Anda di halaman 1dari 53

LAPORAN PRAKTIKUM

MATA KULIAH TEKNOLOGI PANGAN FUNGSIONAL


MATERI
Pengujian Komponen Bioaktif Polifenol Sebagai Antioksidan

Disusun oleh :
Nama

: Sigit Satria Putra

NIM

: 121710101111

KELAS

: THP - C

KELOMPOK : 08

JURUSAN TEKNOLOGI HASIL PERTANIAN


FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
UNIVERSITAS JEMBER
NOVEMBER, 2014

BAB I. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menunda, memperlambat, dan
mencegah terjadinya reaksi oksidasi radikal bebas dalam oksidasi lipid (Kochar
dan Rossell, 1990). Berdasarkan sumbernya, antioksidan dibagi menjadi dua
kelompok, yaitu antioksidan sintetik dan antioksidan alami. Antioksidan sintetik
merupakan anitoksidan yang diperoleh dari hasil sintesis reaksi kimia, sedangkan
antioksidan alami merupakan antioksidan yang diperoleh dari ekstraksi bahan
alami. Antioksidan memiliki peranan yang penting bagi kesehatan, yaitu dalam
mengatasi implikasi reaksi oksidasi dalam tubuh yang dapat menyebabkan
penyakit kardiovaskuler, kanker, dan penuaan (Nelson et al., 2003). Antioksidan
alami dalam pangan dapat berasal dari satu atau lebih komponen pangan.
Antioksidan alami, seperti yang terdapat pada teh, dapat menghambat terjadinya
reaksi oksidasi dalam minyak jagung, minyak kacang, dan minyak ikan yang
sangat rentan terhadap reaksi oksidasi karena mengandung asam lemak tidak
jenuh yang tinggi.
Dengan demikian, praktikum kali ini bertujuan untuk menentukan kapasitas
antioksidan suatu senyawa pada berbagai sampel bahan yang mengandung
antioksidan .Praktikum kali ini menggunakan 2 metode,pertama mengekstrak
senyawa polifenol dari sampel, kedua analisa kandungan total polifenol dan warna
yang terbentuk diabsorbansi menggunakan alat spektrofotometer pada panjang
gelombang 765 nm. Prinsipnya kandungan total polifenol pada bahan dapat diukur
berdasarkan kemanpuan Follin Ciocalteu (campuran fosfomolibdat dan
fosfostungstat) dalam mereduksi gugus hidroksi dari polifenol.
1.2 Tujuan
Adapun tujuan dilaksanakannya praktikum ini,adalah sebagai berikut :
1. Untuk mengetahui kandungan komponen bioaktif polifenol sebagai antioksidan
dari berbagai macam sampel yang digunakan.
2. Untuk mengetahui cara pengujian ekstraksi senyawa komponen bioaktif
polifenol dari sampel.
3. Mengetahui total polifenol dari bahan pangan segar dan bahan pangan olahan.
4. Mengetahui aktivitas antioksidan dari bahan pangan segar dan bahan pangan
olahan.

BAB II. BAHAN DAN METODE


2.1 Alat dan Bahan
2.1.1

Alat
Alat yang digunakan dalam praktikum pengujian komponen bioaktif
sebagai antioksidan diantaranya sebagai berikut:

Stirer

Batang Stirer

Sentrifus

Botol Sentrifus

Vortex

Spektrofotometer

Beaker Glass

Corong

Labu Takar

Erlenmeyeran

Pipet

Tabung reaksi

Timbangan Neraca Analitik

Gelas piala

Mortal

Pisau

2.1.2

Bahan
Bahan yang digunakan dalam praktikum pengujian komponen bioaktif
sebagai antioksidan diantaranya sebagai berikut :

Kertas Saring

Tissue

Air mineral

a. Bahan segar : Teh, jahe, anggur, rosella, kopi sangrai bubuk, biji kedelai, kakao
bubuk ,pala, kunyit, secang.
b. Bahan olahan : Minuman sari kedelai, minuman kakao, minuman teh, minuman
kopi sangrai, jus anggur, minuman cranberry, minuman jahe, minuman kopi,
minuman kakao, susu kedelai, minuman kunyit, dan susu jahe.

c. Bahan Kimia : Etanol, Follin-ciocalteau, NA2CO3 7%, Standar Asam galat,


Aquades, DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrasi).
2.2 Persiapan Bahan
2.2.1 Teh
Hal pertama yang harus dilakukan sebelum menganalisis, pada teh
seduh dilakukan pengerusan atau penumbukan. Perlakukan ini dilakukan
dengan tujuan untuk memperbesar luas permukaan bahan agar kandungan
senyawa polifenol pada teh seduh dapat terekstrak secara maksimal. Semakin
besar luas permukaan bahan maka semakin banyak senyawa polifenol yang
keluar, kemudian langkah selanjutnya adalah penimbangan teh seduh sebesar
5 gram.
2.2.2 Jahe
Preparasi awal yang dilakukan pada bahan jahe segar adalah
melakukan pengupasan yang bertujuan untuk membersihkan jahe dari kulit.
Selanjutnya dilakukan pencucian supaya kotoran yang menempel pada jahe
dapat hilang. Kemudian jahe ditimbang 5 gram yang kemudian dilakukan
proses pemarutan ,hal ini bertujuan untuk memperbesar luas permukaan jahe
sehingga senyawa polifenol yang terdapat pada jahe dapat terekstrak
maksimal. Setelah itu dilanjutkan dengan proses ekstraksi.
2.2.3 Pala
Preparasi awal yang dilakukan, Pertama pencucian biji pala terlebih
dahulu yang bertujuan agar kotoran yang menempel pada pala dapat hilang.
Kemudian ditimbang 5 gr sebanyak 2 kali menggunakan neraca analitik.
Setelah ditimbang biji pala dihancuran/dihalusan dengan cara ditumbuk
menggunakan mortal, tujuannya untuk memperbesar luas permukaan bahan
agar kandungan senyawa polifenol pada pala dapat terekstrak secara
maksimal. Setelah didapatkan ekstrak kemudian bahan di ambil 0,5 ml untuk
dijadikan sampel.

2.2.4 Biji Kedelai


Preparasi

awal

yang

dilakukan

adalah

biji

kedelai

dihaluskan

menggunakan mortar dengan tujuan untuk memperluas permukaan biji kedelai,


sehingga senyawa polifenol yang terdapat dalam bahan dapat terekstrak
secara maksimal. Setelah didapatkan biji kedelai yang halus kemudian bahan
ditimbang seberat 5 gram menggunakan timbangan neraca analitik. Kemudian
dilarutkan kedalam 25 ml etanol teknis untuk mendapatkan ekstrak polifenol
dari kedelai. kemudian ekstrak tersebut diambil 0,5 ml untuk dijadikan sampel.
2.2.5 Kayu Secang
Preparasi awal yang dilakukan pada bahan kayu secang adalah
pencucian dengan tujuan membersihkan dari kotoran, kemudian dilakukan
penimbangan seberat 5 gram menggunakan neraca analitik, setelah itu
dilakukan perendaman bahan pada air,dengan tujuan untuk mengeluarkan
komponen polifenol yang terdapat dalam kayu secang. Setelah direndam
dihasilkan ekstrak kayu secang, kemudian ekstrak tersebut diambil 0,5 ml untuk
dijadikan sampel.
2.2.6 Rosella
Preparasi awal yang dilakukan pada rosella adalah

dilakukan

penimbangan seberat 5 gram. Kemudian dilalukan proses penghancuran bahan


menggunakan mortar yang bertujuan untuk memperluas luas permukaan
sehingga kandungan yang terkandung dalam bahan dapat terekstrak secara
sempurna. Setelah dihasilkan ekstrak kemudian bahan di ambil 0,5 ml untuk
dijadikan sampel.
2.2.7 Kakao Bubuk
Preparasi awal yang dilakukan pada kakao bubuk adalah dengan
dilakukan penimbangan bahan seberat 5 gram , kemudian melarutkan 5 gram
kakao bubuk kedalam 25 ml etanol teknis untuk mendapatkan ekstrak polifenol
dari bahan yang digunakan. Setelah dihasilkan ekstrak kemudian bahan di
ambil 0,5 ml untuk dijadikan sampel.

