Anda di halaman 1dari 27

Biomolekul dan Organisasi

Molekular Sel
Oleh : Syaharuddin Kasim
Bagian Biokimia Klinik Farmasi Unhas

Jazad Hidup

Organisasi
struktur
jazad hidup
bersel
banyak

organ
sel

Ikatan bukan kovalen

organel

Supraorganel
Makro mol

Asam nukleat

Protein

Polisakarida

Lipida

Penyusun

mononukleotida

Asam amino

Gula sederhana Asam lemak

Senyawa antara
Tanaman, bakteri

Gliserol
Energi radiasi

Senyawa dasar
(CO2, H2O, N2, PO43-, Na, dll)

Organ
Kesatuan fungsional terbesar pada suatu
jazad hidup
Misalnya :
Kaki pada hewan tingkat tinggi
Daun pada tumbuhan

Kedua organ tsb struktur morfologinya


tertentu, berkaitan dengan fungsinya
masing-masing.

Organ tersusun dari jaringan yang masingmasing menunjukkan struktur khusus


Organ sangat erat hubungannya dengan
fungsi jaringan itu dan bersama-sama
melaksanakan fungsi organ.

Hal yang serupa terdapat pada sel


sebagai bagian penyusun jaringan.

Sel
Pada sel dikenal dua kelompok jenis sel yaitu
sel ekariotik dan sel prokariotik.
Sel ekariotik (sel dg inti yg jelas tampak serta
batasnya, sedangkan prokariotik sebaliknya.
Jenis sel ekariotik dibedakan atas dua golongan
(ek.heterotrop (hepatosit) dan ek.fotosintetik
(parenchin daun berklorofil).
Kelompok sel prokariotik (jazad renik yg diwakili
oleh Escherichia coli.
Kesatuan fungsional sel disebut organel.

Organel
Membran sel
Inti
Sitoplasma
sitosel,
selplasma

Mitokondria
Endoplasmik retikulum
Ribosom dan plastida.

1. Membran sel
Fungsinya melindungi organel lain supaya
tidak mengalir keluar sel, juga terhadap
pengaruh luar.
Membran sel pada tanaman dan jazad
renik pada umumnya terdiri dari dinding
sel.
Membran sel terdiri dari lapisan proteinlipid-protein.

2. Inti
Pada sel ekariotik, organel ini jelas terpisah dari
organel lain karena adanya dinding inti yang
melipat.
Pada sel prokariotik keadaan ini tidak tampak,
hanyalah merupakan daerah keintian saja.
Dalam inti terdapat senyawa DNA, RNA dan
protein.
Kadar DNA sangat tinggi dibanding dengan
pada organel lainnya.
Fungsi inti = penyimpan sifat keturunan sel.

3. Sitosel
Cairan sel ini mengandung garam
anorganik maupun organik yang larut.
Pada prokariotik, sifatnya tanpa sruktur,
viskos, kadar protein tinggi.
Mengandung enzim dan metabolit.

4. Mitokhondria
Mempunyai dua lapis dinding, bagian dalam dan
luar.
Lapisan dinding dalam melipat-lipat kedalam
dan membentuk sekat yang disebut krista.
Isi mitokondria disebut matriks yang kaya enzim
dan didalamnya terdapat pula DNA.
Fungsi mitokondria adalah mengoksidasi
senyawa antara, misal asetil-CoA menjadi CO2
dan air.
Fosforilasi oksidatif dan transpor elektron juga
terjadi dalam organel ini.

5. Endoplasmik Retikulum dan


Ribosom
Kedua organel ini tampak pada umumnya
bersama-sama
Keduanya mempunyai fungsi sintesis
protein
Merupakan saluran yang tidak tertutup
dan memenuhi ruang sel, menjalar
diantara mitokondria dan benda sel
lainnya.

Makro Molekul dan Biomolekul


Kompleks

Makro Molekul
Karbon, hidrogen, oksigen dan nitrogen
merupakan komponen utama sebagian
besar biomolekul.
Fosfat merupakan komponen asam
nukleat serta molekul lain yang tersebar
luas dalam tubuh manusia.
Kalsium memainkan peran penting dalam
banyak proses biologik dan menjadi pusat
perhatian riset akhir-akhir ini.

Biomolekul Kompleks
DNA, RNA, protein, polisakarida dan lipid
merupakan biomolekul kompleks utama.
Biomolekul kompleks ini dibangun oleh
biomolekul sederhana. Sebagai contoh :
Unsur pembangun protein adalah asam asam
amino.
Polisakarida dibangun dari sejumlah karbohidrat
sederhana (glukosa, glikogen).
Asam-asam lemak dianggap sebagai unsur
pembangun lipid walaupun lipid bukan polimer
asam lemak.

