Anda di halaman 1dari 1

4.

Saya tidak sepenuhnya setuju dengan pendapat itu, pengobatan tradisional yang seperti apa
dulu yang dianggap tidak benar. Karena pada kenyataannya adalah bukan ilmu pengobatan
tradisional yang tidak benar hanya saja belum ada penelitian ilmiah yang mampu
membuktikan kebenarannya karena kemampuan manusia yang terbatas dan ilmu pengetahuan
itu sendiri sangat luas dan tidak terbatas. Tidak bijak rasanya kalau langsung menghakimi
satu sisi keilmuan lain tanpa melihat dan menilai secara ilmiah.
5. Untuk kasus patah tulang, pada awalnya dipercayakan pada pengobatan tradisional karena
dianggap tidak parah dan tidak ada komplikasi. Namun ternyata hasilnya tidak memuaskan
yaitu pembentukan kalus tidak sempurna karena tulang yang patah masih overlap sehingga
keluarga pasien memutuskan untuk menjalani pengobatan konvensional. Akibatnya keluarga
pasien harus mengeluarkan biaya pengobatan dua kali, dan pasien sendiri kelihangan waktu
produktifnya lebih lama dari semestinya. Pelajaran yang dapat diambil yaitu kasus ini terjadi
tidak satu atau dua kali saja, panyak pasien yang akhirnya harus membayar biaya pengobatan
yang lebih dari semestinya akibat tidak terstrandarnya praktik pengobatan nonkonvensional.
Menurut saya perlu adanya standar kompetensi tertentu untuk melakukan praktik pengobatan.
6. Saya setuju masyarakat harus waspada terhadap klinik pengobatan tradisional, namun tidak
serta merta semuanya dibebankan kepada masyarakat untuk pintar-pintar melilih pengobatn
karena tingkat pendidikan, sosial serta ekonomi masyarakat sangat beragam dan tidak
mungkin dipaksakan untuk memahami jalur pengobatan alternatif mana yang masuk akal dan
mana yang perlu diwaspadai. Pemerintah juga memeganng peranan yang sangat besar untuk
mengeatur ijin praktik pengobatan tradisional seperti halnya ijin praktik untuk dokter. Serta
diperlukan komsi akreditasi ntuk melatih dan menetapkan standar pelayanan dan pengobatan
tradisional seperti yang terjadi di negara maju seperti amerika.
7.