2.2.8 Anggur
Preparasi awal yang dilakukan pada buah anggur adalah mencuci buah
untuk menghilangkan kotoran kotoran yang menempel. Setelah pencucian
kemudian dihancurkan menggunakan mortar untuk memperbesar luas
permukaan sehingga senyawa polifenol yang terdapat dalam buah anggur
dapat terekstrak secara sempurna. Kemudian melarutkan bahan kedalam 25 ml
etanol teknis untuk mendapatkan ekstrak polifenol dari bahan yang digunakan.
Setelah dihasilkan ekstrak kemudian bahan di ambil 0,5 ml untuk dijadikan
sampel.
2.3 Ekstraksi Senyawa Polifenol
Pada proses penentuan kandungan polifenol pada tahap ekstraksi senyawa
polifenol dari sampel tanaman pangan segar dilakukan dengan cara melarutkan
masing-masing 5 gram sampel dalam 25 ml etanol teknis ke dalam beaker glass.
Dalam penggunaanya penambahan etanol teknis berfungsi untuk mengekstrak
polifenol yang terdapat di dalam sampel. Kemudian campuran bahan dan pelarut
distirrer 30 menit agar homogen, lalu di sentrifus 15 menit untuk memisahkan
supernatan dan residu. Residu/padatan dieskstraksi kembali dengan menggunakan
pelarut etanol teknis sebanyak 25 ml, kemudian di sentrifugasi kembali selama 15
menit. Fungsi dari pelarutan kembali padatan yaitu dimungkinan residu/padatan
dari hasil penyaringan masih mengandung polifenol sehinggan perlu dilarutkan
kembali.
Supernatan hasil ekstraksi digabung dan disaring dengan corong gelas
yang sudah diberi kertas saring, lalu hasil saringan ditera dengan etanol teknis
hingga volume 50 ml. Setelah itu hasil yang didapat dilakukan proses analisis
kandungan total polifenol.

Bahan

Pencucian

Pengupasan

Penimbangan 5 gr (sebanyak 2x)

Penghancuran (parut/mortal)

Pelarutan dalam 25 ml etanol teknis

Stirer 30 menit

Sentrifugasi 15 menit

Padatan

Supernatan (mengandung polifenol)

Pelarutan dalam 25
ml etanol teknis

Sentrifugasi

Supernatan

Penyaringan dengan kertas saring

Ditera dengan etanol teknis hingga volume 50 ml

Padatan

2.4 Analisis Kandungan Total Polifenol

0,5 ml (encer) atau 0,3 ml (pekat) sampel

Dimasukkan ke dalam 7 tabung reaksi

+Aquades hingga volume 5 ml

+0,5 ml follin

didapatkan nilai XDivortex

didapatkan nilai XPendiaman selama 5 menit

didapatkan nilai X+1 ml Na2CO2 7%

Divortex

Pendiaman selama 60 menit di tempat gelap

Absorbansi pada = 765 nm

Analisis kandungan Total Polifenol dilakukan dengan metode follinciocalteau an aktivitas antioksidan secara spektrofotometri. Sampel ekstrak
dengan volume 0,5 ml (encer) atau 0,3 ml (pekat) dimasukkan ke dalam 6
tabung reaksi, kemudian

ditambahkan aquaes hingga volume 5 ml dan

ditambahkan 0,5 mL follin-ciocalteau lalu divortex agar menjadi homogen. Pada


pembuatan blanko 1 tabung reaksi hanya diisi oleh aquades 0,5 ml tanpa ada
penambahan ekstrak dari bahan. Setelah dilakukan pendiaman selama 5 menit
pada keadaan gelap dengan cara membungkus rapat tabung reaksi

menggunakan aluminium foil. Hal ini dilakukan untuk memberikan waktu


kepada follin agar dapat bereaksi dengan bahan. Dalam praktikum ini,
digunakan follin Ciocalteau karena fenol dapat bereaksi dengan follin
membentuk larutan berwarna yang dapat diukur absorbansinya. Semakin tinggi
kandungan fenol (jumlah gugus hidroksil fenolik) suatu sampel, maka semakin
tinggi pula absorbansinya.
Setelah didiamkan selama 5 menit, ditambahkan 1ml NA2CO3
(7%),kemudian divortex sampai homogen dan didiamkan selama 60 menit di
bungkus lagi dengan alumunium foil. Pada pengguanaannya Na2CO3 berfungsi
untuk menciptakan kondisi basa sehingga terjadinya reaksi antara senyawa
fenol dengan reagen Folin Ciocalteau. Selain itu, digunakan pula Prinsip dari
metode ini adalah terbentuknya senyawa kompleks berwarna biru yang dapat
diukur nilai absorbansinya dengan spektofotometer pada panjang gelombang
765 nm. Warna biru dihasilkan dari reduksi kompleks fosfotungstatfosfomolibdat yang terdapat dalam pereaksi Folin Ciocalteau oleh senyawa
fenol dalam suasana basa. Kandungan total polifenol pada sampel ekstrak
dihitung dengan menggunakan kurva standar yang dibuat dari asam galat (GA)
pada beberapan konsentrasi. Kandungan total polifenol dalam bahan
dinyatakan sebagai mg GAE/g sampel.

2.5 Prosedur Analisa


Pengukuran total antioksidan bahan pangan yang berasal dari tumbuhan
umumnya menggunakan metode pengukuran kadar total fenolik dengan reagen Folinciocalteau. Hal ini dikarenakan sebagian besar senyawa antioksidan dalam tumbuhan
tersebut merupakan senyawa polifenol. Menurut Shahidi dan Marian (1995) dalam
Yulia O. (2007) pengujian total fenol bertujuan untuk menentukan total senyawa fenolik
yang terkandung di dalam sampel, sehingga diduga bila kandungan senyawa fenolik di
dalam sampel tinggi maka aktivitas antioksidannya akan tinggi. Analisis ini
menggunakan kurva standar yang dipersiapkan dengan menggunakan asam galat.
Berikut ini adalah kurva standard, persamaan linier dan nilai R2 beserta contoh
cara perhitungan data hasil pengujian.

Absorbansi (765 nm)

2
1.5
y = 12.558x - 0.0125
R = 0.9977

1
0.5

ABS
Linear (ABS)

0
0
-0.5

0.05

0.1

0.15

Konsentrasi Asam Galat (mg)

Gambar 1. Kurva standard

Rumus Analisis Total Polifenol

Y = 12,558 X 0,0125
Total polifenol = (X mg/0,3 atau 0,5 ml) x (V.total = 50 ml/B.sampel=5 g)
Bahan segar
Total polifenol = (X mg/0,3 atau 0,5 ml)

