Anda di halaman 1dari 25

SEMINAR

BOOK CENTRE DAN PEMBANGUNAN PET SHOP


Nur Rahma Andriani
0904104010097
Dosen Pembimbing :
Laila Qadri, ST MT
Zainuddin, ST MT

TEKNIK ARSITEKTUR
UNIVERSITAS SYIAH KUALA

BOOK CENTRE

Latar Belakang
Toko buku adalah sebuah tempatdapat berupa bangunan atau ruangyang di
dalamnya menjual berbagai jenis buku yang tersusun rapi di rak-rak buku dan alat-alat yang
terkait dengan buku itu sendiri. Saat ini berkembang pula toko buku daring yang tidak
mempunyai bangunan, toko buku diskon, dan toko buku dalam bentuk lain.
Toko buku daring adalah situs web yang didesain dan dibangun khusus untuk menjual
produk-produk berupa buku dan sejenisnya. Toko buku daring dapat dikunjungi oleh siapapun
dari seluruh dunia untuk mencari dan membeli buku-buku yang diinginkan tanpa harus keluar
rumah.
Toko buku terdiri dari dua kata yang memiliki arti yang berbeda. Kata Toko memiliki
arti yaitu kedai atau tempat berjualan dan kata Buku memiliki pengertian yaitu kumpulan kertas
atau bahan lainnya yang dijilid menjadi satu pada salah satu ujungnya dan berisi tulisan atau
gambar. Setiap sisi dari sebuah lembaran kertas pada buku disebut sebuah halaman. Seiring
dengan perkembangan dalam bidang dunia informatika, kini dikenal pula istilah e-book atau
buku-e (buku elektronik), yang mengandalkan komputer dan Internet (jika aksesnya online).
Sehingga Toko Buku dapat diartikan sebagai tempat untuk berjualan buku.
Toko Buku pada masa kini tidak lagi hanya melulu tempat penjualan buku tetapi juga
sudah bergeser ke arah yang lebih baik lagi yaitu sebagai studio kreatif-nya anak muda.
Masyarakat luas dan khususnya anak-anak muda harapan bangsa dapat mengeksplorasi berbagai
macam hal dari dunia perbukuan baik yang berbentuk tradisional maupun yang modern (ebook/online system). Kini budaya membaca makin diminati oleh masyarakat luas. Trend tersebut
dapat dikatakan lintas generasi/umur, lintas ras, lintas ekonomi dan lintas gender. Semua orang
membutuhkan buku, baik buku sebagai penghibur, pengetahuan sains, pengetahuan umum, dan
lain sebagainya.

Permasalahan
Identifikasi Masalah
Pola hidup konsumenrisme pada remaja, dapat terlihat dari :
Perkembangan trend menimbulkan hobby baru dikalangan remaja yang cenderung kurang
relevan dengan dunia pendidikan
Banyaknya mall sebagai fasilitator gaya hidup masyarakat saat ini lebih dipilih remaja
dibandingkan datang ke toko buku, terlebih dengan konsep interior baru dan menarik yang
ditawarkan pengelola mall
Kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya membaca buku sebagai salah satu media
pendidikan
Suasana toko buku kurang terasa, dapat terlihat dari :
- Visualisasi toko buku dan coorporate image tidak tergambar dengan baik dalam interior
bangunan
- Dari keseluruhan area, area toko buku tidak dominan diantara fasilitas ruang lainnya, sehingga
banyak konsumen tidak mengetahui keberadaan toko buku
Pola sirkulai aktifitas kurang baik, dapat terlihat dari :
- Luas bangunan toko buku terlalu kecil, terlebih dengan banyaknya fasilitas penunjang
memberikan dampak yang kurang baik pada penataan lay out , zoning space dan sirkulasi
aktifitas baik pegawai maupun konsumen
- Pemilihan furniture kurang disesuaikan dengan kapasitas dan luas bangunan sehingga
mengurangi efisiensi kerja
- Kurangnya publikasi terhadap toko buku dikarenakan minat masyarakat yang cenderung
beralih pada tempat yang sifatnya menghibur

