Anda di halaman 1dari 2

Sanfilippo JS (1997) dan Helm William C (2013), menyatakan rinsip penatalaksanaan

pada kista ovarium bergantung pada tingkat keganasannya, dimana hal tersebut dibedakan
menjadi kista non-neoplastik dan kista neoplastik. Pada pasien dengan kista nonneoplastik
biasanya tidak dilakukan operasi sedangkan pada kista neoplastik dilakukan tindakan operasi.
Namun hal tersebut harus dipastikan terlebih dahulu melalui proses observasi dan
pemeriksaan lebih lanjut
Pada pasien yang memiliki kista dengan ukuran kurang dari 5 cm dan tidak
menimbulkan keluhan, sebaiknya dilakukan observasi selama 2 sampai 3 bulan karena
biasanya kista tersebut tergolong kista non-neoplastik. Sebagian besar kista non-neoplastik
akan mengalami pengecilan secara spontan dan pada akhirnya akan menghilang, sehingga
setelah pemeriksaan pada beberapa minggu setelahnya seringkali kista telah hilang dan
ukuran ovarium kembali normal. Apabila selama proses observasi ditemukan bahwa ukuran
kista terus bertambah maka kemungkinan kista tersebut termasuk kelompok kista neoplastik
dan tindakan operasi merupakan salah satu pilihan dalam penatalaksanaannya.
Pada kista neoplastik tindakan operasi dilakukan sesuai dengan tingkat keganasan,
ukuran, dan komplikasi dari kista itu sendiri. Pada kista neoplastik dengan ukuran kecil dan
tidak ganas, tindakan operasi yang dilakukan adalah reseksi ovarium yang mengandung kista.
Sedangkan pada kista yang bersifat ganas, berukuran besar dan menimbulkan komplikasi
harus dilakukan pengangkatan ovarium yang disertai dengan pengangkatan tuba (salpingoooforektomi). (Umesh N. 2013)

4.

Sanfilippo JS, Rock JA. Surgery of benign disease of the ovary. In: Te Lindes Operative
Gynecology, Rock JA, Thompson JD editors. Lippincott-Raven Publishers, Philadelphia,
1997. P 625-44

5.

Helm William C, MZ MBBCh, FRCS(Edin), FRCS. Ovarian Cysts. 2012. [online]. Juli
2013. Diunduh dari: http://emedicine.medscape.com/article/255865-overview#a0104

6.Ovarian

Cysts.

[online].

Juli

2013.

Diunduh

dari:

http://www1.cgmh.org.tw/intr/intr5/c6700/obgyn/f/web/Ovarian%20tumor/index.htm
7.

Vanholder Tom, Opsomer Geert, Kruif Aart De. Aetiology and Pathogenesis of Cystic
Ovarian Follicles in Dairy Cattle: A Riview. Reprod. Nutr. Dev. 46 (2006) 105119.

8.

Sindroma

Ovarium

Polikistik.

http://www.medicastore.com

2007.

[online].

Juli

2013.

Diunduh

dari:

9. Umesh

N.

Jindal,

Sharmishtha

Patra.

Ovarian

Cyst.

2013.

Available

http://www.whereincity.com/medical/topic/women-health/diseases/ovarian-cysts-232.htm.
Cited by 11 juli 2013.

at