Bahan minuman

Perhitungan Kandungan Total Polifenol


EKSTRAKSI
ULANGAN 1

EKSTRAKSI
ULANGAN 2

Nilai
Absorbansi
Ulangan 1

Nilai
Absorbansi
Ulangan 2

Nilai
Absorbansi
Ulangan 3

Nilai
Absorbansi
Ulangan 1

Nilai
Absorbansi
Ulangan 2

Nilai
Absorbansi
Ulangan 3

Masukkan
pada
persamaan Y
dan

Masukkan
pada
persamaan Y
dan

Masukkan
pada
persamaan Y
dan

Masukkan
pada
persamaan Y
dan
didapatkan
nilai X

Masukkan
pada
persamaan Y
dan
didapatkan
nilai X

Masukkan
pada
persamaan Y
dan
didapatkan
nilai X

Gunakan
nilai X untuk
mencari
total
polifenol
bahan

Gunakan
nilai X untuk
mencari
total
polifenol
bahan

Gunakan
nilai X untuk
mencari
total
polifenol
bahan

Gunakan
nilai X untuk
mencari
total
polifenol
bahan

Gunakan
nilai X untuk
mencari
total
polifenol
bahan

Gunakan
nilai X untuk
mencari
total
polifenol
bahan

Setelah didapatkan total


polifenol dari masing-masing
ulangan lalu dirata-rata

Setelah didapatkan total


polifenol dari masing-masing
ulangan lalu dirata-rata

Total polifenol dari ekstraksi


ulangan 1 dan ekstraksi ulangan
2 dirata-rata

BAB III. HASIL DAN PEMBAHASAN

3.1 Analisa Total Polifenol


Dari hasil analisa total polifenol yang telah dilakukan menujukan polifenol yang
terdapat pada setiap bahan yang digunakan terutama bahan segar dan minuman
,memiliki total kadungan polifenol yang berbeda-beda.Hasil total polifenol disajikan
dalam tabel dan grafik berikut.
Kandungan total polifenol (mg GAE/g)

Bahan / sampel
minuman

Ulangan 1

Ulangan 2

Rata-rata

RSD

Teh

5,006

4,966

4,986

0,002

Minuman teh

0,196

0,195

0,195

0,861

Jahe

1,906

1,7

1,803

0,080

Minuman jahe

0,054

0,058

0,056

3,090

Bubuk kopi

3,013

2,846

2,929

0,040

Minuman kopi

0,5

0,054

0,502

0,306

Anggur

0,172

0,238

0,205

0,227

Minuman anggur

0,251

0,260

0,255

0,598

Rosela

1,63

2,326

1,978

0,128

Jus crunberry

0,356

0,341

0,348

0,466

Bubuk kakao

4,546

4,646

4,592

0,012

Minuman kakao

0,502

0,502

0,502

0,357

Kedelai

0,166

0,133

0,149

0,156

Susu kedelai

0,416

0,358

0,387

0,462

Kunyit

2,066

1,943

2,0045

0,040

Minuman kunyit

0,255

0,261

0,258

0,779

Secang

4,34

4,1

4,22

0,040

Minuman kakao

0,502

0,501

0,501

0,517

Pala

5,013

4,966

4,989

0,006

Susu jahe

0,053

0,052

0,052

0,013

Total kandungan polifenol (mg GAE/gram)


Bahan / sampel

Ulangan 1

Ulangan 2

Rata-rata

RSD (%)

Teh

5,022

4,984

0,53

Jahe

1,91

1,70

5,003
1,81

Kopi sangrai bubuk

3,02

2,86

2,93

3,86

Anggur

0,126

0,24

0,18

44,78

Rosella

1,97

2,33

2,15

11,83

Bubuk kakao

4,55

4,65

4,60

1,53

Kedelai

0,17

0,13

0,15

18,56

Kunyit

3,45

3,24

3,34

4,44

Secang

4,35

4,16

4,26

3,15

Pala

5,02

4,97

4,99

0,71

0,1968

0,1964

0,144

Bahan segar

8,20

Minuman
minuman teh
minuman jahe

0,055

0,059

0,196
0,057

minuman kopi sangrai

0,501

0,504

0,502

0,42

jus anggur

0,251

0,261

0,256

2,76

jus cranberry

0,357

0,342

0,350

3,03

minuman kakao

0,502

0,503

0,503

0,14

susu kedelai

0,251

0,216

0,233

10,62

minuman kunyit

0,256

0,263

0,259

1,91

minuman kakao

0,503

0,501

0,502

0,28

susu jahe

0,054

0,052

0,053

2,66

Tabel 1. Total kandungan polifenol (mg GAE/gram)

4,96

total polifenol (mg GAE/g)

5
4
3
segar

olahan
1
0
teh

jahe

-1

kopi

anggur rosella kakao kedelai kunyit secang

pala

jenis bahan

Grafik 1. Total kandungan polifenol bahan segar dan minuman.

Dari tabel dan grafik diatas Kandungan total polifenol dalam bahan segar dan
minuman fungsional yang diuji dengan menggunakan reagen folin-ciocalteu. Hasil
pegujian kandungan total polifenol bahan segar yang memiliki nilai tertinggi ditunjukan
secara urut yaitu pala,teh,bubuk kakao,dan secang yang memiliki nilai tinggi dengan
nilai rata-rata diatas 4,0 sedangkan nilai terendah didapatkan oleh bahan segar kedelai
dan anggur dengan nilai kurang dari 1,0.Sedangkan untuk bahan lainnya seperti
jahe,kopi sanrai bubuk,rosella,kunyit menunjukan nilai rata-rata berkisar 1,0-3,0.
Hasil diatas menunjukan bahwa pala memiliki kandungan polifenol tertinggi,hal
ini sesuai dengan literatur. Pala merupakan salah satu jenis rempah-rempah yang
banyak dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Komponen antioksidan yang
terdapat dalam biji pala menurut USDA (2003) di dalam Suhaj (2004), antara lain
camphene, sianidin, eugenol, -terpinene, isoeugenol, kaempferol, asam laurat, metil
eugenol, myrcene, asam miristat, myristicin, asam oleanolat, asam palmitat, quercetin,
dan terpinene-4-ol.
Kemudian teh juga memiliki kandungan polifenol yang cukup tinggi.Menurut
Wuisan, Christine. (2007),kandungan utama polifenol teh adalah flavanol (katekin,
galokatekin, epikatekin, epikatekin galat, epigalokatekin, dan epigalokatekin galat),
flavonol (quercetin, kaemferol, dan glikosidanya), flavone (vixetin dan iso vixetin), asam

fenolik (asam galat dan asam klorogenat). Ditambahkan oleh Hartoyo (2003), pada teh
hitam polifenolnya didominasi oleh theaflavin dan thearubigin. Dalam proses
pembuatan teh hitam, katekin dioksidasi secara enzimatik membentuk pigmen teh
hitam yaitu theaflavin dan thearubigin.Teh hitam mengandung lebih dari 36 persen
polifenol, sekalipun jumlah ini masih dipengaruhi cuaca (iklim), varietas, jenis tanah
dan tingkat kemasakan (Sibuea, 2003).
Sedangkan untuk total kandunagn polifenol terendah pada bahan segar yaitu
kedelai dan anggur.Pada bahn kedelai menurut literature memang memiliki kandungan
senyawa polifenol yang rendah,namun memiki kandungan protein nabati yang cukup
tinggi.Sedangkan pada bahan anggur terjadi penyimpangan, yaitu nilai polifenol yang
ditunujkan cukup rendah,hal ini tidak sesuai dengan literatur,Hal ini dikarenakan pada
proses preparsi kulit buah anggur dikupas,sedangkan kandunagn polifenol tertinggi
pada buah anggur terdapat pada kulitnya. Kulit anggur mengandung polifenol
bioflavanoid (quercetin, catechin, flavonol dan anthocyanidin) dan nonbioflavanoid
(derivatif asam). Salah satu nonbioflavanoid yang penting dalam kulit anggur adalah
resveratrol, yaitu enzim spesifik-tumbuhan yang terdapat dalam 72 spesies tanaman,
seperti anggur, kacang, dan pohon pinus.
Sedangkan hasil total kandungan polifenol pada minuman nilai tertinggi
ditunjukan oleh bahan minuman kakao dan minuman kopi sangrai sebesar 0,503 dan
0,502,sedangkan untuk nilai terndah ditunujan oleh minuman susu jahe sebesar
0.053.kemudian untuk bahan minuman lainya menunjukan total kandungan polifenol
antara 0,2-0,4.Hasil ini menujukan bahwa total kandunagan polifenol pada bahan
minuman lebih sedikit jumlahnya daripada bahan segar,hal ini dikarenakan sebagian
kandungan polifenol yang terdapat dalam bahan segar

sudah berkurang. Akibat

pengolahan.
Menurut literatur Salah satu sumber antioksidan yang bersifat menyehatkan
adalah produk berbasis cokelat yang diolah dari biji kakao. Kakao seperti yang
dilaporkan oleh Crozier dkk. (2011) diketahui memiliki kandungan polifenol yang tinggi,
terutama golongan flavanol. Kadar dan aktivitas antioksidan yang tinggi pada kakao
membuatnya berpotensi untuk dikembangkan menjadi produk yang menyehatkan.
Menurut Misnawi dkk. (2002) dalam Yuliatmoko (2007), kandungan polifenol
pada bubuk kakao tanpa fermentasi adalah sebesar 120-180 g/kg, 37% di antaranya
dalam bentuk monomer flavan-3-ol, 58% dalam bentuk oligomer dan 5% sisanya
berupa antosianin dan polifenol lainnya. Senyawa monomer flavanol terutama (-)epikatekin pada kakao memiliki efek menguntungkan bagi kesehatan kardiovaskular