Manfaat dan Tujuan


Keberadaan Toko Buku sangat membantu masyarakat sekitar dalam mendapatkan
informasi dan wawasan melalui buku/media cetak lainnya ditambah dengan fasilitas-fasilitas
penunjang yang tersedia sehingga diharapkan mampu menampung kegiatan-kegiatan yang
berhubungan dengan dunia perbukuan sehingga secara langsung maupun tidak langsung,
keberadaan
Tinjauan Umum
Toko Buku dapat mendorong masyarakat agar lebih bersemangat lagi dalam membaca
buku.
Bangunan Toko Buku memiliki fungsi utama yaitu sebagai tempat menjual berbagai
macam buku. Namun seiring perkembangan zaman maka sebuah bangunan Toko Buku harus
dapat menampung banyak kegiatan yang khususnya berhubungan dengan dunia perbukuan
sehingga secara langsung maupun tidak langsung dapat menjadi pemacu minat dan bakat warga
dan pengunjung yang datang tidak merasa bosan dan tetap semangat untuk dapat membaca
banyak buku lagi dikemudian hari. Kegiatan-kegiatan yang dapat mendukung pemenuhan
kebutuhan pengunjung Toko Buku, yaitu:
a) Kegiatan Perdagangan
Kegiatan ini merupakan usaha untuk memamerkan dan mendistribusikan buku dari
penjual kepada pembeli.
b) Kegiatan Informasi
Kegiatan ini merupakan kegiatan pemberian informasi tentang buku kepada masyarakat,
misalnya buku yang baru terbit maupun buku-buku langka karena edisi terbatas. Kegiatan ini
dilakukan melalui pameran dan penyediaan buku-buku referensi atau petugas khusus informasi.
Dengan kemajuan teknologi sekarang ini informasi dapat pula disajikan melalui media
elektronik, yaitu komputer yang tersedia di toko buku. Pengunjung dengan mudah mencari buku,
baik judul, pengarang, letak, maupun harga buku yang diinginkan.
c) Even Khusus
Kegiatan lain kadang-kadang diselenggarakan oleh pihak toko buku untuk menarik
pengunjung, maupun untuk memperkenalkan buku, misalnya bedah buku, pameran buku, jumpa
pengarang, atau perlombaan, pembacaan puisi, seminar, workshop, pemutaran film.

d) Kegiatan Refreshing
Kegiatan ini adalah bersantai (relax) bisa sambil menikmati makan/minum serta
mendengarkan music.

Tema
Metafora
Metafora mengidentifikasikan hubungan antara benda dimana hubungan tersebut lebih
bersifat abstrak daripada nyata serta mengidentifikasikan pola hubungan sejajar. Dengan
metafora seorang perancang dapat berkreasi dan bermain-main dengan imajinasinya untuk
diwujudkan dalam bentuk karya arsitektur.
Metafora dapat mendorong arsitek untuk memeriksa sekumpulan pertanyaan yang
muncul dari tema rancangan dan seiring dengan timbulnya interpretasi baru. Karya karya
arsitektur dari arsitek terkenal yang menggunakan metoda rancang metafora,hasil karyanya
cenderung mempunyai langgam Postmodern.
Pengertian metafora secara umum berdasarkan Oxford Learners Dictionary :
A figure of speech denoting by a word or phrase usually one kind of object or idea in
place of another to suggest a likeness between them
A figure of speech in which a term is transferred from the object it ordinarily
designates to on object it may designate only by implicit comparison or analogies
A figure of speech in which a name or quality is attributed to something to which it is
not literally applicable
The use of words to indicate something different from the literal meaning
Menurut Anthony C. Antoniades, 1990 dalam Poethic of Architecture
Suatu cara memahami suatu hal, seolah hal tersebut sebagai suatu hal yang lain sehingga
dapat mempelajari pemahaman yang lebih baik dari suatu topik dalam pembahasan. Dengan kata
lain menerangkan suatu subyek dengan subyek lain, mencoba untuk melihat suatu subyek
sebagai suatu yang lain.

