Anda di halaman 1dari 1

A.

Haji
Haji adalah ziarah menuju mekkah, arab Saudi. Kegiatan tersebut merupakan ziarah terbesar di dunia,
dan salah satu rukun islam. Sebuah perjalanan religi setidaknya dilakukan sekali seumur hidup bagi
setiap umat muslim yang mampu. Haji memperlihatkan solidaritas dari umat muslim, dan kepatuhan
kepada Allah SWT
Ziarah tersebut berlangsung pada tanggal 8 sampai 12 bulan dzulhijah. Karena kalender umat islam
adalah hijiryah, 11 hari lebih pendek dibandig kalender masehi yang dipakai dunia barat, tanggal masehi
dari haji sendiri berubah dari tahun ke tahun. Ihram adalah pakaian khusus yang dikenakan umat muslim
saat berziarah.
Haji berhubungan dengan kehidupan nabimuhammad pada abad ke 7. Tapi ritual ziarah ke mekkah
mengingatkan setiap muslim kembali ke ribuan tahun yang lalu pada masa Ibrahim. Ziarah
menggabungkan proses dari ribuan orang dimana semuanya berkumpul di mekkah pada musim haji.
Anda melakukan serangkaian ritual : setiap orang berjalan melawan arah jarum jam sebanyak 7 kali
mengelilingi kabah, banguna kubus yang menjadi arah bagi setiap muslim saat beribadah. Berlari bolakbalik sebanyak 4 kali diantara bukit safa dan marwa, meminum air zamzam, pergi ke bukit arafah dan
berdoa di sana, dan melempar batu di dalam ritual melempar batu kepada setan. Pada saat ziarah,
mereka mencukur rambut, dan berkurban, dan merayakan 3 hari idul adha.

B. Umrah
Umrah dapat dilaksanakan kapan saja dan pilihan bagi setiap muslim untuk melaksanakannya. Haji
sendiri, merupakan sebuah perintah. Rangkaian kegiatan umrah tak sebanyak haji. Untuk persiapan
umrah, ihram pun dikenakan. Tawaf dan sai juga diakukan. Kegoatan terakhir adalah mencukur rambut.

C. Sejarah
Haji merupakan kegiatan sejarah yang telah lama ada pada zaman nabi Muhammad pada abad ke 7.
Menurut hadits, kegiatan dari haji merupakan jejak nabi Ibrahim, sekitar 2000 tahun sebelum masehi.
Istri Ibrahim, sarah, saat itu tak mampu untuk mempunyai anak. Ia meminta untuk Ibrahim menikah
dengan pembantu perempuannya sebagai istri kedua. Diyakini bahwa Ibrahim diperintahkan oleh Allah
untuk meninggalkan hajar dan ismail di padang pasir. Mencari tempat istirahat, makanan dan air, hajar
berlari kecil 4 kali diantara bukit safa dan marwa 7 kali dengan anaknya. Ismail menangis dan memukul
tanah dengan kakinya ( banyak versi mengatakan bahwa jibral menangkap kakinya ke tanah ) dan
zamzam secara tiba-tiba keluar.