Anda di halaman 1dari 13

LAPORAN PRAKTIKUM ILMU KIMIA PANGAN

UJI KUALITATIF PROTEIN PADA TELUR


Disusun untuk memenuhi tugas Ilmu Kimia Pangan yang dibimbing oleh
Ibu Melina Sari, STP, M.Si.

Kelompok 1
Disusun Oleh :
DWI PUTRI WAHYUNING SEPTIN

P27835112026

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN


SURABAYA
DIII JURUSAN GIZI
TAHUN 2013

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1.Latar Belakang
1.2. Tujuan
1. Mengetahui hasil beberapa reaksi uji terhadap asam amino dan protein.

BAB 2
TINJAUAN PUSTAKA

2.1. Definisi Protein


2.2.

BAB 3
METODELOGI

3.1. Waktu dan Tempat


Hari

: Jumat, 31 Mei 2013

Waktu

: Pukul 09.30 WIB

Tempat

: Laboratorium Kimia, Poltekkes Kemenkes Surabaya

Jurusan

: D3 Gizi

3.2. Persiapan Sampel


Alat :
1. Gelas beker
2. Pengaduk
3. Timbangan analitik
4. Labu ukur 100 ml
Bahan :
1. Telur
2. Aquadest
Prosedur kerja :
1. Ditimbang sampel telur sebanyak 50 gr.
2. Dikocok telur dalam gelas beker dan ditambahkan aquadest 20 ml.
3. Dimasukan dalam labu ukur 100 ml dengan bantuan corong dan pengaduk.
4. Ditambahkan aquadest samapi batas labu ukur. Homogenkan.

3.3. Denaturasi oleh Panas dan pH yang Ekstrim


Alat :
1. Tabung reaksi
2. Pipet tetes
3. Gelas ukur

4. Penangas air
5. Kertas pH
6. Pipet ukur
7. Penjepit
Bahan :
1. Sampel telur
2. Air suling
Reagen :
1. Larutan HCl 1 N
2. Larutan NaOH 1 N

Prosedur kerja :
1. Disiapkan tabung reaksi sebanyak 3 yang bersih dan kering.
2. Dimasukan denagn 5 ml larutan sampel.
3. Ditambahkan HCl 1 N, NaOH 1 N, dan air suling sebanyak 1 ml pada
setiap tabung reaksi.
4. Dipanaskan ke dalam air mendidih selama 10 menit dengan menggunakan
penangas air dan amati yang mana paling awal menggumpal dan yang
paling akhir.
5. Didinginkan dan dinetralkan. Tabung 1 dinetralkan dengan NaOH 1 N dan
tabung 2 dinetralkan denagn HCl 1 N (periksa dengan kertas pH).
6. Catat perubahan yang terjadi.

3.4. Prespitasi dengan Logam Berat


Alat :
1. Tabung reaksi
2. Pipet tetes
3. Pipet ukur
Bahan :
1. Sampel telur
Reagen :
1. Larutan ZnSO4 encer

Prosedur kerja :
1. Dimasukkan larutan sampel telur ke dalam tabung reaksi sebanyak 2 ml.
2. Ditetesi dengan larutan ZnSO4 encer.
3. Amati perubahan yang terjadi.

3.5. Reaksi Biuret


Alat :
1. Tabung reaksi
2. Pipet tetes
3. Pipet ukur
4. Gelas ukur
Bahan :
1. Larutan sampel telur
Reagen :
1. Larutan NaOH 40 %
2. Larutan CuSO4 0,5 %
Prosedur kerja :
1. Dipipet sampel sebanyak 2 ml, dimasukkan ke dalam tabung reaksi.
2. Ditambahkan 1 ml larutan NaOH 40 %.
3. Ditambahakan 5 tetes CuSO4 0,5 % dan dicampur dengan baik.
4. Diamati perubahan yang terjadi.

3.6. Uji Xantoprotein


Alat :
1. Tabung reaksi
2. Pipet tetes
3. Penangas air
4. Penjepit
5. Gelas ukur

Bahan :
1. Larutan sampel telur

Prosedur kerja :
1. Sediakan tabung reaksi yang bersih dan kering, lalu masing-masing diisi
dengan sampel sebanyak 2 mL
2. Tambahkan pada setiap tabung 1 mL HNO3 pekat. Perhatikan adanya
endapan putih yang terbentuk
3. Panaskan 1 menit sampai endapan larut kembali dan larutan berubah
menjadi berwarna kuning.
4. Amati dan catat perubahan warna yang terjadi
5. Reaksi adalah positif, jika pada bidang perbatasan (interface) antara
protein dan HNO3 tebentuk warna jingga.
3.7. Uji Kelarutan Protein
Alat :
1. Tabung reaksi
2. Pipet tetes
3. Pipet ukur
4. Gelas ukur

Bahan dan Reagen :


1. Larutan sampel telur
2. Aquadest
3. HCl 10 %
4. NaOH 40 %
5. Alkohol 96 %
6. Klofoform

Prosedur kerja :
1. Sediakan 5 tabung reaksi yang bersih dan kering. Lalu masing-masing
diisi dengan aqudestilata, HCl 10 %, NaOH 40 %, alkohol 96 %, dan
kloroform sebanyak 1 mL.
2. Tambahkan pada setiap tabung 2 mL sampel
3. Kocoklah dengan kuat, kemudian amati sifat kelarutannya.

BAB 4
HASIL PRAKTIKUM

4.1.Tabel Pengamatan Denaturasi oleh Panas dan pH yang Ekstrim


Sampel

Perubahan warna sebelum

Perubahan warna setelah


dipanaskan

Telur

HCl

NaOH

Aquadest HCl

NaOH

Aquadest

Kuning

Kuning

Kuning

Kuning

Kuning

Putih

endapan

cerah

menggu-

tidak

menggum-

putih

tidak ada

mpal

menggu-

pal

endapan

mpal

Tabel sampel sampai pH netral


Sampel

Telur

Warna Sampel HCl +

Warna Sampel NaOH +

NaOH

HCl

Kuning kehitaman ada

Terbentuk 3 lapisan,

gumpalan putih

lapisan atas gumpalan


putih, lapisan tengah
kuning, lapisan bawah
kuning kehitaman

4.2.Tabel Pengamatan Prespitasi dengan Logam Berat


Sampel

Warna sampel

Warna sampel + ZnSO4

Telur

Kuning oranye

Kuning endapan putih

4.3. Tabel Pengamatan Reaksi Biuret


Sampel

Warna sampel + NaOH

Warna sampel

40 %

ditambah NaOH +
CuSO4

Telur

Terbentuk 2 lapisan yaitu

Terbentuk warna violet

kuning di atas, bening di


bawah

4.4. Tabel Pengamatan Uji Xantoprotein


Sampel

Telur

Warna sampel

Kuning oranye

Warna sampel +

Warna sampel

HNO3

setelah dipanaskan

3 lapisan, lapisan

Gumpalan

atas kuning putih,

mencair warna

lapisan tengah

kuning ada

endapan putih,

gumpalan putih

dibawah kuning
menggumpal

4.5. Tabel Pengamatan Uji Kelarutan Protein


No

Sampel

Sampel + larutan telur

1.

Aquadest

Kuning oranye

2.

HCl 10 %

Putih mengental

3.

NaOH 40 %

Kuning encer

4.

Alkohol 96 %

Kuning oranye ada gumpalan putih

5.

Kloroform

Putih menggumpal

BAB 5
PEMBAHASAN

BAB 6
PENUTUP

BAB 7
DAFTAR PUSTAKA