Anda di halaman 1dari 39

LOGIKA MATEMATIK

Departemen Matematika FMIPA IPB

Bogor, 2014

Topik Bahasan

1
1

Proposisi, Perangkai Dasar, dan Tabel Kebenaran

2
2

Proposisi Kompleks

3
3

Kesetaraan Dua Proposisi

4
4

Terapan Logika Matematik (Argumen)

Proposisi, Perangkai Dasar, dan Tabel Kebenaran

Topik Bahasan

1
1

Proposisi, Perangkai Dasar, dan Tabel Kebenaran

2
2

Proposisi Kompleks

3
3

Kesetaraan Dua Proposisi

4
4

Terapan Logika Matematik (Argumen)

Proposisi, Perangkai Dasar, dan Tabel Kebenaran

Proposisi

DeÖnisi (Proposisi)

Proposisi adalah suatu pernyataan yang mempunyai dua kemungkinan nilai kebenaran, yaitu benar atau salah tetapi tidak mungkin keduanya .

Proposisi

%

&

Benar

Salah

Proposisi, Perangkai Dasar, dan Tabel Kebenaran

Proposisi, Perangkai Dasar, dan Tabel Kebenaran Contoh Manakah dari pernyataan-pernyataan berikut yang merupakan

Contoh Manakah dari pernyataan-pernyataan berikut yang merupakan proposisi? Bila pernyataan tersebut merupakan proposisi, tentukan nilai kebenarannya.

1
1

IPB terletak di Bogor.

2
2

Semarang adalah ibukota Jawa Timur.

3
3

Matematika itu menyenangkan.

4
4

Itu komputer siapa?

5
5

a + 1 = 3 .

Proposisi, Perangkai Dasar, dan Tabel Kebenaran

Notasi untuk Proposisi dan Nilai Kebenaran

Tabel Kebenaran Notasi untuk Proposisi dan Nilai Kebenaran Notasi untuk proposisi : huruf kecil ( p

Notasi untuk proposisi : huruf kecil ( p , q, r , s, t , dan proposisinya

) diikuti tanda ":"

 

Contoh Lambangkan proposisi-proposisi berikut dan tentukan nilai kebenarannya.

1
1

2 adalah bilangan genap. Bogor adalah ibukota negara Indonesia.

 
2
2
3
3

( 2 + 3 ) 4 = ( 2 4 ) + ( 3 4 ) .

Catatan: Pada tabel kebenaran, hanya huruf kecil ( p , q , r , s

Catatan: Pada tabel kebenaran, hanya huruf kecil ( p , q, r , s, t , yang dituliskan untuk menyatakan suatu proposisi

)

Notasi untuk nilai kebenaran:

Notasi untuk nilai kebenaran:

Nilai kebenaran Notasi pada tabel kebenaran

Benar

1

Salah

0

Proposisi, Perangkai Dasar, dan Tabel Kebenaran

Perangkai Dasar

1
1

negasi

(

)

2
2

dan

(

^

)

3
3

atau

(

)

4
4

jika

,

maka

 

(

!

)

5
5

jika dan hanya jika

(

$

)

Keterangan: "

"

menyatakan suatu proposisi

Proposisi, Perangkai Dasar, dan Tabel Kebenaran

KlasiÖkasi Proposisi Berdasarkan Penggunaan Perangkai

tunggal (tanpa perangkai)

Berdasarkan Penggunaan Perangkai tunggal (tanpa perangkai) Proposisi % ! majemuk (dengan satu perangkai) &

Proposisi

%

! majemuk (dengan satu perangkai)

&

kompleks (dengan dua atau lebih perangkai)

Proposisi, Perangkai Dasar, dan Tabel Kebenaran

Proposisi Majemuk

  Proposisi tunggal ( p )   p   %   Proposisi tunggal   &
 

Proposisi tunggal

(

p)

 

p

 

%

 

Proposisi

tunggal

tunggal

 

&

 

q

!

+ Perangkai negasi (

) Proposisi majemuk ( p)

jika

!

+ Perangkai

dan ( ^ ) atau ( _ )

,

maka

( ! )

jika dan hanya jika ( $ )

Proposisi majemuk p ^ q p _ q

p ! q p $ q

Proposisi, Perangkai Dasar, dan Tabel Kebenaran

Perangkai "Ingkaran" (Negasi)

DeÖnisi (Negasi)

Misalkan p adalah suatu proposisi . Proposisi "ingkaran p " (negasi p ) adalah suatu proposisi yang salah jika p benar dan proposisi yang benar jika p salah .