(Hurst dkk. 2011). Donovan dkk. (2006) dalam Hurst dkk. (2011) melaporkan urutan
bioavailabilitas monomer flavan-3-ol dari yang tertinggi sampai terendah adalah (-)epikatekin, (+)-katekin dan (-)-katekin.
Biji kakao mengandung 12,8-43,2 mg/g (-)-epikatekin bergantung pada
varietasnya. Akan tetapi, penelitian yang dilakukan oleh Hurst et al. (2011)
menunjukkan

bahwa

pemanasan

pada

proses fermentasi,

pengeringan

dan

pemanggangan dapat menyebabkan berkurangnya kandungan (-)-epikatekin, (+)katekin serta mendorong terbentuknya stereoisomer baru (-)-katekin (Hurst dkk. 2011).

BAB IV. KESIMPULAN


Berdasarkan dari hasil praktikum yang telah dilakukan, dapat disimpulkan
bahwa :
1. Total polifenol dengan nilai tertinggi ditunjukan secara urut yaitu pala,teh,bubuk
kakao,dan secang yang memiliki nilai rata-rata diatas 4,0.
2. Kandungan total polifenol bahan segar lebih tinggi daripada kandungan total
polifenol bahan olahan minuman.
3. Bahan olahan memiliki total kandungan polifenol yang rendah dikarenakan sudah
berkurang akibat pengolahan.
4. Terjadi penyimpangan pada bahan segar anggur yang menunjukan total
kandunagn polifenol yang rendah.

DAFTAR PUSTAKA
Hartoyo, A. 2003. Teh dan Khasiatnya bagi Kesehatan. Kanisius, Yogyakarta.
Nelson, J.L., P.S. Bernstein, M.C. Schmidt, M.S. Von Tress, dan E.W. Askew. 2003.
Dietary modification and moderate antioxidant supplementation defferently
affect serum carotenoids, antioxidants level and marker of oxidative stress in
older humans. J. Nutr. 133: 3117-3123.
Shahidi, F. 1995, Natural Antioxidant, Chemistry, Health Effect and Application, AOCS.
Press Champaign, Illinois.: 1-23
Sibuea,
P.
2003.
Minuman
Teh
dan
Khasiatnya
bagi
Kesehatan.
http://www.sinarharapan.co.id/iptek/kesehatan/2004/0528/kes2.html
[12
September 2009].
Suhaj, M. 2004. Spice antioxidants isolation and their antiradical activity: a review.
Journal Of Food Composition And Analysis Vol 19, 2004. pp: 531-537.
Murcia, M.A., Egea, I., Romojaro, F., Parras, P., Jimenez, A.M., Martinez-Tome, M.,
2004. Antioxidant evaluation in dessert spices compared with common food
additives. influence of irradiation procedure. Journal of Agricultural Food
Chemistry 52, 18721881. Di dalam Suhaj, M. 2004. Spice antioxidants isolation
and their antiradical activity: a review. Journal Of Food Composition And Analysis
Vol 19, 2004. pp: 531-537.
USDA.

2003.

National

Nutrient

Database

for

Standard

http://www.personalhealthzone.com/nutrients/vegetables/lettuce.html.

Reference.
[8

Juli

2010].
Wuisan, Christine. 2007. Penentuan Kapasitas Antioksidan Rimpang Segar dan
Rimpang Bubuk dengan Uji Kadar Polifenol dan Active Oxygen Method (AOM).
Skripsi. Fateta IPB, Bogor.
Yulia O. 2007. Pengujian Kapasitas Antioksidan Ekstrak Polar, Nonpolar, Fraksi
Protein Dan Nonprotein Kacang Komak (Lablab purpureus (L.) sweet).
Depertemen Ilmu Dan Teknologi Pangan. Institut Pertanian. Bogor.

LAMPIRAN PERHITUNGAN

KELOMPOK 1 (TEH DAN MINUMAN TEH)


1. Teh
Absorbansi
Blanko = 0,138

Teh

1. 3,162 (A)
2. 3,160 (B)
3. 3,101 (C)

Teh

1. 3,114 (A)
2. 3,124 (B)
3. 3,113 (C)

Kurva Standar y = 12,558 x 0,0125


Total Polifenol =

Teh (U1 A)
y

= 12,558 x 0,0125

3,162

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 3,162 + 0,0125


x = 0,252
Total Polifenol =

= 0,504 x 10 = 5,04 mg GAE/g

Teh (U1 B)
y

= 12,558 x 0,0125

3,160

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 3,160 + 0,0125


x = 0,252
Total Polifenol =

= 0,504 x 10 = 5,04 mg GAE/g

Teh (U1 C)
y

= 12,558 x 0,0125

3,101

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 3,101 + 0,0125


x = 0,247
Total Polifenol =

= 0,494 x 10 = 4,94 mg GAE/g

Rata rata TP U1 :

= 5,006 mg GAE/g

Teh (U2 A)
y

= 12,558 x 0,0125

3,114

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 3,114 + 0,0125


x = 0,248
Total Polifenol =

= 0,496 x 10 = 4,96 mg GAE/g

Teh (U2 B)
y

= 12,558 x 0,0125

3,124

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 3,124 + 0,0125


x = 0,249
Total Polifenol =

Teh (U2 C)
y

= 12,558 x 0,0125

3,113

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 3,113 + 0,0125


x = 0,248
Total Polifenol =

Rata rata TP U2 :

= 4,966 mg GAE/g

Kandungan Total Polifenol


Total Polifenol :

= 4,986 mg GAE/g

2. Minuman Teh

Minuman Teh

1. 1,291 (A)
2. 1,208 (B)
3. 1,171 (C)

Minuman Teh

1. 1,175 (A)
2. 1,199 (B)

3. 1,289 (C)
Kurva Standar y = 12,558 x 0,0125
Total Polifenol =

Minuman Teh (U1 A)


y

= 12,558 x 0,0125

1,291

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,291 + 0,0125


x = 0,103
Total Polifenol =

= 0,206 mg GAE/g

Minuman Teh (U1 B)


y

= 12,558 x 0,0125

1,208

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,208 + 0,0125


x = 0,097
Total Polifenol =

= 0,194 mg GAE/g

Minuman Teh (U1 C)


y

= 12,558 x 0,0125

1,171

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,171 + 0,0125


x = 0,094
Total Polifenol =

= 0,188 mg GAE/g

Rata rata TP U1 :

Minuman Teh (U2 A)


y

= 12,558 x 0,0125

1,175

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,175 + 0,0125


x = 0,094
Total Polifenol =

= 0,188 mg GAE/g

Minuman Teh (U2 B)


y

= 12,558 x 0,0125

1,199

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,199 + 0,0125

= 0,196 mg GAE/g

x = 0,096
Total Polifenol =

Minuman Teh (U2 C)


y

= 12,558 x 0,0125

1,289

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,289 + 0,0125


x = 0,103
Total Polifenol =

Rata rata TP U2 :

