Anda di halaman 1dari 1

Pada saat fermentasi, kami menggunakan 6 variabel yakni 10% dan

20% dari starter 1, 10% dan 20% dari starter 2, serta 10% dan 20%
dari starter 3. Semakin besar %V dari starter maka jumlah mikroba
yang ada semakin banyak. Hal ini berpengaruh pada hasil produksi
alkohol yang lebih banyak. Jumlah mikroba yang banyak belum
tentu dapat menghasilkan alkohol dengan kuantitas yang banyak
apabila tidak diikuti dengan pemberian nutrient bagi mikroba. Jika
jumlah nutrient yang diberikan kurang maka pertumbuhan mikroba
akan cepat masuk ke fase death phase. Kepadatan populasi mikroba
yang berlebih berakibat pada jumlah nutrient yang kurang sehingga
mikroba mati.