Notasi: p (dibaca negasi p /ingkaran p /tidak p /bukan p ) p (dibaca negasi p /ingkaran p/tidak p /bukan p )

Tabel Kebenaranp (dibaca negasi p /ingkaran p /tidak p /bukan p ) p p 1 0 0

p

p

1 0

0 1

Proposisi, Perangkai Dasar, dan Tabel Kebenaran

Proposisi, Perangkai Dasar, dan Tabel Kebenaran Catatan: Lambangkan proposisi dalam bentuk positif. Tidak melambangkan

Catatan:

Lambangkan proposisi dalam bentuk positif. Tidak melambangkan suatu proposisi dan negasinya, dengan huruf yang berbeda.
Tidak melambangkan suatu proposisi dan negasinya, dengan huruf yang berbeda.Lambangkan proposisi dalam bentuk positif.

suatu proposisi dan negasinya, dengan huruf yang berbeda. Contoh Tentukan dan lambangkan negasi dari

Contoh Tentukan dan lambangkan negasi dari proposisi-proposisi berikut, kemudian tentukan nilai kebenarannya.

1
1

3 adalah bilangan ganjil.

2
2

1 + 2 = 4.

3
3

IPB tidak memiliki fakultas hukum.

Proposisi, Perangkai Dasar, dan Tabel Kebenaran

Perangkai "Dan" (Konjungsi)

DeÖnisi (Konjungsi)

Misalkan p dan q adalah dua buah proposisi . Proposisi " p dan q " (konjungsi p dengan q ) adalah suatu proposisi yang bernilai benar jika kedua proposisi p dan q bernilai benar .

Notasi: p ^ q (dibaca p dan q ) p ^ q (dibaca p dan q )

Tabel Kebenaranq bernilai benar . Notasi: p ^ q (dibaca p dan q ) p q p

p

q

p ^ q

1

1

0

0

1

0

1

0

1

0

0

0

Proposisi, Perangkai Dasar, dan Tabel Kebenaran

Proposisi, Perangkai Dasar, dan Tabel Kebenaran Catatan: Kata lain yang bisa diartikan sebagai perangkai ^ adalah:

Catatan: Kata lain yang bisa diartikan sebagai perangkai ^ adalah:

tetapi, walaupun, meskipun, sedangkan, namun.

^ adalah: tetapi, walaupun, meskipun, sedangkan, namun. Contoh Misalkan diketahui dua proposisi berikut. p :

Contoh Misalkan diketahui dua proposisi berikut. p : Penemu telepon adalah Alexander Graham Bell. q : Telinga merupakan alat pendengaran bagi manusia. Nyatakan proposisi-proposisi berikut dalam kalimat verbal, kemudian tentukan nilai kebenarannya.

1
1

p ^ q

2
2

p ^ q

3
3

p ^ q

Proposisi, Perangkai Dasar, dan Tabel Kebenaran

Perangkai "Atau" (Disjungsi)

Disjungsidan Tabel Kebenaran Perangkai "Atau" (Disjungsi) inklusif % & eksklusif DeÖnisi (Disjungsi inklusif)

inklusif

%

&

eksklusif

DeÖnisi (Disjungsi inklusif)

Misalkan p dan q adalah dua buah proposisi . Proposisi " p atau q " (disjungsi inklusif p dengan q ) adalah suatu proposisi yang bernilai benar jika sekurang-kurangnya satu proposisi penyusunnya bernilai benar .

Notasi: p _ q (dibaca p atau q ) p _ q (dibaca p atau q )

Proposisi, Perangkai Dasar, dan Tabel Kebenaran

DeÖnisi (Disjungsi eksklusif)

Misalkan p dan q adalah dua buah proposisi . Proposisi " p ataukah q " (disjungsi eksklusif p dengan q ) adalah suatu proposisi yang bernilai benar jika salah satu saja dari kedua proposisi penyusunnya yang bernilai benar .

Notasi: p Y q (dibaca p ataukah q ) p Y q (dibaca p ataukah q )

Tabel Kebenaranbenar . Notasi: p Y q (dibaca p ataukah q ) p q p _ q

p

q

p _ q

p Y q

1

1

1

0

1

0

1

1

0

1

1

1

0

0

0

0

Proposisi, Perangkai Dasar, dan Tabel Kebenaran

Contoh

Misalkan diketahui dua proposisi berikut.

p : 4 < 6 .

q : 4 = 6.