= 0,195 mg GAE/g

Kandungan Total Polifenol


Total Polifenol :

= 0,195 mg GAE/g

KELOMPOK 2 (JAHE DAN MINUMAN JAHE)


1. Jahe
Absorbansi
Blanko = 0,026

Jahe

1. 1,1409 (A)
2. 1,2145 (B)
3. 1,2198 (C)

Jahe

1. 1,1184 (A)
2. 1,0300 (B)
3. 1,0271 (C)

Kurva Standar y = 12,558 x 0,0125


Total Polifenol =

Jahe (U1 A)
y

= 12,558 x 0,0125

1,1409

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,1409 + 0,0125


x = 0,091

Total Polifenol =

= 0,182 x 10 = 1,82 mg GAE/g

Jahe (U1 B)
y

= 12,558 x 0,0125

1,2145

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,2145 + 0,0125


x = 0,097
Total Polifenol =

= 0,194 x 10 = 1,94 mg GAE/g

Jahe (U1 C)
y

= 12,558 x 0,0125

1,2198

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,2198 + 0,0125


x = 0,098
Total Polifenol =

= 0,196 x 10 = 1,96 mg GAE/g

Rata rata TP U1 :

= 1,906 mg GAE/g

Jahe (U2 A)
y

= 12,558 x 0,0125

1,1184

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,1184 + 0,0125


x = 0,090
Total Polifenol =

= 0,18 x 10 = 1,8 mg GAE/g

Jahe (U2 B)
y

= 12,558 x 0,0125

1,0300

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,0300 + 0,0125


x = 0,083
Total Polifenol =

Jahe (U2 C)
y

= 12,558 x 0,0125

1,0271

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,0271 + 0,0125


x = 0,082
Total Polifenol =

Rata rata TP U2 :

= 1,7 mg GAE/g

Kandungan Total Polifenol


Total Polifenol :

= 1,803 mg GAE/g

2. Minuman Jahe

Minuman Jahe

1. 0,334 (A)
2. 0,349 (B)
3. 0,330 (C)

Minuman Jahe

1. 0,344 (A)
2. 0,368 (B)
3. 0,368 (C)

Kurva Standar y = 12,558 x 0,0125


Total Polifenol =

Minuman Jahe (U1 A)


y

= 12,558 x 0,0125

0,334

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 0,334 + 0,0125


x = 0,027
Total Polifenol =

= 0,054 mg GAE/g

Minuman Jahe (U1 B)


y

= 12,558 x 0,0125

0,349

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 0,349 + 0,0125


x = 0,028
Total Polifenol =

= 0,056 mg GAE/g

Minuman Jahe (U1 C)


y

= 12,558 x 0,0125

0,330

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 0,330 + 0,0125


x = 0,027
Total Polifenol =

= 0,054 mg GAE/g

Rata rata TP U1 :

= 0,054 mg GAE/g

Minuman Jahe (U2 A)


y

= 12,558 x 0,0125

0,344

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 0,344 + 0,0125


x = 0,028
Total Polifenol =

= 0,056 mg GAE/g

Minuman Jahe (U2 B)


y

= 12,558 x 0,0125

0,368

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 0,368 + 0,0125


x = 0,030
Total Polifenol =

Minuman Jahe (U2 C)


y

= 12,558 x 0,0125

0,368

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 0,368 + 0,0125


x = 0,030
Total Polifenol =

Rata rata TP U2 :

= 0,058 mg GAE/g

Kandungan Total Polifenol


Total Polifenol :

= 0,056 mg GAE/g

KELOMPOK 3 (KOPI DAN MINUMAN KOPI)


1. Kopi
Absorbansi
Blanko = 0,036

Kopi

1. 1,721 (A)
2. 1,983 (B)
3. 1,966 (C)

Kopi

1. 1,803 (A)

2. 1,736 (B)
3. 1,807 (C)
Kurva Standar y = 12,558 x 0,0125
Total Polifenol =

Kopi (U1 A)
y

= 12,558 x 0,0125

1,721

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,721 + 0,0125


x = 0,138
Total Polifenol =

= 0,276 x 10 = 2,76 mg GAE/g

Kopi (U1 B)
y

= 12,558 x 0,0125

1,963

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,963 + 0,0125


x = 0,1573
Total Polifenol =

= 0,314 x 10 = 3,14 mg GAE/g

Kopi (U1 C)
y

= 12,558 x 0,0125

1,966

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,966 + 0,0125


x = 0,157
Total Polifenol =

ml
=
g

0,314 x 10 = 3,14 mg GAE/g

Rata rata TP U1 :

= 3,013 mg GAE/g

Kopi (U2 A)
y

= 12,558 x 0,0125

1,803

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,803 + 0,0125


x = 0,144
Total Polifenol =

ml
g

= 0,288 x 10 = 2,88 mg GAE/g

Kopi (U2 B)
y

= 12,558 x 0,0125

1,736

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,736 + 0,0125


x = 0,139
ml
g

Total Polifenol =

mg

mg

Kopi (U2 C)
= 12,558 x 0,0125

y
1,807

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,807 + 0,0125


x = 0,144
ml
g

Total Polifenol =

Rata rata TP U2 :

= 2,846 mg GAE/g

Kandungan Total Polifenol


Total Polifenol :

= 2,846 mg GAE/g

2. Minuman Kopi

Minuman Kopi

1. 3,120 (A)
2. 3,118 (B)
3. 3,159 (C)

Minuman Kopi

1. 3,168 (A)
2. 3,172 (B)
3. 3,133 (C)

Kurva Standar y = 12,558 x 0,0125


Total Polifenol =

Minuman Kopi (U1 A)


y

= 12,558 x 0,0125

3,120

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 3,120 + 0,0125


x = 0,249
Total Polifenol =

= 0,498 mg GAE/g

Minuman Kopi (U1 B)


y

= 12,558 x 0,0125

= 12,558 x 0,0125

3,118

12,558 x = 3,118 + 0,0125


x = 0,249
Total Polifenol =

= 0,498 mg GAE/g

Minuman Kopi (U1 C)


y

= 12,558 x 0,0125

3,150

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 3,150 + 0,0125


x = 0,252
Total Polifenol =

= 0,504 mg GAE/g

Rata rata TP U1 :

= 0,5 mg GAE/g

Minuman Kopi (U2 A)


y

= 12,558 x 0,0125

3,168

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 3,168 + 0,0125


x = 0,253
Total Polifenol =

= 0,506 mg GAE/g

Minuman Kopi (U2 B)


y

= 12,558 x 0,0125

3,172

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 3,172 + 0,0125


x = 3,133
mg

Total Polifenol =

Minuman Kopi (U2 C)


y

= 12,558 x 0,0125

3,172

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 3,172 + 0,0125


x = 0,250
Total Polifenol =

Rata rata TP U2 :
Kandungan Total Polifenol

mg

= 0,504 mg GAE/g

Total Polifenol :

= 0,502 mg GAE/g

KELOMPOK 4 (ANGGUR DAN MINUMAN ANGGUR)


1. Anggur Segar
Absorbansi
Blanko = 0,030

Anggur

1. 0,099 (A)
2. 0,097 (B)
3. 0,094 (C)

Anggur

1. 0,110 (A)
2. 0,186 (B)
3. 0,118 (C)

Kurva Standar y = 12,558 x 0,0125


Total Polifenol =

Anggur (U1 A)
y

= 12,558 x 0,0125

0,099

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 0,099 + 0,0125


x = 0,0088
Total Polifenol =

ml
g

= 0,0176 x 10 = 0,176 mg GAE/g

Anggur (U1 B)
y

= 12,558 x 0,0125

0,097

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 0,097 + 0,0125


x = 0,0087
Total Polifenol =

ml
g

= 0,0174 x 10 = 0,174 mg GAE/g

Anggur (U1 C)
y

= 12,558 x 0,0125

0,094

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 0,094 + 0,0125


x = 0,0084

Total Polifenol =

ml
=
g

0,0168 x 10 = 0,168 mg GAE/g

Rata rata TP U1 :