Ada tiga kategori dari metafora


intangible Metaphor (metafora yang tidak diraba)
yang termasuk dalam kategori ini misalnya suatu konsep,sebuah ide,kondisi
manusia atau kualitas-kualitas khusus (individual, naturalistis, komunitas, tradisi
dan budaya)
Tangible Metaphors (metafora yang dapat diraba)
Dapat dirasakan dari suatu karakter visual atau material
Combined Metaphors (penggabungan antara keduanya)
Dimana secara konsep dan visual saling mengisi sebagai unsur-unsur awal dan
visualisasi sebagai pernyataan untuk mendapatkan kebaikan kualitas dan dasar.
Menurut James C. Snyder, dan Anthony J. Cattanese dalam Introduction of Architecture
Metafora mengidentifikasikan pola-pola yang mungkin terjadi dari hubungan-hubungan
paralel dengan melihat keabstrakannya, berbeda dengan analogi yang melihat secara literal
Menurut Charles Jenks, dalam The Language of Post Modern Architecture
Metafora sebagai kode yang ditangkap pada suatu saat oleh pengamat dari suatu obyek
dengan mengandalkan obyek lain dan bagaimana melihat suatu bangunan sebagai suatu yang lain
karena adanya kemiripan.
Menurut Geoffrey Broadbent, 1995 dalam buku Design in Architecture
Transforming : figure of speech in which a name of description term is transferred to
some object different from. Dan juga menurutnya pada metafora pada arsitektur adalah
merupakan salah satu metod kreatifitas yang ada dalam desain spektrum perancang.

Metafora merupakan bagian dari gaya bahasa yang digunakan untuk menjelaskan
sesuatu melalui persamaan dan perbandingan.

Metafora berasal dari bahasa latin, yaitu Methapherein yang terdiri dari 2 buah kata
yaitu metha yang berarti: setelah, melewati dan pherein yang berarti: membawa.
Secara etimologis diartikan sebagai pemakaian kata-kata bukan arti sebenarnya, melainkan
sebagai lukisan yang berdasarkan persamaan dan perbandingan.
Pada awal tahun 1970-an muncul ide untuk mengkaitkan arsitektur dengan bahasa,
menurut Charles Jenks dalam bukunya The Language of Post Modern dimana Arsitektur
dikaitkan dengan gaya bahasa, antara lain dengan cara metafora.
Pengertian Metafora

dalam

Arsitektur adalah

kiasan

atau

ungkapan

bentuk,

diwujudkan dalam bangunan dengan harapan akan menimbulkan tanggapan dari orang yang
menikmati atau memakai karyanya.
Arsitektur yang Berdasarkan Prinsip-prinsip Metafora
1. Mencoba atau berusaha memindahkan keterangan dari suatu subjek ke subjek lain.
2. Mencoba atau berusaha untuk melihat suatu subjek seakan-akan sesuatu hal yang lain.
3. Mengganti fokus penelitian atau penyelidikan area konsentrasi atau penyelidikan
lainnya (dengan harapan jika dibandingkan atau melebihi perluasan kita dapat
menjelaskan subjek yang sedang dipikirkan dengan cara baru).

Kegunaan Penerapan Metafora dalam Arsitektur

Sebagai salah satu cara atau metode sebagai perwujudan kreativitas Arsitektural, yakni
sebagai berikut :
1. Memungkinkan untuk melihat suatu karya Arsitektural dari sudut pandang yang lain.
2. Mempengaruhi untuk timbulnya berbagai interprestasi pengamat.
3. Mempengaruhi pengertian terhadap sesuatu hal yang kemudian dianggap menjadi hal
yang tidak dapat dimengerti ataupun belum sama sekali ada pengertiannya
4. Dapat menghasilkan Arsitektur yang lebih ekspresif.
Kategori Metafora dalam Arsitektur
1) Intangible methaphors, (metafora yang tidak dapat diraba) metafora yang berangkat
dari suatu konsep, ide, hakikat manusia dan nilai-nilai seperti : individualisme,
naturalisme, komunikasi, tradisi dan budaya.
2) Tangible methaphors (metafora yang nyata), Metafora yang berangkat dari hal-hal
visual serta spesifikasi / karakter tertentu dari sebuah benda seperti sebuah rumah
adalah puri atau istana, maka wujud rumah menyerupai istana.
3) Combined methaphors (metafora kombinasi), merupakan penggabungan kategori 1
dan kategori 2 dengan membandingkan suatu objek visual dengan yang lain dimana
mempunyai persamaan nilai konsep dengan objek visualnya. Dapat dipakai sebagai
acuan kreativitas perancangan.
(Sumber: Setiawan, Agus. Herbal Plant Research Center in Karangpandan:Sebagai Tempat
Wisata Edukasi Herbal. FT Arsitektur UMS. 2011)

Studi Banding
1. The Bookman
Salah satu toko buku bekas yang terletak di Charlottetown, Prince Edward Island atau yang
biasa disebut dengan used book store atau toko buku bekas.
Toko buku bekas ini terletak di Queen Street yang berada di pusat kota Charlottetown. Toko
ini menempati bangunan pertokoan kuno.

