Anda di halaman 1dari 20

Bakteri Patogen Penyebab TBC

Mycobacterium Tuberculosis
ARMELIA
08111004058

Jurusan Biologi
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
November 2014

Mycobacteria
Bentuk : basil basil cepat asam
Merupakan bakteri aerobik yang tidak membentuka spora.
Terdapat lebih dari 50 spesies mikobakterium, termasuk
beberapa saprofit
Contoh :
1. Mycobacterium tuberculosis tuberkulosis
2. Mycobacterium leprae leprosy
3. Mycobacterium avium-intraseluler dissemiasi,
paru-paru (pasien AIDS, immunosupresi)
4. Mycobacterium kansasii paru2, tuberkulosis
5. Mycobacterium marinum & ulcerans lesi kulit
permukaan

Bakteri Mycobacterium
Tuberculosis

Penyakit pembunuh k-2 setelah


jantung
Indonesia peringkat 3 terburuk
di dunia

Penyakit Infeksi

Inang : paru2, otak, ginjal,


sal.Pencern, tulang, kelj getah bening

Perokok ,Alkoholisme dan DM,


serta sanitasi rendah

Gejala : demam, batuk, BB

Menular : melalui udara, dahak

Beberapa tipe dari tuberculosis adalah:


1. M. tuberculosis type human: dapat menyebabkan penyakit TBC
pada manusia
2. M. tuberculosis type bovine: dapat menyebabkan penyakit TBC
pada hewan (sapi)
3. M. tuberculosis type avium: menyebabkan penyakit TBC pada
burung
4. M. tuberculosis type murine: menyebabkan penyakit TBC pada tikus

Mycobacterium tuberculosis
Klasifikasi :
Divisio : Mycobacteria
Class : Actinomycetes
Ordo : Actinomycetales

Family : Mycobacteriaceae
Genus : Mycobacterium
Species : M. tuberculosis

Deskripsi

Berbentuk batang,
Ukuran 0,4 3 m
Tahan-asam lipid
Berwarna merah Ziehl
Neelsen
Tidak bergerak , tidak
membentuk spora &
tidak berkapsul
Tidak memproduksi
eksotoksin, maupun
endotoksin.
Gram positif staf
Tumbuh lambat pada
medium (6-8 minggu)

Faktor-faktor yang Berhubungan dg TB


Adanya kontak
dengan penderita
TB

Kebiasaan
menggunakan
peralatan makan
penderita TB

Jenis kelamin

Kebiasaan merokok

Kebiasaan tidur
dengan penderita
TB

Tingkat pendidikan

Keadaan sosial
ekonomi

Umur

Klasifikasi TB
Berdasarkan organ
yang terkena

Berdasarkan
bakteriologi
(pemeriksaan dahak
secara mikroskopik)

TB Paru

BTA
Positif

TB ekstra
paru

BTA
negatif

Gejala TBC
Gejala
umum

Demam tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama,


biasanya dirasakan malam hari disertai keringat
malam. Kadang-kadang serangan demam seperti
influenza dan bersifat hilang timbul.
Penurunan nafsu makan dan berat badan.
Batuk-batuk selama lebih dari 3 minggu (dapat
disertai dengan darah).
Perasaan tidak enak (malaise), lemah.

bronkus suara nafas melemah, sesak akibat


penekanan kelenjar getah bening yang membesar (+
cairan dirongga pleura) dapat disertai dengan keluhan
sakit dada.
Tulang infeksi tulang membentuk saluran dan
bermuara pada kulit di atasnya, pada muara ini akan
keluar cairan nanah.
Pada anak-anak dapat mengenai otak (lapisan
pembungkus otak) dan disebut sebagai meningitis
(radang selaput otak), demam tinggi, adanya
penurunan kesadaran dan kejang-kejang.

Gejala
khusus

Lanjutan..

Penularan TBC
Saluran
Pernapasan
(droplet
Me nuclei)

konsentrasi droplet
nuclei dalam udara

lamanya waktu
keterpaparan
terhadap kuman
daya tahan tubuh

Saluran
Pencernaan

Luka
terbuka
pada kulit

Makanan. Ex: susu

Perjalanan Alamiah penyakit TB Paru


Inkubasi

Sumber
penularan :
penderita TB +
batuk, bersin,
menyebar
keudara dalam
bentuk droplet

Tahap prepatogenesa

Penyakit dini

Tahap
patogenesa
Penyakit lanjut

Tahap akhir penyakit

Penanggulangan TB
Penderita

1. Edukasi penderita
supaya turut mencegah
penularan
2.Pengobatan pada
penderita
3.Isolasi penderita
bilamana perlu
4.Batuk dan bersin
ditutup alat yang
digunakan untuk
menutup ditampung dan
disinfektan

Contact person

Lingkungan

1. Imunisasi BCG
2. Proteksi dengan
menggunakan masker
3. Meningkatkan
kondisi tubuh dengan
cara olahraga
4. Edukasi tentang cara
pencegahan penyakit
5. Jangan
menggunakan alat
makan orang yang
sudah tertular TBC

1. Aerasi ruangan
dengan menggunakan
aerosol
2. Pemberian
desinfektan pada lantai
maupun perabot
3. Ventilasi memadai
sehingga sirkulasi
udara baik
4. Menggunakan
genting kaca untuk
sinar matahari

KESIMPULAN
1.
2.

