Anda di halaman 1dari 21

Komik berikut ini diangkat berdasarkan kisah dalam kitab Hadish Sahih

Bukhari. Sumber islam paling otoritatif setelah Quran.


*Mohon maaf bila dirasa vulgar, namun kenyataan harus diungkapkan meski
sangat memalukan & menjijikkan. Publik berhak atas informasi yg berimbang
dan benar tentang Muhammad dengan islam-nya yg telah menginspirasi
kekejaman pengikutnya dan menjadi ideologi keonaran dunia saat ini.

twitter: @islamexpose

Allah Mencela Jika Budak


Perempuan Tidak Disetubuhi
oleh Ayesha Ahmed
15 Mar, 2008

Sang Nabi Kepergok


Nge-sex Dng Babu Istrinya
(Surah No. 66, AT-TAHRIM)
Latar belakang Sura ini:
Saat itu adalah giliran Hafsa untuk disetubuhi oleh sang nabi. Budak
Hafsa yang bernama Maria, orang Koptik Kristen pemberian dari
Raja Alexandria, juga berada di kamarnya ketika sang Nabi masuk.
Maria adalah gadis remaja yang cantik jelita, merangsang sukma.
Dia membangkitkan birahi pria manapun yang melihatnya; apalagi
pria seperti sang nabi yang diberi kekuatan seks sebanyak 30 pria
oleh Allah. Kalau tidak percaya, lihat hadisnya:
Hadis Sahih Bukhari Volume 1, Book 5, Number 268:
Dikisahkan oleh Qatada: Sang Nabi diberi kekuatan seksual setara
dengan 30 pria.
Agar bisa berduaan saja dengan Maria, maka sang nabi mengarang
alasan dan mengatakan pada Hafsa bahwa ayahnya, yakni Umar,
ingin bertemu dengannya. Padahal Umar tidak memanggil Hafsa
dan saat itu dia sedang melakukan sunnah nabi. Hafsa tidak
menemukan ayahnya Umar ketika tiba di rumah ayahnya di ujung
jalan.

email: namasamaran@riseup.net

twitter: @islamexpose

REKONSTRUKSI DIALOG IMAJINERNYA KIRA-KIRA BEGINI:


Hafsa: Bu, Bapak mana?
Ibu Hafsah: Bapak sedang pergi ke ladang Al Manasi dekat Baqia
untuk berak.
Hafsa: Kenapa tidak ke belakang rumah saja?
Ibu Hafsah: Lho, bukankah merupakan sunnah nabi untuk berak di
tempat yang sama sang nabi berak?
Hafsa: O gitu ya? Ya udah, kutunggu aja dia.
Ibu Hafsa: Tampaknya kau harus tunggu lama. Dia berencana
mengintip istri-istri nabi.
Hafsa: Astagfirullah! Ngapain ngintip istri-istri nabi?
Ibu Hafsa: Perlu dong, agar mereka benar-benar pakai kerudung
sesuai dengan Q 33:59 jika mereka berak. Kau kan tahu bahwa
ayat itu dikirim Allah atas permintaan ayahmu.
Sahih Bukhari Volume 8, Book 74, Number 257:
Dikisahkan oleh 'Aisha: 'Umar bin Al-Khattab berkata pada Rasul
Allah, Suruh istri-istrimu berkerudung. Tapi sang Nabi tidak
melakukan hal itu. Istri-istri sang nabi terbiasa buang hajat di
malam hari di satu tempat yang bernama Al-Manasi. Suatu saat,
Saodah, anak perempuan Sama, istri nabi yang kedua, pergi buang
hajat. Dia adalah perempuan yang tinggi besar. Umar bin AlKhattab melihatnya saat Saodah buang hajat dan berkata, Aku
tahu itu engkau, wahai Saodah!
Umar tidak suka dengan apa yang dilihatnya dan dia ingin ada
perintah Illahi agar perempuan dikerudungi seluruh tubuhnya
sehingga anggota tubuh mereka tak tampak ketika sedang buang
hajat. Allah dengan gesitnya lalu menurunkan perintah kerudung
Hijab bagi Muslimah di Q 33:59. (Al-Hijab; pengerudungan seluruh
bagian tubuh termasuk mata). (Lihat Hadis nomer 148, volume 1).
Bukhari Volume 1, Buku 8, Nomer 395:
Dikisahkan oleh 'Umar (bin Al-Khattab): Allah setuju denganku akan
tiga hal dan Dia mewahyukan ayat-ayat tentang hal itu, satu
diantaranya adalah ayat kerudung bagi perempuan (Q 33:59).
Hafsa: Wah, aku tidak bisa menunggu Bapak terlalu lama. Malam
ini giliranku nge-seks dengan sang nabi. Dia tentunya sedang
menungguku di ranjang saat ini.
SANG NABI MEMANG SEDANG BERADA DI RANJANG SAAT
ITU, TAPI TIDAK SEDANG MENUNGGU HAFSA.
Ketika Hafsa kembali, dia menemukan sang Nabi sedang sibuk
menggumuli babunya, si Mariah di atas ranjang Hafsa!! Hafsa

