Anda di halaman 1dari 4

Pemberian obat pada orang tua/ lansia

Teori penuaan

Proses menua adalah suatu proses


menghilangnya secara perlahan-lahan
kemampuan jaringan untuk memperbaiki
diri/mengganti dan mempertahankan fungsi
normalnya sehingga tidak dapat bertahan
terhadap infeksi dan memperbaiki kerusakan
yang diderita

Batasan usia menurut who meliputi :


- usia pertengahan (middle age), yaitu kelompok usia 45 sampai 59
tahun

- lanjut usia (elderly), antara 60 sampai 74 tahun

- lanjut usia tua (old), antara 75 sampai 90 tahun

- usia sangat tua (very old), diatas 90 tahun

Perubahan-perubahan fisik pada


lansia
sel

Sistem
gastrointestinal.
dll

Sistem
persarafan.

Sistem
pendengaran.

Sistem respirasi

Sistem
pengaturan
temperatur
tubuh.

Sistem
penglihatan.

Sistem
kardiovaskuler.

Penggunaan obat pada lansia


Absorpsi

Pada umumnya kecepatan absorbsi obat lebih lambat pada lansia dari pada dewasa muda karena faktor2 berikut:
1. Berkurangnya sekresi getah lambung sehingga kecepatan disolusi sediaan tablet & kapsul
Menurun , juga kadar ionisasi obat.
2. Perubahan mukosa g.i. dapat memperlambat transpor aktif obat
3. Perubahan kecepatan pengosongan lambung, motilitas usus , menurunnya aliran darah ke Mesenterik

Pada orang lansia perfusi sistemik menurun juga, sedangkan vol. Darah atau plasma per unit bb tidak terdapat perubahan bermakna

Distribusi

Metabolisme

Fungsi hepar tidak banyak berubah dengan peningkatan umur , tetapi obat2 tertentu Mengalami perubahan kecepatan metabolisme ekskresi/ eliminasi.
Kecepatan eliminasi pada lansia menurun juga volume distribusi sehingga berakibat akumulasi obat yang lebih tinggi , kadar obat dalam plasma mencapai
kadar yang lebih tinggi pada keadaan tunak .sehingga pada orang tua , efek samping obat dan keracunan obat lebih sering terjadi dosis obat untuk lansia
antara 50% - 80% dari dewasa muda