Anda di halaman 1dari 13

Gangguan Proses Pengendalian

Miksi Ditinjau dari


Struktur dan Mekanisme Organ
yang Berperan

Brigita Dwi
102013271
D8

Skenario 1
bahwa seorang perempuan berusia 50
tahun mengeluh sulit menahan kencing
sejak satu tahun terakhir. Dari anamnesa
diketahui pasien tersebut mempunyai 7
orang anak.

Analisis masalah
makro
Organ yang
terkait

mikro
Perempuan 50th
keluhan sulit
menahan kencing

Refleks berkemih
Mekanisme sistem
kemih

Volume urine

Sistem Urinaria
suatu sistem tempat terjadinya proses penyaringan
darah sehingga darah bebas dari zat-zat yang tidak
dipergunakan oleh tubuh dan menyerap zat-zat yang
masih dipergunakan oleh tubuh. Zat-zat yang tidak
dipergunakan oleh tubuh larut dalam air dan dikeluarkan
berupa urin (air kemih).

Vesica urinaria
sebagai reservoir urine (200 - 400 cc)
Letak VU:
- anak-anak: diatas PAP, berbatasan dgn dinding perut
- kosong: dalam rongga panggul
- terisi: di regio hypogastric
Lapisan dinding VU:
- Lapisan mukosa
- Lapisan otot:
- m. Detrusor
- m. Trigonal
- m. Sphincter vesica

Urethra Feminina
Uretra mengalirkan urine dari kandung kemih ke bagian eksterior
tubuh. Uretra pada perempuan berukuran pendek (3,75 cm).
Saluran ini membuka keluar tubuh melalui orifisium uretra eksternal
yang terletak dalam vestibulum antara klitoris dan mulut vagina.

filtrasi

proses perpindahan cairan dan zat terlarut dari kapiler glomerolus,dalam


gradient tekanan tertentu ke dalam kapsula bowman.
mekanisme kerja filtrasi di glomerular
Komposisi hasil filtrasi glomerular antara lain :
Air dan zar terlarut dengan berat molekul rendah
(glukosa,Na,Cl,K,P,urea,as.urat,dan kreatinin)
Sejumlah kecil albumin plasma
Sel darah merah dan protein tidak di filtrasi.

reabsorpsi

proses penyerapan kembali bahan- bahan yang masih di butuhkan,di


tubulus ginjal.Sebagian besar filtrat (99%) secara selektif di serap melalui
proses tertentu.
mekanisme yang dikenal dalam proses reabsorbsi di kenal dengan sistem
counter current.
suatu system yang terdiri dari 2 pembuluh yang sejajar dan berdekatan
dengan arah aliran yang berlawanan. Di bagi menjadi dua bagian menjadi :
1. counter current multiplier : terjadi di ansa henle
2. counter current exchanger : terjadi di vasa recta
zat yang di reabsorbsi adalah :
1. Ion Natrium,ion clor dan ion negative lainnya
2. glukosa, fruktosa, dan asam amino
3. air dan urea
4. ion organik lain seperti kalsium , fosfat dan sulfat dan ion organic
lain melalui transport aktif

ekskresi

proses aktif yang memindahkan zat keluar dari darah menuju cairan tubular
untuk kemudian di keluarkan dalam urin.
zat yang di ekskresi :

1. zat seperti ion hydrogen,kalium dan ammonium,produk hasil


metabolic,kreatinin,serta obat-obat tertentu secara aktif di sekresi dalam
tubulus
2. sekresi ion hydrogen dan ammonium membantu dalam pengaturan pH
plasma dan keseimbangan asam basa plasma

Pembahasan Kasus
inkontinensia, yaitu keadaan dimana urine keluar secara involunter,
dikarenakan pasien sudah melahirkan beberapa kali sehingga keadaan
otot-ototnya menjadi kurang elastis. Keadaan ini mengganggu
mekanisme kerja sfingter urethra interna yang merupakan otot polos.
Dan juga mengganggu mekanisme dari sfingther urethra eksterna serta
diafraghma pelvis yang merupakan otot lurik sehingga perempuan
tersebut tidak dapat menahan kencing secara volunter.

Kesimpulan
Ada beberapa faktor yang membuat seseorang sulit menahan
kencing. Dalam kasus ini adalah perempuan yang sering
melahirkan. Keadaan ini mengganggu mekanisme kerja sfingter
urethra interna yang merupakan otot polos. Dan juga mengganggu
mekanisme dari sfingther urethra eksterna serta diafraghma pelvis
yang merupakan otot lurik sehingga perempuan tersebut tidak dapat
menahan kencing secara volunter.

Sekian dan Terimakasih