Gbr. Tampak Depan The Bookman


Di toko ini banyak menjual buku-buku sastra berbahasa Inggris seperti The Picture of
Dorian Gray karya Oscar Wilde, The Fountain Head karya Ayn Rand, Ms. Dalloway karya
Virginia Woolf, dan masih banyak lagi. Oleh karena itu, menurut saya, kunjungan ke used book
store seperti sebuah petualangan yang sangat menakjubkan terutama untuk seorang pecandu
buku seperti saya.
Buku-buku non fiksi yang dijual di toko buku tersebut juga sangat menarik. Di antaranya
beberapa buku karya Michael Moore (sutradara Fahrenheit 9/11) dan Thomas L. Friedman.
Banyak buku non fiksi yang tidak ditemukan di Indonesia.

Gbr. Deretan Buku Tua di The Bookman

2. The Book Emporium


The Book Emporium menjual buku-buku dan kaset VHS bekas, sedangkan The Bookman
menjual buku bekas dan buku baru. Keunggulan The Bookman adalah koleksinya lebih lengkap
dibandingkan The Book Emporium. Bahkan buku-buku tua bersampul jadul pun ada. Suasana
toko bukunya yaitu so classy.
Kelebihan The Book Emporium adalah harganya lebih murah. Bahkan, sering ada sale untuk
buku-buku jenis tertentu. Setiap ada event sale buku science fiction, harga buku menjadi lebih
murah yaitu harganya hanya sekitar 1 dolar Kanada.

Gbr. Tampak Depan The Book Emporium

Sayangnya, memang judul buku di The Book Emporium lebih terbatas. Kalau di The
Bookman, hampir semua judul buku yang pernah ditulis seorang pengarang semuanya ada.
Contohnya buku-buku karya Milan Kundera sangat lengkap di The Bookman mulai dari novel
sampai kumpulan cerita pendeknya. Bahkan buku berbahasa Spanyol pun dijual di The
Bookman.
3. Chapters dan Indigo, Kanada

Toko Buku Chapters yang Terletak di Rue St Chaterine,Montreal


Toko buku ini terletak di Rue St Chaterine, Montreal, Kanada. Toko buku ini merupakan
toko buku empat lantai yang menjual buku-buku bekas maupun buku-buku baru.
Toko buku ini juga terkenal di daerah setempat karena memiliki judul buku yang lengkap.
Pada toko buku ini juga memiliki kafe yang meyediakan brand minuman Starbucks.
Toko buku ini adalah toko buku dengan pelayanan terbaik yang pernah ada dan para pegawainya
dengan sabar membantu kita mencarikan buku atau barang yang kita mau. Komputer untuk
kalatog buku dan barangnya pun oke dan kita bisa mencetak hasil pencarian kita sehingga kita
bisa lebih mudah untuk mendapatkan buku atau barang yang kita mau. Kalau seandainya kita
belum mendapatkan apa yang kita mau,maka pegawai di Chapters biasanya menawarkan untuk
melakukan pemesanan online dan akan menghubungi kita jika buku atau barang yang kita mau
sudah tersedia.
Untuk masalah harga,mungkin memang lebih mahal daripada membeli buku di toko
buku used books,tetapi terkadang ada buku-buku bagus yang didiskon besar-besaran atau ada

penawaran khusus misalnya beli tiga majalah gratis satu. Bahkan di Chapters, ada sesi
khusus bargain books yang memang khusus menjual buku-buku dengan harga lebih murah.
Ciri khas toko buku ini adalah adanya seksi khusus yang menampilkan buku-buku
unggulan yang direkomendasikan oleh Heather(sepertinya beliau adalah pimpinan jaringan toko
buku Chapters dan Indigo) dan para staf toko buku. Bahkan mereka berani memberikan jaminan
uang

kembali

kalau

ternyata

buku

yang

direkomendasikan

tidak

membuat

para

customers kecaduan untuk membaca.

