Anda di halaman 1dari 6

Macam macam alat kesehatan

1.

Alat pembalut

Gambar : Adhesive Tape


Fungsinya : Dipakai sebagai
penutup luka atau menempelkan
gaas pada tubuh kita

Gambar : Pembalut elastis


(elastic bandage)
Fungsinya
:
Untuk
fiksasi/perawatan pada kasus
kesleo (sprain), letih otot (strains)
dan pelebaran pembuluh darah
balik (varicose veins).

2.

Gambar : Medical Tape


Fungsinya : sebagai plester obat,
yaitu plester yang mengandung
obat.

Gambar : Pembalut leher


Fungsinya : Untuk menahan agar
pergerakan leher dapat berkurang
sehingga mempercepat proses
penyembuhan

Gambar : Surgical Tape


Fungsinya
:
plester
yang
digunakan dalam pembedahan

Gambar : Pembalut Gips


Fungsinya : sebagai pembalut
untuk patah tulang yang berisi
semen
untuk mengurangi
pergerakan tulang

Alat perawatan

Gambar : Ijskap (Beld.) Ice


Bag (Ing.) Eskap (Ind.)
Fungsinya : untuk kompres
dingin

Gambar : Warm Water Zak


(Beld.) Hot Water Botle (Ing.)
Botol Panas/ Buli-buli Panas
Fungsinya : untuk kompres panas

Gambar : Windring (Beld.) Air


Cusion (Ing.)
Fungsinya : sebagai tempat duduk
pada penderita wasir/ ambeien.

Gambar : Bors Pomp (Beld.)


Breast Pump and relieve (Ing.)
Pompa Susu (Ind.)
Fungsinya : untuk membantu
memompa air susu keluar dari
payudara wanita yang sedang
menyusui

Gambar : Reflex Hammer


Fungsinya : untuk menguji
kemampuan Refleks pada bagian
tubuh tertentu

Gambar : Alat Bantu


Pendengaran
Fungsinya : untuk membantu
pasien
yang
mengalami
gangguan pendengaran

Gambar : Tapelhoed atau


Tapelhoedje (Beld.) Nipple
Shield (Ing.) Pelindung Puting
Susu (Ind.)
Fungsinya : untuk melindungi
putting susu yang lecet pada
waktu menyusui

Gambar : Termometer Tubuh


Fungsinya : untuk mengukur suhu
tubuh

Gambar : Tongkat Kaki


Fungsinya : untuk membantu
pasien yang mengalami kesulitan
dalam berjalan akibat fraktura
pada tulang

Gambar : Tong Spatel


Fungsinya : sebagai alat penekan
lidah

Gambar : Kursi Roda


Fungsinya : untuk membantu
pasien yang memiliki kondisi
sangat lemah dan tidak dapat
berjalan secara normal

Gambar : Tongkat Kaki Empat


Fungsinya : untuk membantu
pasien manula yang mengalami
kesulitan dalam berjalan

3.

Alat untuk menampung

Gambar : Bedpan
Fungsinya : untuk menampung
feses pada pasien yang tidak
boleh/bisa ke WC.

Gambar : Urinal
Fungsinya : untuk menampung
urine pada pasien yang tidak
boleh/bisa ke WC.

4.

Gambar : Pus basin, Emesis


basin
Fungsinya : untuk menampung
muntah, nanah, kapas bekas dll.

Gambar : Penampung Urine


Anak
Fungsinya : sebagai penampung
urine untuk anak balita

Gambar : Colostomy Bag


Fungsinya : untuk menampung
feses pada pasien setelah operasi
colon

Gambar : Bowl Baskom


Fungsinya : sebagai penampung
sisa-sisa hasil operasi.

Hospital Wares

Gambar : Pus basin, Emesis


basin
Fungsinya : untuk menampung
muntah, nanah, kapas bekas dll.

Gambar : Tabung Oksigen


Fungsinya : untuk menyuplai
oksigen pada pasien yang
mengalami kekurangan oksigen

Gambar : Bowl Baskom


Fungsinya : sebagai penampung
sisa-sisa hasil operasi.

5.