= 0,172 mg GAE/g

Anggur (U2 A)
y

= 12,558 x 0,0125

0,110

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 0,110 + 0,0125


x = 0,0097
Total Polifenol =

ml
g

= 0,0194 x 10 = 0,194 mg GAE/g

Anggur (U2 B)
y

= 12,558 x 0,0125

0,186

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 0,186 + 0,0125


x = 0,0158
Total Polifenol =

ml
g

mg

mg

Anggur (U2 C)
y

= 12,558 x 0,0125

0,118

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 0,118 + 0,0125


x = 0,0103
Total Polifenol =

ml
g

Rata rata TP U2 :

= 0,238 mg GAE/g

Kandungan Total Polifenol


Total Polifenol :

= 0,205 mg GAE/g

2. Minuman Anggur

Minuman Anggur :

1. 1,550 (A)
2. 1,574 (B)
3. 1,584 (C)

Minuman Anggur :

1. 1,770 (A)
2. 1,580 (B)
3. 1,535 (C)

Kurva Standar y = 12,558 x 0,0125


Total Polifenol =

Minuman Anggur (U1 A)


y

= 12,558 x 0,0125

1,550

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,550 + 0,0125


x = 0,124
Total Polifenol =

= 0,248 mg GAE/g

Minuman Anggur (U1 B)


y

= 12,558 x 0,0125

1,574

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,574 + 0,0125


x = 0,126
Total Polifenol =

= 0,252 mg GAE/g

Minuman Anggur (U1 C)


y

= 12,558 x 0,0125

1,584

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,584 + 0,0125


x = 0,127
Total Polifenol =

= 0,254 mg GAE/g

Rata rata TP U1 :

Minuman Anggur (U2 A)


y

= 12,558 x 0,0125

1,770

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,580 + 0,0125


x = 0,141
Total Polifenol =

= 0,282 mg GAE/g

Minuman Anggur (U2 B)


y

= 12,558 x 0,0125

1,580

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,580 + 0,0125


x = 0,126

= 0,251 mg GAE/g

Total Polifenol =

mg

mg

Minuman Anggur (U2 C)


y

= 12,558 x 0,0125

1,535

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,535 + 0,0125


x = 0,123
Total Polifenol =

Rata rata TP U2 :

= 0,260 mg GAE/g

Kandungan Total Polifenol


Total Polifenol :

= 0,255 mg GAE/g

KELOMPOK 5 (ROSELLA DAN MINUMAN CRUNBERRY)


1. Rosella
Absorbansi
Blanko = 0,021

Rosella

1. 1,459 (A)
2. 1,380 (B)
3. 0,844 (C)

Rosella

1. 1,432 (A)
2. 1,445 (B)
3. 1,475 (C)

Kurva Standar y = 12,558 x 0,0125


Total Polifenol =

Rosella (U1 A)
y

= 12,558 x 0,0125

1,459

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,459 + 0,0125

x = 0,117
Total Polifenol =

ml
g

= 0,234 x 10 = 2,34 mg GAE/g

Rosella (U1 B)
y

= 12,558 x 0,0125

1,380

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,380 + 0,0125


x = 0,110
Total Polifenol =

ml
g

= 0,22 x 10 = 2,2 mg GAE/g

Rosella (U1 C)
y

= 12,558 x 0,0125

0,844

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 0,844 + 0,0125


x = 0,068
Total Polifenol =

ml
=
g

0,136 x 10 = 1,36 mg GAE/g

Rata rata TP U1 :

= 1,967 mg GAE/g

Rosella (U2 A)
y

= 12,558 x 0,0125

1,432

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,432 + 0,0125


x = 0,115
Total Polifenol =

ml
g

= 0,23 x 10 = 2,3 mg GAE/g

Rosella (U2 B)
y

= 12,558 x 0,0125

1,445

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,445 + 0,0125


x = 0,116
Total Polifenol =

ml
g

Rosella (U2 C)
y

= 12,558 x 0,0125

1,475

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,475 + 0,0125


x = 0,118

mg

ml
g

Total Polifenol =

Rata rata TP U2 :
Kandungan Total Polifenol
Total Polifenol :

= 1,978 mg GAE/g

2. Minuman Crunberry

Minuman Crunberry :

1. 2,534 (A)
2. 2,021 (B)
3. 2,150 (C)

Minuman Cruberry :

1. 2,259 (A)
2. 2,021 (B)
3. 2,150 (C)

Kurva Standar y = 12,558 x 0,0125


Total Polifenol =

Minuman Crunberry (U1 A)


y

= 12,558 x 0,0125

2,534

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 2,534 + 0,0125


x = 0,202
Total Polifenol =

= 0,404 mg GAE/g

Minuman Crunberry (U1 B)


y

= 12,558 x 0,0125

2,021

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 2,021 + 0,0125


x = 0,161
Total Polifenol =

= 0,322 mg GAE/g

Minuman Crunberry (U1 C)


y

= 12,558 x 0,0125

2,150

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 2,150 + 0,0125


x = 0,172
Total Polifenol =

= 0,344 mg GAE/g

mg

= 2,326 mg GAE/g

Rata rata TP U1 :

= 0,356 mg GAE/g

Minuman Crunberry (U2 A)


y

= 12,558 x 0,0125

2,259

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 2,259 + 0,0125


x = 0,180
Total Polifenol =

= 0,36 mg GAE/g

Minuman Crunberry (U2 B)


y

= 12,558 x 0,0125

2,097

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 2,097 + 0,0125


x = 0,167
mg

Total Polifenol =

Minuman Crunberry (U2 C)


y

= 12,558 x 0,0125

2,063

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 2,063 + 0,0125


x = 0,165
mg

Total Polifenol =

Rata rata TP U2 :
Kandungan Total Polifenol
Total Polifenol :

= 0,348 mg GAE/g

KELOMPOK 6 (KAKAO DAN MINUMAN KAKAO)


1. Kakao
Absorbansi
Blanko = 0,040

Kakao

1. 2,856 (A)
2. 2,792 (B)
3. 2,892 (C)

Kakao

1. 2,919 (A)

= 0,341 mg GAE/g

2. 2,904 (B)
3. 2,902 (C)
Kurva Standar y = 12,558 x 0,0125
Total Polifenol =

Kakao (U1 A)
y

= 12,558 x 0,0125

2,856

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 2,856 + 0,0125


x = 0,228
Total Polifenol =

ml
g

= 0,456 x 10 = 4,56 mg GAE/g

Kakao (U1 B)
y

= 12,558 x 0,0125

2,792

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 2,792 + 0,0125


x = 0,223
Total Polifenol =

ml
g

= 0,446 x 10 = 4,46 mg GAE/g

Kakao (U1 C)
y

= 12,558 x 0,0125

2,892

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 2,892 + 0,0125


x = 0,231
Total Polifenol =

ml
=
g

0,462 x 10 = 4,62 mg GAE/g

Rata rata TP U1 :

= 4,546 mg GAE/g

Kakao (U2 A)
y

= 12,558 x 0,0125

2,919

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 2,919 + 0,0125


x = 0,233
Total Polifenol =

ml
g

= 0,466 x 10 = 4,66 mg GAE/g

Kakao (U2 B)
y

= 12,558 x 0,0125

2,904

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 2,904 + 0,0125

x = 0,232
ml
g

Total Polifenol =

mg

mg

Kakao (U2 C)
y

= 12,558 x 0,0125

2,902

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 2,902 + 0,0125


x = 0,232
ml
g

Total Polifenol =

Rata rata TP U2 :

