Anda di halaman 1dari 19

Cytotec (Misoprostol)

Farmakoepidemiologi
Eisti Meidia Etika Sari
Sophie Amanda
Free Powerpoint Templates

Page 1

Cytotec
Mengandung bahan aktif misoprostol, tiap tablet
cytotec biasanya mengandung misoprostol 200
mikrogram.
Cytotec (misoprostol) berbentuk tablet segi enam
dan berwarna putih, larut air atau cairan kental.
Cytotec adalah nama merek dagang misoprostol
yang diproduksi oleh PFIZER terdaftar yang
disetuji US FDA. Misoprostol juga diproduksi oleh
produsen berbeda dan dijual di beberapa negara
dengan nama dagang cyprostol, cytotec, gymso,
mibetec, misotrol, gastrul, citrosol.
Free Powerpoint Templates

Page 2

Cytotec/Gastrul (Misoprostol)

Free Powerpoint Templates

Page 3

Deskrispi Misoprostol
Misoprostol merupakan analog
prostaglandin E1 sintetik yang dipasarkan
dalam dua bentuk sediaan yaitu tablet 100
g dan 200 g.
Nama kimianya adalah Methyl 7-{3hydroxy-2-[(E)-4-hydroxy-4-methyloct-1enyl]-5-oxocyclopentyl}heptanoate, dengan
berat molekul 382,5 g/mol.

Free Powerpoint Templates

Page 4

Deskrispi Misoprostol
Misoprostol bersifat stabil dan larut dalam
air. Formula empirisnya adalah C22H38O5.
Struktur kimia misoprostol adalah sebagai
berikut

Free Powerpoint Templates

Page 5

Indikasi Misoprostol
Indikasi yang diakui oleh FDA adalah untuk
pencegahan ulkus lambung akibat pemakaian
antiinflamasi non streoid. Indikasi ini didasarkan
pada efeknya yang merangsang mukus dan
bikarbonat di lambung dan mengurangi produksi
asam lambung.
Penggunaan misoprostol untuk terapi ulkus
peptikum dikontraindikasikan pada wanita hamil.
Meskipun jarang, misoprostol dapat menimbulkan
kelainan kongenital yang serius, diantaranya
Sindroma Mobius.
Free Powerpoint Templates

Page 6

Indikasi Misoprostol
Pemakaian misoprostol di bidang obstetri dan
ginekologi pada umumnya direkomendasikan
pada daerah di mana uterotonika atau
prostaglandin tidak tersedia atau terlalu mahal.
Pada daerah dengan sumber daya terbatas
(low-resource settings), keamanan pemakaian
misoprostol
hendaknya
diperbandingkan
dengan metode aborsi yang tidak aman seperti
ramuan herbal, insersi benda asing atau
trauma yang disengaja
Free Powerpoint Templates

Page 7

Farmakologi
Pada organ reproduksi wanita, prostaglandin E1
merangsang uterus. Sensitivitas uterus meningkat
dengan bertambahnya usia kehamilan. Pada
serviks, misprostol menyebabkan peningkatan
aktivitas kolagenase dan mengubah komposisi
proteoglikan sehingga menyebabkan pelembutan
dan penipisan serviks.

Dibidang obstetri-ginekologi, efek tersesebut


dimanfaatkan untuk aborsi elektif, induksi
persalinan dan untuk evakuasi uterus dalam kasus
kematian janin intrauterin.
Free Powerpoint Templates
Page 8

Farmakologi
Efek kontraksi uterus juga bermanfaat untuk
mencegah dan mengatasi pendarahan pospartum.
Walaupun tidak satupun dari indikasi obstetri di akui
oleh FDA, namun pemakaian off-label dapat
dibenarkan dalam kondisi tertentu.
Hingga saat ini misoprostol masuk dalam kategori
obat golongan G ( obat keras yang hanya bisa
didapatkan
dengan
resep
dokter)
artinya
penggunaan obat ini, baik untuk menggunaan
maupun
pembeliaan
harus
selalu
dalam
pengawasan dokter.
Free Powerpoint Templates

Page 9

Efek Samping Misoprostol


Cytotec memiliki efek samping yaitu :
Yang paling umum dilaporkan adalah mual muntah
(10,2%) dan diare (4,1%) yang akan menghilang
dalam 2 sampai 6 jam.
Efek samping lain yang jga dilaporkan adalah
menggigil (17,3%), nyeri kepala (7,1%) , demam,
kulit kemerahan, pusing, serta penglihatan kabur.
Efek samping lebih ringan bila obat Cytotec
digunakan lewat vagina.
Free Powerpoint Templates

Page 10

Efek Samping Misoprostol


Pemakaian misoprostol yang berlebihan dan tidak
sesuai dosis dapat mengakibatkan hiperkontraksi
pada rahim.
Selain janin gampang meninggal, jaringan rahim
juga menjadi rapuh dan sulit dijahit. Efek yang lebih
serius dari perubahan struktur jaringan rahim adalah
rahim pasien harus diangkat.
Risiko lain, kram perut yang terjadi sangat hebat
dan nyerinya dapat jauh melebihi saat haid biasa.
Free Powerpoint Templates

