Anda di halaman 1dari 4

Nama : Annisa Hardianti Yunus

Nim

: H22112006

TP GEOMAGNET II
1. Sebutkan data apa saja yang diperoleh dalam proses akuisisi geomagnet ?
2. Sebutkan dan jelaskan koreksi dan filter dalam pengolahan data geomagnet ?
3. Gambarkan diagram alir proses akuisisi geomagnet !
Jawab :
1. Akuisisi data dibagi menjadi dua, yaitu akuisisi data intensitas medan magnet bumi
diunal (harian) dengan menggunakan stasiun base dan pengukuran data anomali medan
magnet penyusun kerak bumi denagn stasiun mobile. Cara pengukuran magnetik
didasarkan pada kemudahan dalam membuat koreksi diurnal. Data yang diperoleh dalam
pengukuran magnetik, yaitu : harga bacaan alat PPM dan waktu. Pengukuran magnetik
dapat dilakukan minimal oleh satu orang. Hasil pengukuran magnetometer adalah berupa
penjumlahan dari medan magnet bumi itama yang dibangkitakan oleh outer core dan
dihilangkan dengan koreksi IGRF, variasi medan magnet bumi yang berhubungan dengan
variasi kerentanan magnet batuan, medan magnet remanen yang merupakan sasaran
survey geomagnetik, dan variasi harian akibat aktivitas matahari yang dihilangkan
dengan koreksi variasi harian Data hasil pengukuran medan magnetik pada dasarnya
adalah konstribusi dari tiga komponen dasar, yaitu medan magnetik utama bumi, medan
magnetik luar dan medan anomali. Data yang dicatat selama proses pengukuran adalah
hari, tanggal, waktu, kuat medan magnetik, kondisi cuaca dan lingkungan.
2. Koreksi dan filter dalam pengolahan data geomagnet yaitu ;
Koreksi Harian
Koreksi harian (diurnal correction) merupakan penyimpangan nilai medan magnetik
bumi akibat adanya perbedaan waktu dan efek radiasi matahari dalam satu hari.
Waktu yang dimaksudkan harus mengacu atau sesuai dengan waktu pengukuran data
medan magnetik di setiap titik lokasi (stasiun pengukuran) yang akan dikoreksi. Apabila
nilai variasi harian negatif, maka koreksi harian dilakukan dengan cara menambahkan

nilai variasi harian yang terekan pada waktu tertentu terhadap data medan magnetik yang
akan dikoreksi. dapat dituliskan dalam persamaan
H = Htotal Hharian

Koreksi IGRF

Data hasil pengukuran medan magnetik pada dasarnya adalah konstribusi dari tiga
komponen dasar, yaitu medan magnetik utama bumi, medan magnetik luar dan medan
anomali. Nilai IGRF yang diperoleh dikoreksikan terhadap data kuat medan magnetik
total dari hasil pengukuran di setiap stasiun atau titik lokasi pengukuran. Meskipun nilai
IGRF tidak menjadi target survei, namun nilai ini bersama-sama dengan nilai sudut
inklinasi dan sudut deklinasi sangat diperlukan pada saat memasukkan pemodelan dan
interpretasi. Persamaan koreksinya (setelah dikoreksi harian) dapat dituliskan sebagai
berikut :
H = Htotal Hharian H0
Dimana H0 = IGRF
Koreksi Topografi
Salah satu metode untuk menentukan nilai koreksinya adalah dengan membangun suatu
model topografi menggunakan pemodelan beberapa prisma segiempat (Suryanto, 1988).
Ketika melakukan pemodelan, nilai suseptibilitas magnetik (k) batuan topografi harus
diketahui, sehingga model topografi yang dibuat, menghasilkan nilai anomali medan
magnetik (Htop) sesuai dengan fakta. Selanjutnya persamaan koreksinya (setelah
dilakukan koreski harian dan IGRF) dapat dituliska sebagai
H = Htotal Hharian H0 - Htop

3. Diagram alir proses akuisisi geomagnet

Mulai

Akusisi Data Stasiun


pengukuran

koreksi Diurnal

Akusisi Data Base Station

Koreksi IGRF

Anomali Medan Magnet Total

Pemodelan

Hasil dan Kesimpulan

Selesai

Studi literatur

Atau secara khusus

Base Station dan membuat station

Station Pengukuran (Grid)

Pengukuran Medan Magnet distation

Station Pengukuran disetiap lintasan dan


Pengukuran variasi harian di base station