email: namasamaran@riseup.net

twitter: @islamexpose

ngamuk berat (dia pemarah sama seperti ayahnya Umar) dan mulai
mencaci-maki sang Nabi.
Hafsa: Rasulullah, kau bohong dan menipuku agar bisa ngebor
babuku?!
Sang Nabi: "Hafsa, jaga kata-katamu. Quran 33:32 berkata kau
harus berbicara sopan terhadap Rasul Allah.
Q 33:32
Hai istri-istri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti perempuan yang
lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu tunduk dalam
berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam
hatinya, dan ucapkanlah perkataan yang baik..
Hafsa: Aku akan berkata sopan pada Nabi jika Nabi berhenti
melakukan perbuatan yang memalukan dirinya sendiri.
Sang Nabi: Nge-seks dengan budak perempuan bukanlah
perbuatan yang memalukan. Allah telah menghalalkan hal itu
bagiku.
Q 33:50
Hai Nabi, sesungguhnya Kami telah menghalalkan bagimu istriistrimu yang telah kamu berikan mas kawinnya dan hamba sahaya
yang kamu miliki yang termasuk apa yang kamu peroleh dalam
peperangan yang dikaruniakan Allah untukmu,
Hafsa: Aku tidak peduli semua alasan ini itu halal Silakan kau
nge-seks dengan onta betina sekalipun, aku tidak peduli. Tapi aku
tidak mau kau melakukan hal itu di atas ranjangku, di malam
giliranku.
Sang Nabi: Hafsa, tenang dong, say. Kuberitahu, yah. Jika kau
tidak membocorkan hal ini dan tidak mengatakan pada siapapun,
maka aku bersumpah tidak akan pernah lagi menyentuh Maria.
Cobalah tenang, minum air putih dingin kek.
Hafsa: Baiklah, aku juga ingin buang air kecil.
Q 66:1 dan 66:2 DIWAHYUKAN
Hafsa kembali dari buang air kecil dan lagi-lagi menemukan
suaminya di ranjangnya bersama Maria.
Hafsa: Rasulullah, kau ini sudah hilang ingatan, ya? Barusan kau
bilang kau tidak akan menyentuh Maria lagi!
Sang Nabi: Iya, memang begitu, tapi lalu Allah menurunkan

email: namasamaran@riseup.net

twitter: @islamexpose

Q66:1 sewaktu kau pergi pipis, dan isinya adalah, Hai Nabi,
mengapa kamu mengharamkan apa yang Allah menghalalkannya
bagimu; kamu mencari kesenangan hati istri-istrimu?
Hafsa: Bagaimana dengan sumpahmu tadi?
Sang Nabi: Allah membatalkan sumpahku dengan Q 66:2 yang
mengatakan bahwa Sesungguhnya Allah telah mewajibkan kepada
kamu sekalian membebaskan diri dari sumpahmu; dan Allah adalah
Pelindungmu dan Dia Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
ALLAH MENGINTIP BAGI SANG NABI
Di pagi harinya, ketika sang Nabi selesai sholat fajar, istri-istrinya
pada cemberut padanya dan mendiamkannya tanpa menyapanya
dengan ramah seperti dulu. Sebodoh-bodohnya Muhammad, dia
ternyata bisa menduga bahwa Hafsa telah menceritakan kejadian di
ranjangnya kemaren malam pada semua istrinya yang memang
pada dasarnya iri pada kecantikan Maria dan cemburu pada rasa
suka Muhammad pada Maria. Muhammad sangat jengkel dan dia
dengan cepatnya menemui Hafsa di kamarnya.
Sang Nabi: Tadi malam aku beritahu kau untuk merahasiakan
kejadian nge-seks dengan Maria terhadap siapapun. Kenapa
sekarang kau memberitahu orang lain tentang hal itu?
Hafsa: Lho, tahu dari mana kau tentang hal itu?
Sang Nabi: Allah yang memberitahu diriku.
Q 66:3
Dan ingatlah ketika Nabi membicarakan secara rahasia kepada
salah seorang dari istri-istrinya (Hafshah) suatu peristiwa. Maka
tatkala (Hafshah) menceritakan peristiwa itu (kepada Aisyah) dan
Allah memberitahukan hal itu (semua pembicaraan antara Hafshah
dengan Aisyah) kepada Muhammad lalu Muhammad
memberitahukan sebagian (yang diberitakan Allah kepadanya) dan
menyembunyikan sebagian yang lain (kepada Hafshah). Maka
tatkala (Muhammad) memberitahukan pembicaraan (antara
Hafshah dan Aisyah) lalu Hafshah bertanya: "Siapakah yang telah
memberitahukan hal ini kepadamu?" Nabi menjawab: "Telah
diberitahukan kepadaku oleh Allah Yang Maha Mengetahui lagi Maha
Mengenal".
ISTRI YANG TIDAK TAAT AKAN DIBAKAR DI NERAKA!
Muhammad yang murka segera mengumpulkan istri-istrinya yang
pada cemberut padanya dan menyampaikan ancaman illahi dari
Allah pada mereka.

