Anda di halaman 1dari 28

KATARAK SENILIS IMATUR

Debi setiyawan
08700183
Kepaniteraan Ilmu Penyakit Mata
RSUD Sidoarjo

IDENTITAS PASIEN
Nama
Umur
Jenis kelamin
Agama
Alamat
Pekerjaan
Tanggal pemeriksaan

: Tn A.r
: 72 tahun
: Laki-Laki
: Islam
: Tangggulangin SDA
: swasta
: 29 september 2014

ANAMNESIS
keluhan utama : kedua mata kabur sejak 1 tahun
terakhir
Keluhan tambahan : silau pada kedua mata sejak 9
bulan yang lalu

Riwayat Penyakit Sekarang


Pasien datang dengan keluhan kedua mata kabur
sejak 1 tahun yang lalu . Mata kanan pasien dirasa lebih
kabur dibandingkan dengan mata kirinya. Kabur dirasa
perlahan-lahan dan semakin lama semakin memberat.
Pasien merasa lebih sulit melihat benda-benda yang
terletak jauh dibandingkan dengan sebelumnya. Pasien
juga mengeluh silau, kedua mata seperti melihat kabut
atau asap. Untuk mengurangi keluhannya, pasien telah
menggunakan obat tetes mata, namun keluhan tersebut
tidak berkurang.

Mata pasien tidak merah, tidak nyeri, tidak


gatal,
tidak
berair.
Pasien
menyangkal
menggunakan kacamata. Pasien menyangkal saat
jalan sering menabrak, melihat seperti di
terowongan, mellihat pelangi, pusing yang disertai
mual muntah.
Pasien menyangkal dengan memicingkan
mata, dapat melihat jelas, dengan memiringkan
kepalanya
dapat
melihat
jelas,
dengan
menggunakan kacamata melihat jauh dekat dapat
melihat .

Riwayat Penyakit Terdahulu :


Pasien tidak pernah mengalami hal ini sebelumnya.
Riwayat alergi, trauma, penggunaan kaca mata dan
penyakit sistemik seperti hipertensi dan diabetes mellitus
disangkal oleh pasien. Keluarga pasien tidak ada yang
mengalami keluhan serupa.

PEMERIKSAAN FISIK
Kesadaraan Compos mentis
Tekanan Darah 110/70 mmHg

Okuli dextra

Okuli sinistra

Visus
Refraksi/pin hole

5/40
-

5/40
-

Supra cilia
Madarosis
Sikatriks

Palpebra superior
Edema
Hiperemi
Entropion
Ekstropion
Benjolan

Palpebra inferior
Edema
Hiperemi
Entropion
Ekteropion
benjolan

Pungtum lakrimalis
Sumbatan
Hiperemis
Benjolan
Konjungtiva palpebra superior
Sekret mata
Hiperemi
Folikel
Papil
Sikatriks
Benjolan
Konjungtiva palpebra inferior
Sekret mata
Hiperemi
Folikel
Papil
Sikatriks
benjolan

Konjungtiva bulbi
Kemosis
Hiperemi
-konjungtiva
-silier
Perdarahan di bawah
konjungtiva
Ptregium
Pingeueculae

Sklera
Arkus senilis

Kornea
Sikatriks
Infiltrat
Ulkus
Keratik presifitat

Bilik mata depan


Kedalaman
Hypema
Hipopion
Iris/pupil
Bentuk
Refleks cahaya
langsung
Refleks cahaya
konsensuil
Lensa
Subluksasi
Dislokasi
Tes bayangan iris

normal
-

normal
-

Bulat, reguler
+
+

Bulat, reguler
+
+

Keruh
+

Keruh
+

RESUME

Pasien perempuan 72 tahun, datang dengan


keluhan kabur di kedua mata. Keluhan ini dirasa
perlahan-lahan sejak 1 tahun dan semakin lama
semakin memberat. Pasien merasa lebih sulit
melihat benda-benda yang terletak jauh
dibandingkan dengan sebelumnya. Pasien juga
mengeluh silau pada kedua mata serta seperti
melihat kabut atau asap. Untuk mengurangi
keluhannya, pasien menggunakan tetes mata,
namun keluhan tidak menghilang. Riwayat alergi,
trauma dan penyakit sistemik disangkal oleh
pasien. Keluarga pasien tidak ada yang mengalami
hal yang serupa.

