P. 1
TransNWC

TransNWC

|Views: 64|Likes:
Dipublikasikan oleh syudas
Research Operational
Research Operational

More info:

Published by: syudas on Jan 05, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/03/2012

pdf

text

original

syudas.blogspot.

com
SOAL DAN PEMBAHASAN RISET OPERASIONAL TRANSPORTASI
PT Gunadarma mempunyai 4 pabrik. Hasil produksinya didistribusikan ke-4 daerah di Jabodetabek, yaitu Depok, Salemba, dan Kalimalang. Dengan jumlah permintaan tiap-tiap daerah yaitu 40, 25, dan 30. Dimana kapasitas masing-masing pabrik adalah 50 untuk Pabrik A, 25 untuk Pabrik B dan Pabrik C 25. Biaya Transportasi per unit :

Tentukan biaya transportasinya, dengan menggunakan metode • NWC • LC • VAM • RAM • Stepping Stone • MODI Penyelasainan : Kita buat tabel transportasinya,

Pada tabel diatas, ada penambahan kolom baru, yaitu Dummy, dummy digunakan apabila jumlah supply ≠ jumlah demand. Jumlah supply pabrik A B dan C apabila di totalkan adalah sebesar 100, Sedangkan demand totalnya adalah sebesar 95. Untuk itu ditambahkan dummy sejumlah selisih antara supply dengan demand yaitu 5. Berarti, dummy disini hanya berfungsi sebagai penyeimbang antara supply dan demand. Tidak ada biaya didalam dummy, karena sebenarnya perusahaan tidak pernah mengalokasikan atau mendistribusikan produknya ke dummy, maka dari itu biaya pada dummy selalu 0. Sekali lagi, fungsi dummy hanya sebagai penyeimbang antara supply dan demand

RISET OPERASIONAL

syudas.blogspot.com
Jika seandainya jumlah supply = jumlah demand maka dummy tidak dipakai. Sebagai ilustrasi, anggap saja demand kota Depok sebesar 45, Salemba 25 dan Kalimalang 30, totalnya adalah 100. sekarang jumlah supply = jumlah demand, tabelnya akan tampak sabagai berikut :

Metode NWC Sesuai namanya, North West Corner, penyelesaian akan selalu dimulai dari pojok kiri atas. Untuk lebih jelasnya, perhatikan penyelasain berikut ini.

Langkah pertama, penuhi permintaan kota Depok [40] dengan Kapasitas Pabrik A [50] (berarti Pabrik A masih sisa 10)

Permintaan kota depok telah terpenuhi, maka dari itu kota depok kita arsir sebagi penanda bahwa kota depok tidak akan dimasukkan kedalam perhitungan selanjutnya.

RISET OPERASIONAL

syudas.blogspot.com
Lanjutkan dengan memenuhi permintaan kota Salemba [25], ambil sisa kapasitas Pabrik A [10]

kemudian kekurangannya dipenuhi dari Pabrik B [15], dan Pabrik B masih ada sisa sebesar [10] (25-15). Perhatikan tabel dibawah ini

Selanjutnya adalah kota Kalimalang, penuhi dengan sisa kapasitas Pabrik B [10]

Kekurangannya diambil dari Pabrik C [20], sehingga kapasitas Pabrik C sekarang adalah [5] (20-25)

RISET OPERASIONAL

syudas.blogspot.com
Nah, sekarang permintaan semua kota telah terpenuhi, namun Pabrik C masih sisa [5], alokasikan ke dummy

Langkah terakhir, hitung biaya transportasi, (40*12) + (10*8) + (15*4) + (10*7) + (20*10) + (5*0) = 890

RISET OPERASIONAL

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->