email: namasamaran@riseup.net

twitter: @islamexpose

Q 66:5
Jika Nabi menceraikan kamu, boleh jadi Tuhannya akan memberi
ganti kepadanya dengan istri-istri yang lebih baik daripada kamu,
yang patuh, yang beriman, yang taat, yang bertobat, yang
mengerjakan ibadah, yang berpuasa, yang janda dan yang perawan.
Pesan ini bagaikan hukuman mati bagi para istri nabi yang
ketakutan. Diceraikan bisa berarti mati kelaparan karena tiada pria
yang boleh mengawini istri Nabi berdasarkan ayat terdahulu. Sang
nabi lalu melanjutkan:
Q 66:10, 11
[10] Allah membuat istri Nuh dan istri Lut perumpamaan bagi
orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua
orang hamba yang saleh di antara hamba-hamba Kami; lalu kedua
istri itu berkhianat kepada kedua suaminya, maka kedua suaminya
itu tiada dapat membantu mereka sedikit pun dari (siksa) Allah;
dan dikatakan (kepada keduanya); "Masuklah ke neraka bersama
orang-orang yang masuk (neraka)".
[11] Dan Allah membuat istri Firaun perumpamaan bagi orangorang yang beriman, ketika ia berkata: "Ya Tuhanku, bangunlah
untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah
aku dari Firaun dan perbuatannya dan selamatkanlah aku dari kaum
yang lalim",
SATU BULAN JEDA, HANYA BERSAMA MARIA SAJA
Para istri Muhammad mulai menangis ketakutan. Mati kelaparan
saja masih lebih baik daripada dibakar abadi di neraka. Mereka
bersujud memeluk kakinya dan minta ampun padanya. Sang nabi
suci penuh kasih lalu mengeluarkan Q4:34 (ttg tidak berhubungan
seks dengan istri sebagai hukuman). Dia bisa saja menceraikan
mereka semua seperti nasehat Allah atau memukul mereka seperti
yang tercantum dalam Q4:34.
(Di sini tertulis penjelasan tentang pemukulan pada istri dari para
Muslim mukmin yang doyan memukuli istri atau bermaksud
melaksanakannya).
Muhammad mengasingkan diri dari para istrinya selama sebulan
dan hanya tidur bersama Maria saja untuk menghina mereka dan
membuat mereka cemburu.
Bukhari: Volume 3, Buku 43, Nomer 648:
Sang Nabi tidak mengunjungi istri-istrinya karena Hafsa
membocorkan rahasia kepada Aisha, dan sang Nabi berkata bahwa
dia tidak akan mengunjungi para istrinya selama sebulan karena dia
marah pada mereka ketika Allah membatalkan sumpahnya untuk

email: namasamaran@riseup.net

twitter: @islamexpose

tidak menyentuh Maria lagi.