Deretan Buku yang Direkomendasikan oleh Para Staf Indigo


Selain itu,baik di Indigo maupun Chapters,ada seksi khusus tentang buku-buku yang
banyak mendapatkan endorsement dari berbagai media dan seksi khusus buku-buku yang bisa
dijadikan sebagai gift atau hadiah untuk laki-laki maupun perempuan. Di toko buku ini,kita juga
bisa membeli ebook reader Kobo dan berbagai pernak-pernik lucu (kira-kira barang-barangnya
seunik toko buku Aksara di Jakarta).
Suasananya nyaman dan tentu saja berbeda dengan buku-buku di toko buku Indonesia
yang hampir semuanya di segel sehingga kita tidak bisa membacanya,buku-buku di Chapters dan
Indigo tidak di segel sehingga kalau kita hanya mau membacanya dan tidak mau
membelinya,tentu saja tidak jadi masalah.

Toko Buku Indigo yang Ada di Rue St Chaterine,Montreal

Site
1. Keunire, Sigli, Pidie

Site terletak di Keunire, Sigli

Sarana transportasi mudah untuk di


temui

Site di golongkan ke dalam


kawasan perdagangan dan jasa.

2. Tijue, Sigli, Pidie

Site terletak di daerah Tijue, Sigli

Di sekitar site juga terdapat kawasan


perumahan penduduk

Kawasan ini merupakan kawasan


yang di golongkan kedalam
kawasan pendidikan, perdagangan
dan jasa

Transportasi mudah ditemui dan terletak


dekat dengan area sekolah sebagai pusat
pendidikan

Pembangunan Petshop
Latar Belakang

Pada saat ini sudah banyak banyak masyarakat yang memelihara hewan peliharaan
terutama kucing. Kebanyakan masyarakat merasa tertarik untuk memelihara kucing karena
hewan ini memiliki karakter dan fungsi yang beragam misalnya kucing memiliki karakter dan
sifat yang manja, lincah dan aktif sehingga banyak masyarakat yang merasa terhibur dengan
memelihara kucing di rumahnya.
Selain itu banyak masyarakat merasa tertarik untuk memelihara kucing sebagai hewan
peliharaannya, karena kucing terdiri dari bermacam-macam jenis dengan karakter dan sifat yang
berbeda-beda misalnya untuk kucing terdiri lebih dari 38 jenis kucing yang dapat dikelompokkan
berdasarkan panjang-pendek rambutnya (bulu), seperti kucing berambut pendek (shorthair),
berambut sedang (mediumhair), dan berambut panjang (longhair).
Dengan banyaknya jenis kucing pada saat ini maka banyak masyarakat yang merasa
tertarik untuk memelihara kucing. Dan dengan semakin banyaknya masyarakat yang memelihara
kucing maka semakin banyak bermunculan komunitas-komunitas pecinta hewan, pet shop,
breeder dan juga dokter hewan di kota-kota. Tetapi fasilitas ini masih dianggap kurang memadai
karena di Aceh sendiri masih belum terdapat satu tempat yang bisa memfasilitasi ini semua dari
mulai pet shop, pet store, perawatan (grooming, spa), kesehatan (dokter hewan, akupuntur,
candle healing), area kontes, dan juga hotel untuk anjing dan kucing dalam satu area.
Kebanyakan pet shop hanya mengakomodasi beberapa kebutuhan saja sehingga
kebutuhan lainnya harus dipenuhi di tempat lain. Hal ini sangat bertentangan dengan gaya hidup
orang pada zaman sekarang yang ingin serba cepat, efisien, dan mudah. Selain itu tingkat
kemacetan saat ini sudah semakin meningkat karena hal inilah yang membuat orang seringkali
enggan untuk berpindah-pindah dalam memenuhi kebutuhan hewan peliharaanya. Oleh sebab itu
pet shop dirancang untuk memfasilitasi semua kebutuhan hewan peliharaan dari mulai perawatan
hingga kebutuhan dalam satu tempat sehingga dapat memudahkan para pecinta binatang dalam
memenuhi kebutuhan hewan kesayangannya.

