Anda di halaman 1dari 4

Nama

: Dyah Rizki Fatati

NIM

: 4411412012

Rombel

: 1 Biologi 2012

A. Essay ekspresi gen

Ekspresi gen adalah proses dimana informasi dari gen yang


digunakan dalam sintesis produk gen fungsional. Gen tertentu
membawa informasi yang dibutuhkan untuk membuat protein
dan informasi disebut sebagai kode genetik. Dengan kata lain
kode genetik adalah cara pengkodean telah diketahui bahwa
Ekspresi gen didahului dengan transkripsi RNAm oleh satu pita
DNA, yang selanjutnya RNAm akan ditranslasi menjadi
molekul protein.

Transkripsi merupakan tahapan awal dalam proses sintesis


protein yang nantinya proses tersebut akan berlanjut pada
ekspresi sifat genetik yang muncul sebagai fenotip. Transkripsi
merupakan proses sintesis molekul RNA pada DNA templat.
Proses ini terjadi pada inti sel/nukleus.
Komponen yang terlibat dalam proses transkripsi yaitu :
DNA templat (cetakan) yang terdiri atas basa nukleotida Adenin
(A), Guanin (G), Timin (T), Sitosin (C)
Enzim RNA polimerase
Faktor-faktor transkripsi
Prekursor (bahan yang ditambahkan sebagai penginduksi
Hasil dari proses sintesis tersebut adalah 3 macam RNA, yaitu :

RNAm (messanger)
RNAt (transfer)
RNAr (ribosom)
Bagian utama dari gen. Gen terdiri atas : promoter, bagian
sruktural (terdiri dari gen yang mengkode sifat yang akan di
ekspresikan, terminator.

Gen pada kebanyakan organisme eukariotik terdiri dari bagian exon


(daerah yang mengkode) dan intron atau intervening sequens
(daerah yang tidak mengkode. PreRNAm memerlukan proses untuk
memotong bagian intron menggabungkan bagian-bagian exon
sehingga dapat diperoleh RNAm yang fungsional. Proses

pemotongan intron dan penggabungan exon disebut spicling yang


memerlukan enzim endonuklease dan ligase.
Tahapan dalam prose transkripsi ada 3 tahap, yaitu :
1. Inisiasi (pengawalan)
Transkripsi dimulai pada bagian awal dari gen, yaitu promoter.
Tahapannya dimulai dari pembentukan kompleks promotor
tertutup, pembentukan promoter terbuka, penggabungan
beberapa nukleotida awal, dan perubahan konformasi RNA
polimerase karena struktur sigma dilepas dari komplek
holoenzim.
2. Elongasi (pemanjangan)
Setelah RNA plomerase menempel pada daerah promoter maka
enzim tersebut akan terus bergerak sepanjang molekul DNA,
mengurangi dan meluruskan heliks.
3. Terminasi (pengakhiran)
Transkripsi berakhir pada daerah terminator, ketika menemui
nuklotida tertentu berupa stop kodon. Selanjutnya RNA terlepas
dari DNA templat menuju ribosom

Translasi (penerjemahan) adalah suatu proses penerjemahan


urutan nukleotida molekul RNA yang ada dalam rangkaian
asam amino yang menyusun polopeptida atau protein. Yang
dibutuhkan dalam proses penerjemahan adalah : mRNA,
ribosom, asam amino. Ribosom terdiri atas subunit besar
mengandung 3 situs untuk mengikat RNAt yaitu site A
(amynoacyl tRNA binding site), situs P (peptidyl tRNA binding
site) dan site E (Exit site). Subunit kecil berisi peptidil (P), dan
Aminoasil (A).
Seperti transkripsi, translasi juga dibagi menjadi 3 tahapan
Gen tertentu membawa informasi yang dibutuhkan untuk
membuat protein
1. Inisiasi. tRNA mengikat asam amino dan menyebabkan aktif
atau tRNA disebut asilasi-amino. Amino-asilasi proses
dikatalisis oleh enzim tRNA sintetase. kemudian ribosom
mengalami pemisahan subunit kecil dan besar. selanjutnya
molekul mRNA subunit kecil menempel pada tongkat dengan
kodon awal AUG . Situs order dimana subunit kecil disebut
urutan Shine-Dalgarno. Subunit kecil dapat menempel pada
mRNA bila IF-3. IF-3/mRNA-fMet, IF-2/tRNA-fMet
pembentukan kompleks dan asam amino melekat pada kodon

pembuka P subunit kecil. Selanjutnya, subunit besar menempel


pada subunit kecil. IF-1 dan IF-2 dilepas dan GTP dihidrolisis
terhadap GDP, dan siap diperpanjang.
2. Elongasi. Terjemahan dari asam amino diperpanjang, langkahlangkahnya adalah pengikatan tRNA ke sisi A pada ribosom.
Transportasi akan membentuk ikatan peptida
3. Terminasi. Terjemahan akan berakhir pada satu waktu dari tiga
kodon terminasi (UAA, UGA, UAG) yang berdasarkan dalam
posisi A pada mRNA mencapai ribosom. Pada E. coli ketiga
sinyal penghentian proses translasi diakui oleh protein yang
disebut faktor rilis (RF). Anil RF pada kodon terminasi
mengaktifkan enzim peptidil transferase yang menghidrolisis
ikatan antara polipeptida dengan tRNA pada P dan
menyebabkan tRNA kosong translokasi ke sisi memiliki E
(Exit). Proeses selanjutnya adalah protein tersebut akan
diekspresikan oleh tubuh kita dalam bentuk fenotip.

B. Jelaskan perbedaan ekspresi gen yang terjadi pada sel prokariotik dan
eukariotik
Pada organisme prokariotik transkripsi dimulai pada daerah promoter dan
berakhir pada daerah terminator dengan dikatalisasi oleh enzim RNA
polimerase. RNAm yang telah ditranskripsi akan mengenali ribosom dan
menempel pada Ribosom Binding Site. (RBS). RNAm yang dihasilkan
mungkin mengkode lebih dari satu protein, sehingga dalam proses
translasi juga akan dibahas lebih dari satu protein.
Pada organisme eukariotik terdiri dari bagian ekson dan intron. Karena
tidak mengkode, maka intron tidak diterjemahkan menjadi peptida,
sehingga pada pemprosesan RNAm intron akan dibuang dan ekstron
digabungkan menjadi satu. Selanjutnya RNA akan mengalami proses
pemberian tutup pada ujung 5 dan penambahan poly A pada ujung 3
sehingga RNA menjadi lebih stabil.