Biomolekul Kompleks
DNA, RNA, protein dan polisakarida
disebut sebagai biopolimer karena
tersusun atas unit-unit berulang unsur
pembangunnya (unsur-unsur manomer).
Molekul tersebut di atas pada hakekatnya
akan membangun materi kehidupan
Molekul kompleks yang sama umumnya
ditemukan dalam organisme yang lebih
rendah.

Biomolekul pada sel dan jaringan


Biomolekul

Unsur Pembangun

Fungsi Utama

DNA

Deoksinukleotida

Materi Genetik

RNA

Ribonukleotida

Tempat sintesis protein

Protein

Asam Amino

Molekul dari sel yang


melansungkan kerja
(enzim, unsur kontraktil)
Simpanan energi jangka
pendek sebagai glukosa

Polisakarida Glukosa
(Glikogen)
Lipid

Asam Lemak

Komponen membran dan


simpanan energi jangka
panjang sebagai
triasilgliserol.

Perbedaan Sel Prokariotik dan


Ekariotik
Prokariotik :
Dinding sel
Daerah inti
Ribosoma
Granula
Sitosel

Ekariotik :
Membran sel
Inti
Mitokondria
Kompleks golgi
Endoplasmik
retikulum
Khloroplast

Bagaimana dengan Benda Hidup


Dan Benda Mati ???

Benda Hidup Mempunyai


Beberapa Sifat Khusus
Sifat Kompleks dan Terorganisasi secara
baik.
Tiap komponen organisme hidup
tanpaknya mempunyai fungsi atau tujuan
tertentu (makroskopik, struktur intraseluler
mikroskopik)
Organisme hidup mempunyai kemampuan
untuk mengekstrak, mengubah dan
menggunakan energi lingkungannya,
dalam bentuk zat gizi organik atau energi
pancaran sinar matahari.

Sifat paling Istimewa ?


Organisme hidup memiliki kemampuan
dalam melakukan replikasi diri secara
tepat.
Sifat ini dipandang sebagai inti dari
keadaan hidup.
Berbeda dengan benda mati yang tidak
memiliki kemampuan untuk tumbuh dan
berproduksi.

Prinsip Logika Molekul Keadaan


Hidup
Terdapat suatu kesederhanaan mendasar
didalam struktur makromolekul biologi
Semua organisme hidup menggunakan
molekul unit penyusun yang sama, dan
tampaknya diturunkan dari asal yang
sama.
Identitas tiap organisme dipertahankan
oleh sekumpulan asam nukleat dan
protein yang khas
Semua biomolekul mempunyai fungsi
spesifik didalam sel.

Organisme Hidup Mempertukarkan


Energi dan Senyawa
Organisme hidup membentuk dan
mempertahankan struktur fungsinya yang
kompleks dan teratur dengan mempergunakan
energi bebas dari lingkungannya, dan
mengembalikan bentuk-bentuk energi yang
kurang bermanfaat ke lingkungan tersebut
Sel hidup merupakan mesin kimia yang
menjalankan fungsinya pada suhu tetap.
Kebutuhan energi semua organisme diberikan
secara langsung atau tidak langsung oleh sinar
matahari.

Katalisator Sel Hidup


Sel dapat berfungsi sebagai mesin kimia
karena adanya enzim.
Enzim merupakan katalisator yang mampu
meningkatkan kecepatan reaksi kimia
spesifik tanpa ikut bereaksi.
Enzim merupakan molekul protein yang
amat spesifik, dibentuk oleh sel dari unitunit sederhana asam amino.
Tiap jenis enzim umumnya hanya dapat
mengkatalisis satu jenis reaksi kimia
spesifik.

Rangkuman
Karbon, oksigen, hidrogen dan nitrogen
merupakan komponen utama pada sebagian
besar biomolekul.
Kalsium, fosfor, kalium, natrium, klor,
magnesium, besi, mangan, yodium memiliki
makna biologis dan medis yang penting.
Air, DNA, RNA, protein, polisakarida serta lipid
merupakan molekul utama yang ditemukan
dalam sel dan jaringan.

Rangkuman
Sel merupakan unit fundamental biologi.
Sel mengandung sejumlah organel yang
memiliki banyak fungsi khusus.
Organel dapat dipisahkan melalui
fraksionasi sub seluler.
Organisme hidup memiliki kemampuan
dalam melakukan replikasi diri secara
tepat.

Beberapa Contoh Penyakit


Gangguan metabolisme AA
Glycinuria
Phenylketonuria

Gangguan metabolime Protein


Proteinuria

Gangguan metabolisme Lipid


Lipidemia

Gangguan metabolisme KH
Diabetes Mellitus

Penutup
Bagaimana kehidupan ini tanpa peran
biokimia ???