3.

4.

Bakteri MTB merupakan bakteri tahan asam karena dapat


mempertahankan warnanya
Bakteri MTB bersifat patogen karena dinding selnya kaya akan
lipid, sehingga akan melindungi mikobakteri dari proses
fagolisosom dan dapat hidup pada makrofag normal yang tidak
teraktivasi.
Bakteri MTB menyebabkan TBC pada inangnya melalui Galur
virulen MTB yaitu dengan meninfeksi inang dengan penghambatan
fusi fagosom-lisosom dan resistensi terhadap enzim lisosomal dan
mampu bertahan hidup dalam fagolisosom. Sementara cord factor
dengan cara meninaktivasi membran mitokondria sel fagosit.
Sehingga meyebabkan MTB dapat hidup dan berkembang di dalam
sel fagosit.
MTB dapat menular melalui udara, yang terkontaminasi bakteri
MTB penderita TBC BTA + melalui batuk, dahak serta dapt melaui
makanan (susu) serta luka terbuka pada kulit.

Referensi
Bbtklppjakarta .pppl.depkes.go.id/as ..
Eprints.unsri.ac.id/1786/2/mikrobiologikedokteran
File.upi.edu//MIKRO.9.pdf
Staff.ui.ac.id/../patodiagklas.pdf
www.milkuma.com.berita/433-Penyebaran...

Sekian

dan Terimakasih

Ayu Safitri (12-13)


Pertanyaan :
Apakah terdapat perbedaan bakteri Mycobacterium
tuberculosis type human dengan Mycobacterium
tuberculosis type bovine, type murine dan type avium ?
Jawab :
Umumnya MTB type human dan type bovine, type
murine dan type avium memiliki morfologi yang sama
karena termasuk dalam spesies yang sama, hanya saja
setiap type MTB ini masing-masing memiliki inang
yang spesifik. Seperti MTB type human
menyebabkan TBC pada mansuia dan primata. MTB
type bovine menyebabkan TBC pada sapi, kerbau.

Nur Affifah (08111004026)


Pertanyaan:
Apa sebenarnya hasil produk dari bakteri
Mycobacterium tuberculosis sehingga menyebabkan
TBC? Apakah hasil dari metabolit sekundernya atau
serangan fisik dari bakteri ?
Jawab:
MTB menyebabkan TBC melalui serangan fisik,
karena MTB mampu hidup dalam makrofag dan
tersebar melalui sel. Galur virulen MTB yaitu dengan
meninfeksi inang dengan penghambatan fusi fagosomlisosom dan resistensi terhadap enzim lisosomal dan
mampu bertahan hidup dalam fagolisosom. Sementara
cord factor dengan cara meninaktivasi membran
mitokondria sel fagosit. Sehingga meyebabkan MTB
dapat hidup dan berkembang di dalam sel fagosit.

Putri Okta Hariani (12-06)\


Pertanyaan:
Mengapa perokok, alkoholisme, dan penderita diabetes melitus lebih
berisiko terserang TBC?
Dan mengapa MTB dapat menular melalui susu ?
Jawab:
Perokok , alkoholisme dan Diabetes melitus lebih berisiko terserang
TBC karena memiliki sistem imun yang lemah. Pada perokok berat dapat
mengalami iritasi pada saluran pernanfasan yang akhirnya menimbulkan
sekresi mucus (dahak). Apabila dahak mengandung bakteri maka dapat
menyebabkan TBC. Sedangkan alkohol dapat berdampak buruk terhadap
sel-sel darah putih, sehingga menyebabkan lemahnya daya tahan tubuh
dalam melawan suatu infeksi.
MTB dapat menular melalui susu karena susu merupakan medium
yang yang baik untuk pertumbuhan mikroba , karena mengandung nutrisi
yang cukup. Sehingga apabila susu yang terkontaminasi oleh bakteri MTB
dan bakteri masuk kedalam tubuh manusia, akan menyebabkan
pengonsumsi terinfeksi bakteri MTB. Tetapi jika sistem imun kuat, Kita
dapat melawan bakteri MTB tersebut untuk berkembang biak didalam
tubuh inang nya.