Anda di halaman 1dari 3

Lembar Kegiatan Siswa (LKS)

Nama :

Perubahan Fisika dan Perubahan Kimia Kelas :

Standar Kompetensi :
Memahami berbagai sifat dalam perubahan fisika dan kimia.
Kompetensi Dasar :
Membandingkan sifat fisika dan sifat kimia zat.
Menyimpulkan perubahan fisika dan kimia berdasarkan hasil percobaan sederhana.
Mengidentifikasi terjadinya reaksi kimia melalui percobaan sederhana.

A. Tujuan
Melalui percobaan siswa mampu :
1. Menjelaskan ciri-ciri perubahan fisika dan perubahan kimia.
2. Mendeskripsikan pengertian perubahan fisika dan perubahan kimia.
3. Mengklasifikasi perubahan fisika dan perubahan kimia dalam kehidupan sehari-hari.

B. Dasar Teori
Suatu zat dapat diidentifikasi menurut sifat-sifatnya. Sifat-sifat seperti warna, titik leleh,
dan titik didih termasuk kedalam sifat fisisnya. Sifat fisis adalah sifat yang dapat diukur dan
diteliti tanpa mengubah komposisi atau susunan dari zat tersebut. Sebagai contoh, kita dapat
mengukur titik leleh dari es dengan memanaskan sebuah balok es dan mencatat pada suhu
berapa es tersebut berubah menjadi air. Sifat kimia adalah sifat yang untuk mengukurnya
diperlukan perubahan kimiawi. Contoh lain dari sifat kimia zat adalah dapat berkarat, dapat
terbakar, dll.
Sifat dari suatu materi dapat dibagi menjadi dua kategori tambahan: yaitu sifat ekstensif
dan intensif. Sifat ekstensif suatu zat bergantung pada jumlah materi. Sebagai contohnya
adalah massa, volum, entalpi, dll. Sifat intensif adalah sifat yang tidak tergantung pada
jumlah. Misalnya, manis, rasa, massa jenis, dan wujud. Sifat fisis dapat berupa sifat ekstensif
atau intensif. Namun, semua sifat kimia tergolong sifat intensif.

Berdasarkan keterangan di atas, perubahan pada suatu zat pun dapat digolongkan sifatnya
menjadi perubahan fisis ataupun kimia, Perubahan fisis adalah perubahan yang tidak
menghasilkan zat baru. Sementara itu, perubahan kimia menghasilkan suatu zat baru.
Contoh perubahan fisis, yaitu:
1. Es mencair
2. Raksa menguap
Walaupun wujud dari es dan raksa pada contoh diatas berubah wujudnya, namun senyawa
atau materi yang menyusunnya tidak berubah sama sekali (H2O dan Hg)
Sementara itu, contoh dari perubahan kimia adalah:
1. Kertas terbakar menjadi asap dan abu
2. Besi berkarat

C. Alat dan bahan


1. Korek api
2. Lilin.

D. Cara Kerja
1. Ukur dan amati terlebih dulu ukuran dan bentuk awal lilin.
2. Bakarlah lilin selama kurang lebih 10 menit.
3. Ukurlah dan amati perubahan yang terjadi setelah lilin dibakar.

E. Tabel pengamatan
No

Pengamatan

Sumbu

Batang Lilin

Sebelum Di bakar

Setelah dibakar

Sifat
Fisika

Kimia

F. Pertanyaan
1. Apa yang terjadi dengan lilin..?
2. Apakah sumbu lilin yang terbakar bisa kembali ke wujud asal sebelum di bakar...?

3. Apa yang terjadi dengan batang lilin yang terbakar, termasuk perubahan apa dan beri
alasan...!
Jawaban :