Permasalahan
Berdasarkan latar belakang di atas terdapat beberapa masalah yang berhubungan dengan
perancangan pet shop, antara lain:
1) Bagaimana merancang sebuah pet shop yang lengkap mulai dari perawatan, kesehatan hingga
fasilitas pendukung lainnya agar dapat memudahkan dan mewadahi para pecinta binatang?
2) Bagaimana menerapkan konsep pada perancangan pet shop?

Manfaat dan Tujuan


Perancangan sebuah pet shop ini bertujuan untuk:
1) Merancang sebuah pet shop yang lengkap mulai dari perawatan, kesehatan hingga fasilitas
pendukung lainnya agar dapat memudahkan dan mewadahi para pecinta binatang.
2) Menerapkan konsep yang unik dan menarik pada sebuah pet shop.

Tema
Metafora
Gaya bahasa metafora ternyata dipakai juga dalam dunia arsitektur. Hal ini disebabkan
karena arsitektur juga merupakan sebuah bahasa. Sebuah bahasa yang digunakan oleh sesama
arsitek untuk menciptakan percakapan arsitektural. Ada 2 jenis arsitek yang dibicarakan dalam
konteks ini. Pertama, arsitek sebagai pihak yang merencanakan dan merancang sebuah
komunikasi (bangunan). Dan kedua, arsitek sebagai pihak yang melihat sebuah karya arsitektur
dan kemudian merancang sebuah komunikasi apresiasi melalui pemahamannya sendiri
(menciptakan arsitektur pemikiran).
Lalu kita akan bertanya, seperti apa metafora dalam arsitektur? Jika perwujudan gaya
bahasa metafora dapat kita nikmati melalui komunikasi audio dan visual. Maka, metafora dalam
arsitektur dapat kita nikmati melalui sebuah proses pemikiran yang arsitektural. Metafora dalam
arsitektur dibangun melalui perwujudan konsep desain. Melalui pengejewantahan desain, konsep
tersebut dipindahkan ke dalam ruang tiga dimensi. Tekstur, bentuk dan warna dirancang untuk
menghasilkan kualitas visual ruang yang unik, meliputi lantai, dinding, atap dan sebagainya.

Ruang-ruang unik inilah yang kemudian membawa makna-makna khusus sebagai ekspresi
metaforik.
Itulah metafora dalam arsitektur. Sebuah gaya bahasa arsitektur yang membawa,
memindahkan dan menerjemahkan kiasan suatu obyek ke dalam bentuk bangunan (ruang tiga
dimensi). Anthony C. Antoniades dalam bukunya, Poetic of Architecture : Theory of Design ,
mengidentifikasi metafora arsitektur ke dalam 3 kategori, yakni metafora abstrak (intangible
metaphor), metafora konkrit (tangible metaphor) danmetafora kombinasi. Adanya klasifikasi ini
mempermudah kita untuk lebih memahami metafora dalam arsitektur.
Metafora abstrak dapat kita lihat pada beberapa karya arsitek Jepang. Salah satu arsitek
tersebut adalahKisho Kurokawa. Kisho Kurokawa mengangkat konsep simbiosis dalam karyakaryanya. Kisho Kurokawa mencoba membawa elemen sejarah dan budaya pada engawa
(tempat peralihan sebagai ruang antara pada bangunan: antara alam dan buatan, antara masa
lalu dan masa depan). Konsep ini diterapkan pada salah satu karya Kisho Kurokawa
yaitu Nagoya City Art Museum. Sejarah dan budaya adalah sesuatu obyek yang abstrak dan tidak
dapat dibendakan (intangible). Oleh karena itu, karya Kisho Kurokawa ini tergolong pada
metafora abstrak.
Stasiun TGV yang terletak di Lyon, Perancis, adalah salah satu contoh karya arsitektur
yang menggunakan gaya bahasa metafora konkrit karena menggunakan kiasan obyek benda
nyata (tangible). Stasiun TGV ini dirancang oleh Santiago Calatrava, seorang arsitek kelahiran
Spanyol. Melalui pendekatan tektonika struktur,Santiago Calatrava merancang Stasiun TGV
dengan konsep metafora seekor burung. Bentuk Stasiun TGV ini didesain menyerupai seekor
burung. Bagian depan bangunan ini runcing seperti bentuk paruh burung. Dan sisi-sisi
bangunannya pun dirancang menyerupai bentuk sayap burung.

