Anda di halaman 1dari 12

HARGA

POKOK
PENJUALAN

(COST OF
GOODS SOLD)

HPP

adalah harga pokok BD yang


telah terjual dalam satu periode.
Harga pokok* Harga beli
Harga beli = harga BD yang disepakati pembeli
dan penjual
Harga pokok = harga beli BD + biaya angkut
potongan dan retur &pengurangan pembelian

* Dari kata cost. Sebagian pakar menterjemahkan sebagai kos atau


harga perolehan

BASIS PENYESUAIAN &


PENGHITUNGAN HPP
Berbasis HPP : Saldo akun HPP di neraca
saldo
setelah
jurnal
penyesuaian
menunjukkan besarnya HPP.
Berbasis ILR : PERLU dilakukan penghitungan
HPP secara manual.

Penghitungan HPP
Persediaan Awal BD

XXXX

(+) Pembelian satu periode:


Pembelian
(-) Potongan pembelian
(-) Retur & Pengurangan Pembelian

XXXX
(xxxx)
(xxxx) xxxx
(+) Beban angkut Pembelian
xxxx +
Pembelian Bersih........................................ ..................................
Barang tersedia untuk dijual
(-) Persediaan Akhir BD
HPP (Harga Pokok Penjualan)

XXXX +
XXXXX
(XXXX) _
XXXXX

Contoh Penghitungan HPP


Persediaan Awal BD
(+) Pembelian satu periode:
Pembelian
(-) Potongan pembelian
(-) Retur & pengurangan pembelian

100.000.000

520.000.000
(25.000.000)
(5.000.000)
490.000.000
(+) Biaya angkut pembelian
10.000.000
Harga pokok Pembelian 1 periode ............................ 500.000.000 +
BD siap dijual
600.000.000
(-) Persediaan Akhir BD
75.000.000 _
HPP (Harga Pokok Penjualan)
525.000.000

LATIHAN SOAL 1
Persediaan

barang dagangan 1 Januari 2011 Rp


33.000.000, penjualan Rp 150.000.000, retur
penjualan Rp 5.000.000, retur pembelian Rp
4.000.000, pembelian 88.000.000, potongan
pembelian Rp 3.000.000, beban usaha Rp 8.000.000,
beban angkut pembelian Rp 4.000.000, beban
angkut penjualan Rp 1.200.000, dan persediaan
barang dagang 31 Desember 2011 Rp 25.000.000.
Besar Harga pokok penjualan (HPP) adalah.....

LATIHAN SOAL 2
Perkiraan-perkiraan sebagian milik PT DINA sebagai
berikut:
Persediaan barang dagang awal Rp 1.000.000,00
Persediaan barang dagang akhir Rp 1.200.000,00
Pembelian Rp 3.500.000,00
Beban angkut pembelian Rp 700.000,00
Retur pembelian Rp 300.000,00
Potongan pembelian Rp 40.000,00
Beban usaha Rp 950.000,00
Dari data di atas, nilai harga pokok penjualan adalah

Disebut

juga Gross Margin


Disebut Laba Bruto
Adalah laba yang diperoleh khusus dari transaksi
pembelian dan penjualan BD
Laba Kotor = Penjualan Bersih* HPP
*Penjualan bersih = Penjualan Potongan penjualan Retur & pengurangan
penjualan

Penghitungan Laba Kotor


Penjualan
xxxx
(-) Retur & Pengurangan Penjualan (xxxx)
(-) Potongan Penjualan
(xxxx)
Total Pengurangan Penjualan
(xxxx) _
Penjualan Bersih
xxxx
(-) HPP
(xxxx) _
Laba Bruto
xxxx

Contoh Penghitungan Laba


Kotor
Penjualan
(-) Retur & Pengurangan Penjualan
(-) Potongan Penjualan

Total Pengurangan Penjualan


Penjualan Bersih
(-) HPP
Laba Bruto

720.000.000
(1 4.000.000)
(6.000.000)

(20.000.000) _
700.000.000
(525.000.000) _
175.000.000

LATIHAN SOAL 3
Data UD Rajin per 31 Desember 2010 sebagai
berikut :
Penjualan Rp 90.000.000,00 , potongan penjualan
Rp 2.000.000, 00 , retur penjualan Rp 4.000.000, 00,
pembelian Rp 45.000.000,00 , beban angkut
pembelian Rp 1.000.000,00 , beban usaha Rp
15.000.000, 00 , pendapatan di luar usaha Rp
1.500.000,00 , beban di luar usaha Rp 500.000,00
dan harga pokok penjualan Rp 25.000.000,00.
Besarnya laba bersih sebelum pajak adalah ....

LATIHAN SOAL 4
Sebuah perusahaan dagang, pada akhir periode akuntansi
memiliki data berikut ini :
Persediaan barang dagang (awal) Rp 30.000.000,00
Pembelian Rp 72.000.000,00
Retur pembelian Rp 3.000.000,00
Potongan pembelian Rp 500.000,00
Persediaan barang dagang (akhir) Rp 25.000.000,00
Penjualan Rp 97.000.000,00
Retur penjualan Rp 4.000.000,00
Potongan penjualan Rp 1.500.000,00
Beban angkut pembelian Rp 1.000.000,00
Beban angkut penjualan Rp 1.500.000,00
Rugi luar usaha Rp 3.800.000,00
Berdasarkan data di atas, besarnya laba bersih adalah