= 4,646 mg GAE/g

Kandungan Total Polifenol


Total Polifenol :

= 4,592 mg GAE/g

2. Minuman Kakao

Minuman Kakao

1. 3,153 (A)
2. 3,133 (B)
3. 3,150 (C)

Minuman Kakao

1. 3,170 (A)
2. 3,133 (B)
3. 3,143 (C)

Kurva Standar y = 12,558 x 0,0125


Total Polifenol =

Minuman Kakao (U1 A)


y

= 12,558 x 0,0125

3,153

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 3,153 + 0,0125


x = 0,252
Total Polifenol =

= 0,504 mg GAE/g

Minuman Kakao (U1 B)


y

= 12,558 x 0,0125

3,133

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 3,133 + 0,0125


x = 0,252

Total Polifenol =

= 0,5 mg GAE/g

Minuman Kakao (U1 C)


y

= 12,558 x 0,0125

3,150

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 3,150 + 0,0125


x = 0,251
Total Polifenol =

= 0,502 mg GAE/g

Rata rata TP U1 :

= 0,502 mg GAE/g

Minuman Kakao (U2 A)


y

= 12,558 x 0,0125

3,170

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 3,170 + 0,0125


x = 0,250
Total Polifenol =

= 0,506 mg GAE/g

Minuman Kakao (U2 B)


y

= 12,558 x 0,0125

3,133

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 3,133 + 0,0125


x = 0,250
mg

Total Polifenol =

Minuman Kakao (U2 C)


y

= 12,558 x 0,0125

3,143

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 3,143 + 0,0125


x = 0,251
mg

Total Polifenol =

Rata rata TP U2 :

= 0,502 mg GAE/g

Kandungan Total Polifenol


Total Polifenol :

= 0,502 mg GAE/g

KELOMPOK 7 (KEDELAI DAN MINUMAN KEDELAI)

1. Kedelai
Absorbansi
Blanko = 0,138

Kedelai

1. 0,096 (A)
2. 0,096 (B)
3. 0,102 (C)

Kedelai

1. 0,076 (A)
2. 0,068 (B)
3. 0,080 (C)

Kurva Standar y = 12,558 x 0,0125


Total Polifenol =

Kedelai (U1 A)
y

= 12,558 x 0,0125

0,096

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 0,096 + 0,0125


x = 0,008
Total Polifenol =

ml
g

= 0,016 x 10 = 0,16 mg GAE/g

Kedelai (U1 B)
y

= 12,558 x 0,0125

0,096

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 0,096 + 0,0125


x = 0,008
Total Polifenol =

ml
g

= 0,016 x 10 = 0,16 mg GAE/g

Kedelai (U1 C)
y

= 12,558 x 0,0125

0,102

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 0,102 + 0,0125


x = 0,009
Total Polifenol =

ml
=
g

0,018 x 10 = 0,18 mg GAE/g

Rata rata TP U1 :

Kedelai (U2 A)

= 0,166 mg GAE/g

= 12,558 x 0,0125

0,076

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 0,076 + 0,0125


x = 0,007
Total Polifenol =

ml
g

= 0,014 x 10 = 0,14 mg GAE/g

Kedelai (U2 B)
y

= 12,558 x 0,0125

0,068

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 0,068 + 0,0125


x = 0,006
Total Polifenol =

ml
g

mg

mg

Kedelai (U2 C)
y

= 12,558 x 0,0125

0,080

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 0,080 + 0,0125


x = 0,007
Total Polifenol =

ml
g

Rata rata TP U2 :

= 0,133 mg GAE/g

Kandungan Total Polifenol


Total Polifenol :

= 0,149 mg GAE/g

2. Minuman kedelai

Minuman Kedelai :

1. 1,658 (A)
2. 1,302 (B)
3. 1,733 (C)

Minuman Kedelai :

1. 1,333 (A)
2. 1,494 (B)
3. 1,215 (C)

Kurva Standar y = 12,558 x 0,0125


Total Polifenol =

Minuman Kedelai (U1 A)


y

= 12,558 x 0,0125

1,658

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,658 + 0,0125


x = 0,133
Total Polifenol =

= 0,443 mg GAE/g

Minuman Kedelai (U1 B)


y

= 12,558 x 0,0125

1,302

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,302 + 0,0125


x = 0,104
Total Polifenol =

= 0,346 mg GAE/g

Minuman Kedelai (U1 C)


y

= 12,558 x 0,0125

1,733

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,733 + 0,0125


x = 0,138
Total Polifenol =

= 0,46 mg GAE/g

Rata rata TP U1 :

= 0,416 mg GAE/g

Minuman Kedelai (U2 A)


y

= 12,558 x 0,0125

1,333

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,333 + 0,0125


x = 0,107
Total Polifenol =

= 0,356 mg GAE/g

Minuman Kedelai (U2 B)


y

= 12,558 x 0,0125

1,494

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,494 + 0,0125


x = 0,119
Total Polifenol =

Minuman Kedelai (U2 C)


y

= 12,558 x 0,0125

1,215

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,215 + 0,0125


x = 0,097

mg

mg

Total Polifenol =

Rata rata TP U2 :

= 0,358 mg GAE/g

Kandungan Total Polifenol


Total Polifenol :

= 0,387 mg GAE/g

KELOMPOK 8 (KUNYIT DAN MINUMAN KUNYIT)


1. Kunyit
Absorbansi
Blanko = 0,048

Kunyit

1. 1,263 (A)
2. 1,268 (B)
3. 1,337 (C)

Kunyit

1. 1,212 (A)
2. 1,179 (B)
3. 1,238 (C)

Kurva Standar y = 12,558 x 0,0125


Total Polifenol =

Kunyit (U1 A)
y

= 12,558 x 0,0125

1,263

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,263 + 0,0125


x = 0,1015
Total Polifenol =

ml
g

= 0,203 x 10 = 2,03 mg GAE/g

Kunyit (U1 B)
y

= 12,558 x 0,0125

1,268

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,268 + 0,0125


x = 0,1019
Total Polifenol =

Kunyit (U1 C)

ml
g

= 0,203 x 10 = 2,03 mg GAE/g

= 12,558 x 0,0125

1,337

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,337 + 0,0125


x = 0,1074
Total Polifenol =

ml
=
g

0,214 x 10 = 2,14 mg GAE/g

Rata rata TP U1 :

= 2,066 mg GAE/g

Kunyit (U2 A)
y

= 12,558 x 0,0125

1,212

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,212 + 0,0125


x = 0,0975
Total Polifenol =

ml
g

= 0,195 x 10 = 1,95 mg GAE/g

Kunyit (U2 B)
y

= 12,558 x 0,0125

1,179

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,179 + 0,0125


x = 0,0948
Total Polifenol =

ml
g

mg

mg

Kunyit (U2 C)
y

= 12,558 x 0,0125

1,238

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,238 + 0,0125


x = 0,0995
Total Polifenol =

ml
g

Rata rata TP U2 :

= 1,943 mg GAE/g

Kandungan Total Polifenol


Total Polifenol :

= 2,0045 mg GAE/g

2. Minuman Kunyit

Minuman Kunyit :

1. 0,968 (A)
2. 0,934 (B)
3. 0,954 (C)

Minuman Kunyit :

1. 1,048 (A)

2. 1,004 (B)
3. 0,886 (C)
Kurva Standar y = 12,558 x 0,0125
Total Polifenol =

Minuman Kunyit (U1 A)


y

= 12,558 x 0,0125

0,968

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 0,968 + 0,0125


x = 0,078
Total Polifenol =

= 0,26 mg GAE/g

Minuman Kunyit (U1 B)


y

= 12,558 x 0,0125

0,934

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 0,934 + 0,0125


x = 0,0753
Total Polifenol =

= 0,251 mg GAE/g

Minuman Kunyit (U1 C)


y

= 12,558 x 0,0125

0,954

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 0,954 + 0,0125


x = 0,0769
Total Polifenol =

= 0,256 mg GAE/g

Rata rata TP U1 :

