Anda di halaman 1dari 5

SISTEM PENILAIAN

Penilaian hasil belajar siswa pada setiap mata pelajaran dilakukan terhadap tiga
aspek, yaitu aspek pengetahuan (kognitif), aspek ketrampilan/praktik (psikomotor), dan
aspek sikap (afektif). Disamping itu, setiap guru juga diwajibkan memberi nilai
kepribadian kepada setiap siswa yang diajar.
A. Aspek Pengetahuan
Penilaian terhadap aspek pengetahuan dilakukan melalui Ulangan Blok dan Tugas.
1. Ulangan Blok
Ulangan Blok dalam satu semester dilaksanakan sebanyak tiga kali secara
terpadu.
2. Tugas
Dalam satu periode Ulangan Blok, setiap guru wajib melaksanakan penilaian pada
komponen Tugas minimal satu kali. Jika lebih dari satu kali maka nilai-nilainya
dirata-rata, sehingga pada satu periode Ulangan Blok setiap guru mempunyai satu
buah nilai Tugas untuk semua siswa yang diajar. Pelaksanaan pemberian Tugas,
bentuk Tugas, maupun prosedur penilaiannya diserahkan kepada guru masingmasing.
Rentang nilai untuk Nilai Ulangan Blok dan Nilai Tugas adalah 0 s.d. 100. Nilai
Ulangan Blok dan nilai Tugas tersebut kemudian digabung (dirata-rata) dengan bobot
yang sama, atau dengan rumus :

Ketuntasan belajar siswa pada periode Ulangan Blok itu ditentukan oleh rata-rata
nilai Ulangan Blok dan Nilai Tugas tersebut.
B. Aspek Ketrampilan/Praktik
Dalam satu periode Ulangan Blok, setiap guru pengampu mata pelajaran praktik
wajib melaksanakan penilaian pada aspek Praktik minimal satu kali. Jika lebih dari
satu kali maka nilai-nilainya dirata-rata, sehingga pada satu periode Ulangan Blok
setiap guru mempunyai satu buah nilai dari aspek praktik untuk semua siswa yang
diajar. Pelaksanaan praktik, bentuk Tugas, maupun prosedur penilaiannya diserahkan
kepada guru masing-masing disesuaikan dengan materi pelajarannya.
Rentang nilai untuk Nilai Praktik adalah 0 s.d. 100.

C. Aspek Sikap
Dalam setiap akhir semester setiap guru wajib menyerahkan nilai untuk Aspek
Sikap untuk semua siswa yang diajar. Prosedur penilaian aspek sikap diserahkan
kepada guru masing-masing.
Rentang nilai untuk Nilai Sikap adalah 1 s.d. 4.
D. Nilai Kepribadian
Dalam setiap akhir semester setiap guru wajib menyerahkan nilai Kepribadian
untuk semua siswa yang diajar. Komponen Kepribadian yang dinilai adalah
Kedisiplinan,

Kebersihan,

Kerjasama,

Kesopanan,

Kemandirian,

Kerajinan,

Kejujuran, Kepemimpinan, dan Ketaatan.


Rentang nilai untuk Nilai Kepribadian adalah 1 s.d. 4.
Nilai Kepribadian yang dituliskan di Rapot setiap siswa pada akhir semester
adalah rata-rata dari nilai kepribadian yang diberikan oleh semua guru yang mengajar.
E. REMEDIAL
Remedial dilakukan hanya pada nilai aspek kognitif, yaitu bagi siswa yang nilai
akhir Ulangan Blok-nya (rata-rata dari nilai Ulangan Blok dan Nilai Tugas) dibawah
KKM. Siswa hanya diberi satu kali kesempatan untuk remedial.
Pelaksanaan remedial, bentuk remedial dan prosedur penilaiannya diserahkan
kepada masing-masing guru, sedangkan waktu pelaksanaannya adalah dalam kurun
waktu satu minggu setelah pelaksanaan Ulangan Blok.
Nilai hasil remedial maksimum sama dengan KKM mata pelajaran yang
bersangkutan, dan minimum sama dengan (KKK 10), misal KKM = 65 maka Nilai
maksimum = 65 dan nilai minimum = 55.
Siswa yang seharusnya remedial tetapi tidak mengikuti remedial maka nilainya
adalah tetap sama nilai ulangan blok yang diperolehnya.
F. Nilai Akhir untuk Raport
Nilai akhir untuk rapot akhir semester adalah nilai rata-rata dari nilai akhir
ulangan blok yang ada, baik untuk aspek kognitif maupun aspek praktik, dimana
bobot dari setiap nilai akhir ulangan blok tersebut adalah sama, atau dengan rumus :

Tidak ada kesempatan remedial bagi siswa yang mendapatkan Nilai Akhir untuk
Rapot masih dibawah KKM.

