casual) tentang gejala-gejala akuntansi. Teori ini dapat
kritikan yang tajam dari Cristenson (penganut teori Popper) yang menganggap
bahwa teori yang dicetuskan ooleh Watts Zimmerman belum memenuhi
persyaratan ilmiah.
Sampi tahun 1991 adalah bahwa belum ada kesepakatan yang bulat antara para
pakar akuntansi, apakah akuntansi dapat diklasifikasikan sebagai ilmu. Karena
teori terdiri dari teori-teori yang dianggap ilmiah, maka para pakar akuntansi
menganggap akuntansi belum memenuhi sebagai ilmu atau tidak mempunyai
teori. Akan tetapi ada pakar akuntansi yang beranggapan bahwa akuntansi bisa
dimasukkan kedalam kelompok ilmu. Champer berpendpat, bahwa pola ilmiah
untuk teori akuntansi dapat dibuktikan.

SILVYANTI
A31111117
Accounting Theory