Minuman Kunyit (U2 A)


y

= 12,558 x 0,0125

1,048

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,048 + 0,0125


x = 0,0844
Total Polifenol =

= 0,281 mg GAE/g

Minuman Kunyit (U2 B)


y

= 12,558 x 0,0125

1,004

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 1,004 + 0,0125

= 0,255 mg GAE/g

x = 0,08
mg

Total Polifenol =

Minuman Kunyit (U2 C)


y

= 12,558 x 0,0125

0,886

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 0,886 + 0,0125


x = 0,0715
mg

Total Polifenol =

Rata rata TP U2 :

= 0,261 mg GAE/g

Kandungan Total Polifenol


Total Polifenol :

= 0,258 mg GAE/g

KELOMPOK 9 (SECANG DAN MINUMAN KAKAO)


1. Secang
Absorbansi
Blanko = 0,051

Secang

1. 2,659 (A)
2. 2,779 (B)
3. 2,723 (C)

Secang

1. 2,690 (A)
2. 2,545 (B)
3. 2,581 (C)

Kurva Standar y = 12,558 x 0,0125


Total Polifenol =

Secang (U1 A)
y

= 12,558 x 0,0125

2,659

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 2,659 + 0,0125


x = 0,212
Total Polifenol =

ml
g

= 0,424 x 10 = 4,24 mg GAE/g

Secang (U1 B)
y

= 12,558 x 0,0125

2,779

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 2,779 + 0,0125


x = 0,222
Total Polifenol =

ml
g

= 0,444 x 10 = 4,44 mg GAE/g

Secang (U1 C)
y

= 12,558 x 0,0125

2,723

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 2,723 + 0,0125


x = 0,217
Total Polifenol =

ml
=
g

0,434 x 10 = 4,34 mg GAE/g

Rata rata TP U1 :

= 4,34 mg GAE/g

Secang (U2 A)
y

= 12,558 x 0,0125

2,690

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 2,690 + 0,0125


x = 0,215
Total Polifenol =

ml
g

= 0,43 x 10 = 4,3 mg GAE/g

Secang (U2 B)
y

= 12,558 x 0,0125

2,545

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 2,545 + 0,0125


x = 0,206
Total Polifenol =

ml
g

mg

mg

Secang (U2 C)
y

= 12,558 x 0,0125

2,581

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 2,581 + 0,0125


x = 0,206
Total Polifenol =

ml
g

Rata rata TP U2 :

=4,1 mg GAE/g

Kandungan Total Polifenol


Total Polifenol :

= 4,22 mg GAE/g

2. Minuman Kakao

Minuman Kakao :

1. 1,550 (A)
2. 1,574 (B)
3. 1,584 (C)

Minuman Kakao :

1. 1,770 (A)
2. 1,580 (B)
3. 1,535 (C)

Kurva Standar y = 12,558 x 0,0125


Total Polifenol =

Minuman Kakao (U1 A)


y

= 12,558 x 0,0125

3,162

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 3,162 + 0,0125


x = 0,252
Total Polifenol =

= 0,504 mg GAE/g

Minuman Kakao (U1 B)


y

= 12,558 x 0,0125

3,129

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 3,129 + 0,0125


x = 0,250
Total Polifenol =

= 0,5 mg GAE/g

Minuman Kakao (U1 C)


y

= 12,558 x 0,0125

3,147

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 3,147 + 0,0125


x = 0,251
Total Polifenol =

= 0,502 mg GAE/g

Rata rata TP U1 :

Minuman Kakao (U2 A)

= 0,502 mg GAE/g

= 12,558 x 0,0125

3,142

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 3,142 + 0,0125


x = 0,251
Total Polifenol =

= 0,502 mg GAE/g

Minuman Kakao (U2 B)


y

= 12,558 x 0,0125

3,135

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 3,135 + 0,0125


x = 0,250
mg

Total Polifenol =

Minuman Kakao (U2 C)


y

= 12,558 x 0,0125

3,140

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 3,140 + 0,0125


x = 0,251
mg

Total Polifenol =

Rata rata TP U2 :

= 0,501 mg GAE/g

Kandungan Total Polifenol


Total Polifenol :

= 0,501 mg GAE/g

KELOMPOK 10 (PALA DAN MINUMAN SUSU JAHE)


1. Pala
Absorbansi
Blanko = 0,043

Pala

1. 3,131 (A)
2. 3,122 (B)
3. 3,168 (C)

Pala

1. 3,121 (A)
2. 3,119 (B)

3. 3,098 (C)
Kurva Standar y = 12,558 x 0,0125
Total Polifenol =

Pala (U1 A)
y

= 12,558 x 0,0125

3,131

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 3,131 + 0,0125


x = 0,250
Total Polifenol =

ml
g

= 0,5 x 10 = 5 mg GAE/g

Pala (U1 B)
y

= 12,558 x 0,0125

3,122

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 3,122 + 0,0125


x = 0,249
Total Polifenol =

ml
g

= 0,498 x 10 = 4,98 mg GAE/g

Pala (U1 C)
y

= 12,558 x 0,0125

3,168

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 3,168 + 0,0125


x = 0,253
Total Polifenol =

ml
=
g

0,506 x 10 = 5,06 mg GAE/g

Rata rata TP U1 :

= 5,013 mg GAE/g

Pala (U2 A)
y

= 12,558 x 0,0125

3,121

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 3,121 + 0,0125


x = 0,249
Total Polifenol =

ml
g

= 0,498 x 10 = 4,98 mg GAE/g

Pala (U2 B)
y

= 12,558 x 0,0125

3,119

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 3,119 + 0,0125

x = 0,249
ml
g

Total Polifenol =

mg

mg

Pala (U2 C)
y

= 12,558 x 0,0125

3,098

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 3,098 + 0,0125


x = 0,247
ml
g

Total Polifenol =

Rata rata TP U2 :

= 4,966 mg GAE/g

Kandungan Total Polifenol


Total Polifenol :

= 4,989 mg GAE/g

2. Minuman Susu Jahe

Minuman Susu Jahe :

1. 0,324 (A)
2. 0,382 (B)
3. 0,284 (C)

Minuman Susu Jahe :

1. 0,316 (A)
2. 0,327 (B)
3. 0,311 (C)

Kurva Standar y = 12,558 x 0,0125


Total Polifenol =

Minuman Susu Jahe (U1 A)


y

= 12,558 x 0,0125

0,324

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 0,324 + 0,0125


x = 0,026
Total Polifenol =

= 0,052 mg GAE/g

Minuman Susu Jahe (U1 B)


y

= 12,558 x 0,0125

0,382

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 0,382 + 0,0125


x = 0,031

Total Polifenol =

= 0,062 mg GAE/g

Minuman Susu Jahe (U1 C)


y

= 12,558 x 0,0125

0,284

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 0,284 + 0,0125


x = 0,023
Total Polifenol =

= 0,046 mg GAE/g

Rata rata TP U1 :

= 0,053 mg GAE/g

Minuman Susu Jahe (U2 A)


y

= 12,558 x 0,0125

0,316

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 0,316 + 0,0125


x = 0,026
Total Polifenol =

= 0,052 mg GAE/g

Minuman Susu Jahe (U2 B)


y

= 12,558 x 0,0125

0,327

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 0,327 + 0,0125


x = 0,027
mg

Total Polifenol =

Minuman Susu Jahe (U2 C)


y

= 12,558 x 0,0125

0,311

= 12,558 x 0,0125

12,558 x = 0,311 + 0,0125


x = 0,025
mg

Total Polifenol =

Rata rata TP U2 :

= 0,052 mg GAE/g

Kandungan Total Polifenol


Total Polifenol :

= 0,052 mg GAE/g

LAMPIRAN GAMBAR