Anda di halaman 1dari 3

PUSKESMAS

WATES

STANDARD PROSEDUR OPERASIONAL


MEMASANG KATHETER
Nomor Dokumen

Nomor Revisi

Tanggal Terbit

Halaman

Ditetapkan :
Kepala Puskesmas Wates

Drg.CITRA MAYANGSARI
Penata III / c
NIP. 198201012006042046
PENGERTIAN
TUJUAN

Mengeluarkan urine dari kandung kemih dengan menggunakan


kateter steril dalam kurun waktu tertentu

Mengosongkan kandung kemih


Mengukur sisa urine di dalam kandung kemih

KEBIJAKAN

Dilakukan pada pasien :


Penurunan kesadaran
Retensi urine
Inkontinentia urine
Trauma tumpul abdomen

PROSEDUR

Persiapan penderita
Penderita dan keluarga diberitahu tentang maksud dan tujuan
tindakan yang akan dilakukan
Jaga privacy
Persiapan alat
1. Set ganti catheter steril :
o 1 cucing steril
o Kasa steril sesuai kebutuhan
o 1 pinset anatomi steril
2. Hanscoen steril sesuai ukuran
3. Savlon 3%
4. Catheter foley sesuai ukuran
5. Urin bag
6. Xylokain jelly
7. Aquades steril sesuai kebutuhan
8. Spuit 10 cc
9. Perlak/pengalas
10. Gantungan urin
11. Bengkok

12. Plester
Pelaksanaan
1. Memberitahu maksud dan tujuan tindakan
2. Pintu/jendela ditutup / pasang scherm
3. Perawat mencuci tangan
4. Pasang perlak/pengalas
5. Atur posisi untuk pemasangan catheter :
Wanita : litotomi
Pria : supine
6. Dekatkan alat
7. Buka set catheter
8. Siapkan spuit 10 cc,isi dengan aquades untuk pengunci
9. Gunakan sarung tangan steril
10. Tes balon catheter dengan memasukan cairan 5cc
11. Membuka daerah meatus :
Wanita : buka labia dengan menggunakan jari telunjuk
dan ibu jari tangan kiri,lalu sedikit ditarik ke atas
Pria : pegang penis dengan tangan kiri dan tegakan
penis
Membersihkan daerah meatus dengan menggunakan
kasa savlon 3 %
Wanita : bersihkan daerah labia luar terakhir bagian
meatus,kasa hanya sekali pakai
Pria : bersihkan dengan arah melingkar dari meatus
keluar minimal 3 kali
Buang kasa yang kotor ke dalam bengkok
12. Lumasi ujung catheter dengan xilocain jelly
13. Memasukan catheter dengan pincet :
Pria : sepanjang 18-20 cm sampai urine keluar
Wanita : sepanjang 7-10 cm sampai urine keluar
14. Juka waktu memasukan catheter terasa adanya tahanan jangan
dilanjutkan
15. Selama pemasangan catheter anjurkan penderita untuk nafas
dalam
16. Isi balon catheter dengan aquadest yang sudah
disiapkan,sambung dengan urobag
17. Tarik catheter perlahan sampai ada tahanan balon,bersihkan
sisa urine yang menempelpada catheter dengan kasa
18. Fiksasi catheter menggunakan plester yang sudah disiapkan
dan tulis tanggal,jam,nama pemasang
19. Gantung urobag dengan posisi lebih rendah dari vesica
urinaria
20. Beri posisi yang nyaman pada pasien

21. Melepas hanscoen


22. Perawat cuci tangan
23. Catat dalam catatan perawat tentang prosedur
pelaksanaan,kondisi perineum dan meatus,warna ,jumlah
urine,reaksi penderita
sikap yang harus diperhatikan
Teliti dalam menjaga kesterilan
Hati-hati terhadap komplikasi akibat pemasangan catheter
Peka terhadap privacy penderita