Anda di halaman 1dari 10

Kontaktor Magnit

Komponen kontaktor:
Belitan magnit
Inti magnit tetap
Inti magnit bergerak
Terminal Normally
Close (NC)
Terminal Normally
Open (NO)
Kontak Bergerak
Pegas

Kontaktor magnit juga disebut sakelar


magnit atau sering disingkat dengan
sebutan kontaktor.
Kontaktor merupakan saklar daya yang
bekerja berdasarkan kemagnitan. Sesuai
dengan namanya, maka kontaktor dapat
bekerja jika kumparan magnet (koil) dialiri
arus listrik.

Jika koil (kumparan magnet) dialiri arus listrik,


maka inti magnit menjadi jangkar, sekaligus
menarik kontak-kontak gerak sehingga kontak NO
(normally open) menjadi tersambung dan kontak
NC (normally close) menjadi terbuka.
Dan sebaliknya, jika arus kumparan magnit
diputuskan maka magnit akan kehilangan gaya
tariknya sehingga jangkar akan ditarik kembali
keposisi semula oleh pegas.

simbol kontaktor magnit

Simbol koil konduktor magnit seperti


gambar disamping dengan terminal
kumparan A1 dan A2 yang
disambungkan
pada
rangkaian
kontrol. Sedangkan pada bagian
sebelah kanan adalah kontak-kontak
sebagai saklar daya yang berfungsi
untuk mengalirkan arus beban yang
relatif besar.
Terminal 1, 3 dan 5 disambungkan ke
sumber jaringan 3 fasa dan terminal
2, 4, dan 6 disambungkan ke beban
(motor).

Kontak Utama dan Kontak Bantu


Berdasarkan fungsinya, kontak-kontak pada
kontaktor magnit terdapat 2 macam, yaitu kontak
utama dan kontak bantu.

Kontak Utama dan TOR

Kontak-kontak Bantu

Kontak utama terdiri dari 3 kontak NO, dan kontak


bantu terdiri dari kontak NO dan NC.

Kontak Utama
Disebut kontak utama karena kontaktor ini dalam
penggunaannya dipasang pada rangkaian utama atau
rangkaian daya yang berfungsi untuk menghubungkan
sumber daya (supply) dengan beban lain.
Konstruksi kontak-kontaknya berdimensi lebih luas
dan tebal, sehingga mampu dialiri arus listrik yang
relatif besar.
Sebagai kontak utama biasanya pemasangannya
digandeng dengan Relay beban lebih yang dikenal
dengan sebutan Over Load Relay atau Thermal Over
Load Relay.

Kontak Bantu
Kontak bantu dipasang pada rangkaian kontrol atau
pengendali yang berfungsi untuk membantu atau
mengendalikan kerjanya kontaktor utama. Kontaktor
bantu sering disebut sebagai kontaktor pengendali
(kontrol).
Konstruksi kontak-kontaknya berdimensi lebih sempit
dan tipis, karena arus yang melaluinya relatif kecil
(arus untuk rangkaian kontrol).

Penulisan terminal kontak bantu pada kontaktor


magnit ditulis dengan angka dan digit, yaitu;
Untuk kontak Normally Close digit kedua dari
terminalnya dengan angka 1 dan 2.
Untuk kontak Normally Open, digit kedua dari
terminalnya dengan angka 3 dan 4.
Sedangkan kontak bantu untuk fungsi tertentu;
Kontak Normally Close digit kedua dengan angka 5-6
Kontak Normally Open digit kedua dengan angka 7-8.