Nyatakan proposisi-proposisi berikut dalam kalimat verbal, kemudian tentukan nilai kebenarannya.

p: 4 = 6 . Nyatakan proposisi-proposisi berikut dalam kalimat verbal, kemudian tentukan nilai kebenarannya. p

p: 4 = 6 . Nyatakan proposisi-proposisi berikut dalam kalimat verbal, kemudian tentukan nilai kebenarannya. p

_ q

Y q

Proposisi, Perangkai Dasar, dan Tabel Kebenaran

Perangkai "Jika

,

maka

"

Dasar, dan Tabel Kebenaran Perangkai "Jika , maka " DeÖnisi Misalkan p dan q adalah dua

DeÖnisi Misalkan p dan q adalah dua buah proposisi . Proposisi "jika p , maka q " adalah suatu proposisi yang bernilai salah bilamana p bernilai benar dan q bernilai salah .

salah bilamana p bernilai benar dan q bernilai salah . Notasi: p ! q (dibaca jika

Notasi: p ! q (dibaca jika p , maka q ) p : hipotesis, premis, anteseden p ! q (dibaca jika p, maka q) p : hipotesis, premis, anteseden q : kesimpulan, konsekuen

Tabel Kebenaran: hipotesis, premis, anteseden q : kesimpulan, konsekuen p q p ! q 1 1 0

p

q

p ! q

1

1

0

0

1

0

1

0

1

0

1

1

Proposisi, Perangkai Dasar, dan Tabel Kebenaran

Proposisi, Perangkai Dasar, dan Tabel Kebenaran Catatan: Hubungan sebab akibat antara hipotesis dan kesimpulan tidak harus

Catatan:

Hubungan sebab akibat antara hipotesis dan kesimpulan tidak harus selalu ada. Dalam hal proposisi p ! q diajukan sebagai proposisi yang benar dan terdapat hubungan antara
Dalam hal proposisi antara hipotesis dan kesimpulan tidak harus selalu ada. p ! q diajukan sebagai proposisi yang benar p ! q diajukan sebagai proposisi yang benar dan terdapat hubungan antara hipotesis dan kesimpulan, proposisi p ! q dapat diucapkan:

pberimplikasi q

berimplikasi q

psyarat cukup bagi q

syarat cukup bagi q

qsyarat perlu bagi p

syarat perlu bagi p

phanya jika q .

hanya jika q.

q q syarat perlu bagi p p hanya jika q . Contoh Tentukan nilai kebenaran proposisi-proposisi

Contoh Tentukan nilai kebenaran proposisi-proposisi berikut.

1
1

Jika 2 2 = 4, maka 2 4 = 4 2 .

2
2

Jika 1 < 2 dan 1 > 2, maka 1 = 2.

3
3

Jika Indonesia memiliki 50 provinsi, maka Tanjung Selor adalah ibukota Kalimantan Timur.

Proposisi, Perangkai Dasar, dan Tabel Kebenaran

Proposisi, Perangkai Dasar, dan Tabel Kebenaran Variasi perangkai "jika , maka ": 1 q ! p

Variasi perangkai "jika

,

maka

":

1
1

q ! p disebut konvers dari p ! q

2
2

p ! q disebut invers dari p ! q

3
3

q ! p disebut kontrapositif dari p ! q

3 q ! p disebut kontrapositif dari p ! q Contoh Tentukan konvers, invers, dan kontrapositif

Contoh Tentukan konvers, invers, dan kontrapositif dari proposisi-proposisi berikut, kemudian tentukan nilai kebenarannya.

1
1

Jika 1 + 2 = 3, maka Padang adalah ibukota Sumatera Utara.

2
2

Jika IPB terletak di Bogor, maka IPB terletak di Jawa Barat.