Stasiun TGV Lyon


(gambar Stasiun TGV diunduh dari http://cnci.org.za)

Untuk metafora kombinasi, dapat kita lihat pada E.X Plaza Indonesia, karya Budiman
Hendropurnomo (DCM). Dalam buku Indonesian Architecture Now, Imelda Akmal menulis
bahwa gubahan massa E.X yang terdiri atas lima buah kotak dengan posisi miring adalah hasil
ekspresi dari gaya kinetik mobil-mobil yang sedang bergerak dengan kecepatan tinggi dan
merespon gaya sentrifugal dari Bundaran Hotel Indonesia yang padat. Kolom-kolom penyangga
diibaratkan dengan ban-ban mobil, sedangkan beberapa lapis dinding melengkung sebagai kiasan

garis-garis ban yang menggesek aspal. Dari konsep-konsep tersebut, gaya kinetik merupakan
sebuah obyek yang abstrak (intangible). Kita tidak dapat melihat gaya kinetik secara visual.
Akan tetapi, ban-ban mobil merupakan obyek yang dapat kita lihat secara visual (tangible).
Perpaduan antara gaya kinetik (obyek abstrak) dan ban-ban mobil (konkrit) inilah yang
menghasilkan metafora kombinasi.

EX Plaza Indonesia

Selain dapat dikategorikan berdasarkan kiasan obyeknya, sebuah karya arsitektur bisa
memiliki multi-interpretasi bahasa metafora bagi yang melihatnya. Sydney Opera House adalah
salah satu contohnya. Sydney Opera House dirancang oleh Jrn Utzon, seorang arsitek kelahiran
Denmark. Setiap orang yang melihat karya arsitektur ini, akan menghasilkan berbagai macam
interpretasi sesuai dengan pikiran masing-masing. Ada yang berpendapat bahwa konsep metafora
Sydney Opera House berasal dari cangkang siput atau kerang. Ada pula yang berpendapat, karya
arsitektur ini adalah kiasan layar kapal yang sedang terkembang. Dan ada pula yang berpendapat,
bagaikan bunga yang sedang mekar.

Sydney Opera House

Itulah keunikan metafora dalam arsitektur. Setiap orang bebas mengapresiasi dan
menginterpretasikan sebuah karya arsitektur. Tidak ada yang bisa dikatakan salah. Arsitek pun
dituntut untuk bisa memperhatikan bagaimana masyarakat membaca karyanya. Metafora dalam
arsitektur memberikan sebuah perspektif baru bagi arsitek dan orang awan untuk menikmati
karya arsitektur. Melalui perwujudan kualitas visual, kita dapat menikmati metafora dalam
arsitektu.

Studi Banding
1. Pet Walk
PET WALK adalah one stop shoping pet shop
di Yogyakarta yang menyediakan makanan
khusus hewan, asesoris untuk hewan, grooming
atau memandikan anjing, kucing dan kelinci,
sekaligus klinik untuk hewan peliharaan anda.
koleksi makanan pets kami juga lengkap,
higienis dan cocok serta aman dikonsumsi
hewan

kesayangan

anda.

Tidak

hanya

makananan, namun kami menyediakan jasa


penitipan hewan baik sehat atau sakit, di awasi
dan ditangani langsung oleh dokter hewan.
Pelayanan kami dapat menggunakan jasa antar
jemput dan house call bila diperlukan
Produk unggulan

Fasilitas Check dari Dokter Hewan

Sebagai
menyediakan

Agen

Nutrilite

berbagai

jenis

dan

makanan

hewan yang aman

Grooming menggunakan shampoo dan


conditioner khusus untuk hewan

2. KIN Petshop

Berawal dari kecintaannya terhadap binatang binatang kesayangan seperti anjing


& kucing, Save your pet everyday adalah motto kami yang akan selalu
memberikan pelayanan yang terbaik bagi binatang binatang kesayangan Anda
setiap hari. Dengan dikelola oleh anak muda yang berbakat dan berpengalaman
dalam animal care tentu akan membuat Anda merasa nyaman untuk datang di Kin
Pet Shop. Kin Pet Shop menyediakan berbagai merk pakan untuk kucing, anjing
dan juga hamster. Serta berbagai aksesoris seperti Harnes untuk anjing & kucing,
shampoo, bedak, kandang, pasir wangi /pasir zeolit, dan lain-lain. Di sini juga
memiliki dokter hewan untuk layanan vaksinasi kucing & anjing
Produk unggulan