Page 11

Rute Pemberian Misoprostol


Misoprostol dapat diberikan secara oral,
vaginal, sublingual maupun rektal.
1. Pada keadaan normal misprostol dapat
dengan mudah diabsorpsi setelah pemberian
oral ( konsentrasi puncak 12 menit, waktu paruh
20-30 menit).
2. Misoprostol yang diberikan secara sublingual
dan vaginal (konsentrasi puncak 60 menit)
tetapi efeknya lebih menetap
3. Pada rektal (konstrasi puncaknya 100 menit).
Free Powerpoint Templates

Page 12

Rute Pemberian Misoprostol

Free Powerpoint Templates

Page 13

Kisaran Dosis Misoprostol

Free Powerpoint Templates

Page 14

Kasus Penggunaan Misoprostol


Efek teratogenik misoprostol pada manusia umumnya
terjadi pada percobaan aborsi yang gagal. Diduga
kontraksi uterus akibat pemakaian misoprostol
menyebabkan perdarahan pada janin dan pada
plasenta sehingga mengurangi suplai darah dan
mengakibatkan hipoksia dan hipoperfusi plasenta,
yang berakhir pada kelainan bawaan.
Laporan efek teratogenik terbanyak berasal dari Brazil
yang tingkat pemakaian misoprostol oleh pasien
sendiri sangat tinggi. Dari 69 laporan kasus kelainan
kongenital berkaitan dengan pemakaian misoprostol,
hampir semua berasal dari Brazil(97%).
Free Powerpoint Templates

Page 15

Kasus Penggunaan Misoprostol


Hasil studi kohort yang dilakukan oleh Pastuszak,
dkk. terhadap 96 bayi berusia rata-rata 16 bulan
yang menderita Sindroma Mobius dan 96 bayi
dengan defek tuba neuralis menunjukkan bahwa di
antara ibu dari bayi dengan Sindroma Mobius, 47
orang (49%) menggunakan misoprostol pada
trimester pertama kehamilan, sedangkan ibu dari
bayi dengan defek tuba neuralis hanya 3% yang
menggunakan misoprostol (OR: 29.7, IK 95%: 9.5159.4).
Free Powerpoint Templates

Page 16

Kasus Penggunaan Misoprostol


Pizzol, dkk. melakukan studi kohort dengan mengambil
data sekunder dari 4.856 wanita hamil di Brazil, dengan
243 orang (34.4%) menggunakan teh herbal untuk
merangsang timbulnya menstruasi, 200 orang (28.3%)
menggunakan hormon dan 120 orang (17%)
menggunakan misoprostol.
Studi tersebut menunjukkan adanya hubungan positif
antara penggunaan misoprostol dengan anomali
kongenital (OR = 2.46; 95%IK: 0.98-6.17). Anomali ini
meliputi
sindaktili,
clubfoot,
meningomielokel,
mikrosefali serta defek jari dan kuku.
Free Powerpoint Templates

Page 17

Kasus Penggunaan Misoprostol


Di Indonesia, berdasarkan data BKKBN, angka kasus
aborsi yang dilakukan tidak sesuai dengan standar
keamanan ibu jumlahnya mencapai 2,4 juta per tahun.
Angka aborsi tersebut hampir mendekati jumlah
pertumbuhan penduduk nasional yang mencapai 1,3
persen atau sekitar 2,9 juta jiwa per tahun.
Aborsi metode obat adalah salah satu pilihan alternatif
yang paling ampuh dan aman (diantara alternatif lain
yang cukup banyak, misalnya dukun beranak, jamu
peluntur kandungan, obat-obat aborsi tradisional dll).
Yang bisa dipakai sebagai penggugur kandungan adalah
zat aktif Misoprostol yang diperdagangkan dalam
berbagai merk, salah satunya Cytotex.
Free Powerpoint Templates

Page 18

Kesimpulan
Obat cytotec yang berisi zat aktif misoprostol
merupakan obat untuk pencegahan ulkus lambung
akibat pemakaian antiinflamasi non streoid.
Namun, seiring berjalannya waktu semakin banyak data
kasus farmakoepidemiologi yang terjadi akibat dua hal,
yaitu :
1. Kesalahan penggunaan akibat minimnya informasi
lebih lanjut mengenai indikasi dan kontraindikasi obat
2. Penyalahgunaan obat agar mendapatkan efek
tambahan maupun kontraindikasi untuk tujuan tertentu
Penggunaan cytotec (misoprostol) hendaknya diawasi
dengan serius oleh pihak yang berwenang agar
penggunaan cytotec sesuai dengan indikasi dan tidak
menimbulkan efek samping yang lebih serius dalam
jangka waktu singkat atau panjang
Metode yang digunakan : studi kohort, cases reported,
Free Powerpoint Templates
Page 19
cross sectional