Proposisi, Perangkai Dasar, dan Tabel Kebenaran

Perangkai "Jika dan hanya jika" (jhj)

Kebenaran Perangkai "Jika dan hanya jika" (jhj) DeÖnisi Misalkan p dan q adalah dua buah proposisi

DeÖnisi Misalkan p dan q adalah dua buah proposisi . Proposisi " p jika dan hanya jika q " adalah suatu proposisi yang bernilai benar bilamana p dan q memiliki nilai kebenaran yang sama .

bilamana p dan q memiliki nilai kebenaran yang sama . Notasi: p $ q (dibaca p

Notasi: p $ q (dibaca p jika dan hanya jika q ) p $ q (dibaca p jika dan hanya jika q)

Tabel Kebenaran. Notasi: p $ q (dibaca p jika dan hanya jika q ) p q p

p

q

p $ q

1

1

0

0

1

0

1

0

1

0

0

1

Proposisi, Perangkai Dasar, dan Tabel Kebenaran

Proposisi, Perangkai Dasar, dan Tabel Kebenaran Catatan: Dalam hal proposisi p $ q benar dan terdapat

Catatan:

Dalam hal proposisi p $ q benar dan terdapat hubungan antara p dan q , proposisi p $ p $ q benar dan terdapat hubungan antara p dan q , proposisi p $ q dapat diucapkan sebagai " p syarat perlu dan cukup bagi q ".
Agar sebagai " p syarat perlu dan cukup bagi q ". p $ q benar terdapat dua p $ q benar terdapat dua syarat, yaitu p ! q benar dan q ! p benar.

dua syarat, yaitu p ! q benar dan q ! p benar. Contoh Lambangkan dan tentukan

Contoh Lambangkan dan tentukan nilai kebenaran proposisi-proposisi berikut.

1
1

4 bilangan ganjil jhj 3 bukan bilangan genap.

2
2

Mahasiswa TPB IPB diwajibkan tinggal di asrama jhj IPB memiliki asrama.

Topik Bahasan

Proposisi Kompleks

1
1

Proposisi, Perangkai Dasar, dan Tabel Kebenaran

2
2

Proposisi Kompleks

3
3

Kesetaraan Dua Proposisi

4
4

Terapan Logika Matematik (Argumen)

Proposisi Kompleks

Proposisi Kompleks

DeÖnisi (Proposisi kompleks)

Proposisi kompleks adalah proposisi yang menggunakan dua atau lebih perangkai .

proposisi yang menggunakan dua atau lebih perangkai . Contoh Tentukan nilai kebenaran proposisi-proposisi kompleks

Contoh Tentukan nilai kebenaran proposisi-proposisi kompleks berikut.

1
1

[( p ^ q ) _ ( q $ r )] ! r , bilamana p benar, q salah, dan r salah.

2
2

p ! [ q _ ( p ^ r )] , bilamana q salah dan r benar.

3
3

[( p ! q ) ^ ( q _ p )] ! ( p $ q ) .

Proposisi Kompleks

KlasiÖkasi Proposisi Berdasarkan Nilai Kebenarannya

1
1

Tautologi Proposisi yang selalu bernilai benar untuk semua kemungkinan kombinasi nilai kebenaran proposisi-proposisi penyusunnya. Notasi: i

2
2

Kontradiksi Proposisi yang selalu bernilai salah untuk semua kemungkinan kombinasi nilai kebenaran proposisi-proposisi penyusunnya. Notasi: o

3
3

Kontingensi Proposisi yang bukan tautologi dan bukan kontradiksi.

Proposisi Kompleks

Proposisi Kompleks Contoh Gunakan tabel kebenaran untuk memeriksa apakah proposisi-proposisi berikut merupakan tautologi,

Contoh Gunakan tabel kebenaran untuk memeriksa apakah proposisi-proposisi berikut merupakan tautologi, kontradiksi, ataukah kontingensi.

1
1

p ^ p

2
2

( p ! q ) _ p

3
3

[( p ! q ) ^ ( q $ r )] ! ( p $ r )

Topik Bahasan

Kesetaraan Dua Proposisi

1
1

Proposisi, Perangkai Dasar, dan Tabel Kebenaran

2
2

Proposisi Kompleks

3
3

Kesetaraan Dua Proposisi

4
4

Terapan Logika Matematik (Argumen)

Kesetaraan Dua Proposisi

Kesetaraan Dua Proposisi

DeÖnisi (Kesetaraan logik)

Dua buah proposisi dikatakan setara logik, bila kedua proposisi tersebut memiliki nilai kebenaran yang sama untuk setiap kombinasi nilai kebenaran proposisi penyusunnya .

setiap kombinasi nilai kebenaran proposisi penyusunnya . Notasi: p = q atau p q atau p

Notasi:

p = q atau p q atau p , q (dibaca p setara logik dengan q , selanjutnya hanya akan dibaca p setara dengan q )

q , selanjutnya hanya akan dibaca p setara dengan q ) Contoh Gunakan tabel kebenaran untuk

Contoh Gunakan tabel kebenaran untuk menunjukkan bahwa:

1
1

p ! q = p _ q

2
2

( p ^ q ) = p _ q

Kesetaraan Dua Proposisi

Beberapa Dalil Kesetaraan

Misalkan p, q , dan r adalah sembarang proposisi, i tautologi, serta o kontradiksi.