Catheter

Gambar : Folley Catheter


Fungsinya : untuk pengambilan
air kencing dalam system
tertutup, bebas dari udara dan
polusi disekitarnya. Biasanya
dihubungkan
dengan
suatu
urinovolumeter dan suatu urine
bag untuk keperluan pemeriksaan
klinis.

Gambar : Stomach Tube /


Maag Slang, Maag Sonde
Fungsinya
:
Untuk
mengumpulkan getah lambung,
untuk membilas dan mencuci isi
perut, serta untuk pemberian
obat-obatan.

Gambar : Dialysis Catheter


Fungsinya : Dialisis diperlukan
apabila ginjal kita tidak dapat lagi
bekerja sesuai dengan yang
dibutuhkan oleh tubuh.

Gambar : Nelaton Catheter


Fungsinya : untuk mempermudah
kencing. Biasanya dimasukkan
dalam uretra

Gambar : Feeding Tube


Fungsinya : Untuk memasukkan
cairan makanan lewar tube ini
melalui mulut atau hidung

Gambar : Suction Catheter


Fungsinya : untuk menyedot
lendir dari trakea bayi yang baru
lahir, untuk menyedot cairan
amniotik.

Gambar : IV Catether /
Abocath/ Surflo/ Boin
Fungsinya : Catheters yang
dimasukkan ke dalam pembuluh
darah vena. Kegunaannya sebagai
vena tambahan untuk pengbatan
I.V. untuk jangka waktu yang
lebih dari 48 jam.

Gambar : Oxyset
Fungsinya : untuk membantu
menyalurkan oksigen yang
cukup ke dalam tubuh

Gambar : Tracheal Tube


Fungsinya : Catheter yang
dimasukkan ke dalam trakea
untuk
membantu
proses
pernafasan
pasien.
Serta
memastikan tidak tertutupnya
trachea
sebagai
jalur
pernafasan,
masuk
dan
keluarnya udara ke paru paru

6.

Jarum Suntik

Gambar : Jarum Suntik


Fungsinya : jarum suntik Adalah jarum yang secara umum digunakan
dengan alat suntik untuk menyuntikkan suatu zat ke dalam tubuh. Jarum ini
juga dapat digunakan untuk mengambil sampel zat cair dari tubuh, Contohnya
mengambil darah dari urat darah halus pada venipuntur

7.

Alat Suntik

Gambar : Disposable / Spuit/


Syringe
Fungsinya : untuk menyuntikan
obat ke dalam tubuh pasien

Gambar : Alat Suntik Hewan


Fungsinya : digunakan untuk
perawatan dan penyembuhan
pada hewan ternak

Gambar : Insuline Syringe


Fungsinya : untuk menyuntikan
obat ke dalam tubuh pasien

Gambar : Tuberculin Syringe


Fungsinya
:
alat
untuk
menyuntikkan tuberculin pada
test mantoux

8.

Gambar : Dental Syringe


Fungsinya : untuk menyuntikan
cairan obat kedalam gigi atau
gusi

Gambar : Vaccine Syringe


Fungsinya : digunakan untuk
menyuntikkan
vaksin ( bcg,
polio, hepatitis, dll)

Gambar : Gliseryne syringe


Fungsinya : Untuk memasukkan
lavement atau Clysma ke dalam
rektal

Jarum Bedah

Gambar : Jarum Bedah


Fungsinya : digunakan untuk menjahit bagian tubuh yang luka
robek, baik akibat pembedahan maupun kecelakaan

9.

Benang Bedah

Gambar : Benang Operasi


Fungsinya : Untuk menjahit luka
menganga atau robek

Gambar : benang bedah yang


telah dipasang pada jarum
bedah, dan dijepit dengan
needle holder

Gambar : Benang Bedah Acier


Terbuat dari bahan stainless steel
berlapis silicon

10.

Alat untuk mengambil/ memberikan cairan darah

Gambar : Blood
Administration Set / Blood Set
Fungsinya : untuk memberikan
cairan darah

Gambar : Blood Lancet


Fungsinya : untuk mengambil
darah disaat pemeriksaan di
laboratorium klinik.

Gambar :
benang bedah
cardioflon
bahan
dasar
polyester dilapisi dengan ptpe [
teflon