PEMERIKSAAN LOKAL
OD

OS

5/40

Visus

5/40

Normal

Palpebra

Normal

Tenang

Konjungtiva

Tenang

Tenang

Sklera

Tenang

Normal

Kornea

Normal

Normal

BMD

Normal

Bulat, reguler, bayangan iris positif

Iris

Bulat, reguler, bayangan iris positif

Rp (+)

Pupil

Rp (+)

Keruh

Lensa

Keruh

(+)

Reflek fundus

(+)

17,3

TIO

14,6

Diagnosis Banding
Kekeruhan badan kaca
Glaukoma kronis

Diagnosis Kerja
ODS Katarak senilis imatur

Slit lamp
-Katarak imatur cukup tebal bagian anterior dan
posterior

Ophtalmoskop
-fundus refrek (+)

-Planning Diagnosa
-cek GDA 2jam pp, Puasa
-Planning terapi
-Catarlent ed 3xODS

TINJAUAN PUSTAKA

Definisi
Katarak senilis imatur merupakan salah satu
stadium katarak senilis, dimana pada stadium ini
kekeruhan lensa belum terjadi disemua bagian
lensa.
Kekeruhan pada stadium ini utamanya terjadi di
bagian posterior dan belakang nukleus lensa.

ETIOLOGI
Penyebab katarak senilis sampai saat ini masih
belum diketahui secara pasti dan diduga
multifaktorial. Beberapa penyebab katarak
diantaranya adalah:

Faktor biologi, yaitu karena usia tua dan pengaruh


genetik

Faktor fungsional, yaitu akibat akomodasi yang


sangat kuat sehingga mempunyai efek buruk
terhadap serabu-serabut lensa

Faktor imunologik
Gangguan yang bersifat lokal pada lensa, seperti
gangguan nutrisi, gangguan permeabilitas kapsul
lensa, efek radiasi cahaya matahari.
Gangguan metabolisme umum

GEJALA KLINIS
Penurunan visus.
Silau
Perubahan miopik
Diplopia monocular.
Noda, berkabut pada lapangan pandang.
Ukuran kaca mata sering berubah

DIAGNOSA
insipien

imatur

matur

hipermatur

Kekeruhan
lensa

Ringan

sebagian

Komplit

masif

Cairan lensa

Normal

Bertambah

Normal

Berkurang

Iris

Normal

Terdorong

Normal

Tremulans

Bilik mata
depan

Normal

Dangkal

Normal

Dalam

Sudut bilik
mata

Normal

Bertambah

Normal

Terbuka

Shadow test

Negatif

Positif

Negatif

Pseudopos

Visus

(+)

<

<<

<<<

penyulit

glaukoma

Uveitis+glauk
oma

DIAGNOSIS BANDING
Diagnosis Banding Katarak Senillis Imatur :
Kekeruhan badan kaca
Endopthalmitis
Glaukoma kronis

PENATALAKSANAAN
Penatalaksanaan definitif untuk katarak senilis
adalah ekstraksi lensa. Terdapat 2 tipe ekstraksi
lensa yaitu intra capsuler cataract ekstraksi (ICCE)
dan ekstra capsuler cataract ekstraksi (ECCE).

ECCE sendiri terdiri dari dua teknik yaitu Small


Incision Cataract Surgery (SICS) dan
Phakoemulsifikasi.7

KOMPLIKASI
Komplikasi Intra Operatif
ruptur kapsul posterior, pendarahan atau efusi
suprakoroid, pendarahan suprakoroid ekspulsif,
disrupsi vitreus, incacerata kedalam luka serta
retinal light toxicity

KOMPLIKASI DINI PASCA OPERATIF


COA dangkal
Ruptur kapsul posterior
Prolaps iris
Pendarahan

KOMPLIKASI LAMBAT PASCA OPERATIF


Ablasio retina
Endoftalmitis kronik
Post kapsul kapacity

PROGNOSIS
Keberhasilan tanpa komplikasi pada pembedahan
dengan ECCE atau fakoemulsifikasi menjanjikan
prognosis dalam penglihatan dapat meningkat hingga
2 garis pada pemeriksaan dengan menggunakan
snellen chart.

WASSALAMUALAIKUM WR.WB