1
1

p

_ p = i

 
2
2

p

^ p = o

3
3

p

_ q

=

q _ p

4
4

p

^ q =

q ^ p

5
5

( p )

= p

6
6

( p _ q ) =

p ^ q

7
7

( p ^ q ) = p _ q

8
8

p

! q = q ! p = p _ q

9
9

p

$ q = ( p ! q ) ^ ( q ! p )

9 p $ q = ( p ! q ) ^ ( q ! p )

Contoh Gunakan tabel kebenaran untuk membuktikan kebenaran dalil-dalil kesetaraan tersebut.

untuk membuktikan kebenaran dalil-dalil kesetaraan tersebut. (Departemen Matematika FMIPA IPB) Landasan Matematika:

Terapan Logika Matematik (Argumen)

Topik Bahasan

1
1

Proposisi, Perangkai Dasar, dan Tabel Kebenaran

2
2

Proposisi Kompleks

3
3

Kesetaraan Dua Proposisi

4
4

Terapan Logika Matematik (Argumen)

Terapan Logika Matematik (Argumen)

Terapan Logika Matematik (Argumen)

Matematik (Argumen) Terapan Logika Matematik (Argumen) DeÖnisi (Argumen) Argumen adalah suatu proposisi yang

DeÖnisi (Argumen) Argumen adalah suatu proposisi yang berbentuk

[ H 1 ^ H 2 ^

^ H n ] ! K .

Catatan: 1 H 1 , H 2 ,
Catatan:
1
H 1 , H 2 ,

, H n : hipotesis-hipotesis

K : kesimpulan Argumen K : [ H 1 ^ H 2 ^ biasa ditulis: [ H 1 ^ H 2 ^ biasa ditulis:

^ H n ] ! K

H 1

H 2

.

.

.

H n

K

Terapan Logika Matematik (Argumen)

[ H 1 ^ H 2 ^

Sah ^ H n ] ! K tautologi

%

Argumen

&

[ H 1 ^ H 2 ^

Tidak sah ^ H n ] ! K bukan tautologi

Terapan Logika Matematik (Argumen)

Terapan Logika Matematik (Argumen) Catatan: Jika suatu argumen sah dan semua hipotesisnya benar, maka kesimpulan benar.

Catatan:

Jika suatu argumen sah dan semua hipotesisnya benar, maka kesimpulan benar. Untuk memeriksa kesahan suatu argumen dapat digunakan:
Untuk memeriksa kesahan suatu argumen dapat digunakan:Jika suatu argumen sah dan semua hipotesisnya benar, maka kesimpulan benar.

tabel kebenaranUntuk memeriksa kesahan suatu argumen dapat digunakan: aturan inferensia metode pohon (Departemen Matematika FMIPA

aturan inferensiakesahan suatu argumen dapat digunakan: tabel kebenaran metode pohon (Departemen Matematika FMIPA IPB) Landasan

metode pohonargumen dapat digunakan: tabel kebenaran aturan inferensia (Departemen Matematika FMIPA IPB) Landasan Matematika:

Terapan Logika Matematik (Argumen)

Terapan Logika Matematik (Argumen) Contoh Periksa kesahan argumen-argumen berikut menggunakan tabel kebenaran. Jika hari

Contoh Periksa kesahan argumen-argumen berikut menggunakan tabel kebenaran.

Jika hari ini adalah hari proklamasi, maka pemerintah menyelenggarakan upacara. Ternyata pemerintah tidak menyelenggarakan upacara. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa hari ini bukan hari proklamasi.Jika Indonesia adalah negara bahari, maka teknologi kelautan di Indonesia berkembang. Kenyataannya teknologi kelautan di

Jika Indonesia adalah negara bahari, maka teknologi kelautan di Indonesia berkembang. Kenyataannya teknologi kelautan di Indonesia berkembang. Jadi dapat disimpulkan bahwa Indonesia adalah negara bahari.pemerintah tidak menyelenggarakan upacara. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa hari ini bukan hari proklamasi.

Terapan Logika Matematik (Argumen) Aturan Inferensia: beberapa argumen yang sah dan sering dijumpai dalam penalaran

Terapan Logika Matematik (Argumen)

Aturan Inferensia: beberapa argumen yang sah dan sering dijumpai dalam penalaran sehari-hari.

