Anda di halaman 1dari 4

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL REMAJA

1. Pengkajian
Perkembangan psikososial remaja adalah kemampuan remaja untuk mencapai identitas
dirinya yang meliputi peran, tujuan pribadi, dan keunikan atau cirri khas diri. Kemampuan ini
tercapai. Melalui serangkaian tugas perkembangan yang harus diselesaikan oleh remaja. Jka tidak
dapat mencapai kemampuan tersebut, remaja akan mengalami kebingungan peran yang
berdampak pada rapuhnya kepribadian sehingga terjadi gangguan konsep diri.
Tabel 1-12 menguraikan perilaku remaja yang menunjukkan pembentukan identitas diri dan
bingung peran.
TABEL 1-12 karakteristik perilaku remaja

TUGAS PERKEMBNGAN

PERILAKU REMAJA

Perkembangan yang normal:

Menilai diri secara objektif

Pembentukan identitas diri

Merancanakan masa depannya

Dapat mengambil keputusan

Menyukai dirinya

Berinteraksi dengan lingkungannya

Bertanggung jawab

Mulai memperlihatkan kemandirian


dalam keluarga

Menyelesaikan

masalah

dengan

meminta bantuan orang lain yang


menurutnya mampu
Penyimpangan perkembangan: bingung peran

Tidak menemukan cirri khas (kekuatan


dan kelemahan ) dirinya

Merasa bingung, bimbang

Tidak mempunyai rencana untuk msa


sepan

Tidak mampu berinteraksi dengan


lingkungannya

Memiliki perilaku antisosial

Tidak menyukai dirinya

Sulit mengambil keputusan

Tidak mempunyai minat

Tidak mandiri

2. DIAGNOSIS KEPERAWATAN
Potensial (normal): potensial pembentukan identitas diri.
Risiko (penyimpangan): risiko bingung peran.

3. TINDAKAN KEPERAWATAN
Tindakan keperawatan untuk perkembangan psikososial remaja bertujuan :
a. Remaja mampu menyebutkan karakteristik perkembangan psikososial yang normal dan
menyimpang.
b. Remaja mampu menjelaskan cara mencapai perkembangan psikososial yang normal
c. Remaja mampu melakukan tindakan untuk mencapai perkembangan psikososial yang normal.

TABEL 1-13 Tindakan keperawatan untuk perkembangan psikososial remaja


TUGAS PERKEMBANGAN
Perkembangan yang normal :
Pembentukan identitas diri

TINDAKAN KEPERAWATAN
Diskusikan

perkembangan

psikososial

remaja yang normal dan menyimpang


Diskusikan

cara

untuk

mencapai

perkembangan psikososial yang normal


anjurkan

remaja

untuk

berinteraksi

dengan orang lain yang membuatnya


nyaman mencurahkan perasaan, perhatian,
kekhawatiran.
anjurkan

remaja

untuk

mengikuti

organisasi yang mempunyai kegiatan


positif

(olahraga,seni,bela

diri,pramuka,keagamaan.

anjurkan

remaja

untuk

melalkukan

kegiatan dirumah sesuai dengan perannya.


Bimbing dan motivasi remaja dalam
membuat

rencana

melaksanakan

kegiatan

dan

yang

telah

rencana

dibuatya.

Penyimpangan perkembangan : bingung


peran

Diskusikan aspek positif/kelebihan yang


dimiliki remaja.
Bantu mengidentifikasi berbagai peran
yang

dapat

ditampilkan

remaja

dan

kehidupannya.
Diskusikan

penampilan

peran

yang

terbaik untuk remaja


Bantu remaja mengidentifikasi perannya
di keluarga.

Tindakan keperawatan untuk keluarga bertujuan:


1.

Keluarga mampu memahami perilaku yang menggambarkan perkembangan remaja yang


normal dan menyimpang.

2.

Keluarga mampu memahami cara menstimulasi perkembangan remaja.

3.

Keluarga mampu mendemonstrasikan tindakan untuk menstimulasi perkembangan remaja.

4.

Keluarga mampu merancanakan tindakan untuk mengembangkan kemampuan psikososial


remaja.

Tindakan keperawatan untuk keluarga, adalah sebagai berikut :


1.

Jelaskan ciri perkembangan remaja yang normal dan menyimpang.

2.

Jelaskan cara yang dapat dilakukan keluarga untuk memfasilitasi perkembangan remaja yang
normal.

a.

Fasilitas remaja untuk berinteraksi dengan kelompok sebaya.

b.

Anjurkan remaja untuk bergaul dengan orang lain yang membuatnya nyaman mencurahkan
perasaan, perhatian,dan kekhawatiran.

c.

Anjurkan remaja untuk mengikuti organisasi yang mempunyai kegiatan positif (


olahraga,seni,bela diri, pramuka, pengajian).

d.

Berperan sebagai teman curhat bagi remaja.

e.

Berperan sebagai contoh bagi remaja dalam melakukan interaksi social yang baik.

f.

Beri lingkungan yang nyaman bagi remaja untuk melakukan aktivitas bersama kelompoknya.

g.

Diskusikan dan demonstrasikan tindakan untuk membantu remaja memperoleh identitas diri.

h.

Diskusikan rencana tindakan yang akan dilakukan keluarga untuk memfasilitasi remaja
memperoleh dentitas diri.

Anda mungkin juga menyukai