Allah juga menambahkan penderitaan pada istri-istri Muhammad
dengan membuat Maria hamil sekalian dan melahirkan anak lelaki
(Ibrahim). Punya bayi laki-laki merupakan hal yang paling
diinginkan Muhammad dan hal ini tidak dia dapatkan dari istriistrinya sendiri. [Ibrahim mati di usia 2 tahun]
--** Catatan: Sekelompok Muslim yang malu akan kejadian ini
membuat hadis palsu tentang Sura 66, untuk melindungi nama baik
Muhammad. Mereka mengarang cerita bahwa sumpah Muhammad
adalah tidak menyentuh madu dan bukan Maria. Ini jelas karangan
mereka belaka dan sangat tidak masuk akal.
Inilah yang ditulis Ibn Saad dalam Tabaqat
Waqidi has informed us that Abu Bakr has narrated that the
messenger of Allah (PBUH) had sexual intercourse with Maria in the
house of Hafsa.. She told the prophet, O Messenger of Allah, do you
do this in my house and during my turn? The messenger said,
control yourself and let me go because I make her haram to me.
Hafsa said, I do not accept, unless you swear for me. That Hazrat
(his holiness) said, by Allah I will not contact her again. [Tabaqat v.
8 p. 223 Publisher Entesharat-e Farhang va Andisheh Tehran 1382
solar h ( 2003) Translator Dr. Mohammad Mahdavi Damghani]
Terjemahan:
Waqidi telah menulis bahwa Abu Bakr mengisahkan bahwa Rasul
Allah berhubungan seks dengan Maria di rumah Hafsa. Hafsa lalu
berkata pada Rasul Allah, Kau lakukan hal ini di rumahku, di saat
giliranku? Sang Rasul Allah berkata, Tenangkan dirimu dan jangan
cela aku sebab aku telah membuat dia (Maria) haram bagiku. Hafsa
berkata, Aku tidak percaya, kecuali kau bersumpah padaku. Maka
sang Hazrat (nabi suci) berkata, Demi Allah, aku tidak akan
menyentuh dia lagi.
Hadis Sahih Bukhari, Volume 8, Book 74, Number 257:
Narrated 'Aisha (the wife of the Prophet):
'Umar bin Al-Khattab used to say to Allah's Apostle "Let your wives
be veiled" But he did not do so. The wives of the Prophet used to go
out to answer the call of nature at night only at Al-Manasi.' Once
Sauda, the daughter of Zam'a went out and she was a tall woman.
'Umar bin Al-Khattab saw her while he was in a gathering, and said,
"I have recognized you, O Sauda!" He ('Umar) said so as he was
anxious for some Divine orders regarding the veil (the veiling of
women.) So Allah revealed the Verse of veiling. (Al-Hijab; a

email: namasamaran@riseup.net

twitter: @islamexpose

complete body cover excluding the eyes). (See Hadith No. 148, Vol.
1)
Terjemahan:
Dikisahkan oleh 'Aisha (istri Sang Nabi):
'Umar bin Al-Khattab sering berkata kepada Rasul Allah, "Suruhlah
istri-istrimu mengenakan kerudung." Tapi Sang Rasul tidak
melakukan hal itu. Istri-istri Nabi biasa buang hajat hanya di waktu
malam saja di Al-Manasi.' Suatu kali, Saodah, anak perempuan
Zam'a keluar dan dia adalah perempuan yang tinggi. 'Umar bin AlKhattab melihatnya dan berkata, "Aku tahu itu kamu, wahai
Sauda!" Dia ('Umar) berkata begitu karena dia ingin ada perintah
illahi tentang pemakaian kerudung (hijab bagi perempuan). Maka
Allah menurunkan ayat pengerudungan. (Al-Hijab; seluruh tubuh
ditutupi termasuk mata).

Berdasarkan keterangan hadis Bukhari di atas, ternyata


hijab, jilbab, niqab, burqa dan sejenisnya, tidak lebih
daripada WC portable!! Hijab dikenakan Muslimah agar
bagian aurat mereka tidak tampak ketika buang hajat.
Masyaallah!! Kenapa tidak membangun WC tertutup saja??
Kenapa malah perempuannya dikerudungin dan harus
membawa WC portable ini ke mana-mana?

Hoi, Muslimah!!! Sadarlah kalian bahwa kalian telah dipermainkan


Umar dan Muhammad!!

email: namasamaran@riseup.net

twitter: @islamexpose

Bacaan lebih lanjut:


Unsur SEX Dlm Peperangan Muhamad (Perempuan Barang
Jarahan). Klik-Link
Islam Ijinkan SEX Dgn Budak/Tawanan Perang. Klik-Link
Quran 33:50 : Hai Nabi, sesungguhnya Kami telah menghalalkan
bagimu isteri-isterimu yang telah kamu berikan mas kawinnya dan
hamba sahaya yang kamu miliki yang termasuk apa yang kamu
peroleh dalam peperangan yang dikaruniakan Allah untukmu ...

Sumber:
http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=23442
http://www.islam-watch.org/AyeshaAhmed/Allah-Frowns-over-Abstaining-from-Sex-with-Slave-Girls.htm

email: namasamaran@riseup.net