KRITERIA KENAIKAN KELAS


A. KRITERIA KENAIKAN KELAS untuk siswa Kelas X
Siswa kelas X dinyatakan naik ke kelas XI jika :
1. Banyaknya mata pelajaran yang tidak tuntas tidak lebih dari (paling banyak) 3
(tiga) mata pelajaran.
2. Banyaknya ketidakhadiran (Ijin dan Alpha) dalam satu tahun tidak lebih dari 24
hari.
3. Mengikuti salah satu kegiatan ekstrakurikuler dan mendapatkan nilai paling
rendah 60.
B. KRITERIA KENAIKAN KELAS untuk siswa Kelas XI
Siswa kelas XI dinyatakan naik ke kelas XII jika :
1.

Banyaknya mata pelajaran yang tidak tuntas tidak lebih dari


(paling banyak) 3 (tiga) mata pelajaran.

2.

Mata

pelajaran

ciri

khas

program/jurusan

siswa

yang

bersangkutan harus tuntas.


3.

Banyaknya ketidakhadiran (Ijin dan Alpha) dalam satu tahun


tidak lebih dari 24 hari.

4.

Mengikuti salah satu kegiatan ekstrakurikuler dan mendapatkan


nilai paling rendah 60.

Penjelasan :
a. Yang dimaksud tuntas pada kriteria di atas adalah :
Seorang siswa dikatakan tuntas pada suatu mata pelajaran jika
rata-rata nilai raport semester I dan semester II mata pelajaran
tersebut untuk aspek pengetahuan dan praktik tidak kurang dari
KKM (lebih besar atau sama dengan KKM) .
KKM = Kriteria Ketuntasan Minimal
b. Nilai Raport adalah nilai rata-rata dari nilai ulangan blok yang telah
dilaksanakan pada semester yang bersangkutan.
c. Mata pelajaran ciri khas program adalah sebagai berikut :

Program IPA : Matematika, Fisika, Biologi, dan Kimia

Program IPS : Sejarah, Geografi, Sosiologi, dan Ekonomi

KRITERIA PENJURUSAN
Penjurusan dilakukan pada saat siswa naik dari kelas X ke kelas XI dengan ketentuan
sebagai berikut :
Siswa berhak masuk jurusan/program IPA jika tuntas belajar pada mata pelajaran
Matematika, Fisika, Biologi dan Kimia, dan menduduki peringkat pertama sampai
jumlah daya tampung program IPA
Penjelasan :
1. Peringkat tersebut berdasarkan kriteria :
a. Jumlah Nilai Mata Pelajaran MIPA pada raport semester I dan II
b. Rata-rata Nilai semua mata pelajaran pada raport semester I dan II
2. Tuntas belajar mata pelajaran MIPA : pada semester I dan II
3. Daya tampung program IPA akan ditentukan kemudian dengan melihat
kondisi yang ada setiap tahun.
4. Jika seorang siswa tidak memenuhi kriteria untuk masuk program IPA maka
akan dimasukkan ke program IPS

KRITERIA KELULUSAN KELAS XII


Siswa kelas XII dinyatakan LULUS jika :
1. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran, dibuktikan dengan mempunyai
nilai raport pada setiap pelajaran dan setiap semester dari kelas X s.d. kelas XII.
2. Memeperoleh rata-rata nilai pada aspek sikap (afektif) minimal Baik untuk setiap
mata pelajaran.
3. Lulus Ujian Sekolah, baik ujian tulis maupun ujian praktik
4. Lulus Ujian Nasional.
Kriteria Kelulusan Ujian Nasional mengacu pada kriteria kelulusan yang ditetapkan
oleh Pemerintah (BSNP), sedangkan kriteria kelulusan ujian sekolah ditentukan melalui
rapat dewan guru (di akhir Semester I) dengan memperhatikan ketentuan yang ditetapkan
oleh Pemerintah (Dinas Pendidikan Provinsi).

KEPANITIAAN
Kepanitian pada kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan sekolah baik yang berkaitan
dengan bidang Kurikulum, Kesiswaan maupun bidang yang lain akan ditentukan pada

awal tahun pelajaran, dengan memperhatikan dan mempertimbangkan kebutuhan yang


ada, kompetensi dan kemampuan personil, dan azas pemerataan.