Dog, Cat, Hamster Food

Kandang, Aksesoris, Shampoo dan lain-lain

Pengobatan, Grooming, Penitipan & Vaksinasi

3. Petshop Daerah Kemang


Jakarta menjadi salah satu kawasan yang kini banyak dapat
kita temui macam-macam usaha pet shop sesuai dengan
keperluan pemilik hewan. Setiap pet shop di Jakarta
berupaya dengan memberikan pelayanan terbaik untuk para
pelanggannya. Tentunya hal itu sangat menguntungkan bagi
pecinta hewan peliharaan, sebab mereka tidak perlu repotrepot untuk mencari pet shop dengan lokasi yang cukup
jauh.Apa lagi kini banyak pet shop pet shop yang
menambahkan fasilitas seperti klinik dokter hewan, tempat
penitipan hewan dan fasilitas lainnya yang siap membantu
kapan pun di saat mereka dibutuhkan.
Seperti misalnya kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Meski
di tempat ini dapat terbilang kawasan yang penuh dengan
tempat kuliner dan tempat kumpulnya anak-anak muda,
ternyata di kawasan ini sendiri juga banyak dapat kita temui
berbagai macam tempat pet shop yang memang di sediakan
untuk para pemilik hewan peliharaan.
Pet shop-pet shop di kawasan kemang ini melayani segala
keperluan untuk hewan peliharahaan, seperti misalkan
kebutuhan makanan,asesoris, kandang dan juga jasa
pelayanan kesehatan hewan. Dan lain dari itu setiap pet
shop yang berada di kemang ini juga menjual jenis-jenis
hewan peliharahan seperti anjing dan kucing.
Beberapa pet shop yang berlokasi di kemang diantaranya adalah
Pet Story, di pet shop ini banyak pengunjung yang datang tiap harinya, baik hanya sekedar untuk melihat
hewan - hewan lucu yang memang di pajang untuk dijual, ataupun hanya sekedar untuk membeli produk berupa
makanan hewan ataupun asesoris hewan. Dan untuk masalah harga yang ditawarkannya pun pet shop ini
membandrol harga cukup terjangkau dengan produk yang berkualitas.
Jakpetz salah satu pet shop dikemang yang secara khusus menawarkan segala kebutuhan hewan. Di Jakpetz
pemilik hewan peliharaan bisa dengan sangat mudah mendapatkan keperluan hewan seperti misalkan, membeli
makanan hewan, asesoris, ataupun hanya sekedar ingin memperindah hewan peliharaan dengan menggrooming
anjing ataupun kucing.
Hellow pet satu di antara banyak lainnya pet shop yang berlokasi di kemang yang secara umum tidak
memiliki perbedaan diantara pet shop-pet shop lainnya. Di pet shop ini bagi para pemilik hewan yang datang
baik untuk membeli keperluan hewan seperti asesoris atau pun membeli makanan hewan pastinya akan
mendapatkan pelayanan yang baik dari penjaga Hellow pet. Di Hellow pet sendiri pengunjung yang datang akan
di hibur oleh hewan-hewan lucu yang memang di jual secara umum untuk pecinta hewan.

Site
1. Seutui, Banda Aceh

Site terletak di daerah Seutui, Banda


Aceh. Kawasan ini di golongkan
kedalam kawasan dengan populasi
sedang

2. Keunire, Sigli, Pidie

Site terletak dekat dengan Akbid Saleha


Banda Aceh
Di sekitar site juga terdapat beberapa
petshop lain, di antaranya Ours Petshop dan
Planet Petshop

Site terletak di Keunire, Sigli

Sarana transportasi mudah untuk di


temui

Site di golongkan ke dalam


kawasan perdagangan dan jasa.