Anda di halaman 1dari 4

PRE PLANNING KUNJUNGAN KELUARGA

NY. M DI RT 009 RW 10 KELURAHAN KASSI-KASSI


Kunjungan ke-1
Tanggal 6 November 2013
I. Latar Belakang
a. Karakteristik Keluarga
Ruang lingkup proses keperawatan meliputi pengkajian, penetapan
diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi dan evaluasi. Setiap
langkah dari proses keperawatan ini sangat penting untuk mengatasi
masalah secara akurat (Potter & Perry,1997).
Pengkajian sebagai salah satu langkah dalam proses keperawatan,
dalam pelaksanaannya diperlukan suatu hubungan saling percaya
(terapeutik) antara perawat dengan klien (individu/keluarga/komunitas).
Hubungan saling percaya antara klien dan perawat dapat memudahkan
dalam pengumpulan data, fakta-fakta tambahan dari berbagai sumber.
Dalam kunjungan rumah yang pertam ini, mahasiswa akan
menjelaskan tujuan kunjungan, kontrak waktu untuk melakukan
pengkajian keluarga yang diawali dengan perkenalan dengan keluarga dan
mengidentifikasi data-data demografi keluarga kelolaan.
b. Data yang perlu dikaji lebih jauh
Data Demografi :
-

Nama kepala keluarga dan anggota keluarga.

Umur dari kepala dan anggota keluarga.

Alamat rumah dari kepala dan anggota keluarga.

Pendidikan dan pekerjaan dari kepala dan anggota keluarga.

Jumlah anggota keluarga yang tinggal dalam satu rumah.

Waktu dan tempat yang disepakati keluarga untuk pertemuan


berikutnya.
Komposisi Keluarga.
Masalah kesehatan yang dialami setiap anggota keluarga

Data penunjang keluarga


Kemampuan keluarga melakukan tugas pemeliharaan kesehatan
anggota keluarga
Data pengkajian individu yang sakit
Masalah Keperawatan Keluarga : Belum ada.
II. Proses Keperawatan
Belum ada.
a. Tujuan Umum
Setelah pertemuan dan tatap muka dengan keluarga selama 1 x 30
menit, diharapkan keluarga dapat membina hubungan saling percaya
dengan mahasiswa secara terapeutik.
b. Tujuan Khusus
Keluarga dapat membina hubungan saling percaya dengan cara :
1)

Keluarga mampu menyebutkan nama kepala dan anggota keluarga.

2)

Keluarga mampu menyebutkan kembali nama mahasiswa.

3)

Keluarga menerima jabatan tangan mahasiswa.

4)

Keluarga mampu menyebutkan masalah kesehatan yang sering


dialami.

5)

Keluarga dapat memberikan penjelasan tentang pengkajian


individu yang sakit

6)

Anggota keluarga menunjukkan sikap terbuka kepada mahasiswa,


ditandai

dengan

tersenyum

menatap

mata

menunjukkan respon menerima mahasiswa secara

mahasiswa

dan

verbal dan non

verbal.
7)

Keluarga mampu menetapkan waktu kunjungan yang tepat untuk


pertemuan selanjutnya.

8)

Keluarga mampu menyebutkan komposisi keluarga.

III. Implementasi Tindakan Keperawatan


a. Metode
Wawancara
Diskusi

b. Media dan alat


Papan nama.
Alat tulis : buku, pulpen.
Jam tangan.
Tensimeter.
Timbangan.
c. Waktu dan tempat
Rabu, 6 November 2013
Selama 1 x 20 menit
Bertempat di RT 002 RW 009 Kelurahan Manggala
IV.

Kriteria Evaluasi
a. Kriteria Struktur
1. Mahasiswa telah membuat laporan pendahuluan
2. Mahasiswa telah mengkonsultasikan laporan pendahuluan pada dosen
pembimbing
3. Mahasiswa telah mengetahui keluarga kelolaan yang akan dikunjung
4. Mahasiswa telah mempersiapkan media dan alat yang diperlukan
b. Kriteria Proses
1. Mahasiswa datang tepat waktu
2. Mahasiswa membawa media dan alat yang diperlukan
3. Keluarga menerima kedatangan mahasiswa dengan baik
4. Keluarga kooperatif dan mengikuti jalannya kegiatan dari awal
hingga akhir
5. Mahasiswa mampu membina hubungan saling percaya yang trapeutik
dengan keluarga
6. Mahasiswa melakukan kontrak waktu, tempat, topik, untuk pertemuan
berikutnya
7. Mahasiswa mendapatkan data yang dibutuhkan untuk melengkapi
format pengkajian asuhan keperawatan keluarga.

c. Kriteria hasil
1. Sebanyak

100%

dari

anggota

keluarga

yang

hadir,

dapat

memperkenalkan diri
2. Sebanyak 100% dari anggota keluarga yang hadir, dapat menyebutkan
kembali nama mahasiswa
3. Sebanyak 100% dari anggota keluarga yang hadir, dapat menerima
jabatan tangan mahasiswa
4. Sebanyak 100% dari anggota keluarga yang hadir, dapat menyebutkan
masalah kesehatan yang dialami setiap anggota keluarga
5. Sebanyak 100% dari anggota keluarga yang hadir, dapat menyebutkan
komposisi keluarga
6. Sebanyak 100% dari anggota keluarga yang hadir, dapat menetapkan
waktu yang tepat untuk kunjungan berikutnya