1
1

Modus Ponens

 

p

p

! q

q

2
2

Modus Tollens

 

q

p

! q

p

3
3

Kaidah Silogisme

 

p

! q

q

! r

p

! r

Terapan Logika Matematik (Argumen)

Contoh Periksa kesahan argumen-argumen berikut menggunakan aturan inferensia. 1 _ r p p ! q
Contoh
Periksa kesahan argumen-argumen berikut menggunakan aturan inferensia.
1 _ r
p
p
! q
r
q
2 Saya tidak akan gagal dalam ujian Matematika, jika saya belajar.
Tidak menonton TV adalah syarat cukup agar saya belajar.
Kenyataannya saya gagal dalam ujian Matematika. Oleh karena itu
dapat disimpulkan bahwa saya menonton TV.

Terapan Logika Matematik (Argumen)

Terapan Logika Matematik (Argumen) Metode Pohon Kegunaan: untuk memeriksa kesahan suatu argumen Konsep dasar: 1

Metode Pohon

Kegunaan: untuk memeriksa kesahan suatu argumen untuk memeriksa kesahan suatu argumen

Konsep dasar:Pohon Kegunaan: untuk memeriksa kesahan suatu argumen 1 Suatu argumen berbentuk implikasi p ! q .

1
1

Suatu argumen berbentuk implikasi p ! q.

2
2

( p ! q ) = p ^ q.

3
3

p ! q adalah tautologi jika p ^ q adalah kontradiksi.

4
4

Susun suatu pohon dari konjungsi premis ( p ) dan negasi kesimpulan

(

q).

5
5

Bila semua cabang pohon membentuk kontradiksi, maka argumen sah.

6
6

Bila ada cabang yang tidak membentuk suatu kontradiksi, maka argumen tidak sah.

Terapan Logika Matematik (Argumen)

Terapan Logika Matematik (Argumen) Prosedur metode pohon 1 Daftarkan semua premis dan negasi kesimpulannya.

Prosedur metode pohon

1
1

Daftarkan semua premis dan negasi kesimpulannya.

Tuliskan semua proposisi "jika

,

maka

dan proposisi "jika dan

2
2

"

hanya jika" dalam bentuk konjungsi ( ^ ) dan disjungsi ( _ ).

3
3

Turunkan salah satu premis atau negasi kesimpulannya. Perangkai ^ : ditulis ke bawah membentuk batang. Perangkai _ : ditulis ke samping membentuk cabang.

4
4

Jika ada cabang yang memuat suatu proposisi dan negasinya (kontradiksi), maka cabang tersebut tertutup dan beri tanda ( ).

5
5

Lanjutkan langkah 3 bila masih ada cabang yang belum tertutup dan belum semua proposisi pada langkah 1 diturunkan.

6
6

Hentikan proses bila semua cabang sudah tertutup atau semua proposisi pada langkah 1 sudah diturunkan.

7
7

Argumen sah jika semua cabang tertutup.

 
8
8

Argumen tidak sah jika terdapat sekurang-kurangnya satu cabang yang tidak tertutup.

Terapan Logika Matematik (Argumen)

Terapan Logika Matematik (Argumen) Contoh Periksa kesahan argumen-argumen berikut menggunakan metode pohon. 1 p _ r

Contoh Periksa kesahan argumen-argumen berikut menggunakan metode pohon.

1

p _ r

p ! q

r

q

2 Jika harga seragam sekolah menurun, maka permintaan terhadap seragam sekolah meningkat. Jika sekarang bukan akhir masa liburan sekolah, maka permintaan terhadap seragam sekolah sedang tidak meningkat. Kenyataannya, sekarang adalah akhir masa liburan sekolah. Jadi dapat disimpulkan bahwa harga seragam sekolah sedang menurun.

Terapan Logika Matematik (Argumen)

Tentang Slide

Penyusun: Dosen Departemen Matematika FMIPA IPBTerapan Logika Matematik (Argumen) Tentang Slide Versi: 2014 (sejak 2011) Media Presentasi: L A T E

Versi: 2014 (sejak 2011)Slide Penyusun: Dosen Departemen Matematika FMIPA IPB Media Presentasi: L A T E X - BEAMER

Media Presentasi: L A T E X - BEAMER (PDFL A T E X) A